Kajian Karakteristik Biometrika Kepiting Bakau (Scylla sp) di Kabupaten Pemalang, Studi kasus di Desa Mojo Kecamatan Ulujami

Biometrical Characteristic Study of Mudcrab (Scylla sp) in Pemalang District Case of Study in Mojo Village, Ulujami District

  • Arthur Muhammad Farhaby Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, FPPB, Universitas Bangka Belitung

Abstract

Kabupaten Pemalang merupakan salah satu penghasil kepiting bakau di Jawa Tengah. Kepiting bakau merupakan salah satu komoditas perikanan andalan Kabupaten Pemalang yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan dapat dikembangkan secara komersial. Namun demikian, pengelolaan potensi kepiting bakau di Kabupaten Pemalang belum optimal. Dikarenakan belum adanya data yang menunjukkan bagaimana pola pertumbuhan dan persebaran kepiting bakau di kawasan pesisir Desa Mojo. Penelitian ini dilakukan di Desa Mojo,Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan kepiting bakau di kawasan Desa Mojo Kecamatan Ulujami, Kab Pemalang. Data yang didapat kemudian dianalisa dengan menggunakan metode regresi untuk mengkaji hubungan antara lebar karapas kepiting bakau dengan berat/bobot tubuhnya. Distribusi frekuensi lebar karapas dan berat kepiting dapat digunakan untuk mengetahui modus dari ukuran lebar karapas dan berat kepiting tertinggi dan terendah pada masing-masing lokasi penelitian yaitu kawasan Muara, Tambak, serta Laguna. Kepiting bakau yang tertangkap pada kawasan Muara,Tambak, serta Laguna juga memiliki interval lebar karapas maksimum dan minimum,serta berat maksimum dan minimum yang sama. Sebagian besar individu yang tertangkap pada kawasan Muara dan Tambak memiliki interval ukuran lebar karapas dan berat yang sama yaitu antara 87 – 98 mm untuk interval lebar karapas dengan interval berat antara 106 – 117 gram. Pola pertumbuhan kepiting bakau di ketiga lokasi penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan alometrik negatif yaitu pertambahan lebar karapas lebih cepat dibandingkan dengan pertambahan bobot atau berat tubuh. Pola pertumbuhan kepiting bakau baik jantan maupun betina dalam penelitian ini bersifat allometrik negatif (b< 3)

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-08-20
Abstract viewed = 81 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 263 times