Identifikasi Modal Sosial Masyarakat Terhadap Restorasi Lahan Pasca Tambang (Studi Masyarakat Desa Bukit Kijang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah)

Herdiyanti . S.Sos., M.Si

Sari


Modal sosial merupakan salah instrument penting yang sangat memiliki pengaruh
terhadap kehidupan masyarakat secara sosial dan ekonomi. Pembangunan ekonomi
dasawarsa ini menjadi perhatian yang menarik bagi semua kalangan masyarakat
terutama pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Realitas ini
berkaitan pada fokus kajian penelitian ini mengenai program restorasi lahan pasca
tambang yang sedang berlangsung di Desa Bukit Kijang. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Sementara itu penelitian ini menggunakan teori dari tokoh James Coleman
mengenai konsep modal sosial. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk
mengidentifikasikan modal sosial dalam kehidupan masyarakat Desa Bukit Kijang
terhadap program restorasi lahan pasca tambang yang sedang berlangsung di desa
tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya modal sosial yang ada di
masyarakat Desa Bukit Kijang. Beberapa indikator modal sosial yang dapat
dijabarkan seperti rendahnya partisipasi masyarakat terhadap program restorasi
lahan pasca tambang, rendahnya arus informasi seperti tidak berjalannya
komunikasi yang efektif di masyarakat Desa Bukit Kijang. Selain itu, rendahnya
hubungan sosial yang ada di masyarakat, seperti kurangnya partisipasi masyarakat
terhadap pelaksanaan program yang dipelopori oleh Pemerintah Kabupaten Bangka
dan Kementrian Lingkungan Hidup serta pihak swasta yang terlibat dengan
program tersebut.

 


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


P-ISSN: 2338-6932

E-ISSN: 2597-4974