PENGARUH PERBEDAAN JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK Hoya coronaria BERBUNGA KUNING DARI KAWASAN HUTAN KERANGAS AIR ANYIR, BANGKA

  • Bella Febryskhia Putri Jurusan Biologi, Universitas Bangka Belitung, Bangka, Indonesia
  • Yulian Fakhrurrozi Jurusan Biologi, Universitas Bangka Belitung, Bangka, Indonesia
  • Sri Rahayu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bogor, Indonesia

Abstract

The research to study the influence of the growing media on the growth of Hoya coronaria yellow flowered from Air Anyir heath forest, Bangka was carried out to know the best growing media. It is a first step to cultivate H. coronaria from the wild of the area. This research was done on September 2015 until January 2016 at trial house on Gabek II, Pangkalpinang. Growing media chemical analysis was done at Biology and MIPA laboratorium, Faculty of Agriculture, Fishery and Biology, Bangka Belitung University. This research used completely randomized factorial pattern using a single factor with 7 levels. The experiment was used seven different growing media podsol, red yellow podsolic (ultisol), moss, coco peat, podsol + ultisol, podsol + coco peat and podsol + moss. This research applied 3 replications with 3 Hoya cutting each of replication. Observed parameters were the establishment of cuttings (life cutting persentation), cutting growth persentation, shoot length, shoot diameter, roots total number, root length, leaves total numberand leaf wide. The result showed all growth parameters did not significantly different by the influence of different growing media. The best root growth is on PPMK (podsol+ultisol), while the best shoot growth and the best leaves growth are on the moss.

References

Andalasari T.D., Yafisham dan Nuraini. 2014. Respon Pertumbuhan Anggrek Dendrobium terhadap Jenis Media Tanam dan Pupuk Daun. J Pertanian. 14(1):76-82.

Bayu H.H. 2013. Pengaruh Panjang Setek dan Pemberian Rootone-F terhadap Pertumbuhan Setek Tanaman Buah Naga Merah (Hylocereus costaricenes). [Skripsi]. Universitas Bangka Belitung, Bangka.

Gardner F.P., Pearce, R.B., and Mitchell R.L. 1997. Physiology of Crop Plant. Terjemahan Herwatu Susilo dan Subiyanto Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press: Jakarta.

Hardjadinata S. 2010. Budi Daya Buah Naga Super Red Secara Organik. Penebar Swadaya: Depok.

Hayati E., Sabaruddin dan Rahmawati. 2012. Pengaruh Jumlah Mata Tunas dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan Setek Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcus L.). Agrista. 16(3):1-16.

Herzegovina E.S. 2015. Kajian Ekologi Hoya coronaria Blume. di Kawasan Hutan kerangas air Anyir, Kabupaten Bangka. [Skripsi]. Universitas Bangka Belitung, Bangka.

Hidayati N dan Saefudin. 2002. Pertumbuhan dan produktivitas kumis kucing (Orthosiphon aristatus) pada mikroklimat yang berbeda dan perlakuan pupuk organik cair. Prosiding Simposium Nasional II Tumbuhan Obat dan Aromatik. APINMAP. 8-10 Agustus 2001. Bogor.

Indranata H.K. 1989. Pengelolaan Kesuburan Tanah. Bina Aksara: Jakarta.

Irwan. 2015. Manfaat dan Fungsi Akar. http;//www.irwantoshut.blogspot.com/2015/02/Manfaat-dan-Fungsi-Akar.html. Diakses 15 Februari 2016.

Kurnia U., Agus F., Adimihardja A. dan Dariah A. 2006. Sifat Fisik Tanah dan Metode Aanalisisnya. Agro Inovasif: Departemen Pertanian.

MacKinnon J., Phillips K., dan Balen B.V. 2000. Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan (Termasuk Sabah, Serawak dan Brunei Darussalam). Puslitbang Biologi-LIPI: Bogor.

Mega I.M, Dibia, Ratna A. dan Kusmiyarti. 2010. Klasifikasi Tanah dan Kesesuaian Lahan. Program Studi Agroeteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana: Denpasar.

Mulyadi M., Saepul Y., Abdurahman D. dan Wibowo H. 2006. Pengaruh Pemberian Konsentrasi Pupuk Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Fase Seedling Anggrek Phalaenopsis. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa: Serang.

Munawar A. 2011. Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. IPB: Bogor.

Novizan. 2005. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agromedia pustaka: Jakarta.

Onrizal, Kusmana C., Saharjo B.H., Handayani I.P. dan Kato T. 2005. Komposisi Jenis dan Struktur Hutan Kerangas Bekas Kebakaran di Taman Nasional Danau Sentarum, Kalimantan Barat. Biodiversitas. 6(4):263-265.

Pasetriyani. 2013. Pengaruh Macam Media Tanam dan Zat Pengatur Tumbuh Growtone terhadap Pertumbuhan Stek Batang Tanaman Jarak Pagar (Jatropa curcas Linn ). J Pertanian. 4 (1): 34-57.

Poerwowidodo. 1991. Ganesa Tanah: Proses Ganesa dan Morfologi (Jilid II). Rajawali press: Jakarta.

Prameswari Z.K, Trisnawati dan Waluyo. 2014. Pengaruh Macam Media dan Zat pengatur Tumbuh terhadap Keberhasilan Cangkok Sawo (Manilkara zapota (L.) Van Royen) pada Musim Penghujan. Vegetalika. 3(4):107-118.

Putri D.M.S. 2006. Pengaruh Jenis Media terhadap Pertumbuhan Begonia imperialis dan Begonia ‘Bethlehem Star’. Biodiversitas.7(2): 168-170.

Rahardiyanti R. 2005. Kajian Pertumbuhan Stek Btang Sangitan 9 Sambucus javanica Reinw.) di persemaian dan Lapangan. [Skripsi]. Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB: Bogor.

Rahayu S. 2006. Keanekaragaman Jenis Hoya (Asclepiadaceae) di Hutan Lindung Bukit Batikap, Kalimantan Tengah. Biodiversitas. 7(2): 139-142.

Rahayu S. 2010. Sebaran dan Keragaman Genetik Populasi Hoya multiflora Blume (Asclepiadaceae) di Taman Nasional Gunung Gede Pangrao dan Sukamantri Taman Nasional Gunung Malimun Salak. [Thesis]. IPB: Bogor.

Rochiman K, Harjadi. 1983. Pembiakan Vegetatif. Departemen Agronomi Fakultas Pertanian IPB: Bogor.

Ruskandi dan Odih S. 2003. Kadar Hara Makro Berbagai Jenis Limbah Tanaman Sela pada Pola Tanam Kelapa. Prosiding Temu Teknis Fungsional. Badan Peneliti dan Pengembangan Pertanian: Sukabumi.

Sandra. 2008. Pertumbuhan Bibit Soft Cutting Jarak Pagar pada Panjang Setek yang Berbeda dengan Pemberian IBA dan NAA.[Skripsi]. Universitas Bangka Belitung: Bangka.

Soepardi G. 1983. Sifat dan Ciri Tanah. Jurusan Tanah Fakultas Pertanian IPB: Bogor.

Published
2019-01-21