REPRODUKSI LARVA BLACK SOLDIER FLY (Hermetia illucens) DI BALAI RISET BUDIDAYA IKAN HIAS(BRBIH) DEPOK, JAWA BARAT

Authors

  • Pebriyandi Universitas Bangka Belitung
  • Rahmi Valina Universitas Bangka Belitung
  • Melta Rini Fahmi Balai Riset Budidaya ikan Hias, Depok, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33019/6638sh30

Keywords:

Black Soldier Fly, Bio Conversion of Organic Waste, Cultivation Techniques, Frass (MagSoil), BRBIH Depok

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini dilaksanakan di Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH) Depok dengan fokus pada kegiatan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) Hermetia illucens sebagai agen biokonversi limbah organik dan sumber pakan alternatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari teknik budidaya larva BSF, memahami faktor yang memengaruhi keberhasilannya, serta mengidentifikasi potensi hasil budidaya dalam mendukung pengelolaan limbah dan sektor perikanan. Metode pengumpulan data dalam praktik kerja lapangan meliputi data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan praktik langsung di lapangan. Sementara itu, data sekunder didapatkan dari informasi tidak langsung seperti dokumen instansi terkait dan referensi pendukung. Proses budidaya dimulai dari penetasan telur sebanyak 100 gram, kemudian larva dipelihara selama 7 hari di wadah tray sebelum dipindahkan ke bak biopond untuk pemeliharaan lanjutan selama 17 hari. Selama pemeliharaan, larva diberi pakan berupa limbah makanan (food waste) sebanyak 222,98 kg yang berfungsi sebagai substrat pertumbuhan. Hasil panen menunjukkan bahwa larva BSF mampu menghasilkan biomassa sebesar 68,22 kg dan frass (MagSoil) sebanyak 14,28 kg sebagai produk sampingan yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Rasio konversi biomassa (bioconversion ratio) mencapai 30,59%, yang menunjukkan bahwa sekitar 3 kg limbah organik dapat dikonversi menjadi 1 kg biomassa larva. Nilai ini menegaskan efektivitas BSF dalam mengurangi volume limbah sekaligus menghasilkan larva bernutrisi tinggi yang berpotensi digunakan sebagai pakan ikan, unggas, dan ternak lainnya. Kegiatan PKL ini memberikan pemahaman mendalam mengenai teknik budidaya BSF mulai dari tahap persiapan, pemeliharaan, hingga pemanenan, serta memperlihatkan potensi besar BSF sebagai solusi pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam pengembangan budidaya BSF berkelanjutan di masa mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

31-03-2026