ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI DANGKAL PADA TANAH DENGAN BAHAN STABILISASI SABUT KELAPA

  • Ferra Fahriani
  • Yayuk Apriyanti

Abstract

Tanah merupakan pendukung beban pada suatu konstruksi dimulai dari beban struktur atas (balok, plat, dan kolom) yang ditahan oleh struktur bawah (pondasi), selanjutnya seluruh beban ditahan oleh tanah. Hal ini menunjukkan bahwa sehingga kekuatan tanah menjadi hal yang sangat penting dalam perencanaan suatu konstruksi. Pembangunan suatu konstruksi tidak selalu pada tanah dengan kekuatan tanah yang tinggi, sehingga perlu upaya peningkatan stabilitas tanah terlebih sebelum dibangun suatu konstruksi. Sabut kelapa salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai bahan stabilitas tanah, penambahan sabut kelapa pada tanah lunak berdampak pada perubahan kekuatan geser tanah. Perubahan kekuatan geser tanah dapat berdampak pada perubahan daya dukung tanah. Pada penelitian ini dilakukan analisis daya dukung pondasi dangkal pada suatu tanah asli serta pada tanah asli yang telah diberikan tambahan sabut kelapa dengan variasi persentasi kadar sabut kelapa 1%, 2%, 3%,4% dan 5% terhadap berat tanah kering dengan analisis menggunakan metode Terzhagi. Analisis dilakukan pada 2 bentuk pondasi dangkal yaitu pondasi berbentuk persegi dan persegi panjang . Dari hasil analisis dapat dilihat bahwa peningkatan daya dukung untuk kedua jenis pondasi dangkal tidak lebih dari 15% akibat penambahan sabut kelapa dengan kadar 1% sampai 2%. Penurunan daya dukung pondasi semakin besar terjadi pada akibat penambahan sabut kelapa kadar 3%-5% yang mencapai lebih 35% dibandingkan dengan daya dukung pondasi dengan tanah tanpa penambahan sabut kelapa. Penggunaan kadar sabut kelapa yang paling optimum adalah pada kadar 1% yang menghasilkan peningkatan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-09-28
Abstract viewed = 194 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 47 times

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>