PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI IKAN MELALUI TEKNOLOGI ORGANIC WASTE TRAP DALAM SISTEM POLIKULTUR BAGI PEMBUDIDAYA IKAN DI DESA TUA TUNU, KOTA PANGKALPINANG

  • Eva Prasetiyono Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi, Universitas Bangka Belitung
  • Denny Syaputra Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi, Universitas Bangka Belitung
  • Robin Robin Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi, Universitas Bangka Belitung

Abstract

Kegiatan budidaya ikan yang dilakukan oleh para pembudidaya ikan seringkali menghadapi permasalahan yang menyebabkan kegiatan produksi menjadi tidak optimal. Padahal peningkatan kapasitas produksi merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan keuntungan. Permasalahan yang seringkali muncul pada dasarnya merupakan hal yang umum terjadi. Namun akibat kurangnya penguasaan terhadap teknologi dan manajemen produksi maka permasalahan tersebut menjadi hal yang sangat menghambat optimalnya kegiatan usaha yang dilakukan. Pembudidaya Ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang merupakan pembudidaya ikan yang bergerak dalam kegiatan budidaya ikan air tawar khususnya ikan patin (Pangasius pangasius).
Selama ini kegiatan budidaya ikan yang dilakukan oleh para pembudidaya ikan ini menghadapi permasalahan yang disebabkan oleh dua faktor utama yaitu buruknya kualitas air pada kolam-kolam budidaya akibat limbah sisa pakan dan feses ikan serta kurangnya diversifikasi komoditi budidaya ikan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa teknologi untuk meminimaliasi limbah budidaya dan sistem teknologi akuakultur sehingga kapasitas produksi para pembudidaya ikan meningkat. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya ikan yang dimiliki oleh para pembudidaya ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang.
Target khususnya yaitu meningkatnya kapasitas produksi budidaya ikan dengan teraplikasinya teknologi pada semua kolam budidaya ikan bagi bagi para pembudidaya ikan di Tua Tunu. Metode yang digunakan yaitu metode survey dengan cara melakukan kegiatan budidaya ikan dengan menyisipkan aplikasi teknologi berupa teknologi organic waste trap dan teknologi sistem polikultur.
Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa kapasitas produksi kolam dan hasil panen para pembudidaya ikan lebih optimal. Hasil kegiatan menunjukan bahwa mitra pembudidaya ikan dapat memanen ikan dengan jenis yang lebih banyak dan keuntungan yang lebih banyak. Kualitas air pada media budidaya ikan menjadi lebih baik. Baiknya kualitas air dari penerapan teknologi ini terlihat secara fisik dari warna air dengan tingkat kekeruhan oleh padatan tersuspensi sisa pakan yang lebih rendah dibandingkan dengan kolam-kolam yang tidak menggunakan teknologi ini

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-08-15
Abstract viewed = 176 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 525 times