PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN KEPITING BAKAU (Scylla spp) DENGAN VARIASI SUBTRAT PADA BUDIDAYA SISTEM APARTEMEN
DOI:
https://doi.org/10.33019/drgve710Keywords:
Kepiting bakau, apartemen, substrat, mangroveAbstract
Kepiting Bakau (Scylla spp) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi dibudidayakan pada ekosistem mangrove di Pulau Bangka. Metode budidayanya juga semakin efektif dan hemat lahan dengan sistem apartemen. Penelitian ini mengkaji pengaruh substrat terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting bakau pada sistem apartemen. Penelitian dilaksanakan di Eduwisata Kulong Kelat, Desa Pagarawan pada bulan Oktober 2023–Januari 2024. Penelitian menggunakan empat perlakuan substrat yaitu : tanpa substrat (P0), pasir (P1), pasir, batu, daun (P2), dan lumpur (P3) dengan lima ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jenis substrat berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup kepiting. Perlakuan tanpa substrat (P0) memberikan pertumbuhan tertinggi dengan bobot mencapai 173,26 gram dan panjang karapas 10,17 cm. Kelangsungan hidup tertinggi sebesar 80% juga terjadi pada perlakuan tanpa subtrat. Hal ini diprediksi terjadi akibat meningkatnya kadar amonia akibat proses resirkulasi yang tidak sempurna pada perlakuan subtrat.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ardiansyah Kurniawan, Muhammad Fiky, Robin Robin, Syahril Romadonni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.