Seleksi Aksesi Padi Lokal Bangka Melalui Pengujian Variabilitas dan Heritabilitas

Gigih Ibnu Prayoga, Eries Dyah Mustikarini, Desti Pradika

Abstract


Seleksi tanaman tetua merupakan tahapan awal kegiatan persilangan. Tanaman tetua biasanya berasal dari plasma nutfah karena memiliki diversitas yang tinggi dan potensi yang bagus. Pengujian plasma nutfah yang potensial bisa dilakukan memlalui uji variabilitas dan heritabilitas. Tujuan penelitian ini yaitu menyeleksi tanaman tetua padi untuk kegiatan pemuliaan tanaman berdasarkan nilai variabilitas dan heritabilitas. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi, Universitas Bangka Belitung. Penelitian menggunkan metode ekperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan berupa tujuh aksesi padi lokal, yaitu Grintil, Balok Runti, Mukud Besak, Mayang Curui, Payang Tebing, Balok Lutong and Balok Lukan Jintan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakter antara tujuh aksesi padi lokal Bangka yang diuji. Heritabilitas tinggi untuk tujuh padi lokal Bangka diperoleh pada karakter karakter tinggi tanaman, waktu berbunga, panjang malai, jumlah biji hampa, waktu panen, panjang biji, lebar biji, berat 1000 biji, jumlah biji total, dan hasil biji/rumpun. Variabilitas luas diperoleh pada karakter panjang biji. Aksesi Balok Runti dan Payak Tebing direkomendasikan sebagai tanaman tetua untuk kegiatan pemuliaan selanjutnya.


Keywords


Bangka, plasma nutfah, heritabilitas, padi, variabilitas

Full Text:

PDF

References


Afandi SW, Soetopo L, Purnamaningsih SL. 2014. Penampilan Tujuh Genotip Padi (Oryza Sativa L.) Hibrida Japonica Pada Dua Musim Tanam. Jurnal Produksi Tanaman 2(7):583-591

Anhar A. 2013. Eksplorasi dan Mutu Beras Genotip Padi Beras Merah di Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung.

Aryana M. 2010. Uji Keseragaman, Heritabilitas dan Kemajuan Genetika Galur Padi Beras Merah Hasil Seleksi Silang Balik di Lingkungan Gogo. Jurnal Crop Agro 3(1):12-20

BB Padi [Balai Besar Penelitian Tanaman Padi]. 2015. Klasifikasi Umur Panen. http://bbpadi. litbang.pertanian.go.id/index.php/tahukah-anda/120-kalsifikasi-umur-padi [diakses 27 Mei 2017]

[BPS] Badan Pusat Statistika. 2016. Produksi Padi, Jagung, dan Kacang Tanah di Provinsi Kep. Bangka Belitung. https://pangkalpinangkota .bps.go.id/backend/brs_ind/brsInd-20170502 085110.pdf [diakses 15 Juni 2017]

[BBP2BSGP] Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (2010). Potensi Beras Hitam

Buhaira, Nusifera S, Ardiyaningsih, Alia Y. 2014. Penampilan dan Parameter Genetik Beberapa Karakter Morfologi Agronomi dari 26 Aksesi Padi (Oryza spp L.) Lokal Jambi. Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Sains 16(2):33-42

Cockram J et al. 2007. Control of Flowering Time in Temperate Cereals: Genes, Domestication, and Sustainable Productivity. Journal of Experimental Botany 58(6):1231-1244.

Crowder LV. 1997. Genetika Tumbuhan. Jogjakarta: Gadjah Mada University Press.

Djuariah D. 2007. Variabilitas Genetik, Heritabilitas dan Penampilan Fenotipik 50 Genotipe Kangkung Darat di Dataran Medium. Jurnal Agrijati 5(7):48-53

Fajriani N, Suliartini N, Boer D. 2012. Variabilitas Genetik Sifat Agronomi Penting Beberapa Klon Ubi Jalar Lokal Yang Dibudidayakan Di Desa-Desa Pinggiran Kota Kendari. Berkala Penelitian Agronomi 1(1):93-101

Handayani T. 2014. Persilangan untuk Merakit Varietas Unggul Baru Kentang. Balai Penelitian Tanaman Sayur. http://balitsa. litbang.pertanian .go.id/ind/images/Iptek%20 Sayuran/04.pdf [diakses 6 September 2016]

Irawan B, Purbayanti K. 2010. Karakterisasi dan Kekerabatan Kultivar Padi Lokal di Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Makalah Seminar Nasional PTTI.

[IRRI] International Rice Research Institute. 1996. Panduan Sistem Karakterisasi dan Evaluasi Tanaman Padi. Silitonga TS, Somantri IH, Daradjat AA, Kurniawan H, Penerjemah. Moeljopawiro S, Suprihatno B, Orbani IN, Editor. Departemen Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Komisi Nasional Plasma Nutfah;2003. Terjemahan dari Standar Evaluation System (SES) for Rice, 4th Edition.

Jameela A, Sugiharto A, Soegianto A. 2014. Keragaman Genetik dan Heritabilitas Karakter Komponen Hasil pada Populasi F2 Buncis (Phaseolus Vulgaris L.) Hasil Persilangan Varietas Introduksi dengan Varietas Lokal. Jurnal Produksi Tanaman 2(4):324-329

Kristamtini, Purwaningsih H. 2009. Potensi Pengembangan Beras Merah Sebagai Plasma Nutfah Yogyakarta. Jurnal Litbang Pertanian 28(3): 88-95

Kristamtini, Taryono, Basunanda P, Murti R. 2014. Keragaman Genetik Kultivar Padi Beras Hitam Lokal Berdasarkan Penanda Mikrosatelit. Jurnal Agro Biogen 10(2):69-76

Lopulalan CGC. 2010. Analisa Ketahanan Beberapa Varietas Padi Terhadap Serangan Hama Gudang (Sitophilus zeamais Motschulsky). Jurnal Budidaya Pertanian 6(1):11-16

Martono B. 2009. Keragaman Genetik, Heritabilitas dan Korelasi Antar Karakter Kuantitatif Nilam (Pogostemon Sp.) Hasil Fusi Protoplas. Jurnal Littri15(1):9-15

Maulana Z, Kuswinan T, Sennang N, Syaif S. 2014. Eksplorasi Keragaman Plasma Nutfah Padi Lokal Asal Tana Toraja dan Enrekang Berdasarkan Karakterisasi Morfologi. http://lppm.unmas. ac.id/wp-content/uploads/ 2014/06/48-Zuklifli-Maulana-KL1.pdf [diakses 8 September 2016]

Nunez FDB, Yamada T. 2017. Molecular Regulation of Flowering Time in Grasses. Jurnal Agronomi 7(17):1-10. ttps://translate.google .com/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.mdpi.com/2073-4395/7/1/17/pdf&prev=search [diakses 23 Mei 2017]

Nur A, Iriany N, Takdir M. 2013. Variabilitas Genetik dan Heritabilitas Karakter Agronomis Galur Jagung dengan Tester Mr 14. Jurnal Agroteknos 3(1):34-40

Purwaningsih H, Kristamtini. 2009. Menyelamatkan Sumber Daya Genetik Padi Beras Merah. http://indoplasma.or.id/publikasi/pdf/wpn_21_2009.pdf [diakses 26 September 2016]

Putih R, Anwar A, GR NAR. 2011. Variabilitas Genetik Karakter Umur, Hasil, Dan Komponen Hasil Beberapa Genotipe Padi Lokal (Oryza SativaL.) Sumatera Barat. Seminar Nasional : Reformasi Pertanian Terintegrasi Menuju Kedaulatan Pangan.

Ropalia. 2011. Keragaman Plasma Nutfah Padi Lokal Bangka Bedasarkan Karakter Morfologi. [Skripsi]. Bangka Belitung: Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Perikanan Dan Biologi, Universitas Bangka Belitung

Safuan L, Boer D, Wijayanto T, Susanti N. 2014. Analisis Variabilitas Kultivar Jagung Pulut (Zea Mays Ceritina Kulesh) Lokal Sulawesi Tenggara. Jurnal Agroteknos 4(2):107-111

Silitonga T. 2010. The use of Biotechnology in the Characterization, Evaluation, and Utilization of Indonesian Rice Germplasm. Jurnal Agro Biogen 6 (1): 49-56

Sitaresmi T, Wening R, Rakhmin A, Yunani N, Susanto N. 2013. Pemanfaatan Plasma Nutfah Padi Varietas Lokal Dalam Perakitan Varietas Unggul. Iptek Tanaman Pangan 8(1):22-30

Subekti A. 2015. Karakteristik dan Pola Kekerabatan Plasma Nutfah Padi Beras Merah di Kalimantan Barat. Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Genetik Pertanian. Hal 118-125.

Sudarmadji, Mardjono R, Sudarmo H. 2007. Variasi Genetik, Heritabilitas, dan Korelasi Genotipik Sifat-Sifat Penting Tanaman Wijen (Sesamum Indicum L.). Jurnal Littri 13(3):88-92

Sugianto, Nurbaiti, Deviona. 2015. Variabilitas Genetik dan Heritabilitas Karakter Agronomis Beberapa Genotipe Sorgum Manis (Sorghum Bicolor L. Moench) Koleksi Batan. Jom Faperta 2(1) :1-13

Suliartini NWS, Sadimantara GR, Wijayanto T, Muhidin. 2012. Pengujian Kadar Antosianin Padi Gogo Beras Merah Hasil Koleksi Plasma Nutfah Sulawesi Tenggara. Crop Agro 4(2):43-48

Supriadin, Ete A, Made U. 2013. Karakterisasi Genotip Padi Gogo Lokal Asal Kabupaten Banggai. J.Agrotekbis 1(5):443-450

Susiana E. 2006. Pendugaan Nilai Heritabilitas, Variabilitas dan Evaluasi Kemajuan Genetik Beberapa Karakter Agronomi Genotipe Cabai (Capsicum Annuum L.) F4. [skripsi]. Bogor: Program Studi Pemuliaan Tanaman Dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Susila A et al. 2015. Kekerabatan Kultivar Padi Lokal Jawa Tengah Berdasarkan Karakter Agronomi dan Morfologi. Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Genetik Pertanian.

Sutaryo B. 2014. Parameter Genetik Sejumlah Genotip Padi Di Lahan Sawah Berpengairan Teknis Dan Tadah Hujan [Genetic Parameters Of Some Rice Genotypes Under Irrigated And Dryland Conditions]. Berita Biologi 13(1):23-29

Syukur M , Sujiprihatin S, Yuniati R. 2012. Teknik Pemulian Tanaman. Jakarta: Penebar Swadaya

Tiara D. 2010. Uji Daya Hasil Lanjut 30 Galur Harapan Padi (Oryza sativa L) Tipe Baru PTB. [skripsi]. Bogor: Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Institud Pertanian Bogor.

Utama MZH. 2015. Budidaya Padi Pada Lahan Marjinal Kiat Meningkatkan Produksi Padi. Yogyakarta: ANDI.

Wolf DP, Peternelli LA, Hallauer AR. 2000. Estimates of Genetic Variance in an F2 Maize Population. The Journal of Heredity 91(5):390-391

Wulansari R. 2014. Studi Kekerabatan dan Morfologi Padi Lokal Adan Mutasi Sinar Gamma. [skripsi]. Bogor: Departemen Biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor.

Yakub S, Kartina AM, Isminingsih S, Suroso ML. 2012. Pendugaan Parameter Genetik Hasil dan Komponen Hasil Galur Galur Padi Lokal Asal Banten. Jurnal Agrotropika 17(1):1-6

Zamroh S. 2014. Pendugaan Parameter Genetik Beberapa Karakter Kualitatif dan Kuantitatif Tomat. [skripsi]. Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 AGROSAINSTEK : Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian



EISSN : 2579-843X

 

The AGROSAINSTEK : Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian site and its metadata are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.