ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN AMPAS KELAPA SAWIT

  • Ferra Fahriani Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Abstract

Tanah merupakan  pendukung beban pada suatu konstruksi, sehingga kekuatan tanah menjadi hal yang sangat penting dalam membangun suatu konstruksi. Permasalahan geoteknis sering terjadi pada suatu tanah yang memiliki kekuatan tanah  yang rendah  dan  pada suatu lereng tanah. Kekuatan geser  tanah berhubungan dengan stabilitas lereng, semakin besar nilai kekuatan geser tanah maka stabilitas lereng akan semakin meningkat.  Pada penelitian ini dilakukan analisis angka keamanan lereng pada suatu tanah asli yang telah diberikan tambahan  ampas kelapa sawit dengan variasi persentasi terhadap berat tanah kering, dengan analis angka keamanan lereng menggunakan software  PLAXIS. Hasil analisis didapat  angka keamanan lereng pada tanah asli sebesar 2,37, tanah asli ditambah ampas sawit 1,5 % sebesar 10,23, tanah asli ditambah ampas sawit 2,5 % sebesar 11,05, tanah asli ditambah ampas sawit 3,5 % sebesar 16,69 dan tanah asli ditambah ampas sawit 4,5 % sebesar 18,72. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan angka keamanan lereng yang diberi perkuatan tanah berupa ampas kelapa sawit

Keywords: kekuatan tanah ,stabilitas lereng, ampas kelapa sawit

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bowles. J.E.,1993, Sifat-sifat Fisis dan Geoteknis Tanah, Edisi Kedua, Erlangga, Jakarta.
Hisyam, E.S., 2013, Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Sawit Untuk Meningkatkan Kekuatan Tanah“FROPIL” Volume 1 Nomor 2, Edisi September 2013.
Hardiyatmo, H.C., 1992, Mekanika Tanah Jilid I, Penerbit Gramedia Pustaka, Jakarta.
Hardiyatmo, H.C., 1994, Mekanika Tanah Jilid 2, Penerbit Gramedia Pustaka, Jakarta.
Susanto,F.C., dan Suryaningsih, 1999, Pengaruh Sampah Plastik Terhadap Daya Dukung Tanah pada Stabilitas Lereng, Karya Ilmiah, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta.
Wesley, L.D., 1977, Mekanika Tanah, Badan Penerbit Pekerjaan Umum, Jakarta.
Published
2015-06-10
Abstract viewed = 20 times
pdf downloaded = 12 times