PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH TANGKAI LADA SEBAGAI BAHAN TAMBAH TERHADAP UJI KUAT TEKAN DAN UJI KUAT TARIK BELAH BETON

  • Sobarudin Sobarudin Alumni Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung
  • Indra Gunawan Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Abstract

Penambahan serat dalam adukan beton terbukti mampu meningkatkan kuat tarik beton. Untuk keperluan non struktur, secara terbatas material serat dapat digunakan dari bahan- bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat dari tangkai lada pada campuran beton terhadap peningkatan kuat tekan dan kuat tarik belah. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi industri bahan bangunan. Serat yang digunakan memiliki 6 variasi penambahan serat dari tangkai lada pada campuran beton, yaitu 0,5% ; 1% ; 1,5% ;  2%; dan 2,5%  perberat semen. Sedangkan serat dari tangkai lada yang digunakan dengan panjang 5cm. Umur beton yang digunakan sebagai perbandingan adalah 7 hari dan 28 hari. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan serat tangkai lada sebanyak 0,5%, 1%, 1,5%, 2% dan 2,5% pada campuran beton mampu meningkatkan: (1)kuat tekan beton, dengan peningkatan kuat tekan  tertinggi dicapai oleh penambahan serat tangkai lada sebanyak 0,5% yaitu 20,796 MPa dibandingkan dengan beton normal yaitu 20,574 MPa; (2) kuat tarik belah beton, dengan peningkatan kuat tarik belah tertinggi dicapai pada penambahan serat tangkai lada sebanyak 0,5% yaitu 2,391 MPa dibandingkan dengan beton normal yaitu 2,240 MPa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Standardisasi Nasional, 1990, SNI 03-1968-1990, Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar, Jakarta

Badan Standardisasi Nasional, 1990, SNI 03-1969-1990, Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional, 1990, SNI 03-1970-1990, Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Halus, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional, 1990, SNI 03-1971-1990, Kadar Air Agregat, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional,1990, SNI 03-1973-1990, Berat Isi Agregat, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional, 1990, SNI 03-1974-1990, Metode Pengujian Kuat Tekan Beton, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional, 1991, SNI 03-2417-1991, Pengujian Keausan Agregat Dengan Mesin Los Angeles, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional, 2000, SNI 03-2834-2000, Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal, Jakarta.

Badan Standardisasi Nasional, 2002, SNI 03-2491-2002, Pengujian Kuat Tarik Belah Beton, Jakarta.

Mulyono, T., 2003., Teknologi Beton. Edisi Kedua, CV. Andi Offset. Yogyakarta.

Tjokrodimuljo, K., 2007, Teknologi Beton,Teknik Sipil dan Lingkungan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Published
2019-12-11
Abstract viewed = 0 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times