ANALISIS PERBEDAAN JENIS UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (PORTUNUS PELAGICUS) DI PERAIRAN TELUK KELABAT DESA PUSUK BANGKA BARAT

Analysis Difference Feed Type Of Catch Crabs (Portunus pelagicus) In the Gulf Water Kelabat Pusuk Village. West Bangka

  • Robby Satriawan Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, FPPB, Universitas Bangka Belitung
  • Eva Utami Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, FPPB, Universitas Bangka Belitung
  • Kurniawan Kurniawan Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, FPPB, Universitas Bangka Belitung

Abstract

Kegiatan Penangkapan merupakan mata pencarian bagi warga Desa Pusuk dan usaha itu sudah lama berlangsung. Alat tangkap yang biasanya digunakan oleh nelayan Desa Pusuk seperti pukat, rawai, sero dan juga bubu lipat. Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap rajungan di perairan Teluk Kelabat umumnya adalah alat tangkap bubu lipat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis umpan yang efektif terhadap hasil tangkapan rajungan (Portunus pelagicus) menggunakan bubu lipat di perairan Teluk Kelabat Desa Pusuk Kabupaten Bangka Barat. Metode yang digunakan adalah metode experimental fishing yaitu melakukan kegiatan uji coba penangkapan rajungan dengan menggunakan 5 jenis umpan berbeda. Analisis yang digunakan atas data hasil tangkapan yang diperoleh adalah analisis deskriptif yaitu analisis yang mempelajari alat, teknik, atau prosedur yang digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan kumpulan data atau hasil pengamatan. Hasil Tangkapan tertinggi diperoleh pada bubu lipat dengan perlakuan umpan ikan tamban segar sebanyak 5,5 kg dan hasil tangkapan terendah adalah perlakuan perut ikan manyung sebanyak 2 kg

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-08-21
How to Cite
Satriawan, R., Utami, E., & Kurniawan, K. (2018). ANALISIS PERBEDAAN JENIS UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (PORTUNUS PELAGICUS) DI PERAIRAN TELUK KELABAT DESA PUSUK BANGKA BARAT. Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 11(2), 44-50. https://doi.org/10.33019/akuatik.v11i2.243
Abstract viewed = 231 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 630 times

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>