https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/issue/feed Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering) 2021-12-30T09:04:32+00:00 Rudy Kurniawan, S.T., M.T. rudy14k@gmail.com Open Journal Systems <hr> <div align="justify"><strong>Jurnal Ecotipe </strong>adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung (UBB). Jurnal ini secara khusus menerbitkan artikel-artikel berkualitas yang didedikasikan untuk semua aspek perkembangan terkini yang luar biasa khususnya di bidang Teknik Elektro. Jurnal Ecotipe telah diakreditasi oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan ranking Sinta 3. Jurnal Ecotipe pertama kali diterbitkan pada bulan April 2014 dan diterbitkan 2 kali dalam setahun (2 terbitan/tahun) setiap bulan April dan Oktober.</div> <div align="justify"><span style="color: #095a70;"><strong>Fokus dan Ruang Lingkup :&nbsp;</strong>&nbsp;Elektronika, Elektronika Material, Sistem Mikroelektronika; Sistem Kendali, Teknik Sistem Kendali, Instrumentasi dan Teknik Kendali, Robotika;&nbsp;Telekomunikasi, Modulasi dan Pemrosesan Sinyal, Antena dan Propagasi Gelombang;&nbsp;Teknologi Informasi, Teori Informasi dan Coding, Teknik Komputer dan Informatika;&nbsp;&nbsp;Teknik Ketenagalistrikan, Transmisi dan Distribusi, Energi Terbarukan.</span></div> <div>&nbsp;</div> https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2389 Desain dan Simulasi Buck Konverter Dengan Kontrol Logika Fuzzy untuk Pengisian Baterai 2021-12-30T09:04:32+00:00 Azizah Istiqomah Yustikasari azzhistiqomahyst7@gmail.com Epyk Sunarno epyk@pens.ac.id Putu Agus Mahadi Putra mahadi@pens.ac.id <p>Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi, Indonesia mulai beralih untuk mengembangkan energi alternatif. Energi alternatif yang mempunyai potensi besar ialah energi surya. Dengan bantuan panel surya, energi surya akan dikonversi secara langsung menjadi energi listrik. Mengingat bahwa intensitas cahaya matahari yang berubah-ubah, untuk memaksimalkan proses konversi energi surya dilakukan penyimpanan energi ke dalam baterai. Dalam proses penyimpanan energi ke baterai, tegangan keluaran panel surya akan berubah-ubah mengikuti iradiasi yang ditangkap oleh panel surya. Untuk mengatur tegangan keluaran panel surya digunakan konverter jenis <em>buck</em> dan kontrol logika <em>fuzzy </em>untuk menjaga tegangan keluaran konverter agar stabil. Dari hasil sistem yang telah disimulasikan pada software MATLAB, buck konverter mampu mengatur tegangan keluaran panel surya dan kontrol logika fuzzy dapat berjalan dengan baik. Tegangan keluaran panel surya untuk proses <em>charging</em> baterai dengan kapasitas 45 Ah 12 V dapat stabil diantara 14,4 V sampai 14,26 V dari <em>setting point</em> tegangan <em>charging</em> sebesar 14,4 V dengan iradiasi yang ditangkap oleh panel surya antara 1000 W/m² sampai 400 W/m². Dengan menggunakan kontrol logika <em>fuzzy</em> rerata <em>error</em> dari tegangan keluaran konverter sebesar 0,37%, hal tersebut menjukkan bahwa <em>error</em> yang didapat tidak signifikan, sehingga kontrol logika <em>fuzzy</em> dapat digunakan untuk kontrol tegangan <em>charging</em> agar stabil.</p> 2021-07-15T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2355 Karakterisasi Antena Mikrostrip dengan H-slot untuk Aplikasi Synthetic Aperture Radar Pita X 2021-12-30T09:04:32+00:00 Vahaldyo Arbandy valahdyo.13116136@student.itera.ac.id Rheyuniarto Sahlendar Asthan rheyuniarto.asthan@el.itera.ac.id <p>Antena mikrostrip <em>patch</em> berbentuk persegi untuk aplikasi <em>synthetic aperture radar</em> pada pita X telah dirancang dan disimulasikan menggunakan teknik pencatuan <em>proximity coupling. </em>Pada bagian tengah <em>patch</em> ditambahkan <em>slot</em> berbentuk “H” untuk menghasilkan <em>bandwidth</em> lebar. Studi parameter dilakukan dengan mengubah parameter fisik antena untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kinerja antena. Karakterisasi antena juga dilakukan dengan membandingkan rancangan antena mikrostrip tanpa <em>slot</em> dan dengan <em>slot</em> terhadap antena mikrostrip konvensional. Dimensi akhir rancangan antena mikrostrip dengan H-<em>slot</em> adalah 11,1mm mm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penambahan <em>slot</em> pada antena yang diajukan menghasilkan <em>bandwith</em> fraksional sebesar 34,23% pada rentang frekuensi 7,95GHz sampai 11,23GHz dan <em>gain</em> sebesar 3,57dB pada frekuensi 9,4GHz<strong>.</strong></p> 2021-08-06T08:57:29+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2485 Rancang Bangun Antena Yagi 2400 MHz Untuk Receiver Komunikasi WiFi 2021-12-30T09:04:32+00:00 Gusni Amini Siagian gusni1536@gmail.com Lindawati Lindawati lindawati9111@polsri.ac.id Sopian Soim sopiansoim@polsri.ac.id <p><em>Wireless Local</em><em>&nbsp;a</em><em>rea</em><em>&nbsp;</em><em>Network&nbsp; (WLAN)&nbsp;</em>suatu&nbsp;jaringan&nbsp;area&nbsp;lokal&nbsp;tanpa&nbsp;kabel&nbsp;yang&nbsp;menggunakan&nbsp;frekuensi&nbsp;radio&nbsp;sebagai media transmisinya. Dalam penelitian ini merancang sebuah jaringan <em>wifi</em>&nbsp;di Perumahan Dosen Politeknik Negeri Sriwijaya, yang pancaran wifinya dari kampus Politeknik Negeri Sriwijaya, sehingga Perumahan Dosen dapat mengakses <em>wifi</em>&nbsp;tanpa perlu datang ke kampus. Sebagai <em>receiver</em>&nbsp;komunikasi<em>&nbsp;wifi </em>diperlukan peranan antena dalam sistem komunikasi tanpa kabel (<em>wireless</em>) dengan jarak jauh, antena yang digunakan adalah antena yagi yang bekerja pada frekuensi 2400 MHz. Antena yagi dipilih karena sifatnya yang <em>directional</em>&nbsp;atau pola pancarannya yang terarah. Dalam perancangan antena yagi untuk ukuran <em>reflector</em>, <em>driven</em>,<em>&nbsp;director</em>&nbsp;dan balun dibantu dengan <em>software yagi calculator</em>&nbsp;serta disimulasikan dan diuji &nbsp;menggunakan <em>MMANA-GAL </em>untuk menghasilkan parameter antena yang lebih akurat.<em>&nbsp;</em>Antena yagi ini kemudian akan dihubungkan dengan <em>access point</em>&nbsp;yang disetup sebagai <em>client</em>&nbsp;untuk menerima sinyal dari <em>transmitter</em>&nbsp;dan <em>router</em>&nbsp;sebagai proses <em>routing</em>&nbsp;agar <em>user </em>di Perumahan Dosen dapat mengakses <em>wifi</em>&nbsp;tersebut. Berdasarkan hasil pengujian <em>MMANA-GAL</em>&nbsp;antena yagi dengan frekuensi 2400 MHz, diperoleh<em>&nbsp;Standing Wave Ratio</em>&nbsp;(<em>SWR</em>) sebesar 1.16 dan Penguatan (Gain) sebesar 14,59 dB. &nbsp;</p> 2021-08-14T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2493 Rancang Bangun Monitor Jarak Jauh Lampu Penerangan Menggunakan Teknologi Real Time Storage Firebase 2021-12-30T09:04:32+00:00 Ladrena Mesiah ladrenamesiah05@gmail.com Ali Nurdin ali_viking_kps@yahoo.com Suroso Suroso ocorus11@gmail.com <p>Jurnal ini menguraikan mekanisme rancang bangun monitor jarak jauh lampu penerangan menggunakan teknologi <em>Real Time Storage Firebase</em> dengan NodeMCU ESP8266 sebagai penyedia <em>wifi</em> dan informasi perintah pada mikrokontroler sehingga mikrokontroler tersambung ke <em>Firebase</em>. Prototipe monitor lampu penerangan ini menggunakan Android Mega sebagai mikrokontrolernya dan juga memanfaatkan <em>real time database</em> sebagai penyimpan data dan s<em>ynchronize</em> ke layar user. Monitor lampu penerangan ini sebagai langkah pertama cepat tanggap terhadap penghematan penggunaan sumber energi listrik pada kehidupan sehari-hari dengan menggunakan Android sebagai media untuk memonitor lampu secara <em>real time</em> dan juga ada sensor arus ZMCT103C guna untuk mengetahui jika terjadi kerusakan pada lampu maka terdapat sebuah notifikasi berupa sebuah pesan singkat yang akan dikirimkan melalui Android.</p> 2021-09-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2524 Perancangan Antena Mikrostrip Fractal Minkowski Array pada Frekuensi 3,5G untuk Sistem Komunikasi 5G 2021-12-30T09:04:32+00:00 Raissa Syafira rsyafira13@gmail.com Syah Alam syah.alam@trisakti.ac.id Indra Surjati indra@trisakti.ac.id <p>Perkembangan teknologi pada bidang telekomunikasi sedang mengalami kemajuan yang pesat terutama hadirnya teknologi 5G hadir sebagai system komunikasi seluler generasi kelima yang memiliki banyak kelebihan Konferensi Komunikasi Radio Dunia (WRC) pada tahun 2015, pita frekuensi kandidat 5G di bawah 6 GHz telah banyak dibahas, dan rentang frekuensi berikut telah disarankan: 470–694, 1427–1518, 3300–3800, dan 4500–4990 MHz. Salah satu frekuensi yang direkomendasikan adalah 3.5 GHz, karena dapat diterima di sebagian besar negara. Oleh karena itu dibutuhkan suatu jaringan komunikasi yang handal khususnya pada pita frekuensi 3.5GHz untuk aplikasi generasi kelima. Antena merupaka salah satu komponen komunikasi yang penting dalam system komunikasi radio. Antena mikrostrip merupakan tipe Antena yang saat ini semakin berkembang dikarenakan mempunya kelebihan mempunya bobot yang ringan dan volume yang kecil. Penelitian ini mengusulkan pengembangan antena mikrostrip dengan menggunakan metode <em>fractal</em>, meningkatkan <em>gain</em> dengan metode <em>Array</em>, serta mencapai target <em>return loss </em>&nbsp;≤ -10 dB, VSWR ≤ 2, dan <em>gain</em> ≥ 5 dB pada frekuensi 3.5 GHz untuk sistem komunikasi 5G. Antena yang diusulkan di rancang dengan menggunakan substrat duroid R5880 dengan nilai konstanta dielektrik 2.2, rugi – rugi dielektrik <em>(loss tan)</em> 0.0009 dan tebal substrat (h) 1.57 mm. Penelitian ini menghasilkan reduksi dimensi antena sebesar 53,76 % dengan <em>return loss &nbsp;</em>-42.48 dB, VSWR 1.02, serta <em>gain</em> sebesar 8.46 dB. Hasil yang diperoleh pada rancangan ini memenugi spesifikasi dari target yang telah ditentukan.</p> 2021-09-08T15:21:07+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2520 Perancangan dan Pembuatan Sterilizer Portabel Sebagai Kontrol Mikrobiologi Produk Pangan 2021-12-30T09:04:32+00:00 Mohamad Syafaat syafaat@binawan.ac.id Wulan Fitriani Safari wulan.fitriani@binawan.ac.id Trianto Haryo Nugroho syafaat@binawan.ac.id <p>Salah satu sektor industri yang terus mengalami peningkatan adalah industri makanan dan minuman. Tantangan besar yang dihadapi industri makanan dan minuman adalah masa simpan produk yang relatif pendek akibat degradasi oleh mikroorganisme. Cahaya UVC dapat digunakan untuk mensterilkan bahan pangan dari mikroorganisme sebagai upaya memperpanjang masa simpan produk pangan. Cahaya UVC sejak lama digunakan untuk sterilisasi air minum dan berbagai produk pangan, namun di Indonesia pemanfaatanya untuk sterilisasi makanan masih jarang dilakukan. Pada penelitian ini dirancang dan dibuat sebuat alat portable sterilizer untuk membunuh mikroorganisme pada produk pangan sehingga masa simpannya menjadi lebih panjang. Penelitian dilakukan dengan tahapan : yaitu perancangan sistem, pembuatan alat, pengujian subsistem dan pengujian sistem secara keseluruhan. Alat <em>sterilizer</em> portabel yang dibuat dilengkapi dengan pengaturan intensitas cahaya, waktu penyinaran, sensor ultrasonik dan sensor massa yang ditampilkann pada LCD <em>touchscreen</em>. Pengaturan intensitas cahaya dan waktu penyinaran sangat diperlukan untuk menentukan proses sterilisasi yang optimal. Pengujian alat menunjukkan hasil pengukuran dengan akurasi yang baik.</p> 2021-09-08T16:33:06+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2540 Desain dan Implementasi Automatic Fish Machine Sebagai Solusi Pembersih dan Pemotong Ikan Otomatis Berbasis Arduino 2021-12-30T09:04:32+00:00 Darma Sandi sandidarma98@gmail.com Muhammad Iqbal muhammadiqbal.iiq28@gmail.com Muhammad Yusup muhammad_yusup@student.unsri.ac.id Regita Umami regitaumami04@gmail.com Suci Dwijayanti sucidwijayanti@ft.unsri.ac.id <p>Indonesia memiliki luas wilayah perairan sebesar 74,2% dari total luas keseluruhan membuat Indonesia mempunyai potensi sumber daya yang melimpah dari sektor laut, terutama di bidang &nbsp;perikanan. Mata pencarian yang sangat berhubungan dengan dengan ikan adalah nelayan dan pedagang ikan. Sebelum diolah, &nbsp;sisik dan isi perut ikan harus dibersihkanterlebih dahulu. Namun, pedagang ikan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membersihkan seekor ikan menggunakan pisau sehingga dibutuhkan sebuah alat yang dapat membersihkan dan memotong secara otomatis. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan suatu <em>automatic fish machine. </em>Mikrokontroler yang digunakan pada alat ini adalah Arduino AtMega32, sensor <em>Infrared </em>(IR) untuk mendeteksi ikan yang masuk ke alat, dan LCD menampilkan nilai sensor dan kecepatan motor. Kemudian terdapat <em>driver motor</em> yang digunakan untuk menggerakkan motor yang terhubung ke gigi pembersih. Untuk membersihkan sisik dan memotong ikan digunakan bilah pisau pembersih. Alat ini telah diujikan dengan &nbsp;memperhatikan karakteristik dari ikan seperti ukuran ikan dan jenis sisik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa <em>automatic fish machine </em>mampu mempermudah dan mempercepat produksi pembersihan dan pemotongan ikan khususnya ikan Nila. Tebal ikan yang dapat dibersihkan oleh <em>automatic fish machine </em>dengan ukuran minimal 20 mm sampai 60 mm. Hasil pembersih dan pemotong ikan yang dihasilkan dari <em>automatic fish machine </em>adalah 10 ikan/menit.</p> 2021-10-03T06:17:08+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2538 Rancang Bangun Robot Penyaji Minuman Menggunakan ATMega 8535 dan Mini Water Pump 2021-12-30T09:04:32+00:00 Edilla Edilla edilla@pcr.ac.id Muhammad Anwardi Pulungan anwardi@alumni.pcr.ac.id Amnur Akhyan akhyan@pcr.ac.id <p>Rancang bangun robot penyaji minuman ini berfungsi untuk menyajikan satu jenis ataupun campuran beberapa minuman. Minuman yang dapat disediakan adalah 8 jenis bahan minuman dan 8 jenis campuran bahan minuman tersebut. Cara kerja robot ini dimulai dari penekanan <em>keypad</em> sebagai input. Kemudian mikrokontroler ATMega 8535 mengaktifkan motor <em>stepper</em> 1 dan 2. Setelah gelas berada tepat di bawah wadah bahan minuman yang telah dipilih maka mikrokontroler mengaktifkan <em>mini water pump</em> untuk memompa minuman dari wadah ke gelas. Jika yang dipilih adalah minuman campuran maka setelah semua bahan minuman dimasukkan selanjutnya motor <em>stepper</em> akan aktif kembali dan membawa gelas menuju ke tempat pengadukan (<em>mixer</em>). Ketika gelas tepat berada dibawah <em>mixer</em> maka silinder aksi tunggal yang membawa <em>mixer</em> turun hingga beberapa saat kemudian mixer akan aktif. Keunggulan robot ini adalah dapat bergerak ke bahan minuman dengan pergerakan x dan y serta dapat mengaduk minuman. Dari pengujian yang sudah dilakukan robot ini dapat mengenali pesanan minuman yang sudah dibuat pengguna sebelumnya dan mampu menyajikan minuman tersebut dengan benar dengan unjuk kerja keberhasilan sebesar 100%. Rata-rata lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyajikan minuman yang hanya terdiri atas 1 jenis bahan saja adalah sebesar 33,28 detik dan untuk jenis minuman campuran 2 atau 3 bahan membutuhkan waktu rata-rata selama 37,9 detik. Robot juga mampu melakukan proses pengadukan untuk jenis minuman campuran dengan baik dengan unjuk kerja keberhasilan sebesar 100%.</p> 2021-10-03T07:46:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2560 Rancang Bangun Solar Charger Dengan Maximum Power Point Tracking (MPPT) Dan Kontrol Proportional Integral Derivative (PID) Untuk Pengisian Baterai Lithium-Ion 2021-12-30T09:04:32+00:00 Novie Ayub Widarko ayub@pens.ac.id Irianto Irianto irianto@pens.ac.id Agus Tami agus.tami.0004@gmail.com <p><em>Solar Charger</em> merupakan alat untuk mengisi energi baterai dengan memanfaatkan panel surya. Pada umumnya, proses pengisian baterai dengan solar charger masih menggunakan metode <em>Constant Current-Constant Voltage</em>. Penerapan metode <em>Constant Current-Constant Voltage</em> pada <em>solar charger</em> memiliki kelemahan yaitu pada mode <em>Constant Current</em>, Saat panel surya tidak mampu mencapai arus yang ditentukan maka akan terjadi <em>drop</em> tegangan sehingga tidak terjadi pengisian pada baterai. Permasalahan yang dihadapi dari penggunaan <em>solar charger</em> adalah keluaran panel surya yang fluktuatif dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu suhu, intensitas cahaya dan pembebanan yang diberikan. Sehingga diperlukan sebuah kontrol yang dapat mentracking agar keluaran panel surya dapat dimaksimalkan untuk melakukan pengisian baterai. Pada penelitian ini memanfaatkan <em>buck</em> <em>converter</em> sebagai <em>solar charger</em> serta metode yang digunakan yaitu <em>MPPT modified incremental conductance</em> bertujuan untuk mencari daya maksimum keluaran panel surya dan PID metode analitik untuk menghasilkan tegangan keluaran konverter yang konstan untuk pengisian baterai Li-Ion. Dari hasil <em>tracking</em> maksimum MPPT metode <em>modified</em> <em>incremental conductance</em> pada iradiasi 1000W/m<sup>2</sup> dengan <em>duty cycle</em> 70% menghasilkan keluaran daya maksimum <em>buck converter</em> 99,53W serta tegangan keluaran <em>buck</em> <em>converter</em> 12,52V dan arus 7,95A. Kontrol PID dengan nilai parameter KP=7,8, KI=50000, dan KD=0,000304 digunakan untuk mendapatkan tegangan keluaran<em> buck</em> <em>converter</em> konstan sebesar 12,6V.</p> 2021-10-09T08:23:46+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.ubb.ac.id/index.php/ecotipe/article/view/2590 Rancang Bangun Aplikasi Barang Habis Pakai di Laboratorium Teknik Elektro Universitas Bangka Belitung 2021-12-30T09:04:32+00:00 Asmar Asmar asmarubb2@gmail.com Ridwan Andrian ridwan-ubb@ubb.ac.id <p>Laboratorium Teknik Elektro Universitas Bangka Belitung merupakan tempat mahasiswa melakukan aktifitas praktikum dan kegiatan penelitian . Di laboratorium Teknik Elektro UBB banyak sekali komponen elektronika dan peralatan listrik yang digunakan mahasiswa untuk kegiatan praktikum maupun kegiatan penelitian. Komponen elektronika dan peralatan listrik &nbsp;di kategorikan sebagai bahan habis pakai (BHP) dikarenakan komponen tersebut hanya satu atau dua kali pakai. &nbsp;Di dalam pelaksanaan prosedur pemakaian barang habis pakai, Laboratorium Teknik Elektro menggunakan sistem pencatatan manual sehingga dalam pelaksanaannya belum berjalan secara optimal dan masih manual sehingga banyak permasalahan yang terjadi. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu aplikasi yang mampu mengontrol penggunaan komponen elektronika dan peralatan listrik yang ada di laboratorium. Analisis dalam pembuatan aplikasi dilakukan dengan cara observasi terhadap sistem yang berjalan kemudian didesain menggunakan <em>Microsoft&nbsp; Access</em>. Aplikasi yang akan dibuat diharapkan dapat memudahkan pengelola laboratorium dalam proses perekaman data penggunaan barang. Selain itu, aplikasi juga diharapkan dapat memberikan informasi mengenai ketersediaan barang sehingga dapat memudahkan perencanaan pengadaan barang habis pakai dan pembuatan laporan dan penyimpanan data secara digital.</p> 2021-10-10T07:57:05+00:00 ##submission.copyrightStatement##