PENINGKATAN KUALITAS AIR PASCA TAMBANG TIMAH DENGAN TEKNIK ELEKTROKOAGULASI

  • Deden Nurdandi
  • Sandi Sandi
  • Fitri Afriani
  • Yuant Tiandho

Abstract

Setelah suatu lahan dilakukan penambangan timah akan dihasilkan lubang-lubang yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai reservoir air. Tetapi air di lahan pasca tambang timah memiliki kualitas air yang kurang baik karena mengandung beberapa polutan baik berupa polutan organik dan anorganik, sehingga diperlukan pengolahan agar dihasilkan air yang memenuhi standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Salah satu teknik penjernihan air yang menjanjikan untuk meningkatkan kualitas air pasca tambang timah adalah metode elektrokoagulasi dengan dengan menambahkan serbuk cangkang kerang terkalsinasi. Teknik elektrokoagulasi merupakan metode pengolahan air yang memanfaatkan pelepasan koagulan aktif anoda berupa ion logam ke dalam larutan sehingga terbentuk flok. Di sisi lain, serbuk cangkang kerang efektif untuk m pH air pasca tambang yang umumnya asam. Karakteristik air yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat keasamannya, jumlah partikel terlarut, konduktivitas,dan tingkat kekeruhannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang diajukan dalam penelitian ini dapat meningkatkan kualitas air pasca tambang timah secara signifikan sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan dalam keperluan perikanan dan pertanian

Keywords: Pasca Tambang Timah, Elektrokoagulasi, Kerang, Kulong

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Deden Nurdandi

 Jurusan Fisika Universitas Bangka Belitung

Sandi Sandi

Jurusan Fisika Universitas Bangka Belitung

Fitri Afriani

 Jurusan Fisika Universitas Bangka Belitung

Yuant Tiandho

 Jurusan Fisika Universitas Bangka Belitung

References

Afriani, F., Mustari & Tiandho, Y., 2018. Pengaruh lama pemanasan terhadap karakteristik kristal kalsium dari limbah cangkang kerang. Jurnal EduMatSains, Volume 2, pp. 189-200.

Aspinall, C., 2001. Small-scale mining in Indonesia. Mining, Minerals and Sustainable Development, Volume 79, pp. 1-30.

Indra, K. S., Lily, M. L. & Dwi, P., 2011. Analisis ketersedian dan kebutuhan air pada DAS Sampean. Junal Pengairan, Volume 2, pp. 1-13.

Nandar, S., Sudarno, Ajeng, A. S. & Harimawan, 2017. Penyisihan Fe, warna, dan kekeruhan pada air gambut menggunakan metode elektrokoagulasi. Jurnal Teknik Lingkungan, Volume 6, pp. 1-12.

Tiandho, Y., 2019. Quality improvement of water from post Tin mining based on a wasted cockle shell. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, Volume 496, p. 012058.

Tiandho, Y., Aldila, H. & Afriani, F., 2018. Utilization of wasted cockle shell as a natural coagulant and a neutralizer of polluted water in Bangka Belitung islands, Indonesia. Journal of Physics: Conference series, Volume 1013, p. 012181.

Published
2019-09-17
Abstract viewed = 52 times
pdf downloaded = 31 times

Most read articles by the same author(s)