PERANCANGAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK HYBRID DENGAN KAPASITAS 3 kVA

  • Siti Saodah
  • Nasrun Hariyanto

Abstract

Saat ini penggunaan bahan bakar fosil masih menjadi pilihan utama untuk menghasilkan energi. Sumber energi yang berasal fosil merupakan sumber energi yang terbatas, semakin hari jumlahnya semakin menipis. Dibutuhkan waktu berjuta tahun untuk menghasilkan sumber energi yang berasal dari fosil. Oleh karena itu diperlukan sumber energi alternatif sebagai pengganti sumber energi fosil. Salah satu contoh sumber energi alternatif adalah energi matahari. Pembangkit Listrik Hybrid (PLH) adalah pembangkit listrik yang menggunakan dua atau lebih sumber energi sebagai sumber penghasil energi listrik, yang bertujuan untuk menjaga keberlangsungan supply energi secara  terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pembangkit listrik hybrid yang terdiri dari dua sumber energi yaitu, sumber energi matahari sebagai sumber utama dan penggunaan genset bbm sebagai sumber energi cadangan. Pemilihan dan penentuan spesifikasi komponen dengan kapasitas 3 kVA dilakukan dengan perhitungan berdasarkan referensi dan simulasi Hommer Power Energy. Pembangkit Listrik hybrid kapasitas 3kVA yang dapat memasok kebutuhan listrik selama 20 jam dalam satu membutuhkan 16 unit modul surya berkapasitas 250 Wp dan 16 unit baterai berkapasitas 100 Ah 12 V serta kebutuhan bbm untuk generator sebanyak 3,42 liter selama 4 jam dalam satu hari. Hasil analisa ekonomi didapat nilai NPV sebesar   Rp31.384.987,49 nilai IRR 14,91% , dan Break Event Point terjadi pada tahun ke-4 bulan ke-3, maka dapat disimpulkan bahwa hasil perancangan Pembangkit Listrik Hybrid ini memenuhi syarat kelayakan investasi dan layak direkomendasikan secara ekonomis (feasible). Harga listrik per-kWh adalah Rp1.289,13.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, Rosa. 2012. Analisis Ekonomi dan Perancangan Pembangkit Hybrid Wind Surya di Desa Parangtritis Yogyakarta. Institut Teknologi Nasional, Bandung.

Julianto. Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat pada Kampung Puay Distrik Sentani Timur.

Hariyanto. 2015. Perancangan dan Aplikasi Pembangkit Listrik Hybrida Energi Surya dan Energi Biogas di Kampung Haur Gembong Kabupaten Sumedang. Institut Teknologi Nasional, Bandung.

Bansal, N.K. 1995. Dynamics and Control of Isolated Wind Diesel Power Systems, Int. J. Energy Research, 19, 729-740.

Wachjoe, C.K. 1999. Pengembangan Sistem Hibrida Untuk Mendukung Kelistrikan di Indonesa, Presentasi Energi Baru Dan Terbarukan Di Indonesia. Jakarta.

PT. LEN Industri. Buku Petunjuk Instalasi, Pengoperasian, & Pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (SHS 50 Watt peak).

Messenger, Roger A. Ventre, Jerry. 2003. Photovoltaic Systems Engineering, second edition, CRC Press.

Quashning, Volker. 2005. Understanding Renewable Energy Systems. London, Sterling, VA.

Liem Ek Bien, Ishak Kasim & Wahyu Wibowo. 2008. Perancangan Sistem Hibrid Pembangkit Listrik Tenaga Surya Dengan Jala-Jala Listrik PLN Untuk Rumah Perkotaan. Universitas Trisakti.

Yahya, Sean Yudha. Analisis Pembangkit Listrik Hibrida (PLH), Diesel dan Energi Terbarukan di Pulau Mandangin, Sampang, Madura Menggunakan Software HOMER. Universitas Brawijaya.

Hankins, Mark. 1995. Solar Electric Systems for Africa. PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
Published
2019-09-17
Abstract viewed = 18 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 21 times