ANALISIS EROSI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) POMPONG KABUPATEN BANGKA

  • Bayu Oktasandi Alumni Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung
  • Endang Setyawati Hisyam
  • Indra Gunawan

Abstract

DAS Pompong merupakan salah satu DAS yang termasuk dalam klasifikasi DAS yang dipulihkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan luas 7.701,192 Ha. Kerusakan DAS Pompong diakibatkan oleh perubahan tataguna lahan serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian DAS serta aktifitas pertanian dan penambangan yang semakin tak terkendali yang menimbulkan dampak sangat besar terhadap tanah diatasnya, berupa pengikisan (erosi) dan pengendapan (sedimentasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar erosi dan hasil sedimentasi serta memberikan rekomendasi upaya konservasi lahan pada DAS Pompong. Pada penelitian ini menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) untuk menghitung besarnya erosi yang terjadi, dan Metode SDR (Sediment Delivery Ratio) untuk menghitung besarnya sedimentasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diperoleh besarnya erosi total pada DAS Pompong sebesar 260,038 ton/ha/thn atau 2.002.603,816 ton/thn, dan jumlah sedimentasi sebesar 278.361,930 ton/thn. Hasil analisis menunjukkan bahwa besar erosi yang terjadi pada DAS Pompong masuk klasifikasi bahaya erosi  Kelas IV (Berat). Arahan konservasi lahan yang dapat direkomendasikan adalah dengan melakukan tidakan konservasi tanah secara vegetatif dan mekanik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. 2018. Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 1 Tentang Rencana Pengelolaan DAS Bangka Belitung.

Asdak, Chay. 2014. Hidrologi dan Pengelolaan DAS. UGM PRESS. Yogyakarta.

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pangkalpinang, 2018, peta DAS Deniang.

Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XIII Pangkalpinang, 2018, Peta jenis tanah, peta tutupan lahan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, 2018, data hujan.

Banuwa, I.S. 2013. Erosi. Kencana Prenada Media Group. Jakarta

Basri, dkk. 2017, Perubahan Penggunaan Lahan Terhadap Nilai Koefisien Limpasan di DAS Krueng Meureudu Provinsi Aceh. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (SNP) Unsyiah 2017, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala.

Fauzi, dkk. 2016. Kajian Erosi Dan Hasil Sedimen Untuk Konservasi Lahan DAS Kreo Hulu, Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.

Hudaya, dkk. 2012, Prediksi Sedimen dari DAS Bugel dan Jayan di Rawa Jombor Menggunakan Pendekatan Erosi dan SDR.Bumi Indonesia, 1 Nomor 2, 500– 5 0 7 . R e t r i e v e d f r o m h t t p : / / lib.geo.ugm.ac.id/ojs/index.php/jbi/ article/view/119.

Irawan, Nurul Puspita. 2015. Pemetaan Tingkat Bahaya Erosi Di DAS Deli. Tugas Akhir Sarjana. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

Permatasari, G.D. 2017, Perbandingan Penentuan Indeks Topografi Dan Erodibilitas Tanah Dalam Menduga Erosi; Studi Kasus Di Das Mayang Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur. Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Suripin, 2004. Pelestarian Sumberdaya Tanah dan Air. ANDI.Yogyakarta.

Sutapa, I Wayan. 2010, Analisis Potensi Erosi Pada Daerah Aliran Sungai ( DAS) Di Sulawesi Tengah. Jurnal SMARTek. Vol.8 No.3, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Tadulako.
Published
2019-12-11
Abstract viewed = 0 times
pdf downloaded = 0 times

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>