PERHITUNGAN DIAMETER POROS PENGGERAK MOBIL LISTRIK TARSIUS V 6.0 BERDASARKAN FAKTOR KEAMANAN

  • Firlya Rosa

Abstract

Dalam perkembangan teknologi kendaraan, penggunaan energi lisrik sebagai sumber energi penggerak berkembang sangat pesat. Motor listrik sebagai sumber energi untuk menggerakkan roda mulai dikembangkan sebagai alternatif pengganti bahan bakar. Perguruan tinggi pun turut andil dalam mengembangkan teknologi tersebut melalui pembuatan prototype mobil listrik. Salah satunya adalah motor listrik Tarsius V.6 yang merupakan mobil listrik yang dibuat olehh mahasiswa jurusan Teknik Mesin Universitas Bangka Belitung. Motor listrik yang digunakan berdaya 2 kW dengan putaran sebesar 800 rpm. Daya dan putaran motor diteruskan ke poros penggerak roda belakang melalui elemen transmisi rantai dan sprocket dengan poros penggerak berdiameter 30 mm dan beban yang diterima berasal dari motor dan massa mobil serta mobilistrik mengalami pembebanan shock load. Dari hasil analisa software didapatkan bahwa faktor keamanan yang terjadi pada titik kritis yang berada pada lubang baut di bagian poros bagian kanan sebesar 1,37 yang berada dibawah faktor keamanan untuk jenis shock load yaitu bernilai 12-16. Untuk mendapatkan diameter minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi nilai faktor keamanan, maka poros dianalisa secara manual dengan menggunakan metoda maximum shear stress theory atau Guest’s atau tresca’ t eor . Dari hasil perhitungan di dapatkan diameter minimum sebesar 34,03 mm dengan tegangan maksimum yang terjadi sebesar 44,92 N/mm2 dan diameter maksimum yang didapatkan sebesar 37,39 mm dengan tegangan maksimum yang terjadi sebesar 33,69 N/mm2. Dari perbandingan antara tegangan yield material dengan tegangan maksimum hasil perhitungan, maka nilai faktor keamanan pada poros memenuhi standar faktor keamanan sebesar 12 – 16

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-09-28
Abstract viewed = 147 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 40 times