EVALUASI SISTEM PENTANAHAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TINGGAL

Studi Kasus di Kecamatan Gabek Kota Pangkal Pinang

  • Dwi Prasetya
  • Asmar Asmar
  • Rudy Kurniawan
Kata Kunci: Sistem Pentanahan, PUIL 2000, Tanah Rawa, Uji t, Taraf Signifikan

Abstrak

Pentanahan merupakan bagian dari instalasi listrik rumah tinggal. Pemasangan instalasi listrik di Indonesia telah diatur sesuai dengan (Persyaratan Umum Instalasi Listrik PUIL 2000), dan peraturan lain yang mendukung. Sistem pentanahan bertujuan mengamankan peralatan-peralatan maupun instalasi listrik dengan cara mengalirkan arus gangguan ke tanah. Pentanahan yang sesuai standar yaitu untuk seluruh sistem tidak boleh lebih dari 5 ohm, dan untuk daerah yang resistansi jenis tanahnya tinggi, pentanahan total boleh mencapai 10 ohm. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui nilai tahanan pentanahan rumah tinggal yang terdapat di kecamatan Gabek kota Pangkalpinang dengan kondisi jenis lapisan tanah rawa. Teknik pengumpulan data yaitu
dengan pengamatan, dokumentasi dan pengukuran. Pengukuran menggunakan metode 62%. Sampel data yang digunakan yaitu perumahan penduduk dengan rincian, kelurahan Selindung 25 sampel dan kelurahan Selindung Baru 5 sampel. Hasil pengukuran, nilai tahanan pentanahan terendah 11 ohm, dan tertinggi 950 ohm. Berdasarkan analisis data statistik dan dengan menggunakan metode uji t satu sampel (one sample t test), hasil analisis dengan menggunakan t hitung dan t tabel serta tingkat signifikansi 95% maka H0 ditolak. Untuk selang kepercayaan 95% nilai tahanan pentanahan instalasi listrik rumah tinggal di kecamatan Gabek terletak diantara 134.0113 dan 325.1887 ohm.

Diterbitkan
2018-09-12