OPTIMALISASI SISTEM PRODUKSI PRODUK OLAHAN NENAS BERKUALITAS SERTA MANAJEMEN LIMBAH PASCA PRODUKSINYA DI KELURAHAN TUATUNU – KOTA PANGKALPINANG

  • Tri Lestari Jurusan Agroteknologi – Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung
  • Eries Dyah Mustikarini Jurusan Agroteknologi – Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung
  • Rion Apriyadi Jurusan Agroteknologi – Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Abstract

Aktivitas agronomi dan usahatani lokal seringkali belum mendapatkan sentuhan teknologi mumpuni, baik dalam sisi manajerial produksi maupun pengelolaan limbah pasca produksinya. Salah satu kelompok usaha tani yang masih menggunakan teknologi tradisional adalah usahatani pengolahan produk nenas lokal. Produk nenas lokal umumnya dijual dalam bentuk komoditas hortikultura segar dan olahan berupa selai nenas. Nenas yang diproduksi oleh petani lokal memiliki kualitas yang cukup baik walaupun secara ukuran dan konsistensi kualitas masih belum dapat dipertahankan. Kondisi inilah yang menyebabkan sulitnya komoditas nenas lokal bangka bersaing dengan komoditas nenas yang dihasilkan oleh provinsi lain. Oleh karena itu, diperlukan adanya diseminasi teknologi pengolahan hasil pertanian berbasis produk. Diseminasi teknologi dan inovasi dapat dilakukan sebagai upaya diversifikasi produk pertanian yang dapat mengangkat potensi keberlanjutan usaha dari mitra pengabdian. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini menjadi salah satu media transfer teknologi manajemen produksi olahan nenas lokal bangka berbasis usahatani keluarga berorientasi produk. Transfer
teknologi yang telah dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan pemahaman serta penguasaan teknologi pada masyarakat. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan melewati 3 tahap kegiatan, yaitu pelatihan pembuatan produk olahan nenas, pembuatan POC dan kegiatan sosialisasi ke KWT Ceria kelurahan Tuatunu. Pembuatan produk nenas diawali dengan kegiatan survey dan pembuatan video teknik pemilihan buah nenas yang baik untuk diolah selanjutnya dilakukan proses pengupasan, penghalusan, pemasakan dan penyimpanan. Kegiatan pembuatan POC limbah nenas dilaksanakan dengan memanfaatkan limbah diantaranya adalah limbah kulit nanas, air kelapa limbah tempat pemarutan kelapa dan limbah air cucian beras yang difermentasi selama sekitar 30 hari. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan menggunakan metode presentasi dan diskusi interaktif yang memuat semua pertanyaan dan respon positif dari para tamu/audience

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-21
Abstract viewed = 62 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 89 times