<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://journal.ubb.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-06-19T01:04:31Z</responseDate>
	<request from="2020-11-10" metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs2.journal.ubb.ac.id:article/1864</identifier>
				<datestamp>2020-12-01T04:17:55Z</datestamp>
				<setSpec>ecotipe:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/121</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:33:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Bina Desa Jada Bahrin Mandiri Based On Community Empowerment Through Civilian Village Friend Activities: Bina Desa Jada Bahrin Mandiri Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Sipil Sahabat Desa</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">BINA DESA JADA BAHRIN MANDIRI BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN SIPIL SAHABAT DESA: Bina Desa Jada Bahrin Mandiri Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Sipil Sahabat Desa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hambali, Roby</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Accelerated Development, Independent Village Development, Village Infrastructure Management and Development</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The new paradigm in the national education system mandated in Law Number 23 of 2003 is a local wisdom-based education unit that encourages the acceleration of development in the region based on the potential of local communities. The Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Bangka Belitung as part of the education unit in question has the responsibility to carry out this mandate, which is outlined in the department&#039;s work program.The work program in question is the Bina Desa Mandiri program which is also the flagship program of the Faculty of Engineering, Universitas Bangka Belitung. In the Bina Desa Mandiri program, the Civil Engineering Department chose Jada Bahrin Village to be developed, especially in the field of infrastructure. The first activity with the theme &quot;Sipil Sahabat Desa&quot; was carried out in the even semester of the 2014/2015 academic year in the form of community service in structuring the area (cleanliness and tree planting), initiating a reading garden, health checks and treatment, blood donation, and socialization of healthy settlement sanitation. All of these activities are the first step in order to build community awareness in the management and development of Jada Bahrin Village infrastructure which is the target of the Independent Village of the Faculty of Engineering, Universitas Bangka Belitung.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Paradigma baru dalam sistem pendidikan nasional yang diamanatkan dalam Undang undang Nomor 23 tahun 2003 adalah satuan pendidikan berbasis kearifan lokal yang mendorong percepatan pembangunan di daerah berdasarkan potensi yang dimiliki oleh masyarakat lokal. Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung sebagai bagian dari satuan pendidikan yang dimaksud memiliki tanggungjawab untuk menjalankan amanat tersebut, yang dituangkan dalam program kerja jurusan.Program kerja yang dimaksud adalah program Bina Desa Mandiri yang juga merupakan program unggulan Fakultas Teknik UBB. Dalam program Bina Desa Mandiri, Jurusan Teknik Sipil memilih Desa Jada Bahrin untuk dikembangkan, khusunya pada bidang infrastruktur. Kegiatan pertama mengangkat tema “Sipil Sahabat Desa” telah dilakukan pada mid semester Genap tahun ajaran 2014/2015 berupa kerja bakti penataan kawasan (kebersihan dan penanaman pohon), inisiasi taman bacaan, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, donor darah, serta sosialisasi sanitasi pemukiman sehat. Seluruh kegiatan ini merupakan langkah awal dalam rangka membangun kesadaran (awareness) masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan infrastruktur Desa Jada bahrin yang merupakan sasaran Desa Mandiri Fakultas Teknik UBB.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/121</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i1.121</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/121/104</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Roby Hambali</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/122</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:33:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Development Of Legal Awareness Of The Community In Bukit Layang Village, Bakam Sub-District, Bangka District: Pengembangan Kesadaran Hukum Masyarakat Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENGEMBANGAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DESA BUKIT LAYANG KECAMATAN BAKAM KABUPATEN BANGKA: Pengembangan Kesadaran Hukum Masyarakat Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Toni, Toni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Legal Awareness, Village Community</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The implementation of this community service aims to become a facilitator between village officials and the community in identifying problems faced by the village related to the community, providing suggestions for alternative legal solutions in the village and providing ideas for understanding the law to the community in accordance with the scientific field that has been owned. The methods used are socialization of laws and regulations, discussions, training and visits to people&#039;s homes. With all the advantages and disadvantages, it is hoped that this work program can be useful for students and the Bukit Layang Village community and can be a stimulant for developing legal awareness for the village community.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Dengan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini bertujuan menjadi fasilitator antara aparat desa dan masyarakat dalam identifikasi masalah yang dihadapi oleh desa yang berkaitan dengan masyarakat, memberikan saran untuk alternatif pemecahan masalah hukum yang ada di desa dan memberikan ide- ide pemahaman hukum kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan yang telah dimiliki. Metode yang digunakan dengan sosialisasi peraturan perundang-undangan, diskusi, pelatihan dan kunjungan ke rumah-rumah warga. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dengan harapan semoga program kerja ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa serta masyarakat Desa Bukit Layang dan dapat menjadi stimulan pengembangan kesadaran hukum bagi masyarakat desa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/122</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i1.122</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/122/105</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Toni Toni</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/123</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:33:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Groundwater Conservation Through Biopore Creation As An Effort To Overcome Drought In Jada Bahrin Village, Merawang Sub-District: Konservasi Air Tanah Melalui Pembuatan Biopori Sebagai Upaya Mengatasi Kekeringan Di Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">KONSERVASI AIR TANAH MELALUI PEMBUATAN BIOPORI SEBAGAI UPAYA MENGATASI KEKERINGAN DI DESA JADA BAHRIN KECAMATAN MERAWANG: Konservasi Air Tanah Melalui Pembuatan Biopori Sebagai Upaya Mengatasi Kekeringan Di Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Indriawati, Anisa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Irvani, Irvani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wulansari, Dini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tono, Taman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Handayani, Monika P</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Water, Biopore, Conservation</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Water plays a very important role for humans and the surrounding environment. The amount of water in a particular area can be analyzed through the geology and geohydrology of the area. The lack of water resources in Jada Bahrain Village requires a conservation effort. The conservation efforts made are by making biopores. Making biopores aims to store water reserves so as to overcome drought. The amount of stored water volume can be predicted through the biopore infiltration rate. From the infiltration data obtained, 50 biopore holes in Jada Bahrain Village are estimated to be able to infiltrate water as much as 6286.23 mL/second.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Air memegang peranan yang sangat penting bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Sedikit banyaknya air di wilayah tertentu dapat dianalisa melalui keadaan geologi dan geohidrologi di wilayah tersebut. Kurangnya sumber daya air di Desa Jada Bahrain memerlukan suatu upaya konservasi. Upaya konservasi yang dilakukan yaitu dengan pembuatan biopori. Pembuatan biopori bertujuan untuk menyimpan cadangan air sehingga mengatasi kekeringan. Jumlah volume air yang tersimpan dapat diprediksi melalui laju resapan biopori. Dari data resapan yang diperoleh, 50 lubang biopori di Desa Jada Bahrain diperkirakan mampu meresapkan air sebanyak 6286,23 mL/detik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/123</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i1.123</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/123/106</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Anisa Indriawati, Irvani Irvani, Dini Wulansari, Taman Tono, Monika P Handayani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/124</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:33:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">A Pilot Tourism Village Based On Empowering The Local Wisdom Potential Of The Maras Foothills Community, Riau Silip Sub-District, Bangka District: Rintisan Kampung Wisata Berbasis Pemberdayaan Potensi Kearifan Lokal Masyarakat Kaki Bukit Maras Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">RINTISAN KAMPUNG WISATA BERBASIS PEMBERDAYAAN POTENSI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT KAKI BUKIT MARAS KECAMATAN RIAUSILIP KABUPATEN BANGKA: Rintisan Kampung Wisata Berbasis Pemberdayaan Potensi Kearifan Lokal Masyarakat Kaki Bukit Maras Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Cholillah, Jamilah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kampung Wisata Empowerment, Local Wisdom</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The tourism village pilot based on empowering the local wisdom potential of the community at the foot of Bukit Maras, Riau Silip Sub-District, Bangka Regency aims to identify and explore the potential of local wisdom stored in the community. This local wisdom potential is deemed necessary to be raised so that the village can complement this area as a tourist destination. The empowerment method uses Focus Group Discussions, Participant Observation, In-depth Interviews and mentoring.The results achieved were the identification of problems faced by the community in order to prepare their village as a tourist village. The problems include, among others, the lack of public awareness in participating in making the village a tourist village, the lack of knowledge related to things that must be prepared to realize a tourist village such as information about the history of the village, the potential of small and medium enterprises, signposts (bars) to natural tourist areas, historical sites and village forests. The achievement of all of these depends on the dynamics of the role and function of community institutions in mobilizing the power of social capital.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Rintisan kampung wisata berbasis pemberdayaan potensi kearifan local masyarakat kaki Bukit Maras Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggali potensi kearifan local yang tersimpan di dalam masyarakat. Potensi Kearifan local ini dirasa perlu untuk dimunculkan agar desa dapat melengkapi kawasan ini sebagai destinasi wisata. Metode pemberdayaan dengan Focus Group Discusssion, Observasi Partisipan, Wawancara Mendalam dan pendampingan.Hasil yang dicapai berupa teridentifikasinya masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat guna mempersiapkan desa mereka sebagai desa wisata. Permasalahan itu antara lain, masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi menjadikan desa sebagai kampong wisata, minimnya pengetahuan yang terkait dengan hal-hal yang harus dipersiapkan guna mewujudkan kampong wisata misalnya informasi tentang sejarah desa, potensi usaha kecil dan menengah, penunjuk arah (palang) menuju kawasan wisata alam, situs sejarah dan hutan desa. Pencapaian itu semua bergantung kepada dinamika peran dan fungsi kelembagaan masyarakat dalam mengerahkan kekuatan modal sosialnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/124</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i1.124</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/124/107</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Jamilah Cholillah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/125</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:33:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mapping Groundwater Distribution Patterns Using Geoelectric Methods To Help People Find Groundwater Aquifers In Jada Bahrain Village, Merawang District: Pemetaan Pola Sebaran Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Untuk Membantu Masyarakat Mencari Aquifer Air Tanah Di Desa Jada Bahrain Kecamatan Merawang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pemetaan Pola Sebaran Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Untuk Membantu Masyarakat Mencari Aquifer Air Tanah di Desa Jada Bahrain Kecamatan Merawang: Pemetaan Pola Sebaran Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Untuk Membantu Masyarakat Mencari Aquifer Air Tanah Di Desa Jada Bahrain Kecamatan Merawang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Guskarnali, Guskarnali</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pitulima, Janiar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mardiah, Mardiah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Geoelectric, Wenner Configuration, Resistivity</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The service was carried out in Jada Bahrain Village, Merawang District using the wenner configuration geoelectric method based on the resistivity value (Ohm meter). This service is an initial service in analyzing the pattern of Res2DInv software results in the form of a resistivity cross section of the soil layer which is indicated to have groundwater.Measurements were carried out based on a survey design (trajectory) of 4 tracks with the length of each measurement track of 160 meters and a spacing between electrodes of 10 meters. The results of the service show that the soil layer on the measurement track obtained the groundwater distribution pattern in the service area has a relatively small resistivity. The soil layer in the form of sand containing groundwater is found at a depth above about 18.5 meters with a resistivity value ranging from 5.27-247 Ohm meters.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pengabdian dilakukan di Desa Jada Bahrain, Kecamatan Merawang menggunakan metode geolistrik konfigurasi wenner berdasarkan nilai resistivitas (Ohm meter). Pengabdian ini sebagai pengabdian awal dalam menganalisis pola hasil Res2DInv software berupa penampang resistivitas dari lapisan tanah yang diindikasikan terdapat air tanah.Pengukuran dilakukan berdasarkan desain survey (lintasan) sebanyak 4 lintasan dengan panjang tiap lintasan pengukuran sepanjang 160 meter dan spasi antar elektroda sebesar 10 meter. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa lapisan tanah pada lintasan pengukuran diperoleh pola sebaran air tanah di daerah pengabdian memiliki resistivitas yang relatif kecil. Lapisan tanah berupa pasir yang mengandung air tanah terdapat pada kedalaman di atas sekitar 18,5 meter dengan nilai resistivitas berkisar 5,27-247 Ohm meter.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/125</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i1.125</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/125/108</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Guskarnali Guskarnali, Janiar Pitulima, Mardiah Mardiah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/126</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:33:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">The Role Of Accounting In The Accountability Of Village Funds And UMKM In Air Duren Village, Pemali Sub-District, Bangka District: Peranan Akuntansi Dalam Akuntabilitas Dana Desa Dan UMKM Di Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PERANAN AKUNTANSI DALAM AKUNTABILITAS DANA DESA DAN UMKM DI DESA AIR DUREN KECAMATAN PEMALI KABUPATEN BANGKA: Peranan Akuntansi Dalam Akuntabilitas Dana Desa Dan UMKM Di Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nizarudin, Abu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">KKN</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">UMKM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Financial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This KKN activity aims to provide accounting assistance for village finances, assist villages in preparing Village Financial Reports, and provide an understanding of the importance of bookkeeping or accounting for UMKM.This KKN was carried out in Air Duren Village, Pemali Subdistrict, Bangka Regency with 40 students from various study programs at the Universitas Bangka Belitung from July 27 to September 2, 2015.The KKN work programs are: 1) Debriefing to students from the BPKP Expert Team of Bangka Belitung Representative and Supervisors, 2) Socializing the Village Law from the BPKP Expert Team, KKN Students and KKN Field Supervisors at the Universitas Bangka Belitung, 3) Socializing the importance of bookkeeping for UMKM, 4) Assistance in preparing Village Accounting and Finance, and assistance in preparing Village Financial Reports.The result of this KKN activity is that students are able to transfer knowledge through their work program in accordance with their respective fields of knowledge to assist the preparation of Village Financial Reports, so that the perpetrators can understand the importance of accounting. Furthermore, it is recommended that accounting training be routinely held for village officials and UMKM actors.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kegiatan KKN ini bertujuan untuk memberikan pendampingan akuntansi bagi keuangan desa, membantu desa dalam melakukan penyusunan Laporan Keuangan Desa, dan memberikan pemahaman pentingnya pembukuan atau akuntansi bagi UMKM.KKN ini dilaksanakan di Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka dengan peserta 40 orang mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi yang ada di Universitas Bangka Belitung mulai tanggal 27 Juli sampai dengan 2 September 2015.Program kerja KKN yaitu: 1) Pembekalan kepada Mahasiswa dari Tim Ahli BPKP Perwakilan Bangka Belitung dan Dosen Pembimbing, 2) Melakukan sosialisasi UU Desa dari Tim Ahli BPKP, Mahasiswa KKN dan Dosen Pembimbing Lapangan KKN UBB, 3) Melakukan sosialisasi pentingnya pembukuan untuk UMKM, 4) Pendampingan penyusunan Akuntansi dan Keuangan Desa, dan pendampingan penyusunan Laporan Keuangan Desa.Hasil dari kegiatan KKN ini adalah mahasiswa mampu melakukan transfer knowledge melalui program kerjanya sesuai dengan bidang ilmu masing-masing untuk membantu Penyusunan Laporan Keuangan Desa pelaku dapat memahami pentingnya akuntansi. Selanjutnya direkomendasikan agar rutin diadakannya pelatihan akuntansi bagi perangkat desa dan pelaku UMKM.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/126</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i1.126</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/126/109</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Abu Nizarudin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/127</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:33:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mapping The Potential Of Natural Resources To Improve Community Welfare In Tukak Sadai Sub-District, Southern Bangka District: Pemetaan Potensi Sumber Daya Alam Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMETAAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN TUKAK SADAI KABUPATEN BANGKA SELATAN: Pemetaan Potensi Sumber Daya Alam Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mardiah, Mardiah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Potential, Natural Resources</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The potential of Tukak Sadai Sub-district has not been maximized and there is no potential mapping program in Tukak Sadai Sub-district. The location of Tukak Sadai Sub-district is in South Bangka Regency and is the smallest sub-district in size. This potential mapping is carried out by plotting the position of the location geographically using survey methods and interviews with local communities, then the results are outlined in the form of thematic maps. The results of surveys and interviews conducted obtained data in the form of information on the potential wealth of natural resources, among others: The potential of tin and its associated mineral content, agricultural and plantation potential, namely pepper, rubber and palm oil and medicinal plants, fishery potential such as kurisi fish, mackerel, shrimp, crabs and squid, tourism potential such as educational tourism about mining, underwater tourism and beach tourism.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Potensi yang dimiliki oleh Kecamatan Tukak Sadai masih belum dimanfaatkan secara maksimal dan belum adanya program pemetaan potensi pada Kecamatan Tukak Sadai. Lokasi Kecamatan Tukak Sadai berada pada Kabupaten Bangka Selatan dan merupakan kecamatan yang luasnya paling kecil. Pemetaan potensi ini dilakukan dengan cara memplot posisi lokasi secara geografis menggunakan metode survey dan wawancara kepada masyarakat setempat, kemudian hasilnya dituangkan dalam bentuk peta tematik. Hasil survey dan wawancara yang dilakukan diperoleh data berupa informasi potensi kekayaan sumber daya alam antara lain: Potensi kandungan mineral timah dan ikutannya, potensi pertanian dan perkebunan yaitu lada, karet dan sawit serta tanaman obat, potensi perikanan seperti ikan kurisi, tenggiri, udang, kepiting dan cumi, potensi pariwisata seperti wisata edukasi tentang pertambangan, wisata kolong dan wisata pantai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/127</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i1.127</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/127/110</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Mardiah Mardiah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/128</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:33:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mapping Tourism Potential And Dalil Community Development Based On Forest Functions, Local Wisdom And Dalil Village Government Governance: Pemetaan Potensi Pariwisata Dan Pembangunan Masyarakat Dalil Berbasis Fungsi Hutan, Kearifan Lokal Dan Tata Kelola Pemerintah Desa Dalil</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMETAAN POTENSI PARIWISATA DAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT DALIL BERBASIS FUNGSI HUTAN, KEARIFAN LOKAL DAN TATA KELOLA PEMERINTAH DESA DALIL: Pemetaan Potensi Pariwisata Dan Pembangunan Masyarakat Dalil Berbasis Fungsi Hutan, Kearifan Lokal Dan Tata Kelola Pemerintah Desa Dalil</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Afriyansyah, Budi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Academic</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Village</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">KKN</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The responsibility of students is not limited to the academic field of the campus, but also has a responsibility in nation building efforts. Students are required to play an active role in efforts to build the nation through the application of their knowledge in society. The application of this knowledge is expected to be able to bring changes in society towards a better direction. Community development is a form of student service that is in accordance with the Tri Bakti Darma of higher education. The form of student service in building society is in the form of applying their knowledge in the form of work and service.Real Work Lecture (KKN) is one form of student service in the community by applying the knowledge gained on campus to the community. Students are required to use science to solve problems that exist in the community. For students, it is hoped that after KKN, students will gain life skills and soft skills that are useful in the world of work later.The Universitas Bangka Belitung is one of the state universities that carries out Real Work Lectures (KKN) with the theme of organizing Bangka Belitung based on local wisdom. The implementation of this KKN must be carried out professionally and scientifically without having to change the local wisdom that exists in the community. KKN implemented by the Universitas Bangka Belitung is divided into three, namely KKN Kebangsaan, KKN PPM (Community Learning Empowerment) and Thematic KKN. After this KKN, Universitas Bangka Belitung students are expected to be able to build a community that goes hand in hand with the local wisdom that exists in the community.The Community Service Program (KKN) carried out in Dalil Village is Thematic KKN. The title of this Thematic KKN is Mapping Tourism Potential and Dalil Community Development Based on Forest Functions, Local Wisdom and Village Government Governance. Dalil Village has an area of about 66.35 km2. Dalil Village has two places with tourism potential, namely Rimba&#039; Mambang Forest and Bukit Maras Waterfall. The main priority of the implementation of the Real Work Lecture (KKN) in Dalil Village is to pioneer the Rimbe&#039; Mambang Forest as a tourist forest and Bukit Maras Waterfall as a tourist attraction. In addition, it also promotes these attractions to the general public.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Tanggung jawab mahasiswa tidak terbatas dalam bidang akademis kampus saja, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam upaya pembangunan bangsa. Mahasiswa dituntut berperan aktif dalam upaya membangun bangsa melalui penerapan ilmu pengetahuannya dalam masyarakat.Penerapan ilmu pengetahuan ini diharapkan mampu membawa perubahan dalam masyarakat menuju kearah yang lebih baik. Pembangunan masyarakat merupakan bentuk pengabdian mahasiswa yang sesuai dengan Tri Bakti Darma perguruan tinggi. Bentuk pengabdian mahasiswa dalam membangun masyarakat berupa pengaplikasian ilmu pengetahuannya dalam bentuk karya dan bakti.Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam masyarakat dengan menerapkan ilmu pengetahuan yang di peroleh di kampus ke dalam masyarakat. Mahasiswa dituntut untuk menggunakan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah masalah yang ada ditengah masyarakat. Bagi mahasiswa diharapkan setelah dilaksanakan KKN, mahasiswa memperoleh life skill dan soft skill yang berguna di dunia kerja nantinya.Universitas Bangka Belitung adalah salah satu perguruan tinggi negeri yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema menata Bangka Belitung berbasis kearifan lokal. Pelaksanaan KKN ini harus dilaksanakan secara profesional dan ilmiah tanpa harus mengubah kearifan lokal yang ada dalam masyarakat. KKN yang dilaksanakan oleh Universitas Bangka Belitung terbagi menjadi tiga yaitu KKN Kebangsaan, KKN PPM (Pemberdayaan Pembelajaran Masyarakat) dan KKN Tematik. Setelah dilaksanakan KKN ini, mahasiswa Universitas Bangka Belitung diharapkan mampu membangun masyarakat yang beriringan dengan kearifan lokal yang ada dalam masyarakat tersebut.Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan di Desa Dalil merupakan KKN Tematik. Judul KKN Tematik ini adalah Pemetaan Potensi Pariwisata dan Pembangunan Masyarakat Dalil Berbasis Fungsi Hutan, Kearifan Lokal dan Tata Kelola Pemerintah Desa. Desa Dalil memiliki luas daerah sekitar 66,35 km2. Desa Dalil memiliki dua tempat yang berpotensi wisata yaitu Hutan Rimba’ Mambang dan Air Terjun Bukit Maras. Prioritas utama dari penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Dalil ini adalah merintis Hutan Rimbe’ Mambang sebagai hutan wisata dan Air Terjun Bukit Maras sebagai objek wisata. Selain itu juga mempromosikan objek wisata tersebut kepada masyarakat umum.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/128</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i1.128</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/128/111</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Budi Afriyansyah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/129</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Resource Utilization Model Of Former Tin Mining Pit To Improve The Socio-Economic Quality Of The Community Towards Green Economy Development In Parit Padang Village, Sungailiat Sub-District, Bangka District: Model Pemanfaatan Sumberdaya Kolong Bekas Tambang Timah Untuk Meningkatkan Kualitas Sosial Ekonomi Masyarakat Menuju Green Economy Development Di Desa Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">MODEL PEMANFAATAN SUMBERDAYA KOLONG BEKAS TAMBANG TIMAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SOSIALEKONOMI MASYARAKAT MENUJU GREEN ECONOMY DEVELOPMENT DI DESA PARIT PADANG KECAMATAN SUNGAILIAT KABUPATEN BANGKA: Model Pemanfaatan Sumberdaya Kolong Bekas Tambang Timah Untuk Meningkatkan Kualitas Sosial Ekonomi Masyarakat Menuju Green Economy Development Di Desa Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sabri, Fadillah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Reniati, Reniati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suhardi, Suhardi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Kolong, Green Development, Socio-Economic Quality</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kolong is a basin area filled with water as a result of tin mining. The number of collars in Bangka Belitung is 887 with an area of 11712.65 Ha. The collars are scattered in Bangka island with 544 holes with an area of 1035.51 Ha and Belitung island with 343 holes with an area of 677.14 Ha. The comparison between the area of Bangka is 0.09% and Belitung island is 0.14%. (PT Timah Tbk, 2000). The pit has great potential to provide economic impact to the community such as fisheries and tourism potential. However, the community mostly utilizes kolong for bathing and washing while the rest is left unattended.&amp;nbsp;
The Community Learning and Empowerment Program (KKN PPM) of the Universitas Bangka Belitung, which raises the theme of the Utilization Model of Former Tin Mine Underground Resources to Improve the Socio-Economic Quality of the Community Towards Green Economy Development in Parit Padang Village, Sungailiat District, Bangka Regency, is funded by DIKTI. The objectives of the KKN-PPM program can be divided into three, namely: community empowerment, enhancing the role of higher education, and supporting the government. KKN PPM consists of 45 students who are divided into three groups. Group 1 is located in Bukit Betung Village, Group 2 is located in Parit Padang Village and Group 3 is located in Merawang District. Each group was assigned to run the main program and supporting programs.
The KKN PPM program at the Universitas Bangka Belitung has been successfully implemented with active community involvement in every activity. For this reason, universities need to implement more programs that empower the community. This KKN PPM has also made Apat and Merawang pits a model of planned pits management. They have created comprehensive maps and development plans to empower the community. For this reason, in addition to making local regulations, the local government should set aside the APBD for the management of the empties. The government is also expected to be able to realize the site plan and master plan for the Apat and Merawang pits in collaboration with various parties in order to improve the socio-economic quality of the community. Last but not least, the community must play a role in the Kolong Lovers Community to maintain and care for the kolong.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kolong merupakan daerah cekungan yang terisi air sebagai akibat penambangan timah. Jumlah kolong di Bangka Belitung sebanyak 887 lobang dengan luas 11712,65 Ha. Kolong tersebut tersebar di pulau Bangka sebanyak 544 lobang dengan luas 1035,51 Ha dan pulau Belitung sebanyak 343 lobang dengan luas 677,14 Ha. Perbandingan antara luas wilayah Bangka sebesar 0,09% dan pulau Belitung sebesar 0,14%. (PT Timah Tbk, 2000). Kolong memiliki potensi yang besar untuk memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat seperti potensi perikanan dan pariwisata. Namun, masyarakat lebih banyak memanfaatkan kolong untuk mandi dan mencuci selebihnya dibiarkan begitu saja.Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Bangka Belitung yang mengangkat tema Model Pemanfaatan Sumberdaya Kolong Bekas Tambang Timah Untuk Meningkatkan Kualitas Sosial- Ekonomi Masyarakat Menuju Green Economy Development Di Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka didanai oleh DIKTI. Tujuan dari Program KKN-PPM dapat dibagi menjadi tiga yaitu: pemberdayaan masyarakat, peningkatan peran perguruan tinggi dan dukungan bagi Pemerintah. KKN PPM ini terdiri dari 45 orang mahasiswa yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok 1 berlokasi di Kelurahan Bukit Betung, Kelompok 2 berlokasi di Kelurahan Parit Padang dan Kelompok 3 berlokasi di Kecamatan Merawang. Setiap kelompok diberikan tugas untuk menjalankan program utama dan program pendukung.Program KKN PPM Universitas Bangka Belitung telah berhasil dilaksanakan dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap kegiatan. Untuk itulah, perguruan tinggi perlu melaksanakan program yang lebih banyak memberdayakan masyarakat.PPM ini juga telah menjadikan kolong Apat dan Kolong Merawang sebagai model pengelolaan kolong yang terencana. Kedua kolong ini telah dibuat peta dan rancangan pembangunan secara komprehensif untuk memberdayakan masyarakat. Untuk itulah, selain membuat peraturan daerah pemerintah daerah sudah semestinya menyisihkan APBD utuk pengelolaan kolong. Pemerintah juga diharapakan mampu merealisasikan site plan dan master plan kolong Apat dan Kolong Merawang dengan bekerjasama dengan berbagai pihak agar mampu meningkatkan kualitas sosial ekonomi masyarakat. Hal yang tidak kalah penting, masyarakat harus berperan dalam Komunitas Pecinta Kolong untuk menjaga dan merawat kolong.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/129</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.129</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/129/112</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Fadillah Sabri, Reniati Reniati, Suhardi Suhardi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/130</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Community Empowerment With A &quot;People Centered Development&quot; Paradigm (Mitigating The Adverse Impacts Of Mining By Mapping And Utilizing Social Capital: Pemberdayaan Masyarakat Berparadigma ”People Centered Development” (Penanggulangan Dampak Buruk Pertambangan Dengan Pemetaan Dan Pemanfaatan Modal Sosial)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERPARADIGMA ”PEOPLE CENTERED DEVELOPMENT” (PENANGGULANGAN DAMPAK BURUK PERTAMBANGAN DENGAN PEMETAAN DAN PEMANFAATAN MODAL SOSIAL): Pemberdayaan Masyarakat Berparadigma ”People Centered Development” (Penanggulangan Dampak Buruk Pertambangan Dengan Pemetaan Dan Pemanfaatan Modal Sosial)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Harahap, Fitri Ramdhani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sujadmi, Sujadmi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Empowerment, Social Capital, Social Mapping</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Community empowerment in Gunung Muda Village, Riding Panjang, and Lumut Village, Belinyu Sub-district, Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province through the Community Empowerment Learning Program (KKN-PPM) aims to map and identify the fundamental problems experienced by the people of Bangka Belitung, especially the people in Gunung Muda Village, Riding Panjang, and Lumut Village, Belinyu Sub-district related to tin mining activities, plan and develop the potential of social capital owned by the community for the benefit of science and community welfare in Belinyu Sub-district and map potential social capital to be used as capital to overcome the adverse effects of tin mining. Empowerment activities with the People Centered Development approach as a people-centered participatory development model using social mapping and physical mapping methods.
Social mapping and physical mapping focus on mapping the problems caused as a bad impact of tin mining faced by the community in Belinyu Sub-district. In an effort to map the social problems of the physical environment, what is done is to identify potential social capital and adverse effects of tin mining, find alternative solutions to handling adverse effects of tin mining, increase public awareness and knowledge related to handling adverse effects of tin mining, increase community and government participation, and form and strengthen the social institutional system in handling adverse effects of tin mining.The results of the implementation of activities as a form of KKN-PPM 2015 program found several methods outlined in the activities, namely (1) social mapping and physical mapping in an effort to identify potential social capital and adverse impacts of mining, (2) focus group discussions and socialization to find alternative solutions to handling adverse impacts of tin mining, (3) counseling and training to increase community awareness and knowledge, (4) counseling, training and site visits to increase community and government participation, and (5) group mentoring to form and strengthen the social institutional system in handling adverse impacts of tin mining.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pemberdayaan masyarakat di Desa Gunung Muda, Riding Panjang, dan Desa Lumut, Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) bertujuan untuk memetakan dan mengidentifikasi masalah-masalah mendasar yang dialami oleh masyarakat Bangka Belitung khususnya masyarakat di Desa Gunung Muda, Riding Panjang, dan Desa Lumut, Kecamatan Belinyu terkait kegiatan penambangan timah, merencanakan dan mengembangkan potensi modal sosial yang dimiliki masyarakat untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Belinyu dan memetakan modal modal sosial yang potensial untuk dijadikan sebagai modal untuk mengatasi dampak buruk pertambangan timah. Kegiatan pemberdayaan dengan pendekatan People Centered Development sebagai sebuah model pembangunan partisipatoris yang berpusat pada rakyat menggunakan metode pemetaan sosial dan pemetaan fisik.Pemetaan sosial dan pemataan fisik fokus untuk memetakan permasalahan yang ditimbulkan sebagai dampak buruk pertambangan timah yang dihadapi oleh masyarakat di Kecamatan Belinyu. Dalam upaya memetakan permasalahan sosial lingkungan fisik, maka yang dilakukan adalah mengidentifikasi modal sosial potensial dan dampak buruk pertambangan timah, menemukan alternatif solusi penanganan dampak buruk pertambangan timah, meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait penanganan dampak buruk pertambangan timah, meningkatkan peran serta masyarakat dan pemerintah, serta membentuk dan menguatkan sistem kelembagaan sosial dalam penanganan dampak buruk pertambangan timah.Adapun hasil pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk program KKN-PPM 2015 ditemukan beberapa metode yang dituangkan dalam kegiatan yaitu (1) pemetaan sosial dan pemetaan fisik dalam upaya mengidentifikasi modal sosial potensial dan dampak buruk pertambangan, (2) diskusi kelompok terarah (focus group discussion) dan sosialisasi untuk menemukan alternatif solusi penanganan dampak buruk pertambangan timah, (3) penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, (4) penyuluhan, pelatihan dan kunjungan lapangan (site visit) untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan pemerintah, dan (5) pendampingan kelompok untuk membentuk dan menguatkan sistem kelembagaan sosial dalam penanganan dampak buruk pertambangan timah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/130</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.130</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/130/113</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Fitri Ramdhani Harahap, Sujadmi Sujadmi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/131</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Physical Mapping Of The Mining Environment, Impacts And Potential For Development: Pemetaan Fisik Lingkungan Tambang, Dampak Dan Potensi Yang Dapat Dikembangkan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMETAAN FISIK LINGKUNGAN TAMBANG, DAMPAK DAN POTENSI YANG DAPAT DIKEMBANGKAN: Pemetaan Fisik Lingkungan Tambang, Dampak Dan Potensi Yang Dapat Dikembangkan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Irvani, Irvani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Harahap, Fitri Ramdhani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sujadmi, Sujadmi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Physical Mapping, Collapse, Environment, Mine</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Hundreds of years of tin mining on Bangka Island has caused damage to tens of thousands of hectares of land. Through the Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), physical mapping of environmental damage due to mining and the potential that can be developed in Lumut Village, Riding Panjang and Gn. Muda village, Belinyu sub-district, Bangka district. Physical mapping was conducted through field observations of the mining area, focus group discussions (FGDs) and socialization of the potential of the pit. More than 3,000 ha of land is critical land, environmental damage resulting in erosion, sedimentation, flooding, drought and potential landslides. The pit has the potential to be developed as a source of clean water, fish farming and pit tourism. Generally, the community utilizes the pit as a source of clean water during the dry season. A total of 40 out of 128 collars have the potential to be developed as a source of clean water, a location for freshwater fish farming and the development of collector tourism.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Penambangan timah selama ratusan tahun di Pulau Bangka menyebabkan kerusakan puluhan ribu hektar lahan. Melalui Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dilakukan pemetaan fisik kerusakan lingkungan akibat penambangan beserta potensi yang dapat dikembangkan di Desa Lumut, Riding Panjang dan Gn. Muda Kec. Belinyu, Kab. Bangka. Pemetaan fisik dilakukan melalui observasi lapang wilayah tambang, diskusi kelompok terarah (FGD) dan sosialisasi potensi kolong. Lebih dari 3.000 ha lahan berupa lahan kritis, kerusakan lingkungan mengakibatkan erosi, sedimentasi, banjir, kekeringan dan potensi longsoran. Kolong memiliki potensi dikembangkan sebagai sumber air bersih, budidaya ikan dan wisata kolong. Umumnya masyarakat memanfaatkan kolong sebagai sumber air bersih pada musim kemarau. Sebanyak 40 dari 128 kolong memiliki potensi dikembangkan sebagai sumber air bersih, lokasi budidaya ikan air tawar dan pengembangan wisata kolong.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/131</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.131</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/131/114</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Irvani Irvani, Fitri Ramdhani Harahap, Sujadmi Sujadmi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/132</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Application Of Coral Transplantation Fishermen Group To Increase Fisheries Production: Aplikasi Kelompok Nelayan Transplantasi Karang Untuk Meningkatkan Produksi Perikanan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Ibm Aplikasi Kelompok Nelayan Transplantasi Karang Untuk Meningkatkan Produksi Perikanan: Aplikasi Kelompok Nelayan Transplantasi Karang Untuk Meningkatkan Produksi Perikanan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sari, Suci Puspita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adibrata, Sudirman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rosalina, Dwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Coral Fragments, Rehabilitation, Coral Transplantation</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Coral transplantation technology is a rehabilitation effort through grafting or cutting live corals to be planted in other places that are damaged. Transplantation can accelerate the regeneration of damaged coral reefs and to build areas that previously did not have coral reefs. Transplantation activities are carried out in the waters of Camban Bay, using a relatively easy method and a high level of efficiency so that it is more effective in the process of making and applying it. This activity uses iron skeleton media. The iron frame is used as a place to attach the fragments to be transplanted. Coral transplantation in Camban Bay produces outcomes in the form of fish and coral reefs. Monitoring of coral transplantation showed good growth of coral fragments. The growth of coral fragments per month is ± 0.6 cm and with a survival rate of 35%.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Teknologi transplantasi karang (coral transplantation) merupakan suatu upaya rehabilitasi melalui pencangkokan atau pemotongan karang hidup untuk ditanam di tempat lain yang mengalami kerusakan.Transplantasi dapat mempercepat regenerasi terumbu karang rusak dan untuk membangun daerah yang sebelumnya belum terdapat terumbu karang. Kegiatan transplantasi dilaksanakan di perairan Teluk Camban, menggunakan metode yang relatif mudah dan tingkat efesiensinya tinggi sehingga lebih efektif dalam proses pembuatan dan aplikasinya. Kegiatan ini menggunakan media kerangka besi. Kerangka besi digunakan sebagai tempat diikatkannya fragmen yang akan ditransplantasikan. Transplantasi karang di Teluk Camban menghasilkan luaran berupa ikan dan terumbu karang. Monitoring transplantasi karang menunjukkan pertumbuhan fragmen karang yang baik. Pertumbuhan fragmen karang per bulan sebesar ± 0.6 cm dan dengan tingkat kelangsungan hidup 35%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/132</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.132</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/132/115</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Suci Puspita Sari, Sudirman Adibrata, Dwi Rosalina</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/133</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Increasing Fish Production Capacity Through Organic Waste Trap Technology In Polyculture System For Fish Farmers In Tua Tunu Village, Pangkalpinang City: Peningkatan Kapasitas Produksi Ikan Melalui Teknologi Organic Waste Trap Dalam Sistem Polikultur Bagi Pembudidaya Ikan Di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI IKAN MELALUI TEKNOLOGI ORGANIC WASTE TRAP DALAM SISTEM POLIKULTUR BAGI PEMBUDIDAYA IKAN DI DESA TUA TUNU, KOTA PANGKALPINANG: Peningkatan Kapasitas Produksi Ikan Melalui Teknologi Organic Waste Trap Dalam Sistem Polikultur Bagi Pembudidaya Ikan Di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetiyono, Eva</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syaputra, Denny</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Robin, Robin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Fish Production Capacity, Organic Waste Trap Technology, Polyculture System, Fish Farmers</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Fish farming activities carried out by fish farmers often face problems that cause production activities to be not optimal. In fact, increasing production capacity is very important to increase profits. Problems that often arise are basically common. However, due to a lack of mastery of technology and production management, these problems become a major obstacle to optimizing business activities. Fish farmers in Tua Tunu Village, Pangkalpinang City are fish farmers engaged in freshwater fish farming activities, especially catfish (Pangasius pangasius).
So far, fish farming activities carried out by fish farmers have faced problems caused by two main factors, namely poor water quality in aquaculture ponds due to waste from feed and fish feces and lack of diversification of fish farming commodities. The purpose of this activity is to provide science and technology applications in the form of technology to minimize aquaculture waste and aquaculture technology systems so that the production capacity of fish farmers increases. This activity was carried out in fish farming ponds owned by fish farmers in Tua Tunu Village, Pangkalpinang City.The specific target is to increase the production capacity of fish farming with the application of technology in all fish farming ponds for fish farmers in Tua Tunu. The method used is a survey method by conducting fish farming activities by inserting technology applications in the form of organic waste trap technology and polyculture system technology.
The results obtained show that the production capacity of the pond and the harvest of the fish farmers are more optimal. The results of the activity show that the fish farmer partners can harvest more types of fish and more profits. The water quality in the fish farming media is better. The good water quality from the application of this technology can be seen physically from the color of the water with a lower level of turbidity by suspended solids from feed compared to ponds that do not use this technology.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kegiatan budidaya ikan yang dilakukan oleh para pembudidaya ikan seringkali menghadapi permasalahan yang menyebabkan kegiatan produksi menjadi tidak optimal. Padahal peningkatan kapasitas produksi merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan keuntungan. Permasalahan yang seringkali muncul pada dasarnya merupakan hal yang umum terjadi. Namun akibat kurangnya penguasaan terhadap teknologi dan manajemen produksi maka permasalahan tersebut menjadi hal yang sangat menghambat optimalnya kegiatan usaha yang dilakukan. Pembudidaya Ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang merupakan pembudidaya ikan yang bergerak dalam kegiatan budidaya ikan air tawar khususnya ikan patin (Pangasius pangasius).Selama ini kegiatan budidaya ikan yang dilakukan oleh para pembudidaya ikan ini menghadapi permasalahan yang disebabkan oleh dua faktor utama yaitu buruknya kualitas air pada kolam-kolam budidaya akibat limbah sisa pakan dan feses ikan serta kurangnya diversifikasi komoditi budidaya ikan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa teknologi untuk meminimaliasi limbah budidaya dan sistem teknologi akuakultur sehingga kapasitas produksi para pembudidaya ikan meningkat. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya ikan yang dimiliki oleh para pembudidaya ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang.Target khususnya yaitu meningkatnya kapasitas produksi budidaya ikan dengan teraplikasinya teknologi pada semua kolam budidaya ikan bagi bagi para pembudidaya ikan di Tua Tunu. Metode yang digunakan yaitu metode survey dengan cara melakukan kegiatan budidaya ikan dengan menyisipkan aplikasi teknologi berupa teknologi organic waste trap dan teknologi sistem polikultur.Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa kapasitas produksi kolam dan hasil panen para pembudidaya ikan lebih optimal. Hasil kegiatan menunjukan bahwa mitra pembudidaya ikan dapat memanen ikan dengan jenis yang lebih banyak dan keuntungan yang lebih banyak. Kualitas air pada media budidaya ikan menjadi lebih baik. Baiknya kualitas air dari penerapan teknologi ini terlihat secara fisik dari warna air dengan tingkat kekeruhan oleh padatan tersuspensi sisa pakan yang lebih rendah dibandingkan dengan kolam-kolam yang tidak menggunakan teknologi ini</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/133</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.133</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/133/116</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Eva Prasetiyono, Denny Syaputra, Robin Robin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/134</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Empowering The Community Of Lepar Pongok Sub-District In Waste Management To Welcome The Tourist Destination Of Lepar Island: Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Lepar Pongok Dalam Pengelolaan Sampah Guna Menyongsong Destinasi Wisata Pulau Lepar</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KECAMATAN LEPAR PONGOK DALAM PENGELOLAAN SAMPAH GUNA MENYONGSONG DESTINASI WISATA PULAU LEPAR: Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Lepar Pongok Dalam Pengelolaan Sampah Guna Menyongsong Destinasi Wisata Pulau Lepar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dinata, Irwan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Tourism</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Economic</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Growth</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Sectors</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The tourism sector as a service industry is one of the fields that is expected to contribute significantly to regional development.This tourism activity if managed properly can be one of the potential contributors to income in regional and national economic growth. Tourism is not only a source of foreign exchange but can also expand employment opportunities arising from the involvement of a number of other sectors in it. For the Bangka Belitung Islands Province, tourism is one of the sectors that can be relied upon to anticipate the post tin mining era which has so far been the flagship in Bangka Belitung, because in addition to its strategic location, tourism also provides multiplier effects that can encourage economic growth.To build a tourist island, it is necessary to prepare various aspects. One of them is the cleanliness of the island. Waste generated by the local community and the local environment should be managed properly. Waste generated by the local community and the local environment should be managed well, especially if the waste can provide benefits either directly or indirectly.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Sektor pariwisata sebagai suatu industri jasa merupakan salah satu bidang yang diharapkan dapat memberikan andil yang cukup besar dalam pembangunan daerah.Kegiatan pariwisata ini bila dikelola dengan baik dapat menjadi salahsatu penyumbang pendapatan yang potensial dalam pertumbuhan ekonomi daerahmaupun nasional. Pariwisata bukan hanya sebagai sumber devisa tetapi juga dapatmemperluas kesempatan kerja yang ditimbulkan dari sejumlah keterlibatan sektor-sektor lain di dalamnya. Bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pariwisata adalah salah satu sektor yang dapat diandalkan untuk mengantisipasi era pasca pertambangan timah yang selama ini masih menjadi unggulan di Bangka Belitung, karena selain letaknya strategis, pariwisata juga memberikan multiplier effects yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.Untuk membangun pulau wisata maka perlu dipersiapkan berbagai aspek. Salah satunya adalah kebersihan pulau tersebut.Sampah-sampah yang dihasilkan oleh masyarakat setempat dan lingkungan setempat hendaknya perlu dikelola dengan baik. Terlebih lagi jika sampah tersebut dapat memberi manfaat baik secara langsung ataupun tak langsung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/134</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.134</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/134/117</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Irwan Dinata</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/135</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Revitalization Of Drainage System Functions Bades On Community Empowerment In The Context Of Flood Risk Reduction In Pangkalpinang City: Revitalisasi Fungsi Sistem Drainase Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Pengurangan Risiko Banjir Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">REVITALISASI FUNGSI SISTEM DRAINASE BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM RANGKA PENGURANGAN RISIKO BANJIR KOTA PANGKALPINANG: Revitalisasi Fungsi Sistem Drainase Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Pengurangan Risiko Banjir Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hambali, Roby</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Revitalization, Drainage, Community Empowerment</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The implementation of this thematic KKN is based on the objective of revitalizing the function of the Pangkalpinang City drainage system to reduce the risk of flooding that has often occurred. To be able to revitalize the function, the drainage system must be viewed as a unit of the water system, and the solution requires multidisciplinary science. Problem solving in the drainage system function revitalization program emphasizes maintenance activities that use a participatory approach with the aim of influencing community behavior so that the level of public awareness increases towards the importance of a good drainage system.Four programs (11 activities) were implemented. The implementation of KKN-Thematic with a time span of one month is not able to cover all areas and all aspects of the drainage system management in Pangkalpinang City. Therefore, revitalization of drainage system functions in Pangkalpinang City is still needed in the future to reach areas in the system that are problematic and maintain good system conditions.Future programs to revitalize the function of the drainage system are projected in the form of implementation of concepts that have been initiated in the 2015 KKN-Thematic and accommodate recommendations from the Residents&#039; Consultation, taking into account aspects of rationality and compatibility with local government programs.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pelaksanaan KKN tematik ini didasarkan pada tujuan objektif revitalisasi fungsi sistem drainase Kota Pangkalpinang untuk mengurangi resiko banjir yang selama ini sering terjadi. Untuk dapat melakukan revitalisasi fungsi tersebut, sistem drainase harus dipandang sebagai satu kesatuan sistem tata air, dan penyelesaiannya memerlukan multidisiplin ilmu. Penyelesaian masalah dalam program revitalisasi fungsi sistem drainase ditekankan pada kegiatan pemeliharaan yang menggunakan pendekatan partisipatif dengan tujuan mempengaruhi prilaku masyarakat sehingga tingkat kesadaran masyarakat meningkat terhadap pentingnya sistem drainase yang baik.Program KKN yang dilaksanakan sebanyak empat program (11 kegiatan). Pelaksanaan KKN-Tematik dengan rentang waktu satu bulan tidak mampu menjangkau seluruh wilayah dan seluruh aspek dalam pengelolaan sistem drainase Kota Pangkalpinang. Untuk itu, kegiatan revitalisasi fungsi sistem drainase di Kota Pangkalpinang tetap diperlukan di masa yang akan datang untuk menjangkau wilayah-wilayah dalam sistem yang bermasalah serta mempertahankan kondisi-kondisi sistem yang sudah baik.Program-progaram kegiatan revitalisasi fungsi sistem drainase berikutnya diproyeksikan dalam bentuk implementasi konsep-konsep yang telah dicetuskan pada KKN-Tematik tahun 2015 serta mengakomodir rekomendasi hasil Rembug Warga, dengan mempertimbangkan aspekaspek rasionalitas dan kesesuaian dengan program Pemerintah Daerah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/135</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.135</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/135/118</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Roby Hambali</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/136</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Utilization Of Egg Hatching Machines To Improve The Livestock Sector In Lalang Village, East Belitung District: Pemanfaatan Mesin Tetas Telur Uuntuk Peningkatan Sektor Peternakan Di Desa Lalang Kabupaten Belitung Timur</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMANFAATAN MESIN TETAS TELUR UNTUK PENINGKATAN SEKTOR PETERNAKAN DI DESA LALANG KABUPATEN BELITUNG TIMUR: Pemanfaatan Mesin Tetas Telur Uuntuk Peningkatan Sektor Peternakan Di Desa Lalang Kabupaten Belitung Timur</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijianti, Eka Sari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setiawan, Yudi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Community Service</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">KKN</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Village</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">In the implementation of this Community Service Program (KKN), the main activities are focused on making egg hatching machines and utilizing these machines for chicken cultivation.Hatching chicken eggs using a hatching machine can be a quick way for the eggs to hatch. Without the help of a hatching machine, the process of eggs becoming chicks will take a long time and the risk of death is greater. For farmers, time is very valuable for the smooth running of the farm business, besides the success of hatching eggs is much greater than the manual method.The implementation of KKN is divided into 4 stages, the first stage is the manufacture of machines carried out before the implementation of KKN as well as the search for egg seeds. The second stage held a socialization on the use of egg hatching machines and how to breed chickens, the socialization was carried out by the East Belitung Regency Livestock Service Office. The third stage is making cages. Cages are made in the homes of lalang villagers who are selected based on an agreement from the village where the selected residents will then use the egg hatching machine to become chicken farmers. The fourth stage is chicken breeding, including feeding and vitamins. The last stage is monitoring, this stage is done to see how the chickens are developing before the KKN is completed.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Dalam penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini kegiatan utama difokuskan kepada pembuatan mesin tetas telur dan pemanfaatan mesin tersebut untuk budidaya ayam.Menetaskan telur ayam menggunakan mesin penetas bisa menjadi cara cepat agar telur tersebut menetas. Tanpa bantuan mesin tetas, proses telur menjadi anak ayam akan memakan waktu lama dan resiko kematian yang lebih besar. Bagi peternak, waktu sangatlah berharga untuk kelancaran usaha peternakan, disamping itu keberhasilan penetasan telur jauh lebih besar dibandingkan cara manual.Pelaksanaan KKN dibagi menjadi 4 tahap, tahap pertama yaitu pembuatan mesin dilakukan sebelum pelaksanaan KKN juga pencarian bibit telur. Tahap kedua mengadakan sosialisasi penggunaan mesin tetas telur dan bagaimana cara pembiakan ayam, sosialisasi dilakukan oleh dinas peternakan kabupaten Belitung timur. Tahap ketiga adalah pembuatan kandang. Kandang dibuat di rumah warga desa lalang yang dipilih berdasarkan kesepakatan dari desa dimana warga yang dipilih tersebut selanjutnya akan mempergunakan mesin tetas telur untuk menjadi peternak ayam. Tahap keempat pembiakan ayam, meliputi pemberian makanan dan vitamin. Tahap terakhir adalah pemantauan, tahap ini dilakukan untuk melihat bagaimana perkembangan ayam sebelum KKN selesai dilakukan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/136</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.136</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/136/119</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Eka Sari Wijianti, Yudi Setiawan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/137</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Balunijuk Village Towards An Independent Village: Desa Balunijuk Menuju DEsa Mandiri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">DESA BALUNIJUK MENUJU DESA MANDIRI: Desa Balunijuk Menuju DEsa Mandiri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusnita, Maya</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Village Fund, Entrepreneurship, Health</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Independent</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Community Service is a form of community service as a manifestation of the practice of the tri dharma of higher education. One of the objectives of the Community Service Program is to train students in applying science, technology, arts and culture as well as developing soft skills and student character. The Universitas Bangka Belitung&#039;s X Real Work Lecture in the thematic field held in Balunijuk village aims to provide an understanding of village officials and the local community of the importance of village funds, foster a community entrepreneurial spirit, increase community interest in reading and realize a healthy community through participation in health facilities guaranteed by the government. The implementation method was carried out through surveys, socialization and assistance to residents, which was carried out from July 27 to September 4, 2015. Students were divided into 3 (three) groups according to the main program that has been planned, namely group 1 (socialization of village funds), group 2 (socialization of BPJS health), and group 3 (socialization and entrepreneurship training). The main programs and some additional programs have been carried out well. The addition of BPJS Health membership from the community and the birth of products produced from processed pineapple are benchmarks for achieving the objectives of the Real Work Lecture. This starting point is expected to provide a step forward for Balunijuk village towards an independent village.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kuliah Kerja Nyata merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai perwujudan dari pengamalan tri dharma perguruan tinggi. Salah satu tujuan dari Kuliah Kerja Nyata ialah untuk melatih mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya serta mengembangkan softskills dan karakter mahasiswa. Kuliah Kerja Nyata X Universitas Bangka Belitung dibidang tematik yang diselenggarakan di desa Balunijuk ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap perangkat desa dan masyarakat setempat akan pentingnya dana desa, menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat, meningkatkan minat baca masyarakat serta mewujudkan masyarakat sehat melalui keikusertaan dalam fasilitas kesehatan yang dijamin oleh pemerintah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui survey, sosialiasi serta pendampingan terhadap warga, yang dilaksanakan mulai tanggal 27 Juli sampai dengan 4 September 2015. Mahasiswa dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok sesuai dengan program utama yang telah direncanakan, yaitu kelompok 1 (sosialisasi dana desa), kelompok 2 (sosialisasi BPJS kesehatan), dan kelompok 3 (sosialisasi dan pelatihan kewirausahaan). Program-program utama serta beberapa program tambahan telah terlaksana dengan baik. Adanya penambahan keanggotaan BPJS Kesehatan dari masyarakat serta lahirnya produk yang dihasilkan dari olahan nanas menjadi tolok ukur tercapainya tujuan dilaksanakannya Kuliah Kerja Nyata. Titik awal ini diharapkan memberikan langkah yang lebih maju bagi desa Balunijuk menuju desa mandiri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/137</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v2i2.137</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v2i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/137/120</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Maya Yusnita</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/138</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:48Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Village Development Accounting In Air Anyir Village, Merawang Sub-District, Bangka District: Akuntansi Membangun Desa Di Desa Air Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">AKUNTANSI MEMBANGUN DESA DI DESA AIR ANYIR KECAMATAN MERAWANG KABUPATEN BANGKA: Akuntansi Membangun Desa Di Desa Air Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nizarudin, Abu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dalimunthe, Desy Yuliana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sulistiana, Ineu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Village Law, Accounting, Village Financial Report, RPJM</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This KKN activity aims to make efforts to learn accounting for the village. It is hoped that accounting is not a difficult and difficult thing to learn. But in learning. However, village officials, especially those who handle village funds, must be equipped intensively through experts in the field of accounting who provide assistance. This KKN activity was carried out by Bangka Belitung University students from various disciplines totaling 35 students, which began with the release of students on July 19, 2016 and ended with the pick-up of students at the KKN location on August 24, 2016. The main programs of this KKN activity include: 1) Socialization of the Village Law, 2) Socialization of Assistance and Preparation of Medium Term Development Plan (RPJM), 3) Socialization and Entrepreneurship Training for UMKM, 4) Assistance and Preparation of Village Accounting and Finance and 5) Assistance in Preparing Village Financial Reports. The results of this KKN activity include KKN students, especially those who have received debriefing on Village Accounting, can become Agents of Change in educating the Nation&#039;s Life, especially the Village Apparatus. educate the Nation&#039;s Life, especially the Village Apparatus that handles finances and the preparation of village financial reports, especially in the Village of financial reports, especially in Air Anyir Village, Merawang District, Bangka Regency.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kegiatan KKN ini bertujuan untuk melakukan upaya-upaya pembelajaran akuntansi bagi desa. Sehingga diharapkan akuntansi bukan hal yang sulit dan menyulitkan untuk dipelajari. Tetapi dalam pembelajarantersebut, aparatur desa khususnya yang menangani dana desa tersebut harus dibekali secara intensif melalui Ahli/pakar di Bidang Akuntansi yang melakukan pendampingan tersebut. Kegiatan KKN ini dilaksanakan oleh Mahasiswa Universitas Bangka Belitung dari berbagai disiplin ilmu yang berjumlah sebanyak 35 mahasiswa yang dimulai dengan acara pelepasan mahasiswa pada tanggal 19 Juli 2016 dan berakhir dengan penjemputan mahasiswa di lokasi KKN pada tanggal 24 Agustus 2016. Adapun pogram pokok dari kegiatan KKN ini antara lain: 1) Sosialisasi UU Desa, 2) Sosialisasi Pendampingan dan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa, 3) Sosialisasi dan Pelatihan Kewirausahan Bagi UMKM, 4) Pendampingan dan Penyusunan Akuntansi dan Keuangan Desa dan 5) Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Desa. Hasil dari kegiatan KKN ini antara lain mahasiswa KKN khususnya yang telah mendapatkan Pembekalan tentang Akuntansi Desa dapat menjadi Agent of Change dalam mencerdaskan Kehidupan Bangsa khususnya Aparatur Desa yang menangani keuangan dan penyusunan laporan keuangan desa tersebut, khususnya di Desa Air Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/138</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.138</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/138/121</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Abu Nizarudin, Desy Yuliana Dalimunthe, Ineu Sulistiana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/139</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:48Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">36 Days Of Developing New Villages To Become An Environmentally Sound And Prosperous Village: 36 Hari Pengembangan Desa Baru Menjadi Desa Berwawasan Lingkungan Dan Sejahtera</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">36 HARI PENGEMBANGAN DESA BARU MENJADI DESA BERWAWASAN LINGKUNGAN DAN SEJAHTERA: 36 Hari Pengembangan Desa Baru Menjadi Desa Berwawasan Lingkungan Dan Sejahtera</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Christianingrum, Christianingrum</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yunita, Anggraeni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Community Service, Community Welfare, Tourism</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">One of the objectives of the Community Service Program (KKN) is the realization of integration and participation of the University&#039;s academic community in studying and solving various community problems, fostering and developing religious and social life in rural areas. In their community service activities, students provide experience in science, technology, art, and religion to provide direction in order to solve problems and overcome them appropriately. In addition, improving facilities and infrastructure is one of the activities carried out and becomes a work program for students. In other words, through the activities of the Real Work Lecture (KKN) activities, students can help the development in an area, improve human resources for both students and the community. human resources both for students and for the community in / / processing natural resources and in the community life sector, especially in the field of tourism. So that it is possible for an the area becomes a Tourism Attraction Object (ODTW) that can improve the welfare of the people around it.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Salah satu tujuan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah Terwujudnya integrasi dan peran serta civitas akademika Universitas dalam mengkaji dan memecahkan berbagai persoalan masyarakat, membina dan mengembangkan kehidupan beragama dan sosial kemasyarakatan di pedesaan. Dalam kegiatan pengabdiannya pada masyarakat, mahasiswa memberikan pengalaman ilmu pengetahuan, teknologi, seni,dan agama untuk memberikan pengarahan agar dapat memecahkan masalah dan menanggulanginya secara tepat. Selain itu, pembenahan sarana dan prasarana merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan serta menjadi program kerja bagi mahasiswa. Dengan kata lain, melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN)ini, mahasiswa dapat membantu pembangunan yang ada di suatu daerah, meningkatkan sumber dayamanusia baik bagi mahasiswa maupun bagi masyarakat dalam// pengolahan sumber daya alam dan dalam sektor kehidupan masyarakat, terutama dalam bidang kepariwisataan. Sehingga memungkinkan suatudaerah tersebut menjadi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada disekitarnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/139</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.139</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/139/122</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Christianingrum Christianingrum, Anggraeni Yunita</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/140</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:48Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Ecotourism (One Product One Village) In Kurau Barat Village, Central Bangka District: Ekowisata (One Product One Village) Di Desa Kurau Barat Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">EKOWISATA (ONE PRODUCT ONE VILLAGE) DI DESA KURAU BARAT KABUPATEN BANGKA TENGAH: Ekowisata (One Product One Village) Di Desa Kurau Barat Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saputra, Darman</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Julia, Julia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nugroho, Ari Agung</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Ecotourism, One Product Village, 1 Tree 1 Traveler</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Students are young intellectuals who are legally still students in an educational institution.education institution. It is only natural that the role of students in society must be realized with a real application. So that can have an impact positive development in the field of human resources. Lecture Real Work Lecture XI, University of Bangka Belitung University in the thematic field organized in Kurau Barat Village village aims to build tourism potential. Strategies that are built together to increase tourism potentialThe strategies built together to increase tourism potential consisted of ecotourism seminars, socialization of innovative products and making handicraft products. The implementation method was carried out through socialization to the community and to surrounding schools and directly providing a direct approach to the community&#039;s home which was carried out from July 20 to August 24, 2016.August 2016. Students were divided into 2 groups according to the main program that had been planned, namely group 1 (One Product One Village) and group 2 (1 Tree 1 Tourist). These programs are expected to build an interesting and newest tourist attraction for the community. attractive and up-to-date tourist attraction for the the welfare of the surrounding community.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Mahasiswa adalah kaum muda intelektual yang secara legalformalnya masih menjadi peserta didikdalam sebuah kelembagaanpendidikan. Sudah sewajarnyaperanan mahasiswa dalam masyarakatharus diwujudkan dengan sebuahpengaplikasian yang nyata.Sehinggadapat memberikan dampakpembangunan yang positif dalambidang sumber daya manusia. KuliahKerja Nyata XI Universitas BangkaBelitung dibidang tematik yangdiselenggarakan di Desa Kurau Baratini bertujuan untuk membangunpotensi wisata. Startegi yang dibangunbersama untuk meningkatkan potesiwisata terdiri dari dengan seminarekowisata, sosialisai produk inovatifdan pembuatan produsk kerajinan.Metode pelaksanaan dilakuka melaluisosialisasi ke masyarakat dan kesekolah sekitar dan langsungmemberikan pendekatan langsung kerumah masyarakat yang dilaksanakanmulai 20Juli sampai dengan 24Agustus 2016. Mahasiswa dibagi 2kelompok sesuai program utama yangtelah direncanakan, yaitu kelompok 1(One Product One Village) dankelompok 2 (1 Pohon 1 Wisatawan).Program- program ini diharapkanjakan membangun objek wisata yangmenarik dan terbaru untukkesejahteraan masyarakat sekitar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/140</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.140</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/140/123</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Darman Saputra, Julia Julia, Ari Agung Nugroho</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/141</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:48Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Utilization Of Organic Waste For Briquette Making As Alternative Energy For Community Needs In Kulur Ilir Village, Central Bangka District: Pemanfaatan Limbah Organik Untuk Pembuatan Briket Sebagai Energi Alternatif Untuk Kebutuhan Masyarakat Di Desa Kulur Ilir Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK UNTUK PEMBUATAN BRIKET SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF UNTUK KEBUTUHAN MASYARAKAT DI DESA KULUR ILIR KABUPATEN BANGKA TENGAH: Pemanfaatan Limbah Organik Untuk Pembuatan Briket Sebagai Energi Alternatif Untuk Kebutuhan Masyarakat Di Desa Kulur Ilir Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saparin, Saparin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijianti, Eka Sari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Briquettes, Organic Waste, Alternative Energy</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kulur Ilir is a village located in Lubuk Besar District, Central Bangka Regency, where the majority of the population, 63%, work as rubber, palm oil and pepper farmers. The large number of agriculture that develops in Kulur Ilir Village is also a very interesting potential for developing new innovations, namely making alternative energy briquettes using agricultural waste because most of the organic waste produced has not been utilized. Briquettes were developed to be one of the solutions to reduce the problem of community dependence on firewood, LPG gas and kerosene whose availability is getting thinner and cannot be renewed. The existence of the Universitas Bangka Belitung KKN-Tematik in Kulur Ilir Village regarding briquettes as alternative energy is expected to provide benefits to the community such as: the Kulur Ilir Village community can produce briquettes with raw materials in the village continuously both to meet personal needs and to be marketed, improve the economic level of the community through the briquette business, the community is no longer dependent on LPG gas and firewood whose availability is uncertain because they can use alternative energy, namely briquettes. as well as fostering an entrepreneurial spirit for anyone who wants to be an entrepreneur. As well as fostering an entrepreneurial spirit for anyone involved.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kulur Ilir merupakan satu desa yangberlokasi di Kecamatan Lubuk BesarKabupaten Bangka Tengah yangmayoritas penduduk sebanyak 63 %berprofesi sebagai petani karet, sawitdan lada. Besarnya angka pertanianyang berkembang di Desa Kulur Ilirjuga menjadi potensi yang sangatmenarik untuk dikembangkannyainovasi baru yaitu pembuatan energialternatif briket menggunakan limbahpertanian tersebut karena sebagainbesar limbah organik yang dihasilkanbelum termanfaatkan. Briketdikembangkan menjadi salah satusolusi untuk mengurangipermasalahan ketergantunganmasyarakat terhadap kayu bakar, gaselpiji dan minyak tanah yangketersediaannya seakin meipis dantidak dapat diperbaharui. AdanyaKKN-Tematik UBB di Desa Kulur Ilirmengenai briket sebagai energialternatif diharapkan dapatmemberikan manfaat kepadamasyarakat seperti : masyarakat DesaKulur Ilir dapat memproduksi briketdengan bahan baku yang ada di desasecara kontinu baik untuk memenuhikebutuhan pribadi maupun untukdipasarkan, meningkatkan tarapperekonomian masyarakat melaluiusaha briket, masyarakat tidaktergantung lagi pada gas elpiji dankayu bakar yang ketersediaannya tidakmenentu karena bisa menggunakanenergi alternatif yaitu briket. Sertamenumbuhkan jiwa kewirausahaanbagi siapa saja yang terlibat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/141</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.141</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/141/124</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Saparin Saparin, Eka Sari Wijianti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/142</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:48Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Development Of Squid Aquaculture (Urotheutis chinensis) In Tuing Waters Of Bangka Island, Bangka Belitung Archipelago Province: Pengembangan Budidaya Cumi-Cumi (Urotheutis chinensis) Di Perairan Tuing Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENGEMBANGAN BUDIDAYA CUMI-CUMI (Urotheutis chinensis) DI PERAIRAN TUING PULAU BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG: Pengembangan Budidaya Cumi-Cumi (Urotheutis chinensis) Di Perairan Tuing Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Febrianti, Dwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syari, Indra Ambalika</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syarif, Ahmad Fahrul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Squid,  Urotheutis chinensis, Tuing Hamlet, Restocking, Ecotourism</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">In Bangka Belitung Islands Province, squid (Urotheutis chinensis) is a non-fish category fisheries export commodity with a larger amount than other commodities. The high rate of ecosystem damage and high sedimentation of marine areas due to mining activities has caused squid catches in coastal areas to tend to decrease. Based on the research results, the Coral Reef Exploration Team of the University of Bangka Belitung, Tuing waters are a fisheries stronghold in Bangka Regency. This is evidenced by the absence of tin mining activities. The Universitas Bangka Belitung Community Service Program (KKN) in Tuing Hamlet, Mapur Village, Riau Silip Subdistrict, Bangka Regency began in 2014 and 2015 by starting activities to build squid attractor FADs. In 2016, this program was again focused on pioneering Bangka squid cultivation activities with additional programs in the form of developing local potential-based natural tourism potential and educational work programs to increase understanding for the community of the importance of preserving marine ecosystems.marine ecosystem. The results that have been carried out are the collection of squid eggs using a fisherman&#039;s net, then incubated in a maintenance aquarium that has been set up using a top filter.
The successfully reared squid larvae were then released as a form of restocking activity. natural resources with related stakeholders. The next activity is to increase the potential of coastal tourism (beach) by promoting tourism through website development and building supporting facilities in the form of Saung (simple shelter) provided to all visitors to rest after climbing. can rest after the hike. Another ecotourism development is the coral reef transplantation program by involving the community to increase awareness of the importance of coral reefs in increasing fish biodiversity in Tuing waters. in Tuing waters. In addition to the community, other educational activities were carried out through teaching activities for students of SDN 11 Riau Silip in the classroom by providing exposure related to the topic of marine ecosystems. The educational presentation provided consisted of several topics, namely the introduction of marine ecosystems, the introduction of freshwater and marine biota, the impact of damage to marine ecosystems, and the introduction of the movement to love eating fish.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Di Provinsi Kepulauan BangkaBelitung, cumi-cumi (Urotheutischinensis) merupakan komoditasekspor perikanan kategori non-ikandengan jumlah yang lebih besardibandingkan komoditas lainnya.Tingginya laju kerusakan ekosistemdan sedimentasi wilayah laut yangtinggi akibat kegiatan pertambanganmenyebabkan hasil tangkapan cumicumidi daerah pesisir cenderungberkurang. Berdasarkan hasilpenelitian, Tim Eksplorasi TerumbuKarang Universitas Bangka Belitungperairan Tuing merupakan bentengperikanan di Kabupaten Bangka. Halini dibuktikan dengan tidak adanyaaktivitas penambangan timah laut.Program Kuliah Kerja Nyata (KKN)UBB di Dusun Tuing, Desa Mapur,Kecamatan Riau Silip, KabupatenBangka mulai dirintis dari tahun 2014dan 2015 dengan memulai kegiatanpembuatan rumpon atraktor cumi.Tahun 2016, program ini kembalidifokuskan untuk merintis kegiatanbudidaya Cumi Bangka denganprogram tambahan berupapengembangan potensi wisata alamberbasis potensi lokal dan programkerja edukasi untuk meningkatkanpemahaman bagi masyarakat akanpentingnya menjaga kelestarianekosistem bahari (laut). Hasil yangtelah dilakukan adalah pengumpulantelur cumi menggunakan jaringnelayan, selanjutnya diinkubasi dalamakuarium pemeliharaan yang telah disetting dengan menggunakan topfilter. Larva cumi yang berhasildipelihara kemudian dilepaskansebagai bentuk kegiatan restockingsumberdaya alam bersama stakeholderyang terkait. Kegiatan selanjutnyaadalah peningkatan potensi wisatapesisir (pantai) dengan melakukanpromosi wisata melalui pembuatanwebsite dan membangun saranapendukung berupa Saung (rumahsinggah sederhana) yang disediakankepada seluruh pengunjung untukdapat beristirahat setelah pendakian.Pengembangan ekowisata lainnyaadalah program transplantasi terumbukarang dengan melibatkan masyarakatguna meningkatkan kesadaranterhadap pentingnya tembu karangdalam meningatkan biodiversitas ikandi perairan Tuing. Sealain masyarakatkegiatan edukasi lain dilakukanmelalui kegiatan pengajaran bagisiswa SDN 11 Riau Silip di dalamkelas dengan memberikan pemaparanterkait topik ekosistem bahari. Paparanedukasi yang diberikan terdiri daribeberapa topik yaitu pengenalanekosistem laut, pengenalan biota airtawar dan air laut, dampak kerusakanekosistem laut, serta pengenalangerakan gemar makan ikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/142</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.142</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/142/125</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Dwi Febrianti, Indra Ambalika Syari, Ahmad Fahrul Syarif</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/143</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:48Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Efforts To Increase The Added Value Of Horticultural Products In Balunijuk Village, Merawang Sub-District, Bangka District: Upaya Peningkatan Nilai Tambah Produk Hortikultura Di Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK HORTIKULTURA DI DESA BALUNIJUK, KECAMATAN MERAWANG KABUPATEN BANGKA: Upaya Peningkatan Nilai Tambah Produk Hortikultura Di Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aini, Sitti Nurul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Agriculture, Horticulture, Program</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Balunijuk Village is one of the centers of horticultural crop production in the Bangka Belitung Islands Province. The agricultural system of horticultural crops in this village is classified as conventional and there are still problems. Community service activities carried out in Balunijuk Village basically aim to overcome the problems that exist in the village. The main problems faced are horticultural agriculture which is less profitable due to expensive agricultural inputs and the perishable nature of horticultural products. The activities that are the solution to overcome these problems are: making compost based on vegetable waste, post-harvest handling of horticultural products, integrated pest control and terrarium making. The implementation of community service activities was welcomed by villagers and farmers in Balunijuk Village because it was felt to provide benefits in the future. The implementation of community service activities in Balunijuk Village needs to be continued to assist the sustainability of the programs that have been implemented.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Balunijuk merupakan salah satusentra produksi tanaman hortikulturadi Provinsi Bangka Belitug. Sistempertanian tanaman hortikutura di Desaini tergolong konvensional dan masihterdapat permasalahan. Kegiatanpengabdian pada masyarakat yangdilakukan di Desa Balunijuk padadasarnya bertujuan untuk mengatasimasalah-masalah yang ada di desatersebut. Adapun masalah utama yangdihadapi adalah pertanian hortikulturayang kurang menguntungkan karenainput pertanian yang mahal dan sifatproduk hortikultura yang mudahrusak. Kegiatan-kegiatan yangmenjadi solusi untuk mengatasimasalah tersebut adalah: pembuatankompos berbahan dasar limbahsayuran, penanganan pasca panenproduk hortikultura, pengendalianhama terpadu dan pembuatanterrarium. Pelaksanaan kegiatanpengabdian disambut baik oleh wargadesa dan petani di Desa Balunijukkarena dirasa memberi manfaat kedepannya. Pelaksanaan kegiatanpengabdian pada masyarakat di DesaBalunijuk perlu dilanjutkan untukmendampingi keberlanjutan programyang telah dilaksanakan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/143</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.143</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/143/126</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Sitti Nurul Aini</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/144</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:48Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Optimization Of Yard Land For Agriculture In Jada Bahrin Village, Merawang Sub-District, Bangka District, Bangka Belitung Island Province: Optimalisasi Lahan Pekarangan Untuk Pertanian Di Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN UNTUK PERTANIAN DI DESA JADA BAHRIN, KECAMATAN MERAWANG KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG: Optimalisasi Lahan Pekarangan Untuk Pertanian Di Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prayoga, Gigih Ibnu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Food</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Community Service</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Program</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Village</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Food sovereignty is an effort to fulfill food needs in a self-sufficient manner. Fulfilling food needs starting from the household level is considered capable of improving national food security. Land utilization up to the yard level is needed in order to achieve food sovereignty in an area. Thematic Community Service Program (KKN) was conducted in Jada Bahrin village as an effort to help achieve food sovereignty in the village. The expected output targets are: 1. Encouraging the optimization of the use of yard land for agricultural cultivation; 2. Facilitating the transfer of technology of food crop and horticultural cultivation systems and integrated pest control from the university level to the community; 3. Development of community independence, especially farmer groups in farming activities; 4. Improving the knowledge and skills of farmers in the utilization of yard land. The main activities carried out to achieve these output targets are:&amp;nbsp;1. Training on hydroponic cultivation system; 2. Training on making compost based on household waste; 3. Application of integrated pest control technology; 4. Training on making food products made from local plants; 5. Implementation of Village Farmer Consultation Activities. The results obtained during the Thematic KKN are: 1. Utilization of hydroponic systems in the village hall and residents&#039; yards; 2. Utilization of household waste as compost raw material. 3. Pest control using papaya leaves; 4. Making dodol made from kemilik as a typical food of Jada Bahrin village; 5. Implementation of farmer meetings in 3 villages, namely Jada Bahrin, Balunijuk, and Kimak villages. In addition, it is expected that program sustainability will be achieved such as The utilization of Jada Bahrin Village&#039;s agricultural location as an example village for the application of simple hydroponic technology, and the establishment of a farmer clinic that can help farmers overcome pests and plant diseases.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kedaulatan pangan merupakanupaya pemenuhan kebutuhan pangansecara swasembada. Pemenuhankebutuhan pangan yang dimulai daritingkat rumah tangga dinilai mampumeningkatkan ketahanan pangannasional. Pemanfaatan lahan hingga ketingkat pekarangan dibutuhkan agardapat mencapai kedaulatan pangandalam suatu wilayah. Kuliah KerjaNyata (KKN) Tematik dilakukan didesa Jada Bahrin sebagai upaya untukmembantu mencapai kedaulatanpangan di desa tersebut. Target luaranyang diharapkan yaitu; 1. Mendorongoptimalisasi pemanfaatan lahanpekarangan untuk budidayapertanian.; 2. Memfasilitasi transferteknologi sistem budidaya tanamanpangan dan hortikultura sertapengendalian hama terpadu daritingkat perguruan tinggi kepadamasyarakat; 3. Pengembangankemandirian masyarakat khususnyakelompok tani dalam kegiatan usahatani tanaman pangan; 5. Peningkatanpengetahuan dan keterampilan petanidalam pemanfaatan lahan pekarangan.Kegiatan utama yang dilakukan untukmencapai target luaran tersebut adalah: 1. Pelatihan sistem budidayahidroponik; 2. Pelatihan pembuatankompos berbahan dasar limbah rumahtangga; 3. Aplikasi teknologipengendalian hama terpadu; 4.Pelatihan pembuatan produk panganberbahan tanaman lokal; 5.Pelaksanaan Kegiatan Rembuk TaniDesa. Hasil yang diperoleh selamaKKN Tematik adalah : 1. Pemanfaatansistem hidroponik di balai desa danpekarangan warga; 2. Pemanfaatanlimbah rumah tangga sebagai bahanbaku kompos. 3. Pengendalian hamamemanfaatkan daun pepaya; 4.Pembuatan dodol berbahan kemiliksebagai pangan khas desa Jada Bahrin;5. Terlaksananya rembuk tani 3 desa,yaitu desa Jada Bahrin, Balunijuk, danKimak. Selain itu diharapkan akantercapai keberlanjutan program sepertipemanfaatan lokasi pertanian DesaJada Bahrin sebagai sebagai desacontoh penerapan teknologihidroponik sederhana, dan berdirinyaklinik tani yang dapat membantupetani dalam mengatasi gangguanhama dan penyakit tanaman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/144</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.144</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/144/127</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Gigih Ibnu Prayoga</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/145</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:34:48Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Domestication Technology Of Tapah Fish In Tanah Bawah Village, Bangka District: Teknologi Domestikasi Ikan Tapah Di Desa Tanah Bawah Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">TEKNOLOGI DOMESTIKASI IKAN TAPAH DI DESA TANAH BAWAH KABUPATEN BANGKA: Teknologi Domestikasi Ikan Tapah Di Desa Tanah Bawah Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Muslih, Khoirul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syari, Indra Ambalika</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Wallago leerii</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">domestication, bangka</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Tapah fish (Wallago leerii), one of Bangka&#039;s local fish species found only along the Jeruk River in Tanah Bawah Village, is now threatened with extinction due to fishing pressure and ecological pressure caused by human activities. Moreover, the trend of environmental degradation due to the rampant tin mining on Bangka Island is feared to threaten the original habitat of tapah fish. Tapah fish is one of the most economically important fish because it is not only very popular with the public due to its large size, good taste and savory, but also because of its nutritional value and high price. So far, the supply of tapah fish has only been obtained from natural catches. If this is done continuously due to higher demand, it will threaten the sustainability and even extinction of tapah fish. This condition will also have an impact on the economy of people who depend on river fish catches, especially tapah fish.
Proper management of tapah fisheries is needed so that its utilization can be sustainable and optimal and sustainable, one of which is through domestication efforts. This Ipteks for Communities (IbM) program tries to introduce a simple domestication technology that has been tested in the waters of the Kampar River in Riau. The activity begins with rearing tapah fish fry from nature and then enlarging them to a consumable size. Proper maintenance techniques include acclimatization techniques, selecting the right type and dose of feed to stimulate growth and monitoring the water quality of the cultivation container.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Ikan tapah (Wallago leerii) salahsatu spesies ikan lokal Bangka yang hanyaditemukan di sepanjang aliran SungaiJeruk Desa Tanah Bawah kini terancampunah karena tekanan penangkapan dantekanan ekologi akibat aktivitas manusia.Apalagi trend kerusakan lingkunganakibat maraknya penambangan timah diPulau Bangka dikhawatirkan mengancamhabitat asli ikan tapah. Ikan tapah menjadisalah satu ikan ekonomis penting karenaselain sangat digemari masyarakat karenaukurannya yang besar, rasa yang enak dangurih, juga karena nilai gizi dan harganyayang tinggi. Selama ini penyediaan ikantapah hanya diperoleh dari hasiltangkapan di alam. Bila hal ini dilakukanterus-menerus karena permintaan yangsemakin tinggi akan mengancamkelestariannya bahkan punahnya ikantapah. Kondisi ini juga akan berdampakpada ekonomi masyarakat yangmenggantungkan hidupnya pada hasiltangkapan ikan sungai khususnya ikantapah. Diperlukan upaya pengelolaanperikanan tapah yang tepat agarpemanfaatannya dapat berkelanjutan danoptimal serta lestari, salah satunya melaluiupaya domestikasi. Program Ipteks bagiMasyarakat (IbM) ini mencobamengintroduksi teknologi domestikasisederhana yang pernah diujicoba diperairan Sungai Kampar Riau. Kegiatandiawali dengan melakukan pemeliharaanbenih ikan tapah dari alam untukkemudian dilakukan pembesaran hinggamenghasilkan ukuran konsumsi. Teknikpemeliharaan yang tepat berupa teknikaklimatisasi, pemilihan jenis dan dosispakan yang tepat untuk merangsangpertumbuhan serta Pemantauan kualitasair wadah budidaya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/145</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.145</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/145/128</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Khoirul Muslih, Indra Ambalika Syari</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/146</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:26:11Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Community Empowerment Efforts In The Application Of Environmentally And Economically Appropriate Technology In Merawang District, Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province: Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penerapan Teknologi Tepat Guna Berbasis Lingkungan Dan Ekonomi Di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">KULIAH KERJA NYATA (KKN) TEMATIK UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA BERBASIS LINGKUNGAN DAN EKONOMI DI KECAMATAN MERAWANG KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG: Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penerapan Teknologi Tepat Guna Berbasis Lingkungan Dan Ekonomi Di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Safitri, Revy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amelia, Ririn</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahriani, Ferra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematikmerupakan program yang diadakansetiap tahun di Universitas BangkaBelitung. Salah satu KKN TematikUBB dilaksanakan di KecamatanMerawang dengan judul KKN“Upaya Pemberdayaan MasyarakatDalam penerapan Teknologi TepatGuna Berbasis Lingkungan danEkonomi di Kecamatan MerawangKabupaten Bangka”. KecamatanMerawang memiliki 37 dusun yangtersebar di 10 kelurahan/desa dengantotal penduduk sebanyak 26.258 jiwa.KKN Tematik UBB di KecamatanMerawang berjumlah 38 orangmahasiswa UBB yang dibagi menjadi3 posko desa yaitu Desa Baturusa,Desa Riding Panjang dan DesaMerawang. Pada tiga desa tersebutdilaksanakan program kerja yangtelah dibuat oleh para DosenPembimbing Lapangan(DPL)berdasarkan permasalah danpotensi yang ada di desa tersebut.Program kerja keseluruhan padaKKN Tematik di KecamatanMerawang berjumlah 52 program,dengan 44 program terlaksana dan 8program yang tidak terlaksana.Dengan adanya KKN Tematik diKecamatan Merawang, diharapkandapat mewujudkan objek wisata baruberkonsep edukasi yang berwawasanlingkungan, mampu membantumasyarakat dalam meningkatkanperekonomian dan memajukanpertanian masyarakat denganpenerapan teknologi tepat guna.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematikmerupakan program yang diadakansetiap tahun di Universitas BangkaBelitung. Salah satu KKN TematikUBB dilaksanakan di KecamatanMerawang dengan judul KKN“Upaya Pemberdayaan MasyarakatDalam penerapan Teknologi TepatGuna Berbasis Lingkungan danEkonomi di Kecamatan MerawangKabupaten Bangka”. KecamatanMerawang memiliki 37 dusun yangtersebar di 10 kelurahan/desa dengantotal penduduk sebanyak 26.258 jiwa.KKN Tematik UBB di KecamatanMerawang berjumlah 38 orangmahasiswa UBB yang dibagi menjadi3 posko desa yaitu Desa Baturusa,Desa Riding Panjang dan DesaMerawang. Pada tiga desa tersebutdilaksanakan program kerja yangtelah dibuat oleh para DosenPembimbing Lapangan(DPL)berdasarkan permasalah danpotensi yang ada di desa tersebut.Program kerja keseluruhan padaKKN Tematik di KecamatanMerawang berjumlah 52 program,dengan 44 program terlaksana dan 8program yang tidak terlaksana.Dengan adanya KKN Tematik diKecamatan Merawang, diharapkandapat mewujudkan objek wisata baruberkonsep edukasi yang berwawasanlingkungan, mampu membantumasyarakat dalam meningkatkanperekonomian dan memajukanpertanian masyarakat denganpenerapan teknologi tepat guna.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/146</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.146</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/146/129</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Revy Safitri, Ririn Amelia, Ferra Fahriani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/147</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:27:56Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Improving Human Resources And Entrepreneurship Development Of Betumpang Village Community, Pulau Besar Subdistrict, South Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province: Peningkatan Sumber Daya Manusia Dan Pengembangan Kewirausahaan Masyarakat Desa Betumpang Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT DESA BETUMPANG KECAMATAN PULAU BESAR KABUPATEN BANGKA SELATAN PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG: Peningkatan Sumber Daya Manusia Dan Pengembangan Kewirausahaan Masyarakat Desa Betumpang Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rosalina, Erita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Agustina, Duwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Vebtasvili, Vebtasvili</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Program Kuliah Kerja Nyata (KKN)mengharapkan mahasiswa dapatmengaktualisasikan disiplin ilmuyang masih dalam tataran teoritisterhadap realisasi praktisberhubungan langsung denganmasyarakat. Melalui program KKNTematik tahun 2016 melalui programPendampingan pelatihan komputer,Pendampingan penyusunanadministrasi yang baik,Pendampingan penyusunan akuntansidan keuangan desa, Pendampinganpenyusunan peta desa, Kegiatanmembersihkan lingkungan dankegiatan 3M, Penyuluhandiversifikasi hasil olahan Pelatihankewirausahaan, Merayakan HUTKemerdekaan RI, Membuat tuguKKN. Dengan adanya KKN Tematikini diharapkan terjadi peningkatanproduksi dan peningkatan tarafekonomi masyarakat melaluidiversifikasi pengolahan bahanmakanan dan peningkatan usaha daripariwisata. Jumlah mahasiswa yangKKN di Desa Batu Betumpangberjumlah 39 orang dan kegiatandimulai dari 20 Juli sampai 24Agustus 2016.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Program Kuliah Kerja Nyata (KKN)mengharapkan mahasiswa dapatmengaktualisasikan disiplin ilmuyang masih dalam tataran teoritisterhadap realisasi praktisberhubungan langsung denganmasyarakat. Melalui program KKNTematik tahun 2016 melalui programPendampingan pelatihan komputer,Pendampingan penyusunanadministrasi yang baik,Pendampingan penyusunan akuntansidan keuangan desa, Pendampinganpenyusunan peta desa, Kegiatanmembersihkan lingkungan dankegiatan 3M, Penyuluhandiversifikasi hasil olahan Pelatihankewirausahaan, Merayakan HUTKemerdekaan RI, Membuat tuguKKN. Dengan adanya KKN Tematikini diharapkan terjadi peningkatanproduksi dan peningkatan tarafekonomi masyarakat melaluidiversifikasi pengolahan bahanmakanan dan peningkatan usaha daripariwisata. Jumlah mahasiswa yangKKN di Desa Batu Betumpangberjumlah 39 orang dan kegiatandimulai dari 20 Juli sampai 24Agustus 2016.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/147</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i1.147</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/147/130</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Erita Rosalina, Duwi Agustina, Vebtasvili Vebtasvili</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/148</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:31:00Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Dissemination Of Information On Environmentally Friendly White Pepper Technology In An Effort To Improve Quality And Sustainable Production In Serdang Village, Toboali District, South Bangka Regency: Penyebaran Informasi Teknologi Lada Putih Ramah Lingkungan Dalam Upaya Peningkatan Mutu Dan Produksi Yang Berkelanjutan Di Desa Serdang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENYEBARAN INFORMASI TEKNOLOGI LADA PUTIH RAMAH LINGKUNGAN DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU DAN PRODUKSI YANG BERKELANJUTAN DI DESA SERDANG KECAMATAN TOBOALI KABUPATEN BANGKA SELATAN: Penyebaran Informasi Teknologi Lada Putih Ramah Lingkungan Dalam Upaya Peningkatan Mutu Dan Produksi Yang Berkelanjutan Di Desa Serdang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pranoto, Yudi Sapta</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan dari kegiatan ini adalah antara lain: 1) Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani untuk melakukan budidaya lada ramah lingkungan, 2) Meningkatkan kesadaran petani untuk melakukan penanganan pasca panen yang baik guna meningkatkan kualitas lada, 3) Menjalin kerjasama kemitraan antara perguruan tinggi, masyarakat, dan BP3L. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 20 Juli- 24 Agustus 2016 di Desa Serdang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Strategi pokok yang diterapkan adalah melalui sosialisasi, demonstrasi plot, dan pendampingan untuk petani dengan lima kegiatan operasional utama yakni: 1) Penyuluhan budidaya lada putih ramah lingkungan, 2) Penyuluhan pengolahan pascapanen, 3) Demonstrasi plot pembibitan lada, 4) Demonstrasi plot bak perendaman, dan 5) Pembentukan kelompok petani lada dan data base petani lada. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan: 1) Peningkatan pengetahuan dan kesadaran petani tentang budidaya lada ramah lingkungan, dan 2) Meningkatnya kesadaran petani dalam penanganan pasca panen lada yang baik sehingga mutu lada meningkat, 3) Terjalinnya kerjasama kemitraan antara perguruan tinggi, masyarakat dan BP3L</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Tujuan dari kegiatan ini adalah antara lain: 1) Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani untuk melakukan budidaya lada ramah lingkungan, 2) Meningkatkan kesadaran petani untuk melakukan penanganan pasca panen yang baik guna meningkatkan kualitas lada, 3) Menjalin kerjasama kemitraan antara perguruan tinggi, masyarakat, dan BP3L. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 20 Juli- 24 Agustus 2016 di Desa Serdang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Strategi pokok yang diterapkan adalah melalui sosialisasi, demonstrasi plot, dan pendampingan untuk petani dengan lima kegiatan operasional utama yakni: 1) Penyuluhan budidaya lada putih ramah lingkungan, 2) Penyuluhan pengolahan pascapanen, 3) Demonstrasi plot pembibitan lada, 4) Demonstrasi plot bak perendaman, dan 5) Pembentukan kelompok petani lada dan data base petani lada. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan: 1) Peningkatan pengetahuan dan kesadaran petani tentang budidaya lada ramah lingkungan, dan 2) Meningkatnya kesadaran petani dalam penanganan pasca panen lada yang baik sehingga mutu lada meningkat, 3) Terjalinnya kerjasama kemitraan antara perguruan tinggi, masyarakat dan BP3L</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/148</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.148</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/148/131</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Yudi Sapta Pranoto</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/149</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:30:08Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Community Empowerment in Utilizing Crab Waste As Fish Feed In Tukak Village, South Bangka: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Limbah Rajungan Sebagai Pakan Ikan Di Desa Tukak, Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH RAJUNGAN SEBAGAI PAKAN IKAN DI DESA TUKAK, BANGKA SELATAN: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Limbah Rajungan Sebagai Pakan Ikan Di Desa Tukak, Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Supratman, Okto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Umroh, Umroh</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Limbah rajungan selama ini menimbulkan berbagai permasalahan bagi masyarakat Desa Tukak. Permasalahan ini dapat diatasi dengan cara pengelolaan limbah rajungan menjadi pakan ikan yang memiliki nilai ekonomis. Pakan ini kemudian bisa diaplikasikan ke budidaya ikan lele dengan kolam terpal. Tujuan pengabdian ini yaitu 1) Pemanfaatan limbah rajungan menjadi pakan ikan, 2) Budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal, dan 3) Pemulihan tambak ikan yang selama ini tidak dimanfaatkan oleh warga Desa Tukak. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara pendampingan langsung, peragaan dan pelatihan ke siswa SMK Perikanan Tukak Sadai, Karang Taruna dan Masyarakat Desa Tukak. Hasil kegiatan produk pakan ikan dari limbah rajungan, kolam terpal dan rekomendasi untuk upaya pemulihan tambak di Desa Tukak. Kegiatan ini terlihat adanya respons positif dari Siswa SMK Perikanan Tukak Sadai, Karang Taruna dan Masyarakat Desa Tukak, karana akan merencanakan pembuatan kolam terpal yang lebih banyak sebagai usaha untuk meningkatkan perekonomian masyrakat.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Limbah rajungan selama ini menimbulkan berbagai permasalahan bagi masyarakat Desa Tukak. Permasalahan ini dapat diatasi dengan cara pengelolaan limbah rajungan menjadi pakan ikan yang memiliki nilai ekonomis. Pakan ini kemudian bisa diaplikasikan ke budidaya ikan lele dengan kolam terpal. Tujuan pengabdian ini yaitu 1) Pemanfaatan limbah rajungan menjadi pakan ikan, 2) Budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal, dan 3) Pemulihan tambak ikan yang selama ini tidak dimanfaatkan oleh warga Desa Tukak. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara pendampingan langsung, peragaan dan pelatihan ke siswa SMK Perikanan Tukak Sadai, Karang Taruna dan Masyarakat Desa Tukak. Hasil kegiatan produk pakan ikan dari limbah rajungan, kolam terpal dan rekomendasi untuk upaya pemulihan tambak di Desa Tukak. Kegiatan ini terlihat adanya respons positif dari Siswa SMK Perikanan Tukak Sadai, Karang Taruna dan Masyarakat Desa Tukak, karana akan merencanakan pembuatan kolam terpal yang lebih banyak sebagai usaha untuk meningkatkan perekonomian masyrakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/149</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.149</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/149/132</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Okto Supratman, Umroh Umroh</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/150</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:31:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Identification Of Potential Mangrove Resources In The Coastal District Of Simpang Pesak East Belitung Regency As An Alternative For Sustainable Ecotourism Development: Identifikasi Potensi Sumberdaya Mangrove Di Pesisir Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur Sebagai Alternatif Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IDENTIFIKASI POTENSI SUMBERDAYA MANGROVE DI PESISIR KECAMATAN SIMPANG PESAK KABUPATEN BELITUNG TIMUR SEBAGAI ALTERNATIF PENGEMBANGAN EKOWISATA BERKELANJUTAN: Identifikasi Potensi Sumberdaya Mangrove Di Pesisir Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur Sebagai Alternatif Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Akhrianti, Irma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Secara geografis Kecamatan Simpang Pesak merupakan kawasan pesisir dengan kondisi ekosistem mangrove yang cukup baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengkaji potensi sumberdaya mangrove di pesisir Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur sebagai alternatif pengembangan ekowisata berkelanjutan dengan pendekatan 1) Keanekaragaman jenis mangrove, 2) Pengetahuan masyarakat terhadap ekosistem mangrove, dan 3) Pembangunan sarana penunjang. Pengabdian berlangsung pada tanggal 20 Juli – 23 Agustus 2016 di Kecamatan Simpang Pesak, dengan metode survei, presentasi, dan observasi. Ditemukan 13 Jenis mangrove di Kecamatan Simpang Pesak, dengan jumlah terbanyak ditemukan pada Desa Dukong. Berdasarkan hasil identifikasi potensi sumberdaya mangrove yang melibatkan masyarakat, dapat dikatakan Kecamatan Simpang Pesak berpotensi untuk dijadikan kawasan ekowisata mangrove, hal ini tercermin dari tingginya minat masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Tingginya minat dan partisipasi masyarakat juga terlihat pada kegiatan pengabdian KKN Tematik dalam rangka peningkatan keterampilan (skill) ibuibu PKK maupun istri-istri nelayan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Secara geografis Kecamatan Simpang Pesak merupakan kawasan pesisir dengan kondisi ekosistem mangrove yang cukup baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengkaji potensi sumberdaya mangrove di pesisir Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur sebagai alternatif pengembangan ekowisata berkelanjutan dengan pendekatan 1) Keanekaragaman jenis mangrove, 2) Pengetahuan masyarakat terhadap ekosistem mangrove, dan 3) Pembangunan sarana penunjang. Pengabdian berlangsung pada tanggal 20 Juli – 23 Agustus 2016 di Kecamatan Simpang Pesak, dengan metode survei, presentasi, dan observasi. Ditemukan 13 Jenis mangrove di Kecamatan Simpang Pesak, dengan jumlah terbanyak ditemukan pada Desa Dukong. Berdasarkan hasil identifikasi potensi sumberdaya mangrove yang melibatkan masyarakat, dapat dikatakan Kecamatan Simpang Pesak berpotensi untuk dijadikan kawasan ekowisata mangrove, hal ini tercermin dari tingginya minat masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Tingginya minat dan partisipasi masyarakat juga terlihat pada kegiatan pengabdian KKN Tematik dalam rangka peningkatan keterampilan (skill) ibuibu PKK maupun istri-istri nelayan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/150</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.150</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/150/133</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Irma Akhrianti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/151</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:33:52Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pedindang Village In An Effort To Implement The Concept Of Blue Economy: Utilization Of Fish Waste To Make Pelor (Organic Pellets) As An Alternative Feed For Dumbo Catfish Cultivation: Desa Pedindang Dalam Upaya Implementasi Konsep Blue Economy: Pemanfaatan Limbah Ikan Untuk Pembuatan Pelor (Pelet Organik) Sebagai Pakan Alternatif Budidaya Ikan Lele Dumbo</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IbM DESA PEDINDANG DALAM UPAYA IMPLEMENTASI KONSEP BLUE ECONOMY: PEMANFAATAN LIMBAH IKAN UNTUK PEMBUATAN PELOR (PELET ORGANIK) SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF BUDIDAYA IKAN LELE DUMBO: Desa Pedindang Dalam Upaya Implementasi Konsep Blue Economy: Pemanfaatan Limbah Ikan Untuk Pembuatan Pelor (Pelet Organik) Sebagai Pakan Alternatif Budidaya Ikan Lele Dumbo</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Bidayani, Endang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Biaya pakan menjadi kendala tersendiri bagi pembudidaya ikan khususnya di Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu pembudidaya mampu memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri, melalui pemanfaatan limbah ikan dan sayur. Selain itu, membantu pembudidaya mengatur keuangan usaha agar lebih professional. Metode pengabdian kepada masyarakat adalah aplikasi pembuatan pelet organik (pelor), sekaligus analisis kelayakan usaha pembuatan pakan meliputi analisa laba/rugi, payback period (PP), Return of Investmen (ROI), dan R/C Ratio. Hasil pengabdian, pembudidaya ikan dapat mengaplikasikan teknologi pembuatan pelor sederhana. Hasil analisa kelayakan usaha memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan pembudidaya ikan. Jika sebelum ada teknologi keuntungan pembudidaya ikan sebesar Rp 8.069.600,- per 7.000 ekor lele budidaya, maka setelah adanya teknologi, pendapatan pembudidaya meningkat 23% menjadi Rp 9.962.189,5 per 7.000 ekor lele budidaya selama periode pemeliharaan 3 bulan. Aplikasi teknologi ini memiliki periode pengembalian investasi cukup pendek yaitu 0,4 tahun, nilai pengembalian investasi (ROI) sebesar 245,7%, dan R/C ratio sebesar 1,3 atau lebih dari 1 sehingga usaha pembuatan pakan ini layak dikembangkan. Pembudidayajuga mampu mengelola keuangan secara lebih professional</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Biaya pakan menjadi kendala tersendiri bagi pembudidaya ikan khususnya di Desa Pedindang Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu pembudidaya mampu memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri, melalui pemanfaatan limbah ikan dan sayur. Selain itu, membantu pembudidaya mengatur keuangan usaha agar lebih professional. Metode pengabdian kepada masyarakat adalah aplikasi pembuatan pelet organik (pelor), sekaligus analisis kelayakan usaha pembuatan pakan meliputi analisa laba/rugi, payback period (PP), Return of Investmen (ROI), dan R/C Ratio. Hasil pengabdian, pembudidaya ikan dapat mengaplikasikan teknologi pembuatan pelor sederhana. Hasil analisa kelayakan usaha memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan pembudidaya ikan. Jika sebelum ada teknologi keuntungan pembudidaya ikan sebesar Rp 8.069.600,- per 7.000 ekor lele budidaya, maka setelah adanya teknologi, pendapatan pembudidaya meningkat 23% menjadi Rp 9.962.189,5 per 7.000 ekor lele budidaya selama periode pemeliharaan 3 bulan. Aplikasi teknologi ini memiliki periode pengembalian investasi cukup pendek yaitu 0,4 tahun, nilai pengembalian investasi (ROI) sebesar 245,7%, dan R/C ratio sebesar 1,3 atau lebih dari 1 sehingga usaha pembuatan pakan ini layak dikembangkan. Pembudidayajuga mampu mengelola keuangan secara lebih professional</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/151</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.151</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/151/134</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Endang Bidayani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/152</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:34:47Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Dissemination Of Fish Feed Making Technology Based On Local Raw Materials And Simple Applicative Technology As An Effort To Increase Profits For Fish Farmers In Tua Tunu Village, Pangkalpinang City: Diseminasi Teknologi Pembuatan Pakan Ikan Berbasis Bahan Baku Lokal Dan Teknologi Aplikatif Sederhana Sebagai Upaya Meningkatkan Keuntungan Bagi Pembudidaya Ikan Di Desa Tua Tunu,Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">DISEMINASI TEKNOLOGI PEMBUATAN PAKAN IKAN BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL DAN TEKNOLOGI APLIKATIF SEDERHANA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEUNTUNGAN BAGI PEMBUDIDAYA IKAN DI DESA TUA TUNU,KOTA PANGKALPINANG: Diseminasi Teknologi Pembuatan Pakan Ikan Berbasis Bahan Baku Lokal Dan Teknologi Aplikatif Sederhana Sebagai Upaya Meningkatkan Keuntungan Bagi Pembudidaya Ikan Di Desa Tua Tunu,Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetiyono, Eva</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syaputra, Denny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pakan ikan merupakan permasalahan utama dalam kegiatan usaha bisnis budidaya ikan. Hal ini dikarenakan kebutuhan biaya untuk pembelian pakan ikan menghabiskan 60 – 70% biaya operasional produksi. Kondisi ini berdampak pada menurunnya pendapatan (income) bagi para pembudidaya ikan. Pembudidaya Ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang merupakan pembudidaya ikan yang bergerak dalam kegiatan budidaya ikan air tawar. Selama ini kegiatan budidaya ikan yang dilakukan oleh para pembudidaya terkendala oleh besarnya biaya pakan yang dikeluarkan. Bangka Belitung memiliki potensi perairan laut yang menghasilkan ikan-ikan rucah dalam jumlah yang berlimpah. Ikan rucah harganya murah dan bisa digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan pakan ikan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa pemanfaatan bahan baku lokal berupa ikan rucah untuk dijadikan bahan baku bagi pembuatan pakan ikan dengan menggunakan teknologi sederhana yang aplikatif. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya ikan yang dimiliki oleh para pembudidaya ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang. Hasil dari kegiatan ini yaitu Aplikasi dan desain teknologimampu membantu pembudidaya ikan dalam membuat pakan mandiri. Teknologi yang diterapkan berjalan dengan baik dan membantu mitra pembudidaya ikan dalam mendapatkan keuntungan yang optimal. Biaya produksi untuk pembelian pakan ikan berkurang. Bila dibandingkan dengan pakan pabrik (pakan komersil) terdapat perbedaan yang menunjukan pakan mandiri lebih menguntungkan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pakan ikan merupakan permasalahan utama dalam kegiatan usaha bisnis budidaya ikan. Hal ini dikarenakan kebutuhan biaya untuk pembelian pakan ikan menghabiskan 60 – 70% biaya operasional produksi. Kondisi ini berdampak pada menurunnya pendapatan (income) bagi para pembudidaya ikan. Pembudidaya Ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang merupakan pembudidaya ikan yang bergerak dalam kegiatan budidaya ikan air tawar. Selama ini kegiatan budidaya ikan yang dilakukan oleh para pembudidaya terkendala oleh besarnya biaya pakan yang dikeluarkan. Bangka Belitung memiliki potensi perairan laut yang menghasilkan ikan-ikan rucah dalam jumlah yang berlimpah. Ikan rucah harganya murah dan bisa digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan pakan ikan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa pemanfaatan bahan baku lokal berupa ikan rucah untuk dijadikan bahan baku bagi pembuatan pakan ikan dengan menggunakan teknologi sederhana yang aplikatif. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya ikan yang dimiliki oleh para pembudidaya ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang. Hasil dari kegiatan ini yaitu Aplikasi dan desain teknologimampu membantu pembudidaya ikan dalam membuat pakan mandiri. Teknologi yang diterapkan berjalan dengan baik dan membantu mitra pembudidaya ikan dalam mendapatkan keuntungan yang optimal. Biaya produksi untuk pembelian pakan ikan berkurang. Bila dibandingkan dengan pakan pabrik (pakan komersil) terdapat perbedaan yang menunjukan pakan mandiri lebih menguntungkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/152</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.152</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/152/135</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Eva Prasetiyono, Denny Syaputra</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/153</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:35:41Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">House Of Education And Mental Revolution For The Poor And Orphans To Educate The Nation&#039;s Children: Rumah Pendidikan Dan Revolusi Mental Untuk Fakir Miskin Dan Anak Yatim Piatu Guna Mencerdaskan Anak Bangsa</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">RUMAH PENDIDIKAN DAN REVOLUSI MENTAL UNTUK FAKIR MISKIN DAN ANAK YATIM PIATU GUNA MENCERDASKAN ANAK BANGSA: Rumah Pendidikan Dan Revolusi Mental Untuk Fakir Miskin Dan Anak Yatim Piatu Guna Mencerdaskan Anak Bangsa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kusumah, Echo Perdana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusnita, Maya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyudin, Nanang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendidikan mempengaruhi aspekaspek kehidupan manusia mulai dari segi ahlak, moral, pengetahuan hingga penghidupan seseorang di masa depan. Oleh karena itu pendidikan seharusnya menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan, karena tingkat pendidikan masyarakat sangat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di suatu negara yang berdaulat. Sebagian diantara masyarakat Indonesia mengalami kemiskinan yang cukup memprihatikan sehingga terjadinya mata rantai pendidikan yang terputus. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan IbM (IPTEK bagi Masyarakat), penulis mencoba berinisiatif untuk membuat sebuah wadah pembelajaran yang disebut Rumah Pendidikan dan Revolusi Mental bagi mereka yang kurang beruntung karena tidak memiliki orang tua, putus sekolah karena kekurangan biaya dan sebagai tindakan preventif dalam rangka menurunkan gejala vandalisme dan kriminalisme di Desa Balunijuk, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Rumah Pendidikan dan Revolusi Mental yang penulis sediakan dibuat dengan beberapa kluster kompetensi yang dimiliki oleh peserta dengan jumlah maksimal 20 peserta dan batas waktu efektif dua bulan. Metode observasi lapangan, wawancara dan survei langsung digunakan untuk mendapatkan gambaran deskriptif kualitatif dankuantitatif serta uji Wilcoxon dengan aplikasi SPSS versi 22 untuk mengetahui nilai kemampuan ilmu komputer sebelum dan sesudah pelatihan para peserta. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat perdesaaan dan memberikan kontribusi terhadap literatur pendidikan dalam bentuk publikasi ilmiah.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pendidikan mempengaruhi aspekaspek kehidupan manusia mulai dari segi ahlak, moral, pengetahuan hingga penghidupan seseorang di masa depan. Oleh karena itu pendidikan seharusnya menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan, karena tingkat pendidikan masyarakat sangat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di suatu negara yang berdaulat. Sebagian diantara masyarakat Indonesia mengalami kemiskinan yang cukup memprihatikan sehingga terjadinya mata rantai pendidikan yang terputus. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan IbM (IPTEK bagi Masyarakat), penulis mencoba berinisiatif untuk membuat sebuah wadah pembelajaran yang disebut Rumah Pendidikan dan Revolusi Mental bagi mereka yang kurang beruntung karena tidak memiliki orang tua, putus sekolah karena kekurangan biaya dan sebagai tindakan preventif dalam rangka menurunkan gejala vandalisme dan kriminalisme di Desa Balunijuk, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Rumah Pendidikan dan Revolusi Mental yang penulis sediakan dibuat dengan beberapa kluster kompetensi yang dimiliki oleh peserta dengan jumlah maksimal 20 peserta dan batas waktu efektif dua bulan. Metode observasi lapangan, wawancara dan survei langsung digunakan untuk mendapatkan gambaran deskriptif kualitatif dankuantitatif serta uji Wilcoxon dengan aplikasi SPSS versi 22 untuk mengetahui nilai kemampuan ilmu komputer sebelum dan sesudah pelatihan para peserta. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat perdesaaan dan memberikan kontribusi terhadap literatur pendidikan dalam bentuk publikasi ilmiah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/153</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.153</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/153/136</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Echo Perdana Kusumah, Maya Yusnita, Nanang Wahyudin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/154</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:37:06Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Improving Drinking Water Quality Using Simple Filtering Based On Snail Gonggong Shell Waste In Kulur Ilir Village, Central Bangka Regency: Peningkatan Kualitas Air Minum Menggunakan Penyaringan Sederhana Berbasis Limbah Cangkang Siput Gonggong Di Desa Kulur Ilir Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENINGKATAN KUALITAS AIR MINUM MENGGUNAKAN PENYARINGAN SEDERHANA BERBASIS LIMBAH CANGKANG SIPUT GONGGONG DI DESA KULUR ILIR KABUPATEN BANGKA TENGAH: Peningkatan Kualitas Air Minum Menggunakan Penyaringan Sederhana Berbasis Limbah Cangkang Siput Gonggong Di Desa Kulur Ilir Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijianti, Eka Sari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurhadini, Nurhadini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saparin, Saparin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat desa Kulur Ilir adalah kurang tersedianya sumber air yang memenuhi baku mutu air minum terutama derajat keasaman air (pH) yang rendah yaitu berkisar antara 3,9– 5,6. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat diharapkan dapat membuat dan menggunakan alat penyaringan air sederhana skala rumah tangga untuk memperoleh sumber air yang memenuhi baku mutu air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Metode yang digunakan adalah membuat penyaringan sederhana menggunakan bahan-bahan yang tersedia di desa Kulur Ilir, antara lain : serbuk arang, batu kerikil, pasir pantai, ijuk/sabut kelapa, limbah cangkang siput gonggong yang terdapat di pesisir pantai desa Kulur Ilir. Cangkang siput gonggong dapat meningkatkan pH air karena mengandung kalsium karbonat yang tinggi. Selain itu menggunakan wadah penampungan air sumur dari drum 520 liter. Program ini membuat masyarakat desa Kulur Ilir memperoleh pengetahuan tentang pentingnya mengkonsumsi air minum yang baik untuk kesehatan. Selain itu, masyarakat mengetahui cara pembuatan alat penyaringansederhana. Berdasarkan hasil pengukuran pH air (7-8) dan fisik air (tidak berwarna, tidak berasa dan berbau) sesudah dilakukan penyaringan maka penyaringan sederhana berbasis cangkang siput gonggong dapat meningkatkan kualitas air minum masyarakat yang bersumber dari air sumur. Peninjauan (survey) kembali ke masyarakat diperoleh bahwa masyarakat mengaplikasikan kegiatan yang telah dilakukan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat desa Kulur Ilir adalah kurang tersedianya sumber air yang memenuhi baku mutu air minum terutama derajat keasaman air (pH) yang rendah yaitu berkisar antara 3,9– 5,6. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat diharapkan dapat membuat dan menggunakan alat penyaringan air sederhana skala rumah tangga untuk memperoleh sumber air yang memenuhi baku mutu air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Metode yang digunakan adalah membuat penyaringan sederhana menggunakan bahan-bahan yang tersedia di desa Kulur Ilir, antara lain : serbuk arang, batu kerikil, pasir pantai, ijuk/sabut kelapa, limbah cangkang siput gonggong yang terdapat di pesisir pantai desa Kulur Ilir. Cangkang siput gonggong dapat meningkatkan pH air karena mengandung kalsium karbonat yang tinggi. Selain itu menggunakan wadah penampungan air sumur dari drum 520 liter. Program ini membuat masyarakat desa Kulur Ilir memperoleh pengetahuan tentang pentingnya mengkonsumsi air minum yang baik untuk kesehatan. Selain itu, masyarakat mengetahui cara pembuatan alat penyaringansederhana. Berdasarkan hasil pengukuran pH air (7-8) dan fisik air (tidak berwarna, tidak berasa dan berbau) sesudah dilakukan penyaringan maka penyaringan sederhana berbasis cangkang siput gonggong dapat meningkatkan kualitas air minum masyarakat yang bersumber dari air sumur. Peninjauan (survey) kembali ke masyarakat diperoleh bahwa masyarakat mengaplikasikan kegiatan yang telah dilakukan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/154</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.154</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/154/137</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Eka Sari Wijianti, Nurhadini Nurhadini, Saparin Saparin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/155</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:38:00Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Utilization Of Sungai Tanah Bawah Waters Through Environmentally Sound Polyculture Technology: Pemanfaatan Perairan Sungai Tanah Bawah Melalui Teknologi Budidaya Polikultur Berwawasan Lingkungan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMANFAATAN PERAIRAN SUNGAI TANAH BAWAH MELALUI TEKNOLOGI BUDIDAYA POLIKULTUR BERWAWASAN LINGKUNGAN: Pemanfaatan Perairan Sungai Tanah Bawah Melalui Teknologi Budidaya Polikultur Berwawasan Lingkungan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Muslih, Khoirul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syarif, Ahmad Fahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Tanah Bawah memiliki potensi lahan dengan ketersediaan sumber air yang melimpah. Selain dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air baku konsumsi, mandi dan cuci, potensi lahan perairan dapat dioptimalkan untuk pengembangan budidaya perikanan. Budidaya polikultur diharapkan dapat memberdayakan masyarakat serta menjadikan Desa Tanah Bawah berpotensi menjadi desa mandiri pangan dari produksi padi sawah dan hasil perkebunan yang melimpah serta perikanan budidaya. Teknologi budidaya polikultur dinilai ramah lingkungan karena didesain untuk meminimalisir limbah buangan sisa pakan yang tidak termanfaatkan. Daya dukung lingkungan perairan bisa tetap dipertahankan. Selain itu secara hitungan ekonomi, pilihan teknologi budidaya polikultur dengan sistem KJA dinilai sangat menguntungkan karena hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem monokultur. Hasil panen ikan yang berlipat dari dua komoditas yang dibudidayakan (ikan nila dan ikan mas), otomatis akan mendatangkan keuntungan yang berlipat juga walaupun dengan input biaya produksi yang sama, karena efisiensi dan pemanfaatan pakan yang optimal. Pelaksanaan IbM ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat secara signifikan dan dapat berkelanjutan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Tanah Bawah memiliki potensi lahan dengan ketersediaan sumber air yang melimpah. Selain dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air baku konsumsi, mandi dan cuci, potensi lahan perairan dapat dioptimalkan untuk pengembangan budidaya perikanan. Budidaya polikultur diharapkan dapat memberdayakan masyarakat serta menjadikan Desa Tanah Bawah berpotensi menjadi desa mandiri pangan dari produksi padi sawah dan hasil perkebunan yang melimpah serta perikanan budidaya. Teknologi budidaya polikultur dinilai ramah lingkungan karena didesain untuk meminimalisir limbah buangan sisa pakan yang tidak termanfaatkan. Daya dukung lingkungan perairan bisa tetap dipertahankan. Selain itu secara hitungan ekonomi, pilihan teknologi budidaya polikultur dengan sistem KJA dinilai sangat menguntungkan karena hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem monokultur. Hasil panen ikan yang berlipat dari dua komoditas yang dibudidayakan (ikan nila dan ikan mas), otomatis akan mendatangkan keuntungan yang berlipat juga walaupun dengan input biaya produksi yang sama, karena efisiensi dan pemanfaatan pakan yang optimal. Pelaksanaan IbM ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat secara signifikan dan dapat berkelanjutan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/155</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.155</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/155/138</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Khoirul Muslih, Ahmad Fahrul Syarif</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/156</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:38:45Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Application Of Round Ponds And Bioflocs In Catfish Enlargement In The Mosque Youth Group Paritpadang, Sungailiat, Bangka: Aplikasi Kolam Bundar Dan Bioflok Pada Pembesaran Ikan Lele Di Kelompok Remaja Masjid Paritpadang, Sungailiat, Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">APLIKASI KOLAM BUNDAR DAN BIOFLOK PADA PEMBESARAN IKAN LELE DI KELOMPOK REMAJA MASJID PARITPADANG, SUNGAILIAT, BANGKA: Aplikasi Kolam Bundar Dan Bioflok Pada Pembesaran Ikan Lele Di Kelompok Remaja Masjid Paritpadang, Sungailiat, Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Ardiansyah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Asriani, Euis</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Permasalahan umum pada budidaya ikan lele yang juga terjadi pada kelompok pembudidaya ikan di Sungailiat, kabupaten Bangka adalah penekanan biaya produksi dan peningkatan produktifitas. Penekanan biaya produksi dapat meningkatkan pendapatan atau keuntungan dimana harga ikan lele telah terstandart oleh pasar dan memiliki fluktuasi yang rendah sehingga potensi peningkatan pendapatan pada pengelolaan biaya produksi. Penekanan jumlah kematian, pencegahan penyakit, dan percepatan pertumbuhan dapat memberikan pendapatan yang lebih baik bagi pengusaha budidaya ikan. Remaja masjid di Parit Padang, Bangka telahmerintis usaha bersama dalam pembesaran ikan Lele dan bekerjasama sebagai mitra dalam penerapan teknologi kolam bundar dan bioflok. Teknologi kolam bundar dan pemanfaatan bakteri probiotik dalam teknologi bioflok memiliki potensi membantu penyelesaian masalah dengan produktifitas yang tinggi. Kolam bundar dan bioflok meningkatkan kepadatan tebar, menyediakan pakan alami berupa flok, membantu pencernakan ikan dan mempertahankan kualitas air dengan perombakan unsur organik dalam kolam yang berpotensi meningkatkan kadar amonia dalam media budidaya. Penerapan teknologi dilaksanakan secara bersama antara tim UniversitasBangka Belitung dengan kelompok pembudidaya ikan mitra dengan metode demplot melalui tahap penyamaan visi dan teknis program, pembuatan kolam, persiapan bioflok, penebaran benih, pemeliharaan ikan dan monitoring serta evaluasi. Aplikasi teknologi kolam bundar dan bioflok terlaksana dengan kerjasama yang baik dan memberikan pengalaman berbeda dengan teknologi yang telah digunakan sebelumnya dalam pembesaran ikan lele. Penerapan teknologi bioflok meminimalkan pergantian air, proses grading dan dapat diaplikasikan dengan mudah karena tidak membutuhkan lahan yang luas untuk kepadatan yang tinggi.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Permasalahan umum pada budidaya ikan lele yang juga terjadi pada kelompok pembudidaya ikan di Sungailiat, kabupaten Bangka adalah penekanan biaya produksi dan peningkatan produktifitas. Penekanan biaya produksi dapat meningkatkan pendapatan atau keuntungan dimana harga ikan lele telah terstandart oleh pasar dan memiliki fluktuasi yang rendah sehingga potensi peningkatan pendapatan pada pengelolaan biaya produksi. Penekanan jumlah kematian, pencegahan penyakit, dan percepatan pertumbuhan dapat memberikan pendapatan yang lebih baik bagi pengusaha budidaya ikan. Remaja masjid di Parit Padang, Bangka telahmerintis usaha bersama dalam pembesaran ikan Lele dan bekerjasama sebagai mitra dalam penerapan teknologi kolam bundar dan bioflok. Teknologi kolam bundar dan pemanfaatan bakteri probiotik dalam teknologi bioflok memiliki potensi membantu penyelesaian masalah dengan produktifitas yang tinggi. Kolam bundar dan bioflok meningkatkan kepadatan tebar, menyediakan pakan alami berupa flok, membantu pencernakan ikan dan mempertahankan kualitas air dengan perombakan unsur organik dalam kolam yang berpotensi meningkatkan kadar amonia dalam media budidaya. Penerapan teknologi dilaksanakan secara bersama antara tim UniversitasBangka Belitung dengan kelompok pembudidaya ikan mitra dengan metode demplot melalui tahap penyamaan visi dan teknis program, pembuatan kolam, persiapan bioflok, penebaran benih, pemeliharaan ikan dan monitoring serta evaluasi. Aplikasi teknologi kolam bundar dan bioflok terlaksana dengan kerjasama yang baik dan memberikan pengalaman berbeda dengan teknologi yang telah digunakan sebelumnya dalam pembesaran ikan lele. Penerapan teknologi bioflok meminimalkan pergantian air, proses grading dan dapat diaplikasikan dengan mudah karena tidak membutuhkan lahan yang luas untuk kepadatan yang tinggi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/156</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.156</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/156/139</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Ardiansyah Kurniawan, Euis Asriani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/157</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:39:24Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Increasing Production Capacity And Product Marketing Of Pewter Craft Group In Pangkalpinang: Peningkatan Kapasitas Produksi Dan Pemasaran Produk Kelompok Kerajinan Pewter Di Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI DAN PEMASARAN PRODUK KELOMPOK KERAJINAN PEWTER DI PANGKALPINANG: Peningkatan Kapasitas Produksi Dan Pemasaran Produk Kelompok Kerajinan Pewter Di Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rodiawan, Rodiawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rosa, Firlya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kelompok pengrajin pewter di Pangkalpinang telah berdiri sejak tahun 90-an dengan teknologi yang sangat sederhana. Perkembangan kelompok pengrajin tersebut sangat lambat baik dilihat dari teknologi yang digunakan maupun omset yang dikelola. Permasalahan yang dialami oleh para pengrajin adalah bagaimana memproduksi produk kerajinan pewter dengan berbagai motif yang dapat menarik calon konsumen dengan kemampuan produksi yang banyak. Permasalahan lain yang dialami pengrajin adalah bagaimana cara memasarkan produk kerajinan mereka sehingga dapat menarik minat calon konsumen untuk membeli. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan membuat berbagai motif cetakan pewter yang terbuat dari bahan alumunium sedangkan cara memasarkan produk kerajinan pewteradalah dengan mendatangi calon konsumen dengan menawarkan motifmotif yang melambangkan logo institusi, logo produk, ataupun merek dagang. Kegiatan ini dapat membuat berbagai motif cetakan dengan kemampuan produksi yang banyak serta mendapatkan tanggapan yang sangat positif dari calon konsumen</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kelompok pengrajin pewter di Pangkalpinang telah berdiri sejak tahun 90-an dengan teknologi yang sangat sederhana. Perkembangan kelompok pengrajin tersebut sangat lambat baik dilihat dari teknologi yang digunakan maupun omset yang dikelola. Permasalahan yang dialami oleh para pengrajin adalah bagaimana memproduksi produk kerajinan pewter dengan berbagai motif yang dapat menarik calon konsumen dengan kemampuan produksi yang banyak. Permasalahan lain yang dialami pengrajin adalah bagaimana cara memasarkan produk kerajinan mereka sehingga dapat menarik minat calon konsumen untuk membeli. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan membuat berbagai motif cetakan pewter yang terbuat dari bahan alumunium sedangkan cara memasarkan produk kerajinan pewteradalah dengan mendatangi calon konsumen dengan menawarkan motifmotif yang melambangkan logo institusi, logo produk, ataupun merek dagang. Kegiatan ini dapat membuat berbagai motif cetakan dengan kemampuan produksi yang banyak serta mendapatkan tanggapan yang sangat positif dari calon konsumen</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/157</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v3i2.157</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/157/140</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Rodiawan Rodiawan, Firlya Rosa</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/158</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:42:02Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Village Cooperatives &quot;A Surefire Way To Build The Village Economy&quot;: Koperasi Desa “Cara Jitu Membangun Perekonomian Desa’’</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">KOPERASI DESA “CARA JITU MEMBANGUN PEREKONOMIAN DESA’’: Koperasi Desa “Cara Jitu Membangun Perekonomian Desa’’</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggita, Wenni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pedesaan dengan sektor pertanian sebagai komoditas utama memerlukan koperasi unit desa untuk dapat memberikan bimbingan teknis kepada petani yang masih menggunakan teknologi tradisional yaitu dengan mengadakan penyuluhan dan kursus bagi petani. Bimbingan dan penyuluhan bagi para petani sangat dibutuhkan karena untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Dengan adanya hal tersebut diharapkan tujuan akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan bagi petani yang ada wilayah pedesaan. Selain itu juga koperasi desa atau koperasi unit desa diharapkan dapat menjadi lembaga penjamin kesejahteraan petani.Melalui kegiatan pengabdian yang dilakukan Universitas Bangka Belitung dalam hal secara spesifik melalui kegiatan KKN bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro dan Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Komunitas Bangun Desa Indonesia melakukan upaya- upaya pembentukan koperasi bagi desa. Penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat untuk menjelaskan prinsip- prinsip Koperasi serta pentingnya Koperasi Desa.Mahasiswa sebagai kaum mda yang intelektual dan sebagai agent of change seharusnya mempunyai peranan penting dalam masyarakat. Peranan tersebut harus diwujudkandengan sebuah pengaplikasian yang nyata. Kuliah Kerja Nyata XI Universitas Bangka Belitung dibidang tematik yang diselenggarakan di Desa Paya Benua yang merupakan daerah mata pencarian masyarakatnya petani ini bertujuan untuk membangun perekonomian desa melalui “Koperasi’. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi ke masyarakat dan ke sekolah sekitar dan langsung memberikan pendekatan langsung ke masyarakat yang dilaksanakan mulai 20 Juli sampai dengan 24 Agustus 2016.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pedesaan dengan sektor pertanian sebagai komoditas utama memerlukan koperasi unit desa untuk dapat memberikan bimbingan teknis kepada petani yang masih menggunakan teknologi tradisional yaitu dengan mengadakan penyuluhan dan kursus bagi petani. Bimbingan dan penyuluhan bagi para petani sangat dibutuhkan karena untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Dengan adanya hal tersebut diharapkan tujuan akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan bagi petani yang ada wilayah pedesaan. Selain itu juga koperasi desa atau koperasi unit desa diharapkan dapat menjadi lembaga penjamin kesejahteraan petani.Melalui kegiatan pengabdian yang dilakukan Universitas Bangka Belitung dalam hal secara spesifik melalui kegiatan KKN bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro dan Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Komunitas Bangun Desa Indonesia melakukan upaya- upaya pembentukan koperasi bagi desa. Penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat untuk menjelaskan prinsip- prinsip Koperasi serta pentingnya Koperasi Desa.Mahasiswa sebagai kaum mda yang intelektual dan sebagai agent of change seharusnya mempunyai peranan penting dalam masyarakat. Peranan tersebut harus diwujudkandengan sebuah pengaplikasian yang nyata. Kuliah Kerja Nyata XI Universitas Bangka Belitung dibidang tematik yang diselenggarakan di Desa Paya Benua yang merupakan daerah mata pencarian masyarakatnya petani ini bertujuan untuk membangun perekonomian desa melalui “Koperasi’. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi ke masyarakat dan ke sekolah sekitar dan langsung memberikan pendekatan langsung ke masyarakat yang dilaksanakan mulai 20 Juli sampai dengan 24 Agustus 2016.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/158</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.158</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/158/141</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Wenni Anggita</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/159</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:43:09Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Education-Based Revitalization Of Sungailiat City Forest: Revitalisasi Hutan Kota Sungailiat Berbasis Pendidikan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">REVITALISASI HUTAN KOTA SUNGAILIAT BERBASIS PENDIDIKAN: Revitalisasi Hutan Kota Sungailiat Berbasis Pendidikan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Apriyanti, Yayuk</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hisyam, Endang S</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Hutan Kota Sungailiat merupakan hutan wisata yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai tempat olahraga, perkemahan dan lomba. Manfaat revitalisasi hutan berbasis pendidikan adalah menghidupkan atau mengembangkan hutan kota sungailiat sebagai daya tarik masyarakat untuk rekreasi dan olahraga sekaligus sarana pembelajaran bagi anak-anak dengan adanya infrastruktur berbasis pendidikan tersebut. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan pengabdian ini yakni berupa pembenahan fisik hutan kota Sungailiat yang berada di kecamatan Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Dengan adanya kegiatan ini, potensi hutan kota sungailiat dapat dimaksimalkan secara menyeluruh terutama dalam aspek tempat wisata serta belajar.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Hutan Kota Sungailiat merupakan hutan wisata yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai tempat olahraga, perkemahan dan lomba. Manfaat revitalisasi hutan berbasis pendidikan adalah menghidupkan atau mengembangkan hutan kota sungailiat sebagai daya tarik masyarakat untuk rekreasi dan olahraga sekaligus sarana pembelajaran bagi anak-anak dengan adanya infrastruktur berbasis pendidikan tersebut. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan pengabdian ini yakni berupa pembenahan fisik hutan kota Sungailiat yang berada di kecamatan Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Dengan adanya kegiatan ini, potensi hutan kota sungailiat dapat dimaksimalkan secara menyeluruh terutama dalam aspek tempat wisata serta belajar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/159</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.159</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/159/142</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Yayuk Apriyanti, Endang S Hisyam</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/160</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:43:41Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Community Empowerment Towards A Tourism Village Based On Local Wisdom In Kundi Bersatu Village, West Bangka Regency: Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Kundi Bersatu Kabupaten Bangka Barat</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MENUJU DESA WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA KUNDI BERSATU KAB. BANGKA BARAT: Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Kundi Bersatu Kabupaten Bangka Barat</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayat, Novendra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi dalam pembangunan. Dalam konsep pembangunan, sumber daya manusia menjadi hal penting dalam upaya meningkatkan kemandirian dan kekuatan internal dari sumber daya materi dan nonmaterial yang ada. Konsep pemberdayaan mencakup kekuatan sendiri, kemandirian, pilihan sendiri, kedaulatan hidup sesuai dengan nilai-nilai yang dianut seseorang atau masyarakat, kapasitas untuk memperjuangkan hak, kemerdekaan, pembuatan keputusan sendiri, menjadi bebas, kebangkitan, dan kapabilitas, yang pada dasarnya tertanam dalam nilai dan sistem keyakinan lokal. Pemberdayaan masyarakat menuju desa wisata berbasis kearifan lokal (budaya, pertanian, kehutanan, budidaya kelautan, dan industri kreatif) menjadi penting artinya untuk mengembangkan lapangan kerja dan berusaha serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Kundi, Kundi Air Menduyung, dan Kundi Bukit Terak, sebagai suatu daerah yang memiliki potensi besar untuk diberdayakan menjadi daerah yang lebih berkembang secara sosial dan ekonomi berbasis budaya, pertanian, budidaya laut, dan industri kreatif.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi dalam pembangunan. Dalam konsep pembangunan, sumber daya manusia menjadi hal penting dalam upaya meningkatkan kemandirian dan kekuatan internal dari sumber daya materi dan nonmaterial yang ada. Konsep pemberdayaan mencakup kekuatan sendiri, kemandirian, pilihan sendiri, kedaulatan hidup sesuai dengan nilai-nilai yang dianut seseorang atau masyarakat, kapasitas untuk memperjuangkan hak, kemerdekaan, pembuatan keputusan sendiri, menjadi bebas, kebangkitan, dan kapabilitas, yang pada dasarnya tertanam dalam nilai dan sistem keyakinan lokal. Pemberdayaan masyarakat menuju desa wisata berbasis kearifan lokal (budaya, pertanian, kehutanan, budidaya kelautan, dan industri kreatif) menjadi penting artinya untuk mengembangkan lapangan kerja dan berusaha serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Kundi, Kundi Air Menduyung, dan Kundi Bukit Terak, sebagai suatu daerah yang memiliki potensi besar untuk diberdayakan menjadi daerah yang lebih berkembang secara sosial dan ekonomi berbasis budaya, pertanian, budidaya laut, dan industri kreatif.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/160</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.160</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/160/143</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Novendra Hidayat</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/161</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:44:17Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Cultivation Of Food Mushrooms And Plant Tissue Culture At Household Scale As An Effort To Increase Community Productivity: Budidaya Jamur Pangan Dan Kultur Jaringan Tanaman Skala Rumah Tangga Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Masyarakat</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IBM BUDIDAYA JAMUR PANGAN DAN KULTUR JARINGAN TANAMAN SKALA RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT: Budidaya Jamur Pangan Dan Kultur Jaringan Tanaman Skala Rumah Tangga Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Masyarakat</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayati, Nur Annis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sari, Eka</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggraeni, Anggraeni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Namang dan Desa Balunijuk merupakan daerah di sekitar Universitas Bangka Belitung yang memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Mitra kegiatan IbM ini, yaitu Komunitas Pelawan Desa Namang dan Karang Taruna Desa Balunijuk merupakan kelompok masyarakat yang kurang produktif namun memiliki keinginan kuat untuk memperbaiki perekonomiannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait budidaya jamur dan penerapan teknologi perbanyakan tanaman dalam laboratorium skala rumah tangga. Dalam pelaksanaannya, para mitra dilatih beberapa teknik budidaya (sterilisasi, inisiasi dan pembibitan tanaman dan jamur), didampingi dalam melakukan teknikteknik tersebut dan dilatih untuk membuat analisis keuntungan sederhana untuk kegiatan lebih lanjut. Secara umum, mitra menyambut baik kegiatan ini. Rangkaian kegiatan yang direncanakan dapat dilaksanakan dengan dengan baik dan antusiasme yang tinggi. Mitra yang dilatih dapat mengikuti kegiatan pelatihan dengan baik dan menularkan semangat dan ilmu yang mereka peroleh kepada warga desa. Dengan adanya kegiatan ini, mitra dan masyarakat desa mitra dapat memahami teknik budidayajamur pangan dan kultur jaringan skala rumah tangga untuk meningkatkan produktivitasnya.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Namang dan Desa Balunijuk merupakan daerah di sekitar Universitas Bangka Belitung yang memiliki potensi alam yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Mitra kegiatan IbM ini, yaitu Komunitas Pelawan Desa Namang dan Karang Taruna Desa Balunijuk merupakan kelompok masyarakat yang kurang produktif namun memiliki keinginan kuat untuk memperbaiki perekonomiannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait budidaya jamur dan penerapan teknologi perbanyakan tanaman dalam laboratorium skala rumah tangga. Dalam pelaksanaannya, para mitra dilatih beberapa teknik budidaya (sterilisasi, inisiasi dan pembibitan tanaman dan jamur), didampingi dalam melakukan teknikteknik tersebut dan dilatih untuk membuat analisis keuntungan sederhana untuk kegiatan lebih lanjut. Secara umum, mitra menyambut baik kegiatan ini. Rangkaian kegiatan yang direncanakan dapat dilaksanakan dengan dengan baik dan antusiasme yang tinggi. Mitra yang dilatih dapat mengikuti kegiatan pelatihan dengan baik dan menularkan semangat dan ilmu yang mereka peroleh kepada warga desa. Dengan adanya kegiatan ini, mitra dan masyarakat desa mitra dapat memahami teknik budidayajamur pangan dan kultur jaringan skala rumah tangga untuk meningkatkan produktivitasnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/161</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.161</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/161/144</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Nur Annis Hidayati, Eka Sari, Anggraeni Anggraeni</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/162</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:48:47Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Economic Analysis Of Marine Protected Area (MPA) Resources Through Coastal Community Empowerment And Marine Tourism Development: Analisis Ekonomi Sumber Daya Kawasan Konservasi Laut Marine Protected Area (MPA) Melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dan Pengembangan Wisata Bahari</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">ANALISIS EKONOMI SUMBER DAYA KAWASAN KONSERVASI LAUT MARINE PROTECTED AREA (MPA) MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DAN PENGEMBANGAN WISATA BAHARI: Analisis Ekonomi Sumber Daya Kawasan Konservasi Laut Marine Protected Area (MPA) Melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dan Pengembangan Wisata Bahari</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dalimunthe, Desy Yuliana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sulistiana, Ineu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahria, Izma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Marine Protected Area (MPA) merupakan salah satu instrumen yang didesain langsung pada pengendalian sumber daya alam, yaitu berupa penentuan suatu kawasan sebagai kawasan konservasi. Kawasan konservasi laut (Marine Protected Area) ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang tidak hanya bersifat tangible (terukur), namun juga bersifat intangible (tidak terukur). Manfaat terukur biasanya digolongkan ke dalam manfaat kegunaan, baik yang dikonsumsi maupun tidak, sementara manfaat tidak terukur berupa manfaat non kegunaan yang lebih bersifat pemeliharaan ekosistem dalam jangka panjang. Hal ini tentunya sejalan dengan konsep dari KKN Tematik XII UBB ini untuk adanya program KKN yang berkelanjutan (sustainable).KKN Tematik XII UBB Tahun 2017 di Desa Rebo Kabupaten Bangka ini diikuti sebanyak 44 mahasiswa dari berbagai fakultas, yakni dari Fakultas Ekonomi sebanyak 28 orang, Fakultas Hukum sebanyak 7 orang, 1 orang mahasiswa dari FISIP, 2 orang mahasiswa dari FPPB dan terakhir sebanyak 6 orang dari Fakultas Teknik.Program utama dari kegiatan KKN Tematik XII UBB Tahun 2017 ini yang tersentral pada kegiatan Marine Protected Area (MPA) ini terdiri dari beberapa sub program diantaranya: 1) Sosialisasi mengenai kawasan konservasi laut/Marine Protected Area (MPA) dan pentingnya tempat konservasi spesies laut yang bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Dinas Pariwisata, 2) Sosialisasi mengenai pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan daur ulang sampah melalui kreativitas masyarakat, 3) Pendampingan mengenai cara penangkapan ikan masyarakat pesisir khususnya nelayan setempat, 4) Pendirian spot mini konservasi ekosistem laut berupa penanaman mangrove, cemara laut, ketapang dan jambu mente di area tertentu guna mencegah abrasi serta tak luput pula adanya program tambahan berupa pendirian spot foto di area pantai dan adanya progam bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bangka mengenai bantuan terhadap anak putus sekolah, orang tua yang hidup sendiri, dan masih banyak lagi.Hasil dari KKN Tematik ini tentunya berdampak langsung dari sisi kehidupan warga Desa Rebo sendiri&amp;nbsp;mengingat program utama yang memfokuskan kegiatan pada Marine Protected Area (MPA) melalui penanaman sebanyak 5000 bibit mangrove, bibit cemara laut dan ketapang ini bersifat sustainable atau berkelanjutan sehingga tentunya semua pihak bisa ikut serta untuk melestarikan area pesisir pantai terutama bagi masayarakat setempat dan sebagai planning kedepan dari Dinas Pariwisata serta dari Dinas Kelauatan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan didirikannya spot area pemeliharaan ekosistem kepiting bakau.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Marine Protected Area (MPA) merupakan salah satu instrumen yang didesain langsung pada pengendalian sumber daya alam, yaitu berupa penentuan suatu kawasan sebagai kawasan konservasi. Kawasan konservasi laut (Marine Protected Area) ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang tidak hanya bersifat tangible (terukur), namun juga bersifat intangible (tidak terukur). Manfaat terukur biasanya digolongkan ke dalam manfaat kegunaan, baik yang dikonsumsi maupun tidak, sementara manfaat tidak terukur berupa manfaat non kegunaan yang lebih bersifat pemeliharaan ekosistem dalam jangka panjang. Hal ini tentunya sejalan dengan konsep dari KKN Tematik XII UBB ini untuk adanya program KKN yang berkelanjutan (sustainable).KKN Tematik XII UBB Tahun 2017 di Desa Rebo Kabupaten Bangka ini diikuti sebanyak 44 mahasiswa dari berbagai fakultas, yakni dari Fakultas Ekonomi sebanyak 28 orang, Fakultas Hukum sebanyak 7 orang, 1 orang mahasiswa dari FISIP, 2 orang mahasiswa dari FPPB dan terakhir sebanyak 6 orang dari Fakultas Teknik.Program utama dari kegiatan KKN Tematik XII UBB Tahun 2017 ini yang tersentral pada kegiatan Marine Protected Area (MPA) ini terdiri dari beberapa sub program diantaranya: 1) Sosialisasi mengenai kawasan konservasi laut/Marine Protected Area (MPA) dan pentingnya tempat konservasi spesies laut yang bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Dinas Pariwisata, 2) Sosialisasi mengenai pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan daur ulang sampah melalui kreativitas masyarakat, 3) Pendampingan mengenai cara penangkapan ikan masyarakat pesisir khususnya nelayan setempat, 4) Pendirian spot mini konservasi ekosistem laut berupa penanaman mangrove, cemara laut, ketapang dan jambu mente di area tertentu guna mencegah abrasi serta tak luput pula adanya program tambahan berupa pendirian spot foto di area pantai dan adanya progam bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bangka mengenai bantuan terhadap anak putus sekolah, orang tua yang hidup sendiri, dan masih banyak lagi.Hasil dari KKN Tematik ini tentunya berdampak langsung dari sisi kehidupan warga Desa Rebo sendiri&amp;nbsp;mengingat program utama yang memfokuskan kegiatan pada Marine Protected Area (MPA) melalui penanaman sebanyak 5000 bibit mangrove, bibit cemara laut dan ketapang ini bersifat sustainable atau berkelanjutan sehingga tentunya semua pihak bisa ikut serta untuk melestarikan area pesisir pantai terutama bagi masayarakat setempat dan sebagai planning kedepan dari Dinas Pariwisata serta dari Dinas Kelauatan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan didirikannya spot area pemeliharaan ekosistem kepiting bakau.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/162</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.162</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/162/145</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Desy Yuliana Dalimunthe, Ineu Sulistiana, Izma Fahria</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/163</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:49:39Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Revitalization Of Drainage Functions And Waste Management With The 4R Principles (Reduce, Reuse, Recycle And Replace) In Parit Lalang Village And Asam Village: Revitalisasi Fungsi Drainase Dan Pengolahan Sampah Dengan Prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle Dan Replace) Di Kelurahan Parit Lalat Dan Kelurahan Asam</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">REVITALISASI FUNGSI DRAINASE DAN PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PRINSIP 4R (Reduce, Reuse, Recycle Dan Replace) DI KELURAHAN PARIT LALANG DAN KELURAHAN ASAM: Revitalisasi Fungsi Drainase Dan Pengolahan Sampah Dengan Prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle Dan Replace) Di Kelurahan Parit Lalat Dan Kelurahan Asam</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Guskarnali, Guskarnali</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pitulima, Janiar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mardiah, Mardiah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Banjir dan genangan air merupakan salah satu permasalahan lingkungan di perkotaan terutama kota Pangkalpinang. Hal inilah yang menjadi dasar untuk mengajak masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam merevitalisasi saluran drainase dan pengolahan sampah dengan prinsip 4R. Harapan yang ingin dicapai dari adanya KKNTematik ini dapat menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat akan menjaga lingkungan sekitarnya dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Dari hasil KKN yang telah dilaksanakan, diperoleh beberapa program kerja yang dapat menjaga dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan yaitu, pembuatan lubang biopori, penanaman bibit pohon, revitaslisasi drainase, pembuatan tong sampah, pemanfaatan limbah sampah dengan prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace), pembuatan tagline mengenai bahaya sampah dan lain sebagainya. Melalui hasil pengabdian KKN ini, masyarakat terutama di wilayah kelurahan Parit Lalang dan Asam mengalami perubahan terutama dalam kebiasaan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan disekitarnya agar tetap bersih, hijau dan sehat.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Banjir dan genangan air merupakan salah satu permasalahan lingkungan di perkotaan terutama kota Pangkalpinang. Hal inilah yang menjadi dasar untuk mengajak masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam merevitalisasi saluran drainase dan pengolahan sampah dengan prinsip 4R. Harapan yang ingin dicapai dari adanya KKNTematik ini dapat menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat akan menjaga lingkungan sekitarnya dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Dari hasil KKN yang telah dilaksanakan, diperoleh beberapa program kerja yang dapat menjaga dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan yaitu, pembuatan lubang biopori, penanaman bibit pohon, revitaslisasi drainase, pembuatan tong sampah, pemanfaatan limbah sampah dengan prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace), pembuatan tagline mengenai bahaya sampah dan lain sebagainya. Melalui hasil pengabdian KKN ini, masyarakat terutama di wilayah kelurahan Parit Lalang dan Asam mengalami perubahan terutama dalam kebiasaan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan disekitarnya agar tetap bersih, hijau dan sehat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/163</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.163</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/163/146</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Guskarnali Guskarnali, Janiar Pitulima, Mardiah Mardiah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/165</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:50:21Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Community Empowerment Of West Kurau Village For Productive Economic Development: Diversification Of Freshwater Fish-Based Processed Products: Pemberdayaan Masyarakat Desa Kurau Barat Untuk Pengembangan Ekonomi Produktif: Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Ikan Air Tawar</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pemberdayaan Masyarakat Desa Kurau Barat Untuk Pengembangan Ekonomi Produktif: Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Ikan Air Tawar: Pemberdayaan Masyarakat Desa Kurau Barat Untuk Pengembangan Ekonomi Produktif: Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Ikan Air Tawar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Bidayani, Endang</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syarif, Ahmad Fahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Kurau Barat memiliki potensi pengembangan produk olahan ikan. Letaknya yang strategis di pesisir, memudahkan akses mendapatkan bahan baku. Namun, perikanan tangkap yang bersifat musiman, menjadi kendala bagi pengembangan usaha ini. Alternatif bahan baku ikan air tawar hasil budidaya masyarakat, dapat menjadi solusi bagi diversifikasi produk olahan ikan di Desa Kurau Barat. Diversifikasi merupakan solusi untuk mengatasi kendala perikanan tangkap yang bersifat musiman, dan melimpahnya sumberdaya ikan air tawar di Kabupaten Bangka Tengah sebagai sentra budidaya ikan air tawar. Pemanfaatan limbah ikan berupa tulang sebagai bahan baku pembuatan kemplang tulang, merupakan implementasi konsep blue economy (zero waste), diharapkan dapat meningkatkan keuntungan pengusaha olahan ikan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat utamanya pada masa paceklik. Analisa usaha pengolahan abon dan kemplang tulang layak dikembangkan, dengan kriteria keuntungan sebesar Rp. 10.616.000,per bulan, Return of Investment (ROI) sebesar 589,8%, Revenue Cost Ratio (R/C ratio) sebesar 1,44, dan Payback Period (PP) sebesar 0,05 tahun atau kurang dari satu bulan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Kurau Barat memiliki potensi pengembangan produk olahan ikan. Letaknya yang strategis di pesisir, memudahkan akses mendapatkan bahan baku. Namun, perikanan tangkap yang bersifat musiman, menjadi kendala bagi pengembangan usaha ini. Alternatif bahan baku ikan air tawar hasil budidaya masyarakat, dapat menjadi solusi bagi diversifikasi produk olahan ikan di Desa Kurau Barat. Diversifikasi merupakan solusi untuk mengatasi kendala perikanan tangkap yang bersifat musiman, dan melimpahnya sumberdaya ikan air tawar di Kabupaten Bangka Tengah sebagai sentra budidaya ikan air tawar. Pemanfaatan limbah ikan berupa tulang sebagai bahan baku pembuatan kemplang tulang, merupakan implementasi konsep blue economy (zero waste), diharapkan dapat meningkatkan keuntungan pengusaha olahan ikan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat utamanya pada masa paceklik. Analisa usaha pengolahan abon dan kemplang tulang layak dikembangkan, dengan kriteria keuntungan sebesar Rp. 10.616.000,per bulan, Return of Investment (ROI) sebesar 589,8%, Revenue Cost Ratio (R/C ratio) sebesar 1,44, dan Payback Period (PP) sebesar 0,05 tahun atau kurang dari satu bulan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/165</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.165</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/165/147</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Endang Bidayani, Ahmad Fahrul Syarif</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/166</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T02:50:57Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Increasing Fish Production From Bagan Tancap Fishermen In Rebo Village, Bangka Regency With Deep Water Lamp Technology (Lacuda): Meningkatkan Produksi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Bagan Tancap Desa Rebo Kabupaten Bangka Dengan Teknologi Lampu Celup Dalam Air (Lacuda)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IbM MENINGKATKAN PRODUKSI IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN BAGAN TANCAP DESA REBO KAB. BANGKA DENGAN TEKNOLOGI LAMPU CELUP DALAM AIR (LACUDA): Meningkatkan Produksi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Bagan Tancap Desa Rebo Kabupaten Bangka Dengan Teknologi Lampu Celup Dalam Air (Lacuda)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Kurniawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Farhaby, Arthur Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Potensi perikanan yang terdapat di Kabupaten Bangka yang memiliki nilai ekonomi tinggi diantaranya adalah cumi-cumi dan teri. Biasanya, nelayan menangkap kedua jenis ikan ini dengan menggunakan alat tangkap bagan tancap (fixed bagan). Bagan tancap biasanya menggunakan lampu neon atau lampu AC yang menggunakan arus listrik yang kuat dan memakan banyak biaya dalam pengoperasiannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah nelayan yang menggunakan Lacuda sebagai alat bantu penangkapan ikan pada alat tangkap bagan tancap dan menyebarkan teknik perakitan lacuda dari lampu LED menggunakan bahan yang sederhana. Pengabdian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di laboratorium MSP UBB dan di Desa Rebo Kabupaten Bangka. Waktu pelaksanaan dilaksanakan pada Bulan Mei-Oktober 2017. Perakitan lacuda menggunakan bahan sederhana dan dilakukan perakitan berdasarkan metode Kurniawan (2017) dengan menggunakan lampu LED. Lacuda yang sudah dirakit dibagikan ke kelompok nelayan dan diberikan pengarahan terkait penelitian yang telah dilakukan dan teknik pengoperasiannya. Penyebaran IPTEK perakitan lacuda ini juga dilakukan dengan menggunakanmedia sosial dengan melakukan pembuaan video perakitan lacuda. Penyerahan lacuda rakitan diberikan kepada 2 (dua) kelompok nelayan yang diketuai oleh Bapak Asui dan Bapak Ibnu.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Potensi perikanan yang terdapat di Kabupaten Bangka yang memiliki nilai ekonomi tinggi diantaranya adalah cumi-cumi dan teri. Biasanya, nelayan menangkap kedua jenis ikan ini dengan menggunakan alat tangkap bagan tancap (fixed bagan). Bagan tancap biasanya menggunakan lampu neon atau lampu AC yang menggunakan arus listrik yang kuat dan memakan banyak biaya dalam pengoperasiannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah nelayan yang menggunakan Lacuda sebagai alat bantu penangkapan ikan pada alat tangkap bagan tancap dan menyebarkan teknik perakitan lacuda dari lampu LED menggunakan bahan yang sederhana. Pengabdian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di laboratorium MSP UBB dan di Desa Rebo Kabupaten Bangka. Waktu pelaksanaan dilaksanakan pada Bulan Mei-Oktober 2017. Perakitan lacuda menggunakan bahan sederhana dan dilakukan perakitan berdasarkan metode Kurniawan (2017) dengan menggunakan lampu LED. Lacuda yang sudah dirakit dibagikan ke kelompok nelayan dan diberikan pengarahan terkait penelitian yang telah dilakukan dan teknik pengoperasiannya. Penyebaran IPTEK perakitan lacuda ini juga dilakukan dengan menggunakanmedia sosial dengan melakukan pembuaan video perakitan lacuda. Penyerahan lacuda rakitan diberikan kepada 2 (dua) kelompok nelayan yang diketuai oleh Bapak Asui dan Bapak Ibnu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/166</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.166</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/166/148</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Kurniawan Kurniawan, Arthur Muhammad Farhaby</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/167</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T03:04:58Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Engineering Abalone (Haliotis asenina) Cultivation On Growth In Coastal Waters Of Uwedikan Village: Rekayasa Budidaya Abalon (Haliotis asenina) Terhadap Pertumbuhan Di Pesisir Perairan Desa Uwedikan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IbM  REKAYASA  BUDIDAYA ABALON  (Haliotis asenina)  TERHADAP PERTUMBUHAN DI PESISIR PERAIRAN DESA UWEDIKAN IbM OF ABALON (Haliotis asenina) CULTURE ENGINEERING TO THE GROWTH AT THE COASTAL OF UWEDIKAN VILLAGE: Rekayasa Budidaya Abalon (Haliotis asenina) Terhadap Pertumbuhan Di Pesisir Perairan Desa Uwedikan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tasruddin, Tasruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mutalib, Yanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Berdasarkan potensi perikanan, perairan laut kabupaten banggai, telah mengalami tekanan, dimana jumlah tangkapan menurun, baik ikan demersal, pelagis maupun kerangkerangan termasuk abalone. Untuk menjaga keseimbangan potensi perikanan, maka salah satu program untuk menjaga kelestarian tersebut diperlukan pengembangan budidaya abalon (Haliotis assenina). Desa Uwedikan merupakan desa yang memiliki perairan yang eksotik dan bioekonomi, namun karena faktor sumberdaya manusia yang terbatas sehingga pengelolaan sumber daya perairan perlu perhatian dan pengembangan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Program kemitraan, melalui pengolahan dengan sistem pengeringan, maupun pemasaran secara hidup dapat memenuhi permintaan pasar. Diharapkan desa Uwedikan menjadi sentral produksi abalon sehingga program Iptek bagi Masyarakat (IbM) melalui mitra, pengolahan abalone dengan inovasi sistem pengeringan, maupun pemasaran secara hidup dapat memenuhi permintaan pasar. Pertimbangan dalam rekayasa budidaya abalone yaitu, menipisnya stok abalon untuk indukan di alam, akibat penangkaran yang tidak selektifsehingga solusinya yaitu meningkatkan pengembangan budidaya dan ketersediaan pakan. Hasil analisis proximat abalon, menunjukkan bahwa kadar air ( 13,26%), abu (3,69 %), protein (59,70 %), lemak (3,86%) serat kasar (2,84 %) dan BETN (16,65%), sumber Lab. Nutisi BDP FPIK Institut Pertanian Bogor 2016. Luaran dalam kegiatan IbM Rekayasa Budidaya terhadap pertumbuhan abalon dapat terbitkan pada Jurnal Nasional terakreditasi atau telah terdaftar ISBN.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Berdasarkan potensi perikanan, perairan laut kabupaten banggai, telah mengalami tekanan, dimana jumlah tangkapan menurun, baik ikan demersal, pelagis maupun kerangkerangan termasuk abalone. Untuk menjaga keseimbangan potensi perikanan, maka salah satu program untuk menjaga kelestarian tersebut diperlukan pengembangan budidaya abalon (Haliotis assenina). Desa Uwedikan merupakan desa yang memiliki perairan yang eksotik dan bioekonomi, namun karena faktor sumberdaya manusia yang terbatas sehingga pengelolaan sumber daya perairan perlu perhatian dan pengembangan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Program kemitraan, melalui pengolahan dengan sistem pengeringan, maupun pemasaran secara hidup dapat memenuhi permintaan pasar. Diharapkan desa Uwedikan menjadi sentral produksi abalon sehingga program Iptek bagi Masyarakat (IbM) melalui mitra, pengolahan abalone dengan inovasi sistem pengeringan, maupun pemasaran secara hidup dapat memenuhi permintaan pasar. Pertimbangan dalam rekayasa budidaya abalone yaitu, menipisnya stok abalon untuk indukan di alam, akibat penangkaran yang tidak selektifsehingga solusinya yaitu meningkatkan pengembangan budidaya dan ketersediaan pakan. Hasil analisis proximat abalon, menunjukkan bahwa kadar air ( 13,26%), abu (3,69 %), protein (59,70 %), lemak (3,86%) serat kasar (2,84 %) dan BETN (16,65%), sumber Lab. Nutisi BDP FPIK Institut Pertanian Bogor 2016. Luaran dalam kegiatan IbM Rekayasa Budidaya terhadap pertumbuhan abalon dapat terbitkan pada Jurnal Nasional terakreditasi atau telah terdaftar ISBN.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/167</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i1.167</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/167/149</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Tasruddin Tasruddin, Yanti Mutalib</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/168</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:07:21Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Campaigning Halal Lifestyle For Students: Mengkampanyekan Halal Lifestyle Bagi Mahasiswa</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">MENGKAMPANYEKAN HALAL LIFESTYLE BAGI MAHASISWA: Mengkampanyekan Halal Lifestyle Bagi Mahasiswa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Afriyansyah, Budi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kusmiadi, Riwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Halal Lifestyle merupakan gaya hidup yang sesuai dengan tuntunan ajaran Agama Islam. Sekarang ini gaya hidup halal telah menjadi trend baru bagi masyarakat baik di Indonesia dan masyarakat internasional. Kampus UBB sebagai wahana meningkatkan kecerdasan intelektual, emosional dan mental mahasiswanya, rasanya tepat jika gaya hidup halal menjadi gaya hidup yang dijalankan oleh seluruh civitas akademika. Metode kegiatan ini dengan presentasi dari narasumber LPPOM MUI dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan ini, mahasiswa memahami konsep hidup halal sebagai gaya hidup dan memahami proses terbitnya sertifikat jaminan halal. Disamping itu terbentuknya Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA). Tindak lanjut, pelatihan TOT bagi mahasiswa agar mampu melaksanakan Halal goes to campus dan menginisiasikan unit kegiatan mahasiswa (UKM) halal center di kampus.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Halal Lifestyle merupakan gaya hidup yang sesuai dengan tuntunan ajaran Agama Islam. Sekarang ini gaya hidup halal telah menjadi trend baru bagi masyarakat baik di Indonesia dan masyarakat internasional. Kampus UBB sebagai wahana meningkatkan kecerdasan intelektual, emosional dan mental mahasiswanya, rasanya tepat jika gaya hidup halal menjadi gaya hidup yang dijalankan oleh seluruh civitas akademika. Metode kegiatan ini dengan presentasi dari narasumber LPPOM MUI dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan ini, mahasiswa memahami konsep hidup halal sebagai gaya hidup dan memahami proses terbitnya sertifikat jaminan halal. Disamping itu terbentuknya Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA). Tindak lanjut, pelatihan TOT bagi mahasiswa agar mampu melaksanakan Halal goes to campus dan menginisiasikan unit kegiatan mahasiswa (UKM) halal center di kampus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/168</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.168</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/168/150</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Budi Afriyansyah, Riwan Kusmiadi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/169</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:06:29Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mangrove Crab Farming In Air Jukung Village, Belinyu District, Bangka Regency: Budidaya Kepiting Bakau Di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">BUDIDAYA KEPITING BAKAU DI KELURAHAN AIR JUKUNG, KECAMATAN BELINYU, KABUPATEN BANGKA: Budidaya Kepiting Bakau Di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetiyono, Eva</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syaputra, Denny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Perairan payau banyak dimanfaatkan oleh para pembudidaya ikan sebagai media pemeliharan bagi komoditi air payau seperti kepiting bakau. Namun kegiatan budidayayang dilakukan seringkali menghadapi permasalahan yang menyebabkan hasil produksi menjadi tidak optimal. Pembudidaya ikan di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka merupakan pembudidaya ikan yang bergerak pada kegiatan budidaya air payau khususnya kepiting bakau (Scylla serrata). Budidaya yang dilakukan selama ini tidak berjalan dengan baik dikarenakan keterbatasan dana, kurangnya teknologi dan pendampingan untuk kegiatan produksinya sangat kurang. Oleh karena itu pendampingan dan teknologi dalam teknis kegiatan budidaya harus ditingkatkan agar didapatkan keuntungan yang optimal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa sistem dan teknologi untuk menghasilkan kepiting bakau yang memiliki harga jual tinggi dan sesuai dengan keinginan pasar ekspor. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya kepiting bakau yang dimiliki oleh para pembudidaya di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Target khusus dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas produksi budidaya dengan teraplikasinya sistem dan teknologipada semua petak tambak budidaya bagi bagi para pembudidaya. Metode kegiatan ini yaitu melakukan kegiatan budidaya dengan menyisipkan aplikasi teknologi. Hasil dari kegiatan ini yaitu kepiting bakau yang dipelihara tumbuh optimal pada tambak budidaya. Jumlah kepiting bakau memenuhi kapasitas produksi.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Perairan payau banyak dimanfaatkan oleh para pembudidaya ikan sebagai media pemeliharan bagi komoditi air payau seperti kepiting bakau. Namun kegiatan budidayayang dilakukan seringkali menghadapi permasalahan yang menyebabkan hasil produksi menjadi tidak optimal. Pembudidaya ikan di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka merupakan pembudidaya ikan yang bergerak pada kegiatan budidaya air payau khususnya kepiting bakau (Scylla serrata). Budidaya yang dilakukan selama ini tidak berjalan dengan baik dikarenakan keterbatasan dana, kurangnya teknologi dan pendampingan untuk kegiatan produksinya sangat kurang. Oleh karena itu pendampingan dan teknologi dalam teknis kegiatan budidaya harus ditingkatkan agar didapatkan keuntungan yang optimal. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa sistem dan teknologi untuk menghasilkan kepiting bakau yang memiliki harga jual tinggi dan sesuai dengan keinginan pasar ekspor. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya kepiting bakau yang dimiliki oleh para pembudidaya di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Target khusus dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas produksi budidaya dengan teraplikasinya sistem dan teknologipada semua petak tambak budidaya bagi bagi para pembudidaya. Metode kegiatan ini yaitu melakukan kegiatan budidaya dengan menyisipkan aplikasi teknologi. Hasil dari kegiatan ini yaitu kepiting bakau yang dipelihara tumbuh optimal pada tambak budidaya. Jumlah kepiting bakau memenuhi kapasitas produksi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/169</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.169</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/169/151</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Eva Prasetiyono, Denny Syaputra</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/170</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:05:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Science And Technology For Tua Tunu Community In Improving The Economy Through The Utilization Of Pineapple Processed Products Into Products That Have Value Added: IPTEK Bagi Masyarakat Tua Tunu Dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Pemanfaatan Produk Olahan Nanas Menjadi Produk Yang Memiliki Value Added</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IPTEK BAGI MASYARAKAT TUA TUNU DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MELALUI PEMANFAATAN PRODUK OLAHAN NANAS MENJADI PRODUK YANG MEMILIKI VALUE ADDED: IPTEK Bagi Masyarakat Tua Tunu Dalam Meningkatkan Perekonomian Melalui Pemanfaatan Produk Olahan Nanas Menjadi Produk Yang Memiliki Value Added</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Christianingrum, Christianingrum</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rosalina, Erita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Tua Tunu adalah keterbatasan skill dalam mengolah nanas menjadi produk lain yang memiliki value added. Banyaknya Nanas di Daerah Tua Tunu menyebabkan hasil nanas melimpah hal ini mengakibatkan harga nanas di pasaran menjadi sangat murah. Oleh karena itulah perlu dilakukannya pemberian skill tambahan bagi masyarakat tua tunu untuk pengolahan nanas menjadi produk lain yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Adapun Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah memberikan sosialisasi tentang pemanfaatan nanas, memberikan skill pelatihan pembuatan kue berbahan dasar nanas, serta pemberian informasi tentang bagaimana cara mengemas dan memasarkan produk olahan nanas melalui media sosial ataupun melalui penjualan secara langsung.Tahap akhir adalah akan dilakukan evaluasi kegiatan dan publikasi di jurnal nasional.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Tua Tunu adalah keterbatasan skill dalam mengolah nanas menjadi produk lain yang memiliki value added. Banyaknya Nanas di Daerah Tua Tunu menyebabkan hasil nanas melimpah hal ini mengakibatkan harga nanas di pasaran menjadi sangat murah. Oleh karena itulah perlu dilakukannya pemberian skill tambahan bagi masyarakat tua tunu untuk pengolahan nanas menjadi produk lain yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Adapun Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah memberikan sosialisasi tentang pemanfaatan nanas, memberikan skill pelatihan pembuatan kue berbahan dasar nanas, serta pemberian informasi tentang bagaimana cara mengemas dan memasarkan produk olahan nanas melalui media sosial ataupun melalui penjualan secara langsung.Tahap akhir adalah akan dilakukan evaluasi kegiatan dan publikasi di jurnal nasional.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/170</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.170</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/170/152</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Christianingrum Christianingrum, Erita Rosalina</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/171</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:00:52Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Science And Technology For Students - Faculty Of Economics Through Utilization Of Used Goods Into Products With Selling Value: IPTEK Bagi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Melalui Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Bernilai Jual</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IPTEK BAGI MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI MELALUI PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI PRODUK BERNILAI JUAL: IPTEK Bagi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Melalui Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Bernilai Jual</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayati, Hidayati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sumar, Sumar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Masalah klasik yang dihadapi banyak lulusan setiap tahunnya adalah sulitnya mendapatkan pekerjaan karena lapangan pekerjaan yang terbatas sedangkan jumlah pencari kerja sangat banyak. Hal ini menuntut lulusan untuk memiliki kemampuan dan kreativitas yang tinggi serta mampu melihat peluang. Peluang yang ada saat ini dan harusnya dimanfaatkan oleh lulusan adalah banyaknya barang bekas yang belum diolah di lingkungan sekitar. Dengan kreativitas dan inovasi yang dimiliki oleh lulusan maka barang bekas tersebut dapat diolah dan memiliki nilai jual sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh lulusan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Masalah klasik yang dihadapi banyak lulusan setiap tahunnya adalah sulitnya mendapatkan pekerjaan karena lapangan pekerjaan yang terbatas sedangkan jumlah pencari kerja sangat banyak. Hal ini menuntut lulusan untuk memiliki kemampuan dan kreativitas yang tinggi serta mampu melihat peluang. Peluang yang ada saat ini dan harusnya dimanfaatkan oleh lulusan adalah banyaknya barang bekas yang belum diolah di lingkungan sekitar. Dengan kreativitas dan inovasi yang dimiliki oleh lulusan maka barang bekas tersebut dapat diolah dan memiliki nilai jual sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh lulusan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/171</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.171</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/171/153</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Hidayati Hidayati, Sumar Sumar</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/172</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T03:59:39Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Village Fund Allocation Policy Assistance: Pendampingan Kebijakan Alokasi Dana Desa</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENDAMPINGAN KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA: Pendampingan Kebijakan Alokasi Dana Desa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayat, Novendra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Herdianti, Herdianti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahria, Izma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kebijakan publik (Public Policy) merupakan bidang kajian yang amat penting dalam ketatalaksanaan kenegaraan, terlebih dalam proses pembuatan kebijaksanaan yang melibatkan masyarakat, maka kajian public policy ini menjadi suatu keniscayaan dalam melaksanakan roda pemerintahan. Kebijakan yang belakangan ini makin santer terdengar di sisi pembangunan pedesaan adalah Kebijakan Tata Kelola Desa melalui UU Desa No. 6 tahun 2014 dan PP Desa No 43 tahun 2014. Kebijakan Tata Kelola Desa ini dikenal dengan Alokasi Dana Desa (ADD), yang diharapkan dapat mendorong produktivitas masyarakat pedesaan. Dalam rangka mensukseskan program dana desa ini, tim pengabdian kepada masyarakat dalam kegiatan Iptek bagi Masyarakat Jurusan lmu Politik FISIP UBB menyelenggarakan “Pendampingan Kebijakan Alokasi Dana Desa : Sosialisasi dan Workshop Penyusunan Laporan Dana Desa Bagi Perangkat Desa Se Kecamatan Merawang”. Tujuan dari penyelengaraan Program IbM Dana Desa di Kecamatan Merawang ini untuk: 1). Memberikan pengetahuan yang memadai mengenai penyusunan laporan keuangan dana desa, dan 2). Memberikan pelatihan untukmenyusun laporan keuangan dana desa. Kegiatan pelatihan ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus September 2017, dengan melibatkan Perangkat Desa yang ada di Kecamatan Merawang, Kab. Bangka. Adapun pelaksanaan kegiatan pendampingan kebijakan ini meliputi sosialisasi dan workshop penyusunan laporan keuangan desa yang dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi. Kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan dana desa bagi perangkat desa Se Kecamatan Merawang berjalan dengan baik.. Pelatihan ini penting dan sangat diperlukan bagi perangkat desa guna terciptanya Pemerintahan Desa yang mengedepankan prinsipprinsip Good Governance and Clean Government.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kebijakan publik (Public Policy) merupakan bidang kajian yang amat penting dalam ketatalaksanaan kenegaraan, terlebih dalam proses pembuatan kebijaksanaan yang melibatkan masyarakat, maka kajian public policy ini menjadi suatu keniscayaan dalam melaksanakan roda pemerintahan. Kebijakan yang belakangan ini makin santer terdengar di sisi pembangunan pedesaan adalah Kebijakan Tata Kelola Desa melalui UU Desa No. 6 tahun 2014 dan PP Desa No 43 tahun 2014. Kebijakan Tata Kelola Desa ini dikenal dengan Alokasi Dana Desa (ADD), yang diharapkan dapat mendorong produktivitas masyarakat pedesaan. Dalam rangka mensukseskan program dana desa ini, tim pengabdian kepada masyarakat dalam kegiatan Iptek bagi Masyarakat Jurusan lmu Politik FISIP UBB menyelenggarakan “Pendampingan Kebijakan Alokasi Dana Desa : Sosialisasi dan Workshop Penyusunan Laporan Dana Desa Bagi Perangkat Desa Se Kecamatan Merawang”. Tujuan dari penyelengaraan Program IbM Dana Desa di Kecamatan Merawang ini untuk: 1). Memberikan pengetahuan yang memadai mengenai penyusunan laporan keuangan dana desa, dan 2). Memberikan pelatihan untukmenyusun laporan keuangan dana desa. Kegiatan pelatihan ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus September 2017, dengan melibatkan Perangkat Desa yang ada di Kecamatan Merawang, Kab. Bangka. Adapun pelaksanaan kegiatan pendampingan kebijakan ini meliputi sosialisasi dan workshop penyusunan laporan keuangan desa yang dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi. Kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan dana desa bagi perangkat desa Se Kecamatan Merawang berjalan dengan baik.. Pelatihan ini penting dan sangat diperlukan bagi perangkat desa guna terciptanya Pemerintahan Desa yang mengedepankan prinsipprinsip Good Governance and Clean Government.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/172</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.172</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/172/154</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Novendra Hidayat, Herdianti Herdianti, Izma Fahria</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/173</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T03:59:23Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Community Empowerment Of Cengkong Abang Village Towards Independent Village: Pemberdayaan Masyarakat Desa Cengkong Abang Menuju Desa Mandiri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CENGKONG ABANG MENUJU DESA MANDIRI: Pemberdayaan Masyarakat Desa Cengkong Abang Menuju Desa Mandiri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dinata, Irwan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sunanda, Wahri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mardiah, Mardiah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pemberdayaan masyarakat desa merupakan kegiatan yang memanfaatkan semua sumber daya yang ada pada suatu desa agar dapat mengembangkanpotensi desa untuk kemajuan desa.Sasaran dalam program pemberdayaan masyarakat ini mencakup semua bidang, diantaranay pemerintahan, kelembagaan, kesehatan, ekonomi, teknologi, dan pendidikan.Lokasi kegiatan yang dipilih dalam kegiatan tesebut yakni Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.Letak Desa Cengkong Abang yang strategis tentunya memiliki banyak potensi terutama di bidang pertanian dan perkebunan.Dengan potensi tersebut desamampu menyelesaikan permasalahan yang ada dan dapat memberikan solusi atas permasalahan tersebut sehingga Desa Cengkong Abang dapat berkembang menuju desa mandiri.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pemberdayaan masyarakat desa merupakan kegiatan yang memanfaatkan semua sumber daya yang ada pada suatu desa agar dapat mengembangkanpotensi desa untuk kemajuan desa.Sasaran dalam program pemberdayaan masyarakat ini mencakup semua bidang, diantaranay pemerintahan, kelembagaan, kesehatan, ekonomi, teknologi, dan pendidikan.Lokasi kegiatan yang dipilih dalam kegiatan tesebut yakni Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.Letak Desa Cengkong Abang yang strategis tentunya memiliki banyak potensi terutama di bidang pertanian dan perkebunan.Dengan potensi tersebut desamampu menyelesaikan permasalahan yang ada dan dapat memberikan solusi atas permasalahan tersebut sehingga Desa Cengkong Abang dapat berkembang menuju desa mandiri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/173</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.173</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/173/155</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Irwan Dinata, Wahri Sunanda, Mardiah Mardiah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/174</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T03:58:55Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kericu Production Center In Batu Belubang Village, Pangkalan Baru Subdistrict, Central Bangka Regency Using A Kericu Printing Machine: Sentra Produksi Kericu Di Desa Batu Belubang Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah Dengan Menggunakan Mesin Pencetak Kericu</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">SENTRA PRODUKSI KERICU DI DESA BATU BELUBANG KECAMATAN PANGKALAN BARU KABUPATEN BANGKA TENGAH DENGAN MENGGUNAKAN MESIN PENCETAK KERICU: Sentra Produksi Kericu Di Desa Batu Belubang Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah Dengan Menggunakan Mesin Pencetak Kericu</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saparin, Saparin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijianti, Eka Sari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setiawan, Yudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Batu Belubang merupakan desa pesisir yang berada di wilayah Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan yaitu kurang lebih 62,5 % (buku profil desa, 2015). Nelayan menjual hasil laut yang melimpah di tempat pelelangan ikan desa setempat, selain itu ada juga yang menjual di bawa ke kota pangkalpinang. Kericu merupakan salah satu olahan hasil laut yang di produksi insdustri rumah tangga. Kericu adalahan makanan khas bangka yang digemari masyarakat. Pembuatan kericu dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan. Pengabdian kepada masyarakat melalui KKN Tematik dilakukan di desa ini bertujuan untuk membantu masyarakat setempat dalam membuat kericu dengan menggunakan mesin pencetak kericu. Adapun mesin pencetak kericu merupakan hasil dari tugas akhir mahasiswa Teknik Mesin UBB yang di bimbing oleh Dosen Teknik Mesin dan bekerjasama dengan pak Suarno (guru dari SMK N 2 Pangkalpinang)</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Batu Belubang merupakan desa pesisir yang berada di wilayah Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan yaitu kurang lebih 62,5 % (buku profil desa, 2015). Nelayan menjual hasil laut yang melimpah di tempat pelelangan ikan desa setempat, selain itu ada juga yang menjual di bawa ke kota pangkalpinang. Kericu merupakan salah satu olahan hasil laut yang di produksi insdustri rumah tangga. Kericu adalahan makanan khas bangka yang digemari masyarakat. Pembuatan kericu dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan. Pengabdian kepada masyarakat melalui KKN Tematik dilakukan di desa ini bertujuan untuk membantu masyarakat setempat dalam membuat kericu dengan menggunakan mesin pencetak kericu. Adapun mesin pencetak kericu merupakan hasil dari tugas akhir mahasiswa Teknik Mesin UBB yang di bimbing oleh Dosen Teknik Mesin dan bekerjasama dengan pak Suarno (guru dari SMK N 2 Pangkalpinang)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/174</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.174</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/174/156</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Saparin Saparin, Eka Sari Wijianti, Yudi Setiawan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/175</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T03:58:01Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Utilization Of Coconut Shells To Make Charcoal Briquettes As A Potential New Energy To Replace Gas Fuel In Zed Village, Bangka Regency: Pemanfaatan Tempurung Kelapa Untuk Pembuatan Briket Arang Sebagai Potensi Energi Baru Pengganti Bahan Bakar Gas Di Desa Zed Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMANFAATAN TEMPURUNG KELAPA UNTUK PEMBUATAN BRIKET ARANG SEBAGAI POTENSI ENERGI BARU PENGGANTI BAHAN BAKAR GAS DI DESA ZED KABUPATEN BANGKA: Pemanfaatan Tempurung Kelapa Untuk Pembuatan Briket Arang Sebagai Potensi Energi Baru Pengganti Bahan Bakar Gas Di Desa Zed Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Arkan, Fardhan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa zed merupakan salah satu desa penghasil batok kelapa di Kabupaten Bangka. Tetapi sangat disayangkan jika dengan jumlah yang banyak tetapi tidak dimanfaatkan sebagai nilai tambah bagi masyarakat. Briket tempurung kelapa atau orang bangka menyebutnya lebih terkenal dengan batok kelapa. Nilai pemanfaatan briket ini sangat menjadi impian jika memang dilakukan dengan baik dan bisa menjadi alternatif bahan bakar pengganti bahan bakar gas yang harganya semakin mahal. Briket tempurung kelapa merupakan bagian kecil dari energi baru yang saat ini menjadi tren dunia dalam hal pengelolaan energi baru untuk masyarakat. Dibeberapa daerah di Indonesia pemberdayaan tempurung kelapa sudah lama dilakukan khususnya di Daerah Istimewah Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Bantul dengan skala industri rumah tangga. Hasilnya pembuatan dengan skala besar dan sudah menjadi komoditi ekspor ke luar negeri. Bukan hal yang mustahil jika usaha ini juga bisa dilakukan didaerah kita sendiri. Dalam KKN ini, penekanan yang hendak diambil dalam kegiatan KKN Tematik ini adalah pemanfaatan tempurung kelapa sebagai briket arang bakar pengganti gas elpiji di desa Zed kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. Serta identifikasi potensi energi barudan terbaharukan di Propinsi Bangka Belitung, khususnya di daerah desa Zed kecamatan Bangka Belitung.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa zed merupakan salah satu desa penghasil batok kelapa di Kabupaten Bangka. Tetapi sangat disayangkan jika dengan jumlah yang banyak tetapi tidak dimanfaatkan sebagai nilai tambah bagi masyarakat. Briket tempurung kelapa atau orang bangka menyebutnya lebih terkenal dengan batok kelapa. Nilai pemanfaatan briket ini sangat menjadi impian jika memang dilakukan dengan baik dan bisa menjadi alternatif bahan bakar pengganti bahan bakar gas yang harganya semakin mahal. Briket tempurung kelapa merupakan bagian kecil dari energi baru yang saat ini menjadi tren dunia dalam hal pengelolaan energi baru untuk masyarakat. Dibeberapa daerah di Indonesia pemberdayaan tempurung kelapa sudah lama dilakukan khususnya di Daerah Istimewah Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Bantul dengan skala industri rumah tangga. Hasilnya pembuatan dengan skala besar dan sudah menjadi komoditi ekspor ke luar negeri. Bukan hal yang mustahil jika usaha ini juga bisa dilakukan didaerah kita sendiri. Dalam KKN ini, penekanan yang hendak diambil dalam kegiatan KKN Tematik ini adalah pemanfaatan tempurung kelapa sebagai briket arang bakar pengganti gas elpiji di desa Zed kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka. Serta identifikasi potensi energi barudan terbaharukan di Propinsi Bangka Belitung, khususnya di daerah desa Zed kecamatan Bangka Belitung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/175</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.175</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/175/157</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Fardhan Arkan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/176</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T03:55:57Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Ecotourism-Based Mangrove Forest Tourism Development In Penagan Village, West Mendo District, Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province: Pengembangan Wisata Hutan Mangrove Berbasis Ecotourism Di Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENGEMBANGAN WISATA HUTAN MANGROVE BERBASIS ECOTOURISM DI DESA PENAGAN KECAMATAN MENDO BARAT KABUPATEN BANGKA PROVINSI BANGKA BELITUNG: Pengembangan Wisata Hutan Mangrove Berbasis Ecotourism Di Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Amelia, Ririn</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">safitri, Revy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahriani, Ferra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Salah satu desa yang berpotensi untuk wisata Hutan Mangrove di Kecamatan Mendo Barat adalah Desa Penagan. Desa ini memiliki luas daerah sebesar 44,71 km2 dengan jarak 60 km dari pusat kecamatan. Desa Penagan memiliki kawasan Hutan Mangrove yang terletak di Pantai Tanjung Raya dan berpotensi untuk dijadikan kawasan wisata. Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata Mangrove berbasis ecotourism diharapkan menjadi solusi dalam permasalahan masyarakat dan merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Berbagai kegiatan dilakukan untuk pengembangan wisata hutan Mangrove di Desa Penagan antara lain: penanaman 200 pohon Cemara Laut dan Bakau di kawasan Pantai Tanjung Raya, pembangunan Jembatan di kawasan hutan Mangrove, mengidentifikasi flora dan fauna disekitar kawasan, pembuatan spot selfie untuk mengundang daya tarik wisatawan, pembuatan cinderamata dari bahan baku lokal yaitu limbah cangkang kepiting, dan membuat media sosial instagram guna mempromosikan kegiatan yang ada di Desa Penagan. Kegiatan ini mendapat respon positif dari baik dari warga sekitar maupun pemerintah daerah. Hal ini ditunjukan oleh pernyataan Camat Mendo Barat dalam sambutannya pada acara peresmianwisata Hutan Mangrove untuk segera mengusulkan dan membuat peraturan desa mengenai pelestarian Hutan Mangrove di Desa Penagan. Selain itu, terdapat potensi lainnya yang dapat dikembangkan dari Desa Penagan, yaitu limbah cangkang kepiting yang dapat dijadikan souvenir sebagai cri khas dari Desa Penagan</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Salah satu desa yang berpotensi untuk wisata Hutan Mangrove di Kecamatan Mendo Barat adalah Desa Penagan. Desa ini memiliki luas daerah sebesar 44,71 km2 dengan jarak 60 km dari pusat kecamatan. Desa Penagan memiliki kawasan Hutan Mangrove yang terletak di Pantai Tanjung Raya dan berpotensi untuk dijadikan kawasan wisata. Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan wisata Mangrove berbasis ecotourism diharapkan menjadi solusi dalam permasalahan masyarakat dan merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Berbagai kegiatan dilakukan untuk pengembangan wisata hutan Mangrove di Desa Penagan antara lain: penanaman 200 pohon Cemara Laut dan Bakau di kawasan Pantai Tanjung Raya, pembangunan Jembatan di kawasan hutan Mangrove, mengidentifikasi flora dan fauna disekitar kawasan, pembuatan spot selfie untuk mengundang daya tarik wisatawan, pembuatan cinderamata dari bahan baku lokal yaitu limbah cangkang kepiting, dan membuat media sosial instagram guna mempromosikan kegiatan yang ada di Desa Penagan. Kegiatan ini mendapat respon positif dari baik dari warga sekitar maupun pemerintah daerah. Hal ini ditunjukan oleh pernyataan Camat Mendo Barat dalam sambutannya pada acara peresmianwisata Hutan Mangrove untuk segera mengusulkan dan membuat peraturan desa mengenai pelestarian Hutan Mangrove di Desa Penagan. Selain itu, terdapat potensi lainnya yang dapat dikembangkan dari Desa Penagan, yaitu limbah cangkang kepiting yang dapat dijadikan souvenir sebagai cri khas dari Desa Penagan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/176</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.176</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/176/158</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Ririn Amelia, Revy safitri, Ferra Fahriani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/177</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T03:55:14Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Increasing Agricultural Production By Utilizing Crab Shell Waste Into Organic Fertilizer On Seliu Island, Belitung Regency: Peningkatan Produksi Pertanian Dengan Pemanfaatan Limbah Cangkang Rajungan Menjadi Pupuk Organik Di Pulau Seliu, Kabupaten Belitung</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENINGKATAN PRODUKSI PERTANIAN DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG RAJUNGAN MENJADI PUPUK ORGANIK DI PULAU SELIU, KABUPATEN BELITUNG: Peningkatan Produksi Pertanian Dengan Pemanfaatan Limbah Cangkang Rajungan Menjadi Pupuk Organik Di Pulau Seliu, Kabupaten Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Kurniawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yunita, Anggraeni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Christianingrum, Christianingrum</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Produksi rajungan di Kepulauan Bangka Belitung cukup tinggi berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkan. Tingginya kandungan hara makro dan mikro serta produksi limbah rajungan di kabupaten Belitung memberikan potensi yang besar untuk dijadikan kompos sebagai nutrisi bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi pembuatan pupuk kompos dan pembelajaran bagi masyarakat terkait tahapannya dengan memanfaatkan limbah cangkang rajungan dalam sistem budidaya pertanian. Metode yang digunakan dalam pembuatan kompos rajungan yaitu dengan menerapkan teknologi pembuatan pupuk organik menggunakan mikroba secara anaerob. Kegiatan dalam pembuatan kompos rajungan ini dilaksanakan selama 35 hari. Tempat yang digunakan adalah rumah kompos di Desa Seliu Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Parameter yang diamati pada proses pengomposan yaitu parameter fisika dan parameter kimia. Kematangan kompos ditandai dengan warna bahan kompos setelah kompos matang menjadi hitam kecoklatan menyerupai warna tanah, suhu kompos yaitu telah sama dengan suhu air tanah (28 0 C–300C), bau kompostidak lagi menyengat dan pH menjadi netral yaitu 7. Peranan kompos rajungan dalam sistem budidaya pertanian yaitu untuk memberikan nutrisi bagi tanaman dan meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Pupuk yang telah dibuat kemudian dikemas dan dibagikan ke petani, masyarakat dan perangkat Desa P. Seliu Kab. Belitung</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Produksi rajungan di Kepulauan Bangka Belitung cukup tinggi berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkan. Tingginya kandungan hara makro dan mikro serta produksi limbah rajungan di kabupaten Belitung memberikan potensi yang besar untuk dijadikan kompos sebagai nutrisi bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi pembuatan pupuk kompos dan pembelajaran bagi masyarakat terkait tahapannya dengan memanfaatkan limbah cangkang rajungan dalam sistem budidaya pertanian. Metode yang digunakan dalam pembuatan kompos rajungan yaitu dengan menerapkan teknologi pembuatan pupuk organik menggunakan mikroba secara anaerob. Kegiatan dalam pembuatan kompos rajungan ini dilaksanakan selama 35 hari. Tempat yang digunakan adalah rumah kompos di Desa Seliu Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Parameter yang diamati pada proses pengomposan yaitu parameter fisika dan parameter kimia. Kematangan kompos ditandai dengan warna bahan kompos setelah kompos matang menjadi hitam kecoklatan menyerupai warna tanah, suhu kompos yaitu telah sama dengan suhu air tanah (28 0 C–300C), bau kompostidak lagi menyengat dan pH menjadi netral yaitu 7. Peranan kompos rajungan dalam sistem budidaya pertanian yaitu untuk memberikan nutrisi bagi tanaman dan meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Pupuk yang telah dibuat kemudian dikemas dan dibagikan ke petani, masyarakat dan perangkat Desa P. Seliu Kab. Belitung</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-08-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/177</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v4i2.177</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/177/159</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Kurniawan Kurniawan, Anggraeni Yunita, Christianingrum Christianingrum</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/671</identifier>
				<datestamp>2023-10-10T12:36:06Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Edukasi Pencegahan Zat Aditif Berbahaya Pada Bahan Pangan Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Bagi Masyarakat Se-Kecamatan Merawang: Edukasi Pencegahan Zat Aditif Berbahaya Pada Bahan Pangan Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Bagi Masyarakat Se-Kecamatan Merawang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">EDUKASI PENCEGAHAN ZAT ADITIF BERBAHAYA PADA BAHAN PANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP SEHAT BAGI MASYARAKAT SE-KECAMATAN MERAWANG: Edukasi Pencegahan Zat Aditif Berbahaya Pada Bahan Pangan Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Sehat Bagi Masyarakat Se-Kecamatan Merawang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fabiani, Verry Andre</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurhadini, Nurhadini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Asriza, Ristika Oktavia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tumbuh kembangnya anak- anak yang optimal tergantung pada pemberian nutrisi dengan kualitas dan kuantitas yang baik serta benar. Banyaknya asupan makanan pada anak menjadi hal utama yang patut diperhatikan. Namun demikian, pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan maraknya peredaran bahan pangan dengan zat aditif berbahaya masih sangat rendah. Adapun permasalahan ini timbul karena kurangnya pengetahuan dan kepedulian warga terhadap peredaran zat aditif yang berbahaya pada bahan pangan serta jenis yang sering dijumpai; kurangnya pengetahuan dan kepedulian warga terhadap bahaya yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan bahan tambahan yang berbahaya pada makanan; belum adanya pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara mengidentifikasi adanya zat aditif berbahaya pada bahan pangan. Untuk memecahkan persoalan ini, maka pengusul program memberikan wawasan melalui informasi dan diskusi ke mitra program tentang zat aditif berbahaya pada bahan pangan. Selain itu telah dilakukan praktik identifikasi adanya bahan tambahan pangan berbahaya yang bekerjasama dengan BPOM Kepulauan Bangka Belitung. Setelah dilakukan penyampaikan informasi dan diskusi, serta praktik maka diharapkan masyarakat mampu meningkatkan pengetahuannya mengenai bahan tambahan pangan berbahaya yang akan dievaluasi melalui pemberian angket sehingga program ini dapat meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat di Kecamatan Merawang</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Tumbuh kembangnya anak- anak yang optimal tergantung pada pemberian nutrisi dengan kualitas dan kuantitas yang baik serta benar. Banyaknya asupan makanan pada anak menjadi hal utama yang patut diperhatikan. Namun demikian, pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan maraknya peredaran bahan pangan dengan zat aditif berbahaya masih sangat rendah. Adapun permasalahan ini timbul karena kurangnya pengetahuan dan kepedulian warga terhadap peredaran zat aditif yang berbahaya pada bahan pangan serta jenis yang sering dijumpai; kurangnya pengetahuan dan kepedulian warga terhadap bahaya yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan bahan tambahan yang berbahaya pada makanan; belum adanya pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara mengidentifikasi adanya zat aditif berbahaya pada bahan pangan. Untuk memecahkan persoalan ini, maka pengusul program memberikan wawasan melalui informasi dan diskusi ke mitra program tentang zat aditif berbahaya pada bahan pangan. Selain itu telah dilakukan praktik identifikasi adanya bahan tambahan pangan berbahaya yang bekerjasama dengan BPOM Kepulauan Bangka Belitung. Setelah dilakukan penyampaikan informasi dan diskusi, serta praktik maka diharapkan masyarakat mampu meningkatkan pengetahuannya mengenai bahan tambahan pangan berbahaya yang akan dievaluasi melalui pemberian angket sehingga program ini dapat meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat di Kecamatan Merawang</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/671</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.671</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-6</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-6</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/671/591</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Verry Andre Fabiani, Nurhadini Nurhadini, Ristika Oktavia Asriza</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/674</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:26:04Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Improving Community Understanding Of Coastal Ecosystems (Mangroves) And Socialization Of Presidential Regulation No. 73/2012 On Mangrove Ecosystem Management In Tanah Bawah Village, Bangka Regency: Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Ekosistem Pesisir (Mangrove) Dan Sosialisasi Perpres No 73 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Ekosistem Mangrove Di Desa Tanah Bawah Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP  KOSITEM PESISIR (MANGROVE ) DAN SOSIALISASI PERPRES NO 73 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN EKOSISTEM MANGROVE DI DESA TANAH BAWAH KAB.BANGKA: Peningkatan Pemahaman Masyarakat Terhadap Ekosistem Pesisir (Mangrove) Dan Sosialisasi Perpres No 73 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Ekosistem Mangrove Di Desa Tanah Bawah Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Farhaby, Arthur M</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Gustomi, Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Kurniawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adi, Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Aisyah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Supratman, Okto</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muftiadi, M.Rizza</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Tanah Bawah merupakan salah satu Desa yang terdapat di Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Kab.Bangka., Kepulauan Bangka Belitung. Desa Tanah Bawah memiliki potensi besar di ekosistem pesisir seperti ekosistem mangrove yang terdapat di muara sungai upang, Ekosistem-ekosistem pesisir ini, menujang kehidupan masyarakat Desa Tanah Bawah dimana sekitar 30% masyarakat hidup bergantung ke ekosistem tersebut yang berprofesi sebagai penangkap ikan di sepanjang sungai upang. Saat ini masyarakat juga belum mengerti dan mengetahui adanya aturan Perpres No 73 Tahun 2012, yang melarang melakukan penebangan di area hutan mangrove sekaligus mengatur mengenai pelaksanaan dan pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Karena keberadaan ekosistem mangrove merupakan habitat tempat tinggal berbagai macam sumberdaya yang bernilai ekonomis. Selain itu sudah terdapat aturan mengenai sanksi yang akan dikenakan ketika masyarakat terbukti tertangkap sedang melakukan kegiatan penebangan mangrove. Sungai upang yang mengalir di daerah Desa Tanah Bawah menyimpan potensi jenis ikan yang sangat tinggi baik itu yang dapat digunakan untuk ikan konsumsi maupun untuk ikan hias. Masyarakat Desa Tanah Bawah mayoritas belum begitu mengetahui ikan apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga. Sungai upang menyimpan potensi jenis ikan sebanyak 14 spesies, terdiri dari ikan konsumsi 7 spesies, hias 3 spesies dan konsumsi-hias 4 spesies</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Tanah Bawah merupakan salah satu Desa yang terdapat di Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Kab.Bangka., Kepulauan Bangka Belitung. Desa Tanah Bawah memiliki potensi besar di ekosistem pesisir seperti ekosistem mangrove yang terdapat di muara sungai upang, Ekosistem-ekosistem pesisir ini, menujang kehidupan masyarakat Desa Tanah Bawah dimana sekitar 30% masyarakat hidup bergantung ke ekosistem tersebut yang berprofesi sebagai penangkap ikan di sepanjang sungai upang. Saat ini masyarakat juga belum mengerti dan mengetahui adanya aturan Perpres No 73 Tahun 2012, yang melarang melakukan penebangan di area hutan mangrove sekaligus mengatur mengenai pelaksanaan dan pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Karena keberadaan ekosistem mangrove merupakan habitat tempat tinggal berbagai macam sumberdaya yang bernilai ekonomis. Selain itu sudah terdapat aturan mengenai sanksi yang akan dikenakan ketika masyarakat terbukti tertangkap sedang melakukan kegiatan penebangan mangrove. Sungai upang yang mengalir di daerah Desa Tanah Bawah menyimpan potensi jenis ikan yang sangat tinggi baik itu yang dapat digunakan untuk ikan konsumsi maupun untuk ikan hias. Masyarakat Desa Tanah Bawah mayoritas belum begitu mengetahui ikan apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga. Sungai upang menyimpan potensi jenis ikan sebanyak 14 spesies, terdiri dari ikan konsumsi 7 spesies, hias 3 spesies dan konsumsi-hias 4 spesies</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/674</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.674</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 7-12</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 7-12</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/674/593</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Arthur M Farhaby, Andi Gustomi, Kurniawan Kurniawan, Wahyu Adi, Siti Aisyah, Okto Supratman, M.Rizza Muftiadi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/675</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:25:00Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Management And Development Of Micro Enterprises In Balunijuk Village Into Competitive Halalan Toyyiban Micro Enterprises: Pengelolaan Dan Pengembangan Usaha Mikro Di Desa Balunijuk Menjadi Usaha Mikro Kompetitif Halalan Toyyiban</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA MIKRO DI DESA BALUNIJUK MENJADI USAHA MIKRO KOMPETITIF HALALAN TOYYIBAN: Pengelolaan Dan Pengembangan Usaha Mikro Di Desa Balunijuk Menjadi Usaha Mikro Kompetitif Halalan Toyyiban</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Roanisca, Occa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mahardika, Robby Gus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Halal Products merupakan salah satu divisi pada kerjasama Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Keberadaan divisi tersebut dalam rangka memenuhi tuntutan konsumen akan tersedianya produk yang memenuhi standar halal. Pemerintah Bangka Belitung mendukung program halal products dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah No.16 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Jaminan Pangan Aman dan Halal. Desa Balunijuk berada dalam wilayah pemerintahan Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Beberapa lembaga pendidikan tingkat perguruan tinggi terdapat di Desa Balunijuk, sehingga masyarakat sekitar banyak membuka warung makanan dan minuman. Pemilik usaha makanan dan minuman di Desa Balunijuk rata-rata berpendidikan rendah ≤ SMA. Hal tersebut berdampak pada lemahnya pengelolaan manajemen yang dilakukan pada usaha yang dikelola, kurangnya informasi mengenai produk yang memenuhi standar bersih dan halal, serta kurangnya informasi mengenai prosedur pengajuan sertifikasi Laik Hyegene Sanitasi (HS) dan halal LPPOM MUI. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mempersiapkan sumber daya manusia dalam mengelola manajemen keuangan dan organisasi pada usaha yang dikelola, dan meningkatkan pengetahuan pemilik usaha mengenai standar dan prosedur pengajuan sertifikasi halal LPPOM MUI dan bersih (Laik Hyegene Sanitasi). Metode yang digunakan untuk mendukung kegiatan ini meliputi sosialisasi kepada pemilik usaha warung makanan dan minumam mengenai tata kelola manajemen, kriteria produk yang memenuhi standar bersih dan halal LPPOM MUI, dan prosedur pengajuan sertifikasi HS dan halal LPPOM MUI. Hasil dari kegiatan ini adalah Kegiatan sosialisasi dapat diterima dengan baik oleh peserta dan antusiasme peserta sangat tinggi hal ini tercermin dengan adanya keinginan dari aparat Desa Balunijuk dan peserta untuk mewujudkan Desa Balunijuk sebagai Kampung Halal. Melalui kegiatan sosialisasi ini peserta mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai pengelolaan manajemen keuangan dan organisasi pada usaha mikro, prosedur untuk memproduksi produk yang memenuhi standar bersih dan halal, serta prosedur pengajuan sertifikasi HS dan Halal LPPOM MUI</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Halal Products merupakan salah satu divisi pada kerjasama Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Keberadaan divisi tersebut dalam rangka memenuhi tuntutan konsumen akan tersedianya produk yang memenuhi standar halal. Pemerintah Bangka Belitung mendukung program halal products dengan dikeluarkannya Peraturan Daerah No.16 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Jaminan Pangan Aman dan Halal. Desa Balunijuk berada dalam wilayah pemerintahan Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Beberapa lembaga pendidikan tingkat perguruan tinggi terdapat di Desa Balunijuk, sehingga masyarakat sekitar banyak membuka warung makanan dan minuman. Pemilik usaha makanan dan minuman di Desa Balunijuk rata-rata berpendidikan rendah ≤ SMA. Hal tersebut berdampak pada lemahnya pengelolaan manajemen yang dilakukan pada usaha yang dikelola, kurangnya informasi mengenai produk yang memenuhi standar bersih dan halal, serta kurangnya informasi mengenai prosedur pengajuan sertifikasi Laik Hyegene Sanitasi (HS) dan halal LPPOM MUI. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mempersiapkan sumber daya manusia dalam mengelola manajemen keuangan dan organisasi pada usaha yang dikelola, dan meningkatkan pengetahuan pemilik usaha mengenai standar dan prosedur pengajuan sertifikasi halal LPPOM MUI dan bersih (Laik Hyegene Sanitasi). Metode yang digunakan untuk mendukung kegiatan ini meliputi sosialisasi kepada pemilik usaha warung makanan dan minumam mengenai tata kelola manajemen, kriteria produk yang memenuhi standar bersih dan halal LPPOM MUI, dan prosedur pengajuan sertifikasi HS dan halal LPPOM MUI. Hasil dari kegiatan ini adalah Kegiatan sosialisasi dapat diterima dengan baik oleh peserta dan antusiasme peserta sangat tinggi hal ini tercermin dengan adanya keinginan dari aparat Desa Balunijuk dan peserta untuk mewujudkan Desa Balunijuk sebagai Kampung Halal. Melalui kegiatan sosialisasi ini peserta mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai pengelolaan manajemen keuangan dan organisasi pada usaha mikro, prosedur untuk memproduksi produk yang memenuhi standar bersih dan halal, serta prosedur pengajuan sertifikasi HS dan Halal LPPOM MUI</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/675</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.675</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 13-17</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 13-17</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/675/594</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Occa Roanisca, Robby Gus Mahardika</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/677</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:23:21Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Home Industry As A Women&#039;s Empowerment Business To Improve Women&#039;s Welfare And Household Resilience: Industri Rumah Tangga Sebagai Usaha Pemberdayaan Perempuan Untuk Peningkatan Kesejahteraan Perempuan Dan Ketahanan Rumah Tangga</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">INDUSTRI RUMAH TANGGA SEBAGAI USAHA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DAN KETAHANAN RUMAH TANGGA: Industri Rumah Tangga Sebagai Usaha Pemberdayaan Perempuan Untuk Peningkatan Kesejahteraan Perempuan Dan Ketahanan Rumah Tangga</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggita, Wenni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wibawa, Dian Prihardini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yanuar, Dony</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pada tahun 2005, di bidang pendidikan, kesenjangan gender terlihat dari angka buta huruf perempuan umur 15 tahun ke atas sebanyak 11% yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki sebesar 5%. Selain itu, jenjang pendidikan yang ditamatkan perempuan jauh lebih rendah daripada laki-laki. Melalui intensifikasi pelaksanaan kelompok belajar Paket A, Paket B, dan Paket C kesenjangan itu diharapkan semakin sempit sehingga pada tahun 2006 angka buta huruf perempuan umur 15 tahun ke atas diperkirakan menurun menjadi 10%. Pengembangan lokal terkait erat dengan keberadaan industri kecil yang dapat memanfaatkan potensi lokal berupa penyerapan tenaga kerja, terutama perempuan. Perempuan dalam industri kecil, banyak mengalami persoalan yang terkait dengan peran jender yang menyebabkan marginalisasi (pemiskinan ekonomi) dan pelabelan negatif (stereotype) terhadap kaum perempuan. Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan peran mereka sebagai kekuatan industri kecil. Industri kecil juga dikatakan sebagai upaya pengembangan lokal di Indonesia, hal ini dikarenakan bahwa industri rumahan atau industri kecil adalah pondasi ekonomi keluarga. Terlebih dalam hal ini industri rumahan yang dikawangi oleh perempuan-perempuan. Walaupun sebenarnya pada industri rumahan bukan hanya perempuan yang berperan, namun juga anggota keluarga atau bahkan melibatkan warga sekitar</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pada tahun 2005, di bidang pendidikan, kesenjangan gender terlihat dari angka buta huruf perempuan umur 15 tahun ke atas sebanyak 11% yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki sebesar 5%. Selain itu, jenjang pendidikan yang ditamatkan perempuan jauh lebih rendah daripada laki-laki. Melalui intensifikasi pelaksanaan kelompok belajar Paket A, Paket B, dan Paket C kesenjangan itu diharapkan semakin sempit sehingga pada tahun 2006 angka buta huruf perempuan umur 15 tahun ke atas diperkirakan menurun menjadi 10%. Pengembangan lokal terkait erat dengan keberadaan industri kecil yang dapat memanfaatkan potensi lokal berupa penyerapan tenaga kerja, terutama perempuan. Perempuan dalam industri kecil, banyak mengalami persoalan yang terkait dengan peran jender yang menyebabkan marginalisasi (pemiskinan ekonomi) dan pelabelan negatif (stereotype) terhadap kaum perempuan. Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan peran mereka sebagai kekuatan industri kecil. Industri kecil juga dikatakan sebagai upaya pengembangan lokal di Indonesia, hal ini dikarenakan bahwa industri rumahan atau industri kecil adalah pondasi ekonomi keluarga. Terlebih dalam hal ini industri rumahan yang dikawangi oleh perempuan-perempuan. Walaupun sebenarnya pada industri rumahan bukan hanya perempuan yang berperan, namun juga anggota keluarga atau bahkan melibatkan warga sekitar</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/677</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.677</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 18-23</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 18-23</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/677/595</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Wenni Anggita, Dian Prihardini Wibawa, Dony Yanuar</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/678</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:22:31Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Flood Disaster Mitigation In Taman Sari Sub-district, Pangkalpinang City: Mitigasi Bencana Banjir Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">MITIGASI BENCANA BANJIR KECAMATAN TAMAN SARI  KOTA PANGKAPINANG: Mitigasi Bencana Banjir Kecamatan Taman Sari Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pitulima, Janiar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kegiatan ini diterbelakangi oleh kepentingan masyarakat khususnya permasalahan mengenai penanggulan bencana banjir yang ada di kota Pangkalpinang terutama di kelurahan Rawabangun dan Gedung Nasional kecamatan Taman Sari. Salah satu penanggulangan bencana tersebut adalah dengan melakukan mitigasi. Tujuan dari KKN ini adalah untuk mengidentifikasi daerah rawan terkena bencana banjir dengan membuat peta wilayah rawan banjir, melakukan pencegahan dan pengurangan resiko banjir, melakukan upaya pengembangan dan sosialisasi peringatan bahaya banjir. Metode pengumpulan data untuk mitigasi bencana banjir adalah dengan melakukan identifikasi masalah di Kelurahan Gedung Nasional dan Kelurahan Rawabangun. Identifikasi masalah dilakukan melalui survei langsung mewawancarai masyarakat, melihat drainase saluran air dan membuat peta kontur pada kelurahan tersebut. Berdasarkan kegiatan KKN XI UBB tahun 2016 yang telah dilakukan yaitu suvey dan pemetaan, pembuatan biopori, pengembangan dan sosialisasi hidup besih dan sehat. Lubang Biopori di Kelurahan Rawa Bangun dan Gedung Nasional berjumlah 180 lubang. Sosialisasi hidup bersih dan sehat sebagaimana yang telah dilakukan memfokuskan pada penyuluhan hidup bersih dan sehat pada siswa-siswi Sekolah Dasar. Serta program kerja penunjang dari “Mitigasi Bencana Banjir” diantaranya seperti kegiatan membersihkan lingkungan, pembuatan peta rawan bencana, pembuatan tugu peringatan banjir dan penyuluhan sanitasi pemukiman sehat</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kegiatan ini diterbelakangi oleh kepentingan masyarakat khususnya permasalahan mengenai penanggulan bencana banjir yang ada di kota Pangkalpinang terutama di kelurahan Rawabangun dan Gedung Nasional kecamatan Taman Sari. Salah satu penanggulangan bencana tersebut adalah dengan melakukan mitigasi. Tujuan dari KKN ini adalah untuk mengidentifikasi daerah rawan terkena bencana banjir dengan membuat peta wilayah rawan banjir, melakukan pencegahan dan pengurangan resiko banjir, melakukan upaya pengembangan dan sosialisasi peringatan bahaya banjir. Metode pengumpulan data untuk mitigasi bencana banjir adalah dengan melakukan identifikasi masalah di Kelurahan Gedung Nasional dan Kelurahan Rawabangun. Identifikasi masalah dilakukan melalui survei langsung mewawancarai masyarakat, melihat drainase saluran air dan membuat peta kontur pada kelurahan tersebut. Berdasarkan kegiatan KKN XI UBB tahun 2016 yang telah dilakukan yaitu suvey dan pemetaan, pembuatan biopori, pengembangan dan sosialisasi hidup besih dan sehat. Lubang Biopori di Kelurahan Rawa Bangun dan Gedung Nasional berjumlah 180 lubang. Sosialisasi hidup bersih dan sehat sebagaimana yang telah dilakukan memfokuskan pada penyuluhan hidup bersih dan sehat pada siswa-siswi Sekolah Dasar. Serta program kerja penunjang dari “Mitigasi Bencana Banjir” diantaranya seperti kegiatan membersihkan lingkungan, pembuatan peta rawan bencana, pembuatan tugu peringatan banjir dan penyuluhan sanitasi pemukiman sehat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/678</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.678</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 24-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 24-29</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/678/596</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Janiar Pitulima</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/679</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:19:19Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Empowerment Of Tunas Baru Farmer Group Through Probio_FM-Based Biourin Processing Business In The Implementation Of Oil Palm Cattle Integration System In Central Bangka: Pemberdayaan Kelompok Tani Tunas Baru Melalui Usaha Pengolahan Biourin Berbasis Probio_FM Dalam Penerapan Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit Di Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI TUNAS BARU  MELALUI USAHA PENGOLAHAN BIOURIN BERBASIS PROBIO_FM  DALAM PENERAPAN SISTEM INTEGRASI SAPI KELAPA SAWIT DI BANGKA TENGAH: Pemberdayaan Kelompok Tani Tunas Baru Melalui Usaha Pengolahan Biourin Berbasis Probio_FM Dalam Penerapan Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit Di Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Astuti, Rufti Puji</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sapta, Yudi Sapta</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini secara khusus adalah untuk memberdayakan peternak dalam pemanfaatan potensi limbah, melalui penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan (IPTEK), agar penerapan usahatani berbasis sistem integrasi sapi kelapa sawit semakin menguntungkan. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian ini untuk mengajak kelompok menerapkan pertanian ramah lingungan atau Good Agricultural Practices (GAP) dalam penerapan program sistem integrasi sapi kelapa sawit di kabupaten Bangka tengah. Target luaran dari kegiatan pengabdian diantaranya 1) Adanya perubahan perilaku peternak menerapkan teknologi probio_FM dalam pengolahan biourin 2) limbah urin sapi diolah menjadi biourin dan tidak ada limbah urin yang terbuang. upaya yang dilakukan adalah dengan memberi penyuluhan dan pengenalan teknologi probio_FM, pelatihan pembuatan biourin berbasis probio_FM, pendampingan selama proses fermentasi produk, pendampingan dalam pengemasan produk, pendampingan pada proses aplikasi produk pada tanaman tomat. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan bahwa peternak sepakat mau dan mampu untuk mengolah limbah dengan menggunakan tekologi probio_FM. pelatihan pembuatan biourin menghasilkan 12 peternak trampil dalam memproduksi biourin berbasis probio_FM</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini secara khusus adalah untuk memberdayakan peternak dalam pemanfaatan potensi limbah, melalui penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan (IPTEK), agar penerapan usahatani berbasis sistem integrasi sapi kelapa sawit semakin menguntungkan. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian ini untuk mengajak kelompok menerapkan pertanian ramah lingungan atau Good Agricultural Practices (GAP) dalam penerapan program sistem integrasi sapi kelapa sawit di kabupaten Bangka tengah. Target luaran dari kegiatan pengabdian diantaranya 1) Adanya perubahan perilaku peternak menerapkan teknologi probio_FM dalam pengolahan biourin 2) limbah urin sapi diolah menjadi biourin dan tidak ada limbah urin yang terbuang. upaya yang dilakukan adalah dengan memberi penyuluhan dan pengenalan teknologi probio_FM, pelatihan pembuatan biourin berbasis probio_FM, pendampingan selama proses fermentasi produk, pendampingan dalam pengemasan produk, pendampingan pada proses aplikasi produk pada tanaman tomat. Hasil kegiatan pengabdian menunjukan bahwa peternak sepakat mau dan mampu untuk mengolah limbah dengan menggunakan tekologi probio_FM. pelatihan pembuatan biourin menghasilkan 12 peternak trampil dalam memproduksi biourin berbasis probio_FM</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/679</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.679</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 36-41</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 36-41</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/679/597</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Rufti Puji Astuti, Yudi Sapta Sapta</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/681</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:17:27Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Empowerment Of The Crochet Handicraft Industry In Tua Tunu Village, Gerunggang Subdistrict, Pangkalpinang City To Support Tourism And Increase Community Income.: Pemberdayaan Industri Kerajinan Crochet Di Kelurahan Tua Tunu Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang Dalam Rangka Mendukung Pariwisata Dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN INDUSTRI KERAJINAN CROCHET  DI KELURAHAN  TUA TUNU KECAMATAN GERUNGGANG  KOTA PANGKALPINANG DALAM RANGKA MENDUKUNG PARIWISATA DAN PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT: Pemberdayaan Industri Kerajinan Crochet Di Kelurahan Tua Tunu Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang Dalam Rangka Mendukung Pariwisata Dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tanggung, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ashar, Mochammad Fikri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan program IbM pengerajin Rajutan di Kelurahan Tua Tunu ini adalah untuk memberdayakan kelompok pengerajin rajutan baru dalam mengembangkan usahanya secara mandiri dan juga memberdayakan perekonomian lokal yang sudah ada. Pengembangan ini berupa bidang produksi dan manajemen. Target luaran yang ingin dicapai pada pengerajin rajutan ini tersusun menjadi dua bagian yaitu yang (1) luaran bidang produksi (a) Pemanfaatan bahan baku benang yang ada yang sesuai dengan yang dibutuhkan pengerajin secara optimal sehingga kelancaran proses produksi pengerajin dapat maksimal dan desain yang diinginkan sesuai dengan harapan.(b) Pengerajin rajutan mampu mengembangkan satu atau lebih desain jenis baru yang ada di pasar sehingga ragam model rajutan akan bertambah yang akan memperbanyak hasil penjualan.(c) Produksi pengerajin akan semakin meningkat.(2) luaran bidang manajemen (a) Setiap pengerajin memiliki pembukuan untuk mencatat jumlah produk yang dihasilkan , banyaknya bahan yang dihabiskan dan banyaknya penjualan atau upah yang didapat sehingga diketahui besarnya penghasilan atau keuntungan yang mereka dapat selama ini.(b) Pengerajin mampu mempromosikan produk yang dihasilkan baik melalui media cetak ataupun elektronik. Rencana dan pelaksanaan program IbM di Kelurahan Tua Tunu (1) Persiapan, meliputi Sosialisasi Program IbM kepada mitra, Penyusunan indikator dan instrument, Pembentukan tim pelaksana program IbM, Pembagian tugas tim pelaksana dan pengarahan/diskusi, Mengadakan koordinasi dengan mitra IbM, Mengadakan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait.(2) Pelaksanaan, meliputi Pengadaan bahan baku benang untuk memperlancar proses produksi merajut, Membuat buku koleksi jenis- jenis desain merajut sebagai bahan acuan untuk diperlihatkan kepada pelanggan, Pelatihan membuat pembukuan hasil usaha merajut, Pelatihan menggunakan internet untuk mempromosikan hasil karya merajut, Membuatkan brosur sebagai media promosi yang nantinya akan diberikan kepada pelanggan yang datang.(3) Pemantauan meliputi, Pemantauan pengadaan bahan baku merajut seperti benang dan warnawarna benang yang diperlukan, Pemantauan pelaksanaan pelatihan pembuatan pembukuan hasil usaha, Pemantauan pelatihan menggunakan internet sebagai media promosi, Pemantauan pembuatan brosur untuk media promosi internal.(4) Evaluasi meliputi, Evaluasi pengadaan bahan&amp;nbsp;baku benang dan warna-warna benang, Evaluasi pelaksanaan pelatihan pembukuan hasil usaha, Evaluasi pelatihan menggunakan internet untuk media promosi, Evaluasi pelaksanaan pembuatan brosur internal, Pembuatan laporan program IbM.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Tujuan program IbM pengerajin Rajutan di Kelurahan Tua Tunu ini adalah untuk memberdayakan kelompok pengerajin rajutan baru dalam mengembangkan usahanya secara mandiri dan juga memberdayakan perekonomian lokal yang sudah ada. Pengembangan ini berupa bidang produksi dan manajemen. Target luaran yang ingin dicapai pada pengerajin rajutan ini tersusun menjadi dua bagian yaitu yang (1) luaran bidang produksi (a) Pemanfaatan bahan baku benang yang ada yang sesuai dengan yang dibutuhkan pengerajin secara optimal sehingga kelancaran proses produksi pengerajin dapat maksimal dan desain yang diinginkan sesuai dengan harapan.(b) Pengerajin rajutan mampu mengembangkan satu atau lebih desain jenis baru yang ada di pasar sehingga ragam model rajutan akan bertambah yang akan memperbanyak hasil penjualan.(c) Produksi pengerajin akan semakin meningkat.(2) luaran bidang manajemen (a) Setiap pengerajin memiliki pembukuan untuk mencatat jumlah produk yang dihasilkan , banyaknya bahan yang dihabiskan dan banyaknya penjualan atau upah yang didapat sehingga diketahui besarnya penghasilan atau keuntungan yang mereka dapat selama ini.(b) Pengerajin mampu mempromosikan produk yang dihasilkan baik melalui media cetak ataupun elektronik. Rencana dan pelaksanaan program IbM di Kelurahan Tua Tunu (1) Persiapan, meliputi Sosialisasi Program IbM kepada mitra, Penyusunan indikator dan instrument, Pembentukan tim pelaksana program IbM, Pembagian tugas tim pelaksana dan pengarahan/diskusi, Mengadakan koordinasi dengan mitra IbM, Mengadakan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait.(2) Pelaksanaan, meliputi Pengadaan bahan baku benang untuk memperlancar proses produksi merajut, Membuat buku koleksi jenis- jenis desain merajut sebagai bahan acuan untuk diperlihatkan kepada pelanggan, Pelatihan membuat pembukuan hasil usaha merajut, Pelatihan menggunakan internet untuk mempromosikan hasil karya merajut, Membuatkan brosur sebagai media promosi yang nantinya akan diberikan kepada pelanggan yang datang.(3) Pemantauan meliputi, Pemantauan pengadaan bahan baku merajut seperti benang dan warnawarna benang yang diperlukan, Pemantauan pelaksanaan pelatihan pembuatan pembukuan hasil usaha, Pemantauan pelatihan menggunakan internet sebagai media promosi, Pemantauan pembuatan brosur untuk media promosi internal.(4) Evaluasi meliputi, Evaluasi pengadaan bahan&amp;nbsp;baku benang dan warna-warna benang, Evaluasi pelaksanaan pelatihan pembukuan hasil usaha, Evaluasi pelatihan menggunakan internet untuk media promosi, Evaluasi pelaksanaan pembuatan brosur internal, Pembuatan laporan program IbM.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/681</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.681</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 42-47</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 42-47</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/681/599</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Muhammad Tanggung, Mochammad Fikri Ashar</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/682</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:16:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Efforts To Develop Kampung Dul (Central Bangka) Into A Productive Home Industry Area In Kampung Dul, Pangkalan Baru District, Central Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province: Upaya Pengembangan Kampung Dul (Bangka Tengah) Menjadi Daerah Home Industry Yang Produktif Di Kampung Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">UPAYA PENGEMBANGAN KAMPUNG DUL (BANGKA TENGAH) MENJADI DAERAH HOME INDUSTRY YANG PRODUKTIF DI KAMPUNG DUL, KEC. PANGKALAN BARU, KAB. BANGKA TENGAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG: Upaya Pengembangan Kampung Dul (Bangka Tengah) Menjadi Daerah Home Industry Yang Produktif Di Kampung Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rosalina, Erita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tanggung, M.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengharapkan mahasiswa dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang masih dalam tataran teoritis terhadap realisasi praktis berhubungan langsung dengan masyarakat. Melalui program KKN Tematik tahun 2018 melalui program Pembuatan E-Warung, Pendampingan Pemasaran Secara Online, Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan SAK EMKM, Pendampingan Pelatihan Komputer, Pendampingan Penyusunan Administrasi Yang Baik, Pendampingan Penyusunan Akuntansi Dan Keuangan Desa, Kegiatan Membersihkan Lingkungan Dan Kegiatan 3M, Merayakan HUT Kemerdekaan RI, Membuat Peta Kampung Dul. Dengan adanya KKN Tematik ini diharapkan terjadi peningkatan taraf ekonomi masyarakat. Jumlah mahasiswa yang KKN di Desa Batu Betumpang berjumlah 29 orang dan kegiatan dimulai dari 12 Juli sampai 20 Agustus 2018</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengharapkan mahasiswa dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang masih dalam tataran teoritis terhadap realisasi praktis berhubungan langsung dengan masyarakat. Melalui program KKN Tematik tahun 2018 melalui program Pembuatan E-Warung, Pendampingan Pemasaran Secara Online, Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan SAK EMKM, Pendampingan Pelatihan Komputer, Pendampingan Penyusunan Administrasi Yang Baik, Pendampingan Penyusunan Akuntansi Dan Keuangan Desa, Kegiatan Membersihkan Lingkungan Dan Kegiatan 3M, Merayakan HUT Kemerdekaan RI, Membuat Peta Kampung Dul. Dengan adanya KKN Tematik ini diharapkan terjadi peningkatan taraf ekonomi masyarakat. Jumlah mahasiswa yang KKN di Desa Batu Betumpang berjumlah 29 orang dan kegiatan dimulai dari 12 Juli sampai 20 Agustus 2018</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/682</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.682</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 48-54</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 48-54</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/682/600</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Erita Rosalina, M. Tanggung</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/683</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:09:09Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Building A Tourism Village Based On Information Technology Location Of Kurau Timur Village, Koba District, Central Bangka Regency: Membangun Desa Wisata Berbasis Teknologi Informasi Lokasi Desa Kurau Timur Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">MEMBANGUN DESA WISATA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI LOKASI DESA KURAU TIMUR KECAMATAN KOBA KABUPATEN BANGKA TENGAH: Membangun Desa Wisata Berbasis Teknologi Informasi Lokasi Desa Kurau Timur Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dinata, Irwan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Rudy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Putra, Ghiri Basuki</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sektor pariwisata sebagai suatu industri jasa merupakan salah satu bidang yang diharapkan dapat memberikan andil yang cukup besar dalam pembangunan daerah terutama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Banyaknya pantai yang indah serta tujuan wisata lainnya seperti kuliner, sejarah dan lainnya diharapkan mampu menjadi salah satu pendapatan daerah selain dari sektor pertambangan dan perkebunan. Sektor pariwisata telah menjadi andalan dalam mengantisipasi era pasca pertambangan timah, karena selain letaknya strategis, pariwisata juga diharapkan memberikan multiplier effects yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung. Untuk mendukung itu perlu banyak dikembangkan destinasi wisata baru selain yang sudah ada selama ini. Salah satunya Desa Kurau Timur Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Desa ini memiliki potensi wisata berupa kawasan hutan Manggrove yang masih alami dan masih asri belum begitu dikenal oleh khayalak luas. Dalam pengabdian ini telah dibangun media website yang khusus dibuat untuk mempromosikan Desa Kurau Timur sehingga diharapkan nantinya banyak wisatawan lokal maupun dari luar daerah Bangka Belitung yang tertarik untuk datang ke Desa Kurau Timur</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Sektor pariwisata sebagai suatu industri jasa merupakan salah satu bidang yang diharapkan dapat memberikan andil yang cukup besar dalam pembangunan daerah terutama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Banyaknya pantai yang indah serta tujuan wisata lainnya seperti kuliner, sejarah dan lainnya diharapkan mampu menjadi salah satu pendapatan daerah selain dari sektor pertambangan dan perkebunan. Sektor pariwisata telah menjadi andalan dalam mengantisipasi era pasca pertambangan timah, karena selain letaknya strategis, pariwisata juga diharapkan memberikan multiplier effects yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung. Untuk mendukung itu perlu banyak dikembangkan destinasi wisata baru selain yang sudah ada selama ini. Salah satunya Desa Kurau Timur Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Desa ini memiliki potensi wisata berupa kawasan hutan Manggrove yang masih alami dan masih asri belum begitu dikenal oleh khayalak luas. Dalam pengabdian ini telah dibangun media website yang khusus dibuat untuk mempromosikan Desa Kurau Timur sehingga diharapkan nantinya banyak wisatawan lokal maupun dari luar daerah Bangka Belitung yang tertarik untuk datang ke Desa Kurau Timur</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/683</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.683</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 55-59</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 55-59</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/683/601</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Irwan Dinata, Rudy Kurniawan, Ghiri Basuki Putra</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/684</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T04:22:00Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Improving Human Resources And Public Administration Services For The Realization of Air Mesu Timur Yang Bersinar (Clean, Santun, Beautiful, Comfortable, and Religious): Peningkatan Sumberdaya Manusia Dan Pelayanan Administrasi Publik Demi Terwujudnya Air Mesu Timur Yang Bersinar (Bersih, Santun, Indah, Nyaman, Dan Religius)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENINGKATAN SDM DAN PELAYANAN ADMINISTRASI PUBLIK DEMI TERWUJUDNYA AIR MESU TIMUR YANG BERSINAR   (BERSIH, SANTUN, INDAH, NYAMAN, DAN RELIGIUS): Peningkatan Sumberdaya Manusia Dan Pelayanan Administrasi Publik Demi Terwujudnya Air Mesu Timur Yang Bersinar (Bersih, Santun, Indah, Nyaman, Dan Religius)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Agustina, Duwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusnita, Maya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayati, Hidayati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk perwujudan dari pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu tujuan dari KKN ialah untuk melatih mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya serta mengembangkan softskills dan karakter mahasiswa. Kuliah Kerja Nyata XII Universitas Bangka Belitung dibidang tematik yang diselenggarakan di desa Air Mesu Timur ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta mengoptimalkan pelayanan administrasi publik demi terwujudnya Air Mesu Timur yang BERSINAR (Bersih, Santun, Indah, Nyaman, dan Religius). Metode pelaksanaan dilakukan melalui survey, sosialiasi serta pendampingan terhadap warga yang dilaksanakan selama 35 hari kerja. Peserta KKN merupakan mahasiswa UBB yang berasal dari empat Fakultas, diantaranya Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, FISIP dan Fakultas Hukum. Program yang terlaksana diantaranya Sosialisasi dan Pembuatan Laporan Keuangan Desa, Pembuatan Web Desa, Pengembangan Sektor Kewirausahaan, Sosialisasi dan Pendaftaran Keanggotaan BPJS Kesehatan, Sosialisasi Bahaya Penggunaan Narkoba, Pendidikan Keaksaraan, Rumah Pintar, serta Peringatan Hari Kemerdekaan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk perwujudan dari pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu tujuan dari KKN ialah untuk melatih mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya serta mengembangkan softskills dan karakter mahasiswa. Kuliah Kerja Nyata XII Universitas Bangka Belitung dibidang tematik yang diselenggarakan di desa Air Mesu Timur ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta mengoptimalkan pelayanan administrasi publik demi terwujudnya Air Mesu Timur yang BERSINAR (Bersih, Santun, Indah, Nyaman, dan Religius). Metode pelaksanaan dilakukan melalui survey, sosialiasi serta pendampingan terhadap warga yang dilaksanakan selama 35 hari kerja. Peserta KKN merupakan mahasiswa UBB yang berasal dari empat Fakultas, diantaranya Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, FISIP dan Fakultas Hukum. Program yang terlaksana diantaranya Sosialisasi dan Pembuatan Laporan Keuangan Desa, Pembuatan Web Desa, Pengembangan Sektor Kewirausahaan, Sosialisasi dan Pendaftaran Keanggotaan BPJS Kesehatan, Sosialisasi Bahaya Penggunaan Narkoba, Pendidikan Keaksaraan, Rumah Pintar, serta Peringatan Hari Kemerdekaan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/684</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i1.684</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 30-35</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 30-35</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/684/602</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Duwi Agustina, Maya Yusnita, Hidayati Hidayati</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/741</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:48:32Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Community Empowerment In Utilizing Village Potential As A Tourism Destination In Belilik Village: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Potensi Desa Sebagai Destinasi Wisata Di Desa Belilik</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN POTENSI DESA SEBAGAI DESTINASI WISATA DI DESA BELILIK: Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Potensi Desa Sebagai Destinasi Wisata Di Desa Belilik</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Amelia, Ririn</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Puspita Sari, Fajar Indah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Safitri, Revy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Belilik merupakan desa terbesar di Kecamatan Namang dengan luas wilayahnya meliputi 4,12% dari total luas Kecamatan Namang. Desa Belilik belum memiliki wisata yang cukup dikenal di masyarakat dan tertinggal dari Desa Namang yang memiliki wisata Hutan Pelawan. Hal ini menunjukkan bahwa saat ini sebagian besar potensi wilayah Desa Belilik masih belum dikembangkan secara optimal. Hal ini lah yang menjadi dasar untuk melakukan kegiatan pengabdian dengan memberdayakan masyarakat Desa Belilik dalam pemanfaatan potensi desa sebagai destinasi wisata. Berdasarkan hasil survey, permasalahan di desa Belilik dapat digolongkan menjadi dua yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) dan lingkungan. Permasalahan inilah yang menjadi acuan dalam merancang program kerja apa saja yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian. Adapun metode yang dilakukan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melakukan survey lokasi, penyusunan program kerja, pembekalan mahasiswa sebagai bagian tim pengabdian, sosialisasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pelaksanaan kegiatan dan melakukan promosi terhadap Desa Belilik. Kegiatan pengabdian di Desa Belilik dapat dikatakan berjalan sesuai dengan rencana dan mendapat respon positif dari masyarakat. Terbukti dari respon masyarakat yang rata-rata memberikan apresiasi puas terhadap kegiatan pengabdian. Kerjasama tim yang dilakukan saat kegiatan pengabdian sedikit demi sedikit mengikis sikap individualisme antar warga maupun internal tim pengabdian. Pengetahuan masyarakat pun bertambah, terutama mengenai kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan maupun potensi desa. Destinasi wisata di Desa Belilik kembali dibuka dengan adanya objek wisata Mahali Park hasil pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan potensi desa</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Belilik merupakan desa terbesar di Kecamatan Namang dengan luas wilayahnya meliputi 4,12% dari total luas Kecamatan Namang. Desa Belilik belum memiliki wisata yang cukup dikenal di masyarakat dan tertinggal dari Desa Namang yang memiliki wisata Hutan Pelawan. Hal ini menunjukkan bahwa saat ini sebagian besar potensi wilayah Desa Belilik masih belum dikembangkan secara optimal. Hal ini lah yang menjadi dasar untuk melakukan kegiatan pengabdian dengan memberdayakan masyarakat Desa Belilik dalam pemanfaatan potensi desa sebagai destinasi wisata. Berdasarkan hasil survey, permasalahan di desa Belilik dapat digolongkan menjadi dua yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) dan lingkungan. Permasalahan inilah yang menjadi acuan dalam merancang program kerja apa saja yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian. Adapun metode yang dilakukan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melakukan survey lokasi, penyusunan program kerja, pembekalan mahasiswa sebagai bagian tim pengabdian, sosialisasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pelaksanaan kegiatan dan melakukan promosi terhadap Desa Belilik. Kegiatan pengabdian di Desa Belilik dapat dikatakan berjalan sesuai dengan rencana dan mendapat respon positif dari masyarakat. Terbukti dari respon masyarakat yang rata-rata memberikan apresiasi puas terhadap kegiatan pengabdian. Kerjasama tim yang dilakukan saat kegiatan pengabdian sedikit demi sedikit mengikis sikap individualisme antar warga maupun internal tim pengabdian. Pengetahuan masyarakat pun bertambah, terutama mengenai kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan maupun potensi desa. Destinasi wisata di Desa Belilik kembali dibuka dengan adanya objek wisata Mahali Park hasil pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan potensi desa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/741</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i2.741</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-8</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-8</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/741/642</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Ririn Amelia, Fajar Indah Puspita Sari, Revy Safitri</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/742</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:56:49Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Empowering The Community And Village Potential As Edutourism In Kemuja, Bangka Regency: Memberdayakan Masyarakat Dan Potensi Desa Sebagai Edutourism Di Kemuja Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DAN POTENSI DESA SEBAGAI EDUTOURISM DI KEMUJA KABUPATEN BANGKA: Memberdayakan Masyarakat Dan Potensi Desa Sebagai Edutourism Di Kemuja Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sulistiana, Ineu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Valeriani, Devi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Edutourism atau wisata edukasi merupakan suatu perjalanan wisata yang memiliki nilai tambah edukasi, tidak hanya sekedar berwisata tetapi juga bertujuan untuk menambah nilainilai edukasi atau pendidikan bagi wisatawan (Buku Panduan Eduwisata, 2017). Desa Kemuja merupakan salah satu desa di Kabupaten Bangka yang memiliki potensi dan peluang untuk pengembangan kawasan eduwisata. Hal ini terlihat dari potensi berupa produk unggulan Desa Kemuja yaitu beras aruk yang berbahan dasar singkong serta potensi lainnya berupa cetak sawah atau areal persawahan yang cukup luas mencapai 320 hektar (BPS, 2017). Namun besarnya potensi yang dimiliki belum didukung dengan pengoptimalan pemberdayaan masyarakat setempat khususnya pemberdayaan kelompok-kelompok tani di Desa Kemuja. Hal tersebut dikarenakan terbatasnya pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode survey sebagai tahap persiapan dan sosialisasi serta dialog sebagai tahap pelaksanaan. Tujuan pelaksanaan dialog dan sosialisasi yaitu untuk memberi wawasan tentang potensi desa yang dimiliki dengan pemanfaatan teknologi untuk peningkatan produksi beras aruk dan menjadikan proses produksinya sebagai peluang edutourism di Desa Kemuja. Selain itu, sosialisasi dan dialog dilakukan dengan tujuan untuk memberdayakan Gapoktan Sejahtera Desa Kemuja mengenai pengembangan areal persawahan sebagai kawasan edutourism. Hasil dari kegiatan ini berupa rancangan alternatif draft visi dan misi edutourism di Desa Kemuja serta upaya peningkatan partisipasi masyarakat setempat melalui pemberdayaan kelompok-kelompok tani yang ada di Desa Kemuja</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Edutourism atau wisata edukasi merupakan suatu perjalanan wisata yang memiliki nilai tambah edukasi, tidak hanya sekedar berwisata tetapi juga bertujuan untuk menambah nilainilai edukasi atau pendidikan bagi wisatawan (Buku Panduan Eduwisata, 2017). Desa Kemuja merupakan salah satu desa di Kabupaten Bangka yang memiliki potensi dan peluang untuk pengembangan kawasan eduwisata. Hal ini terlihat dari potensi berupa produk unggulan Desa Kemuja yaitu beras aruk yang berbahan dasar singkong serta potensi lainnya berupa cetak sawah atau areal persawahan yang cukup luas mencapai 320 hektar (BPS, 2017). Namun besarnya potensi yang dimiliki belum didukung dengan pengoptimalan pemberdayaan masyarakat setempat khususnya pemberdayaan kelompok-kelompok tani di Desa Kemuja. Hal tersebut dikarenakan terbatasnya pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode survey sebagai tahap persiapan dan sosialisasi serta dialog sebagai tahap pelaksanaan. Tujuan pelaksanaan dialog dan sosialisasi yaitu untuk memberi wawasan tentang potensi desa yang dimiliki dengan pemanfaatan teknologi untuk peningkatan produksi beras aruk dan menjadikan proses produksinya sebagai peluang edutourism di Desa Kemuja. Selain itu, sosialisasi dan dialog dilakukan dengan tujuan untuk memberdayakan Gapoktan Sejahtera Desa Kemuja mengenai pengembangan areal persawahan sebagai kawasan edutourism. Hasil dari kegiatan ini berupa rancangan alternatif draft visi dan misi edutourism di Desa Kemuja serta upaya peningkatan partisipasi masyarakat setempat melalui pemberdayaan kelompok-kelompok tani yang ada di Desa Kemuja</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/742</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i2.742</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 9-13</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 9-13</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/742/643</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Ineu Sulistiana, Devi Valeriani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/743</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:56:15Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Activation And Mobilization Of Tourism Awareness Communities Based On Local Wisdom, Baharism, &amp; Sustainable Green Tourism: Aktivasi Dan Mobilisasi Masyarakat Sadar Wisata Berbasis Kearifan Lokal, Baharisme, &amp; Sustainable Green Tourism</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">AKTIVASI DAN MOBILISASI MASYARAKAT SADAR WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL, BAHARISME, &amp; SUSTAINABLE GREEN TOURISM: Aktivasi Dan Mobilisasi Masyarakat Sadar Wisata Berbasis Kearifan Lokal, Baharisme, &amp; Sustainable Green Tourism</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Darwance, Darwance</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rendy, Rendy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pasca tambang, pariwisata merupakan salah satu bidang yang sedang dikembangkan oleh hampir seluruh pemerintah daerah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk Kabupaten Bangka Selatan. Salah satu daerah yang menjadi gudang destinasi berupa pantai di wilayah ini adalah Desa Pasirputih, Kecamatan Tukak Sadai. Berbagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan pemuda desa setempat selama ini ternyata belum cukup mampu mendatangkan minat wisatawan untuk datang berulang kali ke destinasi wisata yang ada di sana, utamanya wisatawan yang berasal dari luar Pulau Bangka. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan sosialisasi, mobilisasi &amp;amp; pendampingan Desa Pasirputih dengan menggarap model destinasi wisata berbasis kearifan lokal potensi bahari &amp;amp; sustainable green tourism. Sebagai upaya lanjut untuk menggali potensi kearifan lokal yang dimiliki, diadakan workshop dan focus group discussion (FGD). Setelahnya, dicanangkan Pasirputih sebagai desa wisata berbasis kearifan lokal, potensi bahari, dan sustainable green tourism. Melalui beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, tercipta beberapa hal, seperti semobayan Pasirputih Berseri (Berbudaya, Religius, Santun, Elok, Ramah dan Indah), komitmen untuk penguatan identitas Melayu di kawasan wisata, formulasi atraksi wisata, dan pembuatan website desa wisata</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pasca tambang, pariwisata merupakan salah satu bidang yang sedang dikembangkan oleh hampir seluruh pemerintah daerah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk Kabupaten Bangka Selatan. Salah satu daerah yang menjadi gudang destinasi berupa pantai di wilayah ini adalah Desa Pasirputih, Kecamatan Tukak Sadai. Berbagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan pemuda desa setempat selama ini ternyata belum cukup mampu mendatangkan minat wisatawan untuk datang berulang kali ke destinasi wisata yang ada di sana, utamanya wisatawan yang berasal dari luar Pulau Bangka. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan sosialisasi, mobilisasi &amp;amp; pendampingan Desa Pasirputih dengan menggarap model destinasi wisata berbasis kearifan lokal potensi bahari &amp;amp; sustainable green tourism. Sebagai upaya lanjut untuk menggali potensi kearifan lokal yang dimiliki, diadakan workshop dan focus group discussion (FGD). Setelahnya, dicanangkan Pasirputih sebagai desa wisata berbasis kearifan lokal, potensi bahari, dan sustainable green tourism. Melalui beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, tercipta beberapa hal, seperti semobayan Pasirputih Berseri (Berbudaya, Religius, Santun, Elok, Ramah dan Indah), komitmen untuk penguatan identitas Melayu di kawasan wisata, formulasi atraksi wisata, dan pembuatan website desa wisata</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/743</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i2.743</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 14-23</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 14-23</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/743/644</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Darwance Darwance, Rendy Rendy</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/744</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:55:15Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Empowerment Of The Universitas Bangka Belitung Student Activity Unit (UKM): Exploring Bangka Belitung&#039;s Underwater Beauty Through Batik Tulis: Pemberdayaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Bangka Belitung: Eksplorasi Keindahan Bawah Laut Bangka Belitung Melalui Batik Tulis</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) UBB: EKSPLORASI KEINDAHAN BAWAH LAUT BANGKA BELITUNG MELALUI BATIK TULIS: Pemberdayaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Bangka Belitung: Eksplorasi Keindahan Bawah Laut Bangka Belitung Melalui Batik Tulis</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Bidayani, Endang</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syarif, Ahmad Fahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kegiatan IbM dilaksanakan di workshop UKM Batik Tulis Pinang Sirih Kelurahan Selindung Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang. Melalui program ini mahasiswa dapat memperoleh keterampilan membatik, sekaligus makin meningkatkan kecintaan mereka terhadap bahari dan budaya Indonesia. Kegiatan membatik ini diharapkan dapat memberikan keuntungan antara lain: 1) Menumbuhkan minat mahasiswa untuk melestarikan batik; 2) Meningkatkan keterampilan mahasiswa menghasilkan batik bermotif keindahan alam; 3) Membuka peluang usaha; dan 4) Menumbuhkan jiwa entrepreneur bagi mahasiswa. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah: 1) Peningkatan kuantitas dan kualitas batik tulis. Semakin beragamnya motif batik, akan meningkatkan minat konsumen untuk membeli produk; 2) Peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa untuk membatik; dan 3) Peningkatan pendapatan bagi mahasiswa, sehingga diharapkan mahasiswa mampu mendanai kuliah mereka, dan menjadi bekal berwirausaha setelah lulus</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kegiatan IbM dilaksanakan di workshop UKM Batik Tulis Pinang Sirih Kelurahan Selindung Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang. Melalui program ini mahasiswa dapat memperoleh keterampilan membatik, sekaligus makin meningkatkan kecintaan mereka terhadap bahari dan budaya Indonesia. Kegiatan membatik ini diharapkan dapat memberikan keuntungan antara lain: 1) Menumbuhkan minat mahasiswa untuk melestarikan batik; 2) Meningkatkan keterampilan mahasiswa menghasilkan batik bermotif keindahan alam; 3) Membuka peluang usaha; dan 4) Menumbuhkan jiwa entrepreneur bagi mahasiswa. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah: 1) Peningkatan kuantitas dan kualitas batik tulis. Semakin beragamnya motif batik, akan meningkatkan minat konsumen untuk membeli produk; 2) Peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa untuk membatik; dan 3) Peningkatan pendapatan bagi mahasiswa, sehingga diharapkan mahasiswa mampu mendanai kuliah mereka, dan menjadi bekal berwirausaha setelah lulus</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/744</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i2.744</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 24-28</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 24-28</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/744/645</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Endang Bidayani, Ahmad Fahrul Syarif</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/745</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:53:25Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Community Assistance Through Utilization Of Animal Manure And Alternative Beef Cattle Feed Processing Technology In Panca Tunggal Village, South Bangka Regency: Pendampingan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Kotoran Ternak Dan Teknologi Pengolahan Pakan Ternak Sapi Potong Alternatif Di Desa Panca Tunggal Kabupaten Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENDAMPINGAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN KOTORAN TERNAK DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN PAKAN TERNAK SAPI POTONG ALTERNATIF DI DESA PANCA TUNGGAL KABUPATEN BANGKA SELATAN: Pendampingan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Kotoran Ternak Dan Teknologi Pengolahan Pakan Ternak Sapi Potong Alternatif Di Desa Panca Tunggal Kabupaten Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yulia, Yulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setiawan, Iwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pendampingan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian merupakan salah satu alternatif strategi untuk mendukung program pencapaian swasembada daging. Salah satu usaha di bidang peternakan ini menggunakan konsep agribisnis dalam usahanya berupa transfer berupa teknologi dan edukasi pada peternak dengan bentuk pendampingan masyarakat melalui pemanfaatan kotoran ternak dan teknologi pengolahan pakan alternatif ternak sapi potong. Pendampingan masyarakat menuju desa berbasis kearifan lokal (peternakan, pertanian, perkebunan dan wisata) menjadi penting untuk dilakukan karena berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya salah satunya berupa dapat membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan pendapatan masyarakat desa panca tunggal. Desa Panca Tunggal disebut juga desa ternak karena rata-rata profesi yang digeluti masyarakat di desa panca tunggal adalah beternak, karena dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakatnya Jawa yang dominan lebih sering beternak dan berkebun. Desa panca tunggal juga dicanangkan sebagai salah satu desa swasembada daging di Kabupaten Bangka Selatan. Kata kunci : Pendampingan, pemanfaatan, teknologi PENDAHULUAN Pendampingan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian merupakan salah satu alternatif strategi untuk mendukung program pencapaian swasembada daging. Salah satu usaha di bidang peternakan ini menggunakan konsep agribisnis dalam usaha guna meningkatkan pendapatan masyarakat desa Panca Tunggal berupa transfer berupa teknologi dan edukasi pada peternak dengan bentuk pendampingan masyarakat melalui pemanfaatan kotoran ternak dan teknologi pengolahan pakan alternatif ternak sapi potong. Keberhasilkan suatu usaha peternakan ditentukan oleh beberapa faktor pendukung diantaranya pakan, tatalakasana pemeliharaan (manajemen) dan lingkungan. Dari beberapa faktor pendukung tersebut, pakan merupakan faktor utama yang&amp;nbsp;Tunggal disebut juga desa ternak karena rata-rata profesi yang digeluti masyarakat di desa panca tunggal adalah beternak, karena dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakatnya Jawa yang dominan lebih sering beternak dan berkebun. Desa panca tunggal juga dicanangkan sebagai salah satu desa swasembada daging di Kabupaten Bangka Selatan</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pendampingan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian merupakan salah satu alternatif strategi untuk mendukung program pencapaian swasembada daging. Salah satu usaha di bidang peternakan ini menggunakan konsep agribisnis dalam usahanya berupa transfer berupa teknologi dan edukasi pada peternak dengan bentuk pendampingan masyarakat melalui pemanfaatan kotoran ternak dan teknologi pengolahan pakan alternatif ternak sapi potong. Pendampingan masyarakat menuju desa berbasis kearifan lokal (peternakan, pertanian, perkebunan dan wisata) menjadi penting untuk dilakukan karena berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya salah satunya berupa dapat membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan pendapatan masyarakat desa panca tunggal. Desa Panca Tunggal disebut juga desa ternak karena rata-rata profesi yang digeluti masyarakat di desa panca tunggal adalah beternak, karena dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakatnya Jawa yang dominan lebih sering beternak dan berkebun. Desa panca tunggal juga dicanangkan sebagai salah satu desa swasembada daging di Kabupaten Bangka Selatan. Kata kunci : Pendampingan, pemanfaatan, teknologi PENDAHULUAN Pendampingan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian merupakan salah satu alternatif strategi untuk mendukung program pencapaian swasembada daging. Salah satu usaha di bidang peternakan ini menggunakan konsep agribisnis dalam usaha guna meningkatkan pendapatan masyarakat desa Panca Tunggal berupa transfer berupa teknologi dan edukasi pada peternak dengan bentuk pendampingan masyarakat melalui pemanfaatan kotoran ternak dan teknologi pengolahan pakan alternatif ternak sapi potong. Keberhasilkan suatu usaha peternakan ditentukan oleh beberapa faktor pendukung diantaranya pakan, tatalakasana pemeliharaan (manajemen) dan lingkungan. Dari beberapa faktor pendukung tersebut, pakan merupakan faktor utama yang&amp;nbsp;Tunggal disebut juga desa ternak karena rata-rata profesi yang digeluti masyarakat di desa panca tunggal adalah beternak, karena dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakatnya Jawa yang dominan lebih sering beternak dan berkebun. Desa panca tunggal juga dicanangkan sebagai salah satu desa swasembada daging di Kabupaten Bangka Selatan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/745</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i2.745</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 29-36</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 29-36</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/745/646</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Yulia Yulia, Iwan Setiawan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/747</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:52:39Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Efforts To Utilize Yard With KRPL (Kebun Rumah Pangan Lestari) Pattern As A Pepper Seedling Production Unit And Environmentally Friendly Vegetable Pesticide Source Garden In Namang Village - Central Bangka Regency: Upaya Pemanfaatan Pekarangan Dengan Pola KRPL (Kebun Rumah Pangan Lestari) Sebagai Unit Produksi Bibit Lada Dan Kebun Sumber Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Di Desa Namang – Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">UPAYA PEMANFAATAN PEKARANGAN DENGAN POLA KRPL (KEBUN RUMAH PANGAN LESTARI) SEBAGAI UNIT PRODUKSI BIBIT LADA DAN KEBUN SUMBER PESTISIDA NABATI  RAMAH LINGKUNGAN DI DESA NAMANG – KAB. BANGKA TENGAH: Upaya Pemanfaatan Pekarangan Dengan Pola KRPL (Kebun Rumah Pangan Lestari) Sebagai Unit Produksi Bibit Lada Dan Kebun Sumber Pestisida Nabati Ramah Lingkungan Di Desa Namang – Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Lestari, Tri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Apriyadi, Rion</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pratama, Deni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pasokan lada Indonesia salah satunya berasal dari Provinsi Bangka Belitung dengan produk lada putih yang terkenal secara populer dengan muntok white pepper. Pengendalian hama terpadu belum menjadi fokus utama karena sebagian besar petani lada masih menerapkan pengendalian hama menggunakan pestisida / insektisida kimia sintetik. Penggunaan insektisida sintetik yang berlebihan menjadikan lingkungan tercemar dan berdampak buruk pada keseimbangan ekosistem bahkan kesehatan petani. Untuk itu, pengendalian secara terpadu menggunakan pestisida nabati perlu dimaksimalkan dalam rangka menjaga stabilitas produksi komoditas lada sekaligus mempertahankan kondisi lingkungan yang bebas bahan pencemar kimia. Pestisida nabati memiliki prospek yang baik sebagai teknologi alternatif pengganti pestisida sintetik. Optimalisasi program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) merupakan upaya intensifikasi pemanfaatan pagar hidup, pekarangan rumah, jalan desa, dan fasilitas umum lainnya (sekolah, rumah ibadah), serta lahan terbuka hijau. Selain kendala pemanfaatan pekarangan untuk menanam tanaman sumber pestisida nabati masih belum pernah dilakukan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Namang Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan yang telah dilakukan dipusatkan dirumah kediaman Bapak Wahid, Bapak Rozi dan Kantor Kepala Desa Namang. Kegiatan yang telah dilakukan meliputi pelatihan petani mitra mengenai teknik produksi bibit lada sehat, produksi pestisida nabati berbasis tanaman pekarangan dan optimalisasi pekarangan sebagai unit usahatani berskala mikro</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pasokan lada Indonesia salah satunya berasal dari Provinsi Bangka Belitung dengan produk lada putih yang terkenal secara populer dengan muntok white pepper. Pengendalian hama terpadu belum menjadi fokus utama karena sebagian besar petani lada masih menerapkan pengendalian hama menggunakan pestisida / insektisida kimia sintetik. Penggunaan insektisida sintetik yang berlebihan menjadikan lingkungan tercemar dan berdampak buruk pada keseimbangan ekosistem bahkan kesehatan petani. Untuk itu, pengendalian secara terpadu menggunakan pestisida nabati perlu dimaksimalkan dalam rangka menjaga stabilitas produksi komoditas lada sekaligus mempertahankan kondisi lingkungan yang bebas bahan pencemar kimia. Pestisida nabati memiliki prospek yang baik sebagai teknologi alternatif pengganti pestisida sintetik. Optimalisasi program KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) merupakan upaya intensifikasi pemanfaatan pagar hidup, pekarangan rumah, jalan desa, dan fasilitas umum lainnya (sekolah, rumah ibadah), serta lahan terbuka hijau. Selain kendala pemanfaatan pekarangan untuk menanam tanaman sumber pestisida nabati masih belum pernah dilakukan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Namang Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan yang telah dilakukan dipusatkan dirumah kediaman Bapak Wahid, Bapak Rozi dan Kantor Kepala Desa Namang. Kegiatan yang telah dilakukan meliputi pelatihan petani mitra mengenai teknik produksi bibit lada sehat, produksi pestisida nabati berbasis tanaman pekarangan dan optimalisasi pekarangan sebagai unit usahatani berskala mikro</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/747</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i2.747</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 37-42</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 37-42</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/747/647</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Tri Lestari, Rion Apriyadi, Deni Pratama</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/748</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:50:45Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Society Empowerment Through Capacity Building To Create Competitive Advantage Of Baru Village As BISMILLAH Village (Bersih, Iman, Sehat, Mandiri, Indah, Lestari, Aman Dan Harmonis): Society Empowerment Melalui Capacity Building Guna Menciptakan Competitive Advantage Desa Baru Sebagai Desa BISMILLAH (Bersih, Iman, Sehat, Mandiri, Indah, Lestari, Aman Dan Harmonis)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">SOCIETY EMPOWERMENT MELALUI CAPACITY BUILDING  GUNA MENCIPTAKAN COMPETITIVE ADVANTAGE DESA BARU  SEBAGAI DESA BISMILLAH  (BERSIH, IMAN, SEHAT, MANDIRI, INDAH, LESTARI, AMAN DAN HARMONIS): Society Empowerment Melalui Capacity Building Guna Menciptakan Competitive Advantage Desa Baru Sebagai Desa BISMILLAH (Bersih, Iman, Sehat, Mandiri, Indah, Lestari, Aman Dan Harmonis)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Christianingrum, Christianingrum</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayati, Hidayati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mustafa, Dian PW</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Masalah yang ditemukan di Desa Baru yaitu masih kurangnya pengetahuan dan keahlian masyarakat dalam mengolah potensi hasil laut yang dimiliki, sehingga banyak sekali potensi yang belum dioptimalkan. Oleh karena itulah perlu dilakukan sosialisasi untuk menambah wawasan serta pemberian keterampilan tambahan bagi masyarakat sehingga memberikan keuntungan bagi masyarakat pula. Maka tema yang diangkat yaitu “Society Empowerment Melalui Capacity Building Guna Menciptakan Competitive Advantage Desa Baru Sebagai Desa Bismillah”. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan. Hasil evaluasi dari kegiatan adalah masyarakat sangat terbuka dan menerima saran dan pengetahuan dari Mahasiswa KKN</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Masalah yang ditemukan di Desa Baru yaitu masih kurangnya pengetahuan dan keahlian masyarakat dalam mengolah potensi hasil laut yang dimiliki, sehingga banyak sekali potensi yang belum dioptimalkan. Oleh karena itulah perlu dilakukan sosialisasi untuk menambah wawasan serta pemberian keterampilan tambahan bagi masyarakat sehingga memberikan keuntungan bagi masyarakat pula. Maka tema yang diangkat yaitu “Society Empowerment Melalui Capacity Building Guna Menciptakan Competitive Advantage Desa Baru Sebagai Desa Bismillah”. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan. Hasil evaluasi dari kegiatan adalah masyarakat sangat terbuka dan menerima saran dan pengetahuan dari Mahasiswa KKN</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/748</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i2.748</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 43-49</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 43-49</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/748/648</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Christianingrum Christianingrum, Hidayati Hidayati, Dian PW Mustafa</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/749</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:49:40Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Gerakan Indonesia Melayani &quot;Improving The Community Complaint System&quot; In Batu Beriga Village, Lubuk Besar Sub-district, Central Bangka Regency: Gerakan Indonesia Melayani “Memperbaiki Sistem Pengaduan Masyarakat” Di Desa Batu Beriga Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">GERAKAN INDONESIA MELAYANI “MEMPERBAIKI SISTEM PENGADUAN MASYARAKAT” DI DESA BATU BERIGA KECAMATAN LUBUK BESAR KABUPATEN BANGKA TENGAH: Gerakan Indonesia Melayani “Memperbaiki Sistem Pengaduan Masyarakat” Di Desa Batu Beriga Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saparin, Saparin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijianti, Eka Sari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rodiawan, Rodiawan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Gerakan Indonesia Melayani merupakan salah satu implementasi dari Gerakan Revolusi Mental sebagaimana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2016. Tujuan Inpres ini untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa dengan mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila.Gerakan Indonesia Melayani ini difokuskan kepada peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur sipil negara(ASN), peningkatan penegakan disiplin aparatur pemerintah dan penegak hukum,penyempurnaan standar pelayanan dan sistem pelayanan yang inovatif (egovernment). Tiga hal yang menjadi target dari Gerakan Indonesia Melayani, yaitu bagaimana meningkatkan kualitas manusianya, bagaimana memperbaiki sistem dan aturannya, serta bagaimana meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan publiknya. Gerakan Indonesia Melayani ini dilaksanakan oleh mahasiswa didampingi dosen pembimbing lapangan melalui Kerja Nyata Revolusi Mental (KKN-RM). Subtema yang dilaksanakan dari gerakan Indonesia melayani yaitu “ sistem pengaduan masyarakat” di desa Batu Beriga Kabupaten Bangka Tengah. Targetnya adalah tercapainya sistem pelayanan terbaik dari pemerintah desa, dengan segala informasi yang yang menyangkut tata kelola pelayanannya. Oleh karena itu kelompok KKN-RM desa Batu Beriga melakukan kegiatan sosialisasi tentang pentingnya untuk mengetahui prosedur layanan pengaduan masyarakat dan mempermudah masyarakat dalam memberi saran dan informasi penting kepada pemerintah desa sehingga informasi tersebut cepat ditanggapi oleh pemerintah desa</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Gerakan Indonesia Melayani merupakan salah satu implementasi dari Gerakan Revolusi Mental sebagaimana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2016. Tujuan Inpres ini untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa dengan mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila.Gerakan Indonesia Melayani ini difokuskan kepada peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur sipil negara(ASN), peningkatan penegakan disiplin aparatur pemerintah dan penegak hukum,penyempurnaan standar pelayanan dan sistem pelayanan yang inovatif (egovernment). Tiga hal yang menjadi target dari Gerakan Indonesia Melayani, yaitu bagaimana meningkatkan kualitas manusianya, bagaimana memperbaiki sistem dan aturannya, serta bagaimana meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan publiknya. Gerakan Indonesia Melayani ini dilaksanakan oleh mahasiswa didampingi dosen pembimbing lapangan melalui Kerja Nyata Revolusi Mental (KKN-RM). Subtema yang dilaksanakan dari gerakan Indonesia melayani yaitu “ sistem pengaduan masyarakat” di desa Batu Beriga Kabupaten Bangka Tengah. Targetnya adalah tercapainya sistem pelayanan terbaik dari pemerintah desa, dengan segala informasi yang yang menyangkut tata kelola pelayanannya. Oleh karena itu kelompok KKN-RM desa Batu Beriga melakukan kegiatan sosialisasi tentang pentingnya untuk mengetahui prosedur layanan pengaduan masyarakat dan mempermudah masyarakat dalam memberi saran dan informasi penting kepada pemerintah desa sehingga informasi tersebut cepat ditanggapi oleh pemerintah desa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/749</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v5i2.749</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 50-52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 50-52</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/749/649</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Saparin Saparin, Eka Sari Wijianti, Rodiawan Rodiawan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1421</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:06:31Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Development Of Natural Tourism Objects And Attractions As A Tourism Destination Area In Tanjung Labu Village, Lepar Pongok Subdistrict Bangka Belitung: Pengembangan Objek Dan Daya Tarik Wisata Alam Sebagai Daerah Tujuan Wisata Di Desa Tanjung Labu Kecamatan Lepar Pongok Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENGEMBANGAN OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA ALAM SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI DESA TANJUNG LABU KECAMATAN LEPAR PONGOK BANGKA BELITUNG: Pengembangan Objek Dan Daya Tarik Wisata Alam Sebagai Daerah Tujuan Wisata Di Desa Tanjung Labu Kecamatan Lepar Pongok Bangka Belitung</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Guskarnali, Guskarnali</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Irvani, Irvani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Andini, Delita Ega</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai macam wisata dan budaya yang patut untuk dikembangkan. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mengembangkan wisata lokal yang ada di indonesia khususnya di desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar Pongok. Di daerah ini salah satu wisata yang terkenal dan sedang dalam proses pengembangan yaitu wisata Pantai Lampu. Pantai ini berada di bagian sebelah ujung desa tanjung labu tidak jauh dari pemukiman warga. Pantai ini memiliki air yang jernih dan pasir yang putih dan bersih. Melihat potensi yang ada dari pantai tersebut, sudah selayaknya pemerintah melakukan pengembangan terhadap wisata Pantai Lampu. Mahasiswa KKN TEMATIK UBB XIII yang mengabdi di Kecamatan Lepar Pongok ikut turut serta membantu dalam proses pengembangan pantai tersebut bekerja sama dengan pemerintah sekitar. Pantai ini sempat di kembangkan sebelumnya namun karena tidak di rawat dengan baik maka pantai tersebut kembali ditinggalkan dan jarang dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Pengembangan Pantai Lampu yang dilakukan berupa pembangunan beberapa infrastuktur serta pembersihan pantai. Ada beberapa program yang dilaksanakan di pantai tersebut yaitu pembuatan spot bakar – bakar, gapura pembuatan spot foto, pagar pembatas, serta arena bermain untuk para pengunjung.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai macam wisata dan budaya yang patut untuk dikembangkan. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mengembangkan wisata lokal yang ada di indonesia khususnya di desa Tanjung Labu, Kecamatan Lepar Pongok. Di daerah ini salah satu wisata yang terkenal dan sedang dalam proses pengembangan yaitu wisata Pantai Lampu. Pantai ini berada di bagian sebelah ujung desa tanjung labu tidak jauh dari pemukiman warga. Pantai ini memiliki air yang jernih dan pasir yang putih dan bersih. Melihat potensi yang ada dari pantai tersebut, sudah selayaknya pemerintah melakukan pengembangan terhadap wisata Pantai Lampu. Mahasiswa KKN TEMATIK UBB XIII yang mengabdi di Kecamatan Lepar Pongok ikut turut serta membantu dalam proses pengembangan pantai tersebut bekerja sama dengan pemerintah sekitar. Pantai ini sempat di kembangkan sebelumnya namun karena tidak di rawat dengan baik maka pantai tersebut kembali ditinggalkan dan jarang dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Pengembangan Pantai Lampu yang dilakukan berupa pembangunan beberapa infrastuktur serta pembersihan pantai. Ada beberapa program yang dilaksanakan di pantai tersebut yaitu pembuatan spot bakar – bakar, gapura pembuatan spot foto, pagar pembatas, serta arena bermain untuk para pengunjung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1421</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i1.1421</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-5</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-5</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1421/1026</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Guskarnali Guskarnali, Irvani Irvani, Delita Ega Andini</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1422</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:05:43Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Assistance In The Development And Management Of The Tourism Sector In Pasirputih Village Through Increasing Community Awareness In The Field Of Law: Pendampingan Dalam Pengembangan Dan Pengelolaan Sektor Pariwisata Di Desa Pasirputih Melalui Peningkatan Kesadaran Masyarakat Di Bidang Hukum</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENDAMPINGAN DALAM PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN SEKTOR PARIWISATA DI DESA PASIRPUTIH MELALUI PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT DI BIDANG HUKUM: Pendampingan Dalam Pengembangan Dan Pengelolaan Sektor Pariwisata Di Desa Pasirputih Melalui Peningkatan Kesadaran Masyarakat Di Bidang Hukum</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Salfutra, Reko Dwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Darwance, Darwance</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pariwisata menjadi salah satu sektor yang menjadi prioritas utama hampir seluruh pemerintah daerah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal yang sama juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Desa Pasirputih di Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan merupakan salah satu daerah di Negeri Junjung Besaoh yang memiliki banyak potensi untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata. Dalam tahap implementasi, penarikan retribusi yang dilakukan semata-mata sebagai upaya untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang ada di tempat wisata. Hanya saja, usaha ini kemudian menemui beberapa persoalan, salah satunya setelah terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Oleh karenanya, kegiatan ini berupaya untuk melakukan pendampingan dalam pengembangan dan pengelolaan sektor pariwisata melalui pengingkatan kesadaran masyarakat di bidang hukum. Beberapa hal yang sudah dilakukan di antaraya adalah sosialisasi dan pelatihan pengelolaan tempat wisata dan pembangunan fasilitas wisata di lokasi percontohan, pendampingan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pariwisata menjadi salah satu sektor yang menjadi prioritas utama hampir seluruh pemerintah daerah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal yang sama juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Desa Pasirputih di Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan merupakan salah satu daerah di Negeri Junjung Besaoh yang memiliki banyak potensi untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata. Dalam tahap implementasi, penarikan retribusi yang dilakukan semata-mata sebagai upaya untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang ada di tempat wisata. Hanya saja, usaha ini kemudian menemui beberapa persoalan, salah satunya setelah terbitnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Oleh karenanya, kegiatan ini berupaya untuk melakukan pendampingan dalam pengembangan dan pengelolaan sektor pariwisata melalui pengingkatan kesadaran masyarakat di bidang hukum. Beberapa hal yang sudah dilakukan di antaraya adalah sosialisasi dan pelatihan pengelolaan tempat wisata dan pembangunan fasilitas wisata di lokasi percontohan, pendampingan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1422</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i1.1422</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 6-15</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 6-15</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1422/1027</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Reko Dwi Salfutra, Darwance Darwance</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1423</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:04:16Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Training On Making Powerpoint-Based Interactive Learning Media For Paud Himpaudi Educators In Gabek District, Pangkalpinang City: Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Powerpoint Bagi Tenaga Pendidik Paud Himpaudi Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS POWERPOINT BAGI TENAGA PENDIDIK PAUD HIMPAUDI KECAMATAN GABEK KOTA PANGKALPINANG: Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Powerpoint Bagi Tenaga Pendidik Paud Himpaudi Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ardiansah, Feri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Miftakhi, Diah Rina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Proses pembelajaran di sekolah hendaknya disertai dengan media pembelajaran. Media pembelajaran yang paling banyak berkembang pada saat ini yaitu media pembelajaran berbasis komputer. Salah satu contoh media pembelajaran berbasis komputer yang paling sederhana dan mudah untuk dibuat guru adalah media pembelajaran berbasis Powerpoint. Aplikasi yang digunakan dalam pengabdian ini adalah microsoft powerpoint. Target kegiatan ini adalah peserta dapat membuat media pembelajaran interaktif berbasis powerpoint serta dapat menerapkannya dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan media pembelajaran ini maka akan menarik perhatian siswa dan membuat proses pembelajaran menjadi menyenangkan.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Proses pembelajaran di sekolah hendaknya disertai dengan media pembelajaran. Media pembelajaran yang paling banyak berkembang pada saat ini yaitu media pembelajaran berbasis komputer. Salah satu contoh media pembelajaran berbasis komputer yang paling sederhana dan mudah untuk dibuat guru adalah media pembelajaran berbasis Powerpoint. Aplikasi yang digunakan dalam pengabdian ini adalah microsoft powerpoint. Target kegiatan ini adalah peserta dapat membuat media pembelajaran interaktif berbasis powerpoint serta dapat menerapkannya dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan media pembelajaran ini maka akan menarik perhatian siswa dan membuat proses pembelajaran menjadi menyenangkan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1423</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i1.1423</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 16-24</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 16-24</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1423/1028</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Feri Ardiansah, Diah Rina Miftakhi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1424</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:01:17Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Empowered Housewives With Macrame Knowledge And Skills: Ibu Rumah Tangga Berdaya Dengan Pengetahuan Dan Keterampilan Kerajinan Macrame</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">IBU RUMAH TANGGA BERDAYA DENGAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KERAJINAN MACRAME: Ibu Rumah Tangga Berdaya Dengan Pengetahuan Dan Keterampilan Kerajinan Macrame</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wibawa, Dian Prihardini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Agustina, Duwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Labu Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka sebagian besar mata pencaharian penduduknya mengandalkan alam. Salah satu sektor yang sangat besar untuk dikembangkan adalah sektor perkebunan berupa kelapa sawit. Pekerjaan yang menjadi andalan pencaharian didesa ini dilakukan dominan oleh para suami/lelaki. Sementara didesa ini masih banyak ibu-ibu rumah tangga yang aktif namun kurang produktif, sehingga tidak memiliki penghasilan sendiri untuk menunjang kebutuhan keluarga. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan di Desa Labu Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka dalam upaya pemberdayaan ibu rumah tangga dengan memberikan motivasi tentang pengetahuan berwirausaha dan memberikan keterampilan kerajinan Macrame yaitu pembuatan tas dari bahan tali kur. Pelaksanaan kegiatan mulai dari penyuluhan sampai memberikan pelatihan keterampilan kerajinan macramé dilakukan sejak bulan juni sampai oktober 2019. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga usia produktif yang tergabung dalam ibu-ibu PKK sebanyak 30 orang. Melalui program Iptek bagi Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan melalui sosialisasi dan penyuluhan tentang berwirausaha dan memberikan pelatihan kerajinan macramé (tali kur) kepada ibu-ibu rumah tangga. Dengan bekal pengetahuan wirausaha dan keterampilan kerajinan diharapkan ibu rumah tangga bisa menghasilkan sebuah produk yang dapat dijual dan meningkatkan penghasilan mitra.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Labu Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka sebagian besar mata pencaharian penduduknya mengandalkan alam. Salah satu sektor yang sangat besar untuk dikembangkan adalah sektor perkebunan berupa kelapa sawit. Pekerjaan yang menjadi andalan pencaharian didesa ini dilakukan dominan oleh para suami/lelaki. Sementara didesa ini masih banyak ibu-ibu rumah tangga yang aktif namun kurang produktif, sehingga tidak memiliki penghasilan sendiri untuk menunjang kebutuhan keluarga. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan di Desa Labu Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka dalam upaya pemberdayaan ibu rumah tangga dengan memberikan motivasi tentang pengetahuan berwirausaha dan memberikan keterampilan kerajinan Macrame yaitu pembuatan tas dari bahan tali kur. Pelaksanaan kegiatan mulai dari penyuluhan sampai memberikan pelatihan keterampilan kerajinan macramé dilakukan sejak bulan juni sampai oktober 2019. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga usia produktif yang tergabung dalam ibu-ibu PKK sebanyak 30 orang. Melalui program Iptek bagi Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan melalui sosialisasi dan penyuluhan tentang berwirausaha dan memberikan pelatihan kerajinan macramé (tali kur) kepada ibu-ibu rumah tangga. Dengan bekal pengetahuan wirausaha dan keterampilan kerajinan diharapkan ibu rumah tangga bisa menghasilkan sebuah produk yang dapat dijual dan meningkatkan penghasilan mitra.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1424</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i1.1424</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 25-29</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 25-29</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1424/1029</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Dian Prihardini Wibawa, Duwi Agustina</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1425</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:59:40Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Optimizing Upang River Tourism Management And Aquaculture As A Leading Sector In Tanah Bawah Village, Bangka Regency: Optimalisasi Pengelolaan Wisata Sungai Uang Dan Perikanan Budidaya Sebagai Sektor Unggulan Di Desa Tanah Bawah Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">OPTIMALISASI PENGELOLAAN WISATA SUNGAI UPANG  DAN PERIKANAN BUDIDAYA SEBAGAI SEKTOR UNGGULAN DI DESA TANAH BAWAH KABUPATEN BANGKA: Optimalisasi Pengelolaan Wisata Sungai Uang Dan Perikanan Budidaya Sebagai Sektor Unggulan Di Desa Tanah Bawah Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Gustomi, Andi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Farhaby, Arthur M</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Akhrianti, Irma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Tanah Bawah merupakan salah satu Desa yang terdapat di Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Desa Tanah Bawah memiliki potensi sumberdaya hayati perairan dari Sungai Upang yang sangat potensial untuk dikembangkan. Sungai Upang menyimpan keanekaragaman sumberdaya ikan air tawar yang cukup beragam dengan jumlah spesies yang sudah teridentifikasi sebanyak 14 jenis. Pemanfaatan Sungai Upang hingga saat ini baru sebatas pada penangkapan ikan sekala kecil dan tradisional untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat dan wisata mancing. Kondisi Sungai Upang yang masih alami membuat arah pengembangan sungai ini tidak hanya terbatas pada wisata mancing saja melainkan dapat dikembangkan dengan wisata edukasi biodiversitas flora dan fauna yang ada di kawasan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema optimalisasi pengelolaan wisata Sungai Upang dan perikanan budidaya sebagai sektor unggulan Desa Tanah Bawah merupakan tahap awal perintisan dan pengembangan potensi Sungai Upang. Untuk mengoptimalkan potensi Sungai Upang sebagai kawasan wisata dan perikanan budidaya dilakukanlah beberapa kegiatan antara lain, 1) Membuat pusat informasi biodiversitas flora dan fauna Sungai Upang sebagai objek pendukung wisata edukasi. 2) Branding wisata sungai upang dengan kemasan lebih milenial, 3) Membangun kesadaran masyarakat untuk mengutamakan K3 dalam beraktivitas di Sungai Upang bagi keselamatan wisatawan maupun pelaku pengelola Sungai. 4) Edukasi potensi pengembangan budidaya ikan dalam bentuk penangkaran ikan-ikan lokal Sungai Upang. Hasil pengabdian mendapat respon dan dukungan yang baik oleh seluruh stageholder antara lain Pemerintah Desa Tanah Bawah, Komunitas Pecinta Sungai Upang, Bangka Flora Society, dan masyarakat calon pembudidaya maupun pengelola Sungai Upang. Kegiatan pengabdian telah menghasilkan pusat informasi flora dan fauna Sungai Upang, adanya kesadaran masyarakat terkait branding wisata Sungai Upang dan K3, adanya keinginan masyarakat untuk melakukan kegiatan penangkaran ikan-ikan lokal Sungai Upang sebagai .penunjang ekonomi pribadi maupun calon kelompok pembudidaya. Adanya sinergitas antara pemerintah desa, komunitas pecinta Sungai Upang, dan akademisi dalam pengelolaan Sungai Upang maka untuk mewujudkan konsep wisata Sungai Upang berbasis ekologi dan pemberdayaan masyarakat secara terpadu bukan hal yang sulit.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Tanah Bawah merupakan salah satu Desa yang terdapat di Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Desa Tanah Bawah memiliki potensi sumberdaya hayati perairan dari Sungai Upang yang sangat potensial untuk dikembangkan. Sungai Upang menyimpan keanekaragaman sumberdaya ikan air tawar yang cukup beragam dengan jumlah spesies yang sudah teridentifikasi sebanyak 14 jenis. Pemanfaatan Sungai Upang hingga saat ini baru sebatas pada penangkapan ikan sekala kecil dan tradisional untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat dan wisata mancing. Kondisi Sungai Upang yang masih alami membuat arah pengembangan sungai ini tidak hanya terbatas pada wisata mancing saja melainkan dapat dikembangkan dengan wisata edukasi biodiversitas flora dan fauna yang ada di kawasan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema optimalisasi pengelolaan wisata Sungai Upang dan perikanan budidaya sebagai sektor unggulan Desa Tanah Bawah merupakan tahap awal perintisan dan pengembangan potensi Sungai Upang. Untuk mengoptimalkan potensi Sungai Upang sebagai kawasan wisata dan perikanan budidaya dilakukanlah beberapa kegiatan antara lain, 1) Membuat pusat informasi biodiversitas flora dan fauna Sungai Upang sebagai objek pendukung wisata edukasi. 2) Branding wisata sungai upang dengan kemasan lebih milenial, 3) Membangun kesadaran masyarakat untuk mengutamakan K3 dalam beraktivitas di Sungai Upang bagi keselamatan wisatawan maupun pelaku pengelola Sungai. 4) Edukasi potensi pengembangan budidaya ikan dalam bentuk penangkaran ikan-ikan lokal Sungai Upang. Hasil pengabdian mendapat respon dan dukungan yang baik oleh seluruh stageholder antara lain Pemerintah Desa Tanah Bawah, Komunitas Pecinta Sungai Upang, Bangka Flora Society, dan masyarakat calon pembudidaya maupun pengelola Sungai Upang. Kegiatan pengabdian telah menghasilkan pusat informasi flora dan fauna Sungai Upang, adanya kesadaran masyarakat terkait branding wisata Sungai Upang dan K3, adanya keinginan masyarakat untuk melakukan kegiatan penangkaran ikan-ikan lokal Sungai Upang sebagai .penunjang ekonomi pribadi maupun calon kelompok pembudidaya. Adanya sinergitas antara pemerintah desa, komunitas pecinta Sungai Upang, dan akademisi dalam pengelolaan Sungai Upang maka untuk mewujudkan konsep wisata Sungai Upang berbasis ekologi dan pemberdayaan masyarakat secara terpadu bukan hal yang sulit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1425</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i1.1425</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 30-35</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 30-35</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1425/1030</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Andi Gustomi, Arthur M Farhaby, Irma Akhrianti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1426</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T05:57:54Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Kapit Village Icon Design, Kelekak Rimba Menambar Tourism Forest Village: Desain Ikon Desa Kapit, Desa Hutan Wisata Kelekak Rimba Menambar</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">DESAIN IKON DESA KAPIT, DESA HUTAN WISATA KELEKAK RIMBA MENAMBAR: Desain Ikon Desa Kapit, Desa Hutan Wisata Kelekak Rimba Menambar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yunita, Anggraeni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Karmawan, Karmawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sumar, Sumar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah intra kurikuler yang diselenggarakan oleh akademik di seluruh perguruan tinggi yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan untuk mengambil mata kuliah ini dengan tujuan untuk meningkatan kemampuan serta wawasan mahasiswa sebagai bekal hidup di masyarakat setelah lulus kuliah nanti. Pada dasarnya Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu bentuk dari pendidikan dengan cara memberikan pengalaman empiris kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat di luar kampus, dan secara langsung megajarkan kepada mahasiswa cara mengidentifikasi masalah-masalah sosial pada masyarakat yang ada disekitarnya. Pariwisata bagi masyarakat Desa Kapit adalah sesuatu hal baru. Namun setelah dibukanya kawasan areal hutan wisata dan bumi perkemahan telah menimbulkan berbagai dinamika bagi masyarakat. Perencanaan ini menggunakan metode survey terhadap setiap warga yang ada di Desa Kapit dilakukan dengan penilaian subjektif masyarakat, dengan bertujuan untuk pengambilan data dan analisis sifatsifat yang khas dari Desa Kapit. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan (observasi) dan&amp;nbsp;wawancara. Data yang diperoleh dan dikumpulkan dilapangan kemudian dianalisis untuk pembuatan ikon. Pembuatan ikon ini lebih mengarah kepada makna simbolis dari segala potensi-potensi dan juga karakteristik masyarakat yang ada di Desa Kapit, yang secara langsung akan dikembangkan kedepannya. Dengan dibuatnya perencanaan desain pembuatan ikon Desa Kapit ini, bertujuan untuk lebih mengangkat identitas dari Desa Kapit. Sekaligus menjembatani visi dan misi desa dalam proses pengembangannya menuju desa yang lebih maju kedepannya.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah intra kurikuler yang diselenggarakan oleh akademik di seluruh perguruan tinggi yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan untuk mengambil mata kuliah ini dengan tujuan untuk meningkatan kemampuan serta wawasan mahasiswa sebagai bekal hidup di masyarakat setelah lulus kuliah nanti. Pada dasarnya Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu bentuk dari pendidikan dengan cara memberikan pengalaman empiris kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat di luar kampus, dan secara langsung megajarkan kepada mahasiswa cara mengidentifikasi masalah-masalah sosial pada masyarakat yang ada disekitarnya. Pariwisata bagi masyarakat Desa Kapit adalah sesuatu hal baru. Namun setelah dibukanya kawasan areal hutan wisata dan bumi perkemahan telah menimbulkan berbagai dinamika bagi masyarakat. Perencanaan ini menggunakan metode survey terhadap setiap warga yang ada di Desa Kapit dilakukan dengan penilaian subjektif masyarakat, dengan bertujuan untuk pengambilan data dan analisis sifatsifat yang khas dari Desa Kapit. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan (observasi) dan&amp;nbsp;wawancara. Data yang diperoleh dan dikumpulkan dilapangan kemudian dianalisis untuk pembuatan ikon. Pembuatan ikon ini lebih mengarah kepada makna simbolis dari segala potensi-potensi dan juga karakteristik masyarakat yang ada di Desa Kapit, yang secara langsung akan dikembangkan kedepannya. Dengan dibuatnya perencanaan desain pembuatan ikon Desa Kapit ini, bertujuan untuk lebih mengangkat identitas dari Desa Kapit. Sekaligus menjembatani visi dan misi desa dalam proses pengembangannya menuju desa yang lebih maju kedepannya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1426</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i1.1426</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 36-39</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 36-39</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1426/1031</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Anggraeni Yunita, Karmawan Karmawan, Sumar Sumar</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1446</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:10:10Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Utilization Of Infrared Ceramics Heater (IRCH) As A Portable Dryer In Tenggulun Village, Solokuro District, Lamongan Regency: Pemanfaatan Infrared Ceramics Heater (IRCH) Sebagai Alat Pengering Portable Di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMAANFAATAN INFRA RED CERAMICS HEATER (IRCH)  SEBAGAI ALAT PENGERING PORTABLE DI DESA TENGGULUN  KECAMATAN SOLOKURO KABUPATEN LAMONGAN: Pemanfaatan Infrared Ceramics Heater (IRCH) Sebagai Alat Pengering Portable Di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Abidin, zainal</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Susanto, Edi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Husen, Husen</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bachri, Affan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Industri kecil penggilingan padi mengalami kesulitan untuk membuat lantai jemur yang dapat menampung gabah . Rata-rata penggilingan padi kecil hanya mempunyai lantai jemur gabah berkapasitas 4 sampai 5 ton gabah. Lama pengeringan dengan sinar matahari yang normal rata-rata berkisar antara jam 08.00 sampai 15.00 ( ± 7 jam) dan setiap dua jam harus dibalikan atau diaduk. Padi hasil panen dapat pula dikeringkan dengan menggunakan mesin pengering padi atau dryer. Sementara peralatan pengeringan membutuhkan perangkat berbiaya mahal dengan budget hingga ratusan juta rupiah.
Desain alat pengering yang telah dilaksanakan adalah berbasis infra red ceramics heater jenis AM-033 dengan jumlah 6 unit yang memiliki kapasitas 2,77 kilo kalor. Pada aplikasi pengeringan di dalam ruangan alat pengering bekerja dengan sumber energi dari gas LPG yang diatur oleh selenoid valve dengan pemantik menggunakan pembangkit tegangan tinggi dari 12v – 2,4 kilovolt. Timer (pengatur waktu) diaktifkan sesuai dengan kebutuhan waktu pengeringan dari 0-12 jam, sementara kontrol temperatur didasarkan atas sensor termokopel yang dibandingkan dengan pengatur temperatur dari 0°-600°. Sistem ini juga dilengkapi sensor temperatur dan kadar air berbasis arduino 328 yang membaca perubahan kadar air dari komoditas hasil pertanian. Parameter penurunan kadar air merupakan ukuran efektifitas bekerjanya alat pengering (dryer).
&amp;nbsp;
Kata kunci : dryer, infra red ceramic heater, temperatur, humidity (kadar air)</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Industri kecil penggilingan padi mengalami kesulitan untuk membuat lantai jemur yang dapat menampung gabah . Rata-rata penggilingan padi kecil hanya mempunyai lantai jemur gabah berkapasitas 4 sampai 5 ton gabah. Lama pengeringan dengan sinar matahari yang normal rata-rata berkisar antara jam 08.00 sampai 15.00 ( ± 7 jam) dan setiap dua jam harus dibalikan atau diaduk. Padi hasil panen dapat pula dikeringkan dengan menggunakan mesin pengering padi atau dryer. Sementara peralatan pengeringan membutuhkan perangkat berbiaya mahal dengan budget hingga ratusan juta rupiah.
Desain alat pengering yang telah dilaksanakan adalah berbasis infra red ceramics heater jenis AM-033 dengan jumlah 6 unit yang memiliki kapasitas 2,77 kilo kalor. Pada aplikasi pengeringan di dalam ruangan alat pengering bekerja dengan sumber energi dari gas LPG yang diatur oleh selenoid valve dengan pemantik menggunakan pembangkit tegangan tinggi dari 12v – 2,4 kilovolt. Timer (pengatur waktu) diaktifkan sesuai dengan kebutuhan waktu pengeringan dari 0-12 jam, sementara kontrol temperatur didasarkan atas sensor termokopel yang dibandingkan dengan pengatur temperatur dari 0°-600°. Sistem ini juga dilengkapi sensor temperatur dan kadar air berbasis arduino 328 yang membaca perubahan kadar air dari komoditas hasil pertanian. Parameter penurunan kadar air merupakan ukuran efektifitas bekerjanya alat pengering (dryer).
&amp;nbsp;
Kata kunci : dryer, infra red ceramic heater, temperatur, humidity (kadar air)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1446</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i2.1446</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 26 - 31</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 26 - 31</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1446/1065</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 zainal Abidin, Edi Susanto, Husen Husen, Affan Bachri</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1531</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:09:17Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Optimizing The Potential Of Natural Resources In Terentang III Village, Central Bangka Regency: Optimalisasi Potensi Sumber Daya Alam Di Desa Terentang III Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">OPTIMALISASI POTENSI SUMBER DAYA ALAM DI DESA TERENTANG III KABUPATEN BANGKA TENGAH: Optimalisasi Potensi Sumber Daya Alam Di Desa Terentang III Kabupaten Bangka Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saparin, Saparin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijiyanti, Eka Sari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setiawan, Yudi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Terentang III ditetapkan menjadi sebuah desa pada tanggal 10 September 1947 dan masuk ke daerah otonom Kecamatan Koba Kabupaten Bangka. Tahun 2003 terjadi pemekaran Kabupaten Bangka, sehingga desa ini masuk dalam wilayah Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Masyarakat desa Terentang III masih dominan menggantungkan mata pencaharian mereka di sektor pertanian, perkebunan, pertambangan dan nelayan.potensi desa salah satunya di sektor pariwisata yaitu pantai Terentang III. Pantai tersebut sudah dikembangkan oleh pemerintah daerah setempat, dimana di area pantai tersebut sudah terdapat ruang terbuka hijau (RTH), taman yang hijau, mushola, toilet, arena panjat tebing, gazebo, jalan setapak yang telah dicor sebagai track jogging, lahan parkir yang luas. Oleh karena itu, melalui pengabdian tahun 2019, Tim pengabdian berinisiatif mengoptimalisasikan potensi sumber daya alam yang tersedia di Desa Terentang III.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Terentang III ditetapkan menjadi sebuah desa pada tanggal 10 September 1947 dan masuk ke daerah otonom Kecamatan Koba Kabupaten Bangka. Tahun 2003 terjadi pemekaran Kabupaten Bangka, sehingga desa ini masuk dalam wilayah Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah. Masyarakat desa Terentang III masih dominan menggantungkan mata pencaharian mereka di sektor pertanian, perkebunan, pertambangan dan nelayan.potensi desa salah satunya di sektor pariwisata yaitu pantai Terentang III. Pantai tersebut sudah dikembangkan oleh pemerintah daerah setempat, dimana di area pantai tersebut sudah terdapat ruang terbuka hijau (RTH), taman yang hijau, mushola, toilet, arena panjat tebing, gazebo, jalan setapak yang telah dicor sebagai track jogging, lahan parkir yang luas. Oleh karena itu, melalui pengabdian tahun 2019, Tim pengabdian berinisiatif mengoptimalisasikan potensi sumber daya alam yang tersedia di Desa Terentang III.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1531</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i2.1531</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1 - 5</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1 - 5</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1531/1066</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Saparin Saparin, Eka Sari Wijiyanti, Yudi Setiawan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1533</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:08:35Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Marketing Strategy-Based Business Assistance Training For SMEs &quot;Raja Abon Makmur Lestari&quot;: Pelatihan Pendampingan Usaha Produksi UKM “Raja Abon Makmur Lestari” Berbasis Marketing Strategy</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PELATIHAN PENDAMPINGAN USAHA PRODUKSI UKM “RAJA ABON MAKMUR LESTARI” BERBASIS MARKETING STRATEGY: Pelatihan Pendampingan Usaha Produksi UKM “Raja Abon Makmur Lestari” Berbasis Marketing Strategy</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yulia, Yulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Putri, Aning Kesuma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Purwasih, Rati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Usaha produksi Raja abon makmur lestari berbahan baku dari hewani dan tanaman Usaha tersebut dilaksanakan oleh si pemilik karena munculnya ide usaha karena si pemilik rajin mengikuti seminar-seminar yang sering diadakan oleh dinas-dinas terkait. Permasalahan mitra yang terjadi diantaranya produksi abon kurang karena pasokan dari supplier bahan baku, pembuatannya masih tradisional belum menggunakan mesin spinner, masih terbatasnya akses permodalan sebagai bentuk pengembangan usaha abon. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil produksi abon berbahan baku hewani (daging sapi, daging ayam, telur ) dan tanaman (nangka, rebung, nenas) yang berada di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang. Solusi yang ditawarkan adalah, perluasan akses pasar, meningkatkan kemampuan manajerial sehingga pendapatan mitra meningkat. Kegiatan pendampingan yang ingin dicapai adalah: pendampingan dalam manajemen usaha, manajemen permodalan, pendampingan pembuatan website, pendampingan pembuatan rak-rak khusus penjualan produk dan pendampingan pembuatan kemasan. Melalui kegiatan pendampingan harapan UKM menjadi home industry yang mandiri, sehingga mempunyai kemampuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas serta hasil produksi abon di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang serta diharapkan dapat menunjang peningkatan daya beli masyarakat dan peningkatan perekonomian dari daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Usaha produksi Raja abon makmur lestari berbahan baku dari hewani dan tanaman Usaha tersebut dilaksanakan oleh si pemilik karena munculnya ide usaha karena si pemilik rajin mengikuti seminar-seminar yang sering diadakan oleh dinas-dinas terkait. Permasalahan mitra yang terjadi diantaranya produksi abon kurang karena pasokan dari supplier bahan baku, pembuatannya masih tradisional belum menggunakan mesin spinner, masih terbatasnya akses permodalan sebagai bentuk pengembangan usaha abon. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil produksi abon berbahan baku hewani (daging sapi, daging ayam, telur ) dan tanaman (nangka, rebung, nenas) yang berada di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang. Solusi yang ditawarkan adalah, perluasan akses pasar, meningkatkan kemampuan manajerial sehingga pendapatan mitra meningkat. Kegiatan pendampingan yang ingin dicapai adalah: pendampingan dalam manajemen usaha, manajemen permodalan, pendampingan pembuatan website, pendampingan pembuatan rak-rak khusus penjualan produk dan pendampingan pembuatan kemasan. Melalui kegiatan pendampingan harapan UKM menjadi home industry yang mandiri, sehingga mempunyai kemampuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas serta hasil produksi abon di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang serta diharapkan dapat menunjang peningkatan daya beli masyarakat dan peningkatan perekonomian dari daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1533</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i2.1533</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 6 - 11</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 6 - 11</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1533/1067</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Yulia Yulia, Aning Kesuma Putri, Rati Purwasih</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1534</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:13:20Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Community Empowerment Of Air Duren Village Based On Agricultural And Economic Independence: Pemberdayaan Masyarakat Desa Air Duren Berbasis Kemandirian Pertanian Dan Ekonomi</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA AIR DUREN BERBASIS KEMANDIRIAN PERTANIAN DAN EKONOMI: Pemberdayaan Masyarakat Desa Air Duren Berbasis Kemandirian Pertanian Dan Ekonomi</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aini, Sitti Nurul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kusmiadi, Riwan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Asriani, Euis</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung memiliki potensi di sektor hortikultura yang cukup besar, salah satu diantaranya adalah Desa Air Duren. Desa Air Duren terkenal sebagai daerah pemasok nenas terbesar di Kabupaten Bangka. Selain nenas, desa ini juga menghasilkan komoditi sayuran dan lada. Beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat di desa ini adalah adalah biaya produksi untuk pengadaan pupuk masih tinggi, limbah kulit nenas yang belum&amp;nbsp; termanfaatkan,&amp;nbsp; minimnya pemanfaatan pekarangan untuk menanam sayuran, kurangnya promosi dari produk yang dihasilkan dan masih rendahnya pengetahuan tentang penanganan penyakit lada. Berdasarkan permasalahan tersebut dilaksanakanlah pengabdian masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata-Tematik. Program yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemanfaatan kulit nenas sebagai pupuk organik, pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman secara vertikultur,&amp;nbsp; pelatihan&amp;nbsp; pembuatan&amp;nbsp; blog sebagai&amp;nbsp; sarana&amp;nbsp; promosi&amp;nbsp; produk&amp;nbsp; pertanian dan pelatihan singkat cara aplikasi Trichoderma&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; mengatasi&amp;nbsp; penyakit kuning tanaman lada. Secara keseluruhan kegiatan&amp;nbsp;&amp;nbsp; pengabdian&amp;nbsp;&amp;nbsp; terlaksana&amp;nbsp;&amp;nbsp; dengan baik, namun terdapat beberapa kendala seperti susahnya jaringan internet sehingga menyulitkan pengecekkan web/ blog yang telah dibuat, dan kebiasaan memelihara hewan&amp;nbsp;&amp;nbsp; ternak&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang&amp;nbsp;&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp;&amp;nbsp; dikandangkan menyebabkan kerusakan tanaman sayuran yang ditanaman di pekarangan rumah.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung memiliki potensi di sektor hortikultura yang cukup besar, salah satu diantaranya adalah Desa Air Duren. Desa Air Duren terkenal sebagai daerah pemasok nenas terbesar di Kabupaten Bangka. Selain nenas, desa ini juga menghasilkan komoditi sayuran dan lada. Beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat di desa ini adalah adalah biaya produksi untuk pengadaan pupuk masih tinggi, limbah kulit nenas yang belum&amp;nbsp; termanfaatkan,&amp;nbsp; minimnya pemanfaatan pekarangan untuk menanam sayuran, kurangnya promosi dari produk yang dihasilkan dan masih rendahnya pengetahuan tentang penanganan penyakit lada. Berdasarkan permasalahan tersebut dilaksanakanlah pengabdian masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata-Tematik. Program yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemanfaatan kulit nenas sebagai pupuk organik, pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman secara vertikultur,&amp;nbsp; pelatihan&amp;nbsp; pembuatan&amp;nbsp; blog sebagai&amp;nbsp; sarana&amp;nbsp; promosi&amp;nbsp; produk&amp;nbsp; pertanian dan pelatihan singkat cara aplikasi Trichoderma&amp;nbsp; untuk&amp;nbsp; mengatasi&amp;nbsp; penyakit kuning tanaman lada. Secara keseluruhan kegiatan&amp;nbsp;&amp;nbsp; pengabdian&amp;nbsp;&amp;nbsp; terlaksana&amp;nbsp;&amp;nbsp; dengan baik, namun terdapat beberapa kendala seperti susahnya jaringan internet sehingga menyulitkan pengecekkan web/ blog yang telah dibuat, dan kebiasaan memelihara hewan&amp;nbsp;&amp;nbsp; ternak&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang&amp;nbsp;&amp;nbsp; tidak&amp;nbsp;&amp;nbsp; dikandangkan menyebabkan kerusakan tanaman sayuran yang ditanaman di pekarangan rumah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1534</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i2.1534</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 12 - 19</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 12 - 19</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1534/1068</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Sitti Nurul Aini, Riwan Kusmiadi, Euis Asriani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1535</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:12:40Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Appropriate Technology To Improve Village Economy In Jada Bahrin: Teknologi Tepat Guna Untuk Meningkatkan Ekonomi Desa Di Jada Bahrin</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI DESA DI JADA BAHRIN: Teknologi Tepat Guna Untuk Meningkatkan Ekonomi Desa Di Jada Bahrin</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahriani, Ferra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adriyansyah, Adriyansyah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Apriyanti, Yayuk</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Gunanwan, Indra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Firdauz, Ormuz</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Manalu, Donny F</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hisyam, Endang S</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Jada Bahrin berada &amp;nbsp;di kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Desa ini memiliki&amp;nbsp; banyak potensi wilayah yang belum dikembangkan secara maksimal. Jurusan Teknik Sipil UBB melakukan kegiatan &amp;nbsp;pengabdian masyarakat di desa Jada Bahrin dengan konsep pemberdayaan yang bersifat kontinu lewat program Teknologi Tepat Guna untuk meningkatkan ekonomi Desa di Jada Bahrin. Kegiatan yang diselenggarakan&amp;nbsp; mencangkup kegiatan sosialisasi tentang cara membuat kemasan (packing), sosialisai tentang perubahan iklim atau cuaca, sosialisasi tentang bank sampah, sosialisasi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta pemberian&amp;nbsp; bantuan bibit, dan pembuatan alat pengaduk pupuk kompos. Kegiatan pengabdian pada tahun ini bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Kep. Bangka Belitung, Badan Meteorologi dan Geofisika Bangka Belitung, Komunitas Becak Bangka Belitung, Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Baturusa cerucuk, , dan Sentra Kajian Pangan UBB Devisi Kehalalan . Pemberdayaan masyarakat ini diharapkan akan berdampak besar dari segi kemajuan dan segi ekonomi bagi masyarakat Jada Bahrin kedepannya</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Desa Jada Bahrin berada &amp;nbsp;di kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Desa ini memiliki&amp;nbsp; banyak potensi wilayah yang belum dikembangkan secara maksimal. Jurusan Teknik Sipil UBB melakukan kegiatan &amp;nbsp;pengabdian masyarakat di desa Jada Bahrin dengan konsep pemberdayaan yang bersifat kontinu lewat program Teknologi Tepat Guna untuk meningkatkan ekonomi Desa di Jada Bahrin. Kegiatan yang diselenggarakan&amp;nbsp; mencangkup kegiatan sosialisasi tentang cara membuat kemasan (packing), sosialisai tentang perubahan iklim atau cuaca, sosialisasi tentang bank sampah, sosialisasi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta pemberian&amp;nbsp; bantuan bibit, dan pembuatan alat pengaduk pupuk kompos. Kegiatan pengabdian pada tahun ini bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Kep. Bangka Belitung, Badan Meteorologi dan Geofisika Bangka Belitung, Komunitas Becak Bangka Belitung, Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Baturusa cerucuk, , dan Sentra Kajian Pangan UBB Devisi Kehalalan . Pemberdayaan masyarakat ini diharapkan akan berdampak besar dari segi kemajuan dan segi ekonomi bagi masyarakat Jada Bahrin kedepannya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1535</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v6i2.1535</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 20 - 25</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 20 - 25</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1535/1069</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Ferra Fahriani, Adriyansyah Adriyansyah, Yayuk Apriyanti, Indra Gunanwan, Ormuz Firdauz, Donny F Manalu, Endang S Hisyam</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1905</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T12:46:31Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Socialization Of Healthy And Clean Lifestyle Amid Pandemic: Sosialisasi Pola Hidup Sehat Dan Bersih Ditengah Pandemi</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">SOSIALISASI POLA HIDUP SEHAT DAN BERSIH DITENGAH PANDEMI: Sosialisasi Pola Hidup Sehat Dan Bersih Ditengah Pandemi</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pujinisa, Windiarti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Thematic KKN, Environment, Matras Village</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The KKN implementation team in Matras Village, Bangka Regency in the environmental movement carried out 4 programs, namely virtual socialization of household waste handling, distribution of fruit seeds to the surrounding community, mangrove planting and distribution of stainless pipettes. Activities were carried out in Matras Village, Bangka Regency covering the Hakok, Bukit Kuala, Matras and Jalan Laut neighborhoods. The Environmental Program aims to implement a healthy and clean lifestyle amid the pandemic. This fosters a caring attitude towards the beauty of the environment around the community.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Tim pelaksana KKN di Kelurahan Matras Kabupaten Bangka pada gerakan lingkungan melaksanakan&amp;nbsp; 4 program yaitu&amp;nbsp; sosialisasi virtual penanganan sampah rumah tangga, pembagian bibit buah&amp;nbsp; kepada masyarakat sekitar,&amp;nbsp; penanaman&amp;nbsp; mangrove dan&amp;nbsp; pembagian&amp;nbsp; pipet stainless. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Matras, Kabupaten Bangka meliputi wilayah Lingkungan Hakok, Bukit Kuala, Matras dan Jalan Laut. Program Lingkungan bertujuan agar dapat menerapkan pola&amp;nbsp; hidup sehat dan bersih ditengah pandemi. Hal tersebut menumbuhkan sikap peduli terhadap kearsian lingkungan disekitar masyarakat. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1905</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v8i1.1905</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-6</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-6</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1905/1626</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Windiarti Pujinisa</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1906</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T12:56:14Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Education On Preventing The Spread Of Covid-19 By Implementing Health Protocols In Matras Village: Edukasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Di Kelurahan Matras</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">EDUKASI PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN DI KELURAHAN MATRAS: Edukasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Di Kelurahan Matras</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Putri, Ferni Anjani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Selly, Vita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">KKN, Health Program, Matras Village</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">During this COVID-19 period, people, especially in Matras Village, are required to always adopt a healthy lifestyle and be able to maintain a healthy body by always implementing health protocols as a form of prevention to avoid COVID-19 and break the chain of spreading the corona virus. As for the purpose of this service activity as a form of education to prevent the spread of COVID-19 by implementing health protocols, as an effort to break the chain of transmission of COVID-19. The method used in this service activity is Participatory by involving a group of people in Matras Village such as Youth Organization, Kelompok Sadar Wisata (POK DARWIS), Kepala Lingkungan (KALING), local households and Matras Village Officials. The following are several stages of health program activities carried out including Virtual Socialization Regarding the COVID-19 Health Protocol, Distribution of Masks and Hand Sanitizers and Distribution of banners and posters. All health programs carried out are expected to provide understanding and awareness to the community to always comply with health protocols in all activities carried out in an effort to prevent transmission of COVID-19 and break the chain of spreading the corona virus.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Selama masa COVID-19 ini masyarakat terutama di Kelurahan Matras diharuskankan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat serta dapat menjaga kesehatan tubuh dengan selalu menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan agar terhindar dari COVID-19 dan memutus mata rantai menyebaranvirus corona. Adapaun tujuan kegiatan pengabdian ini sebagai bentuk edukasi pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, sebagai upaya dalam memutus rantai penularan COVID-19. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu Partisipatif dengan melibatkansekelompok masyarakat yang ada di Kelurahan Matras seperti Karang Taruna, Kelompok Sadar Wisata (POK DARWIS), Kepala Lingkungan (KALING), RT setempat dan Seperangkat Kelurahan Matras. Berikut ini beberapa tahapan kegiatan program kesehatan yang dilakukan diantaranya Sosialisasi Secara VirtualTerkait Protokol Kesehatan COVID-19, Pembagian Masker dan Hand Sanitizer dan Pembagian spanduk dan poster. Semua program kesehatan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di segala aktivitas yang dilakukandalam upaya pencegahan penularan COVID-19 dan memutus mata rantai penyebaran virus corona.Kata Kuci : KKN, Program Kesehatan, Kelurahan Matras</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1906</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v8i1.1906</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 7-15</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 7-15</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1906/1627</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Ferni Anjani Putri, Vita Selly</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1936</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T13:23:12Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mask Making Training As An Effort To Anticipate The Spread Of Covid-19 In Pagarawan Village, Merawang District, Bangka Regency: Pelatihan Pembuatan Masker Sebagai Upaya Antisipasi Penyebaran Covid-19 Di Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PELATIHAN PEMBUATAN MASKER SEBAGAI UPAYA ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 DI DESA PAGARAWAN, KECAMATAN MERAWANG, KABUPATEN BANGKA: MASK MAKING TRAINING AS AN EFFORT TO ANTICIPATE THE SPREAD OF COVID-19 IN PAGARAWAN VILLAGE, MERAWANG DISTRICT, BANGKA REGENCY</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Saddiyah, Puput</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pagarawan Village Green Yard, Needs</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">With the implementation of this community service aims to be a facilitator between village officials and the community in the identification of problems faced by the village related to the community, provide suggestions for alternative solutions to existing legal problems in the village and provide ideas for understanding the law to the community in accordance with the scientific field that has been owned. The method used with the socialization of legislation, discussion, training and visits to residents &#039; homes. With all its advantages and disadvantages, with the hope that this work program can be useful for students and the people of Bukit Layang Village and can be a stimulant for the development of legal awareness for the village community.&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Dengan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini bertujuan menjadi fasilitator antara aparat desa dan masyarakat dalam identifikasi masalah yang dihadapi oleh desa yang berkaitan dengan masyarakat, memberikan saran untuk alternatif pemecahan masalah hukum yang ada di desa dan memberikan ide- ide pemahaman hukum kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan yang telah dimiliki. Metode yang digunakan dengan sosialisasi peraturan perundang-undangan, diskusi, pelatihan dan kunjungan ke rumah-rumah warga. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dengan harapan semoga program kerja ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa serta masyarakat Desa Bukit Layang dan dapat menjadi stimulan pengembangan kesadaran hukum bagi masyarakat desa. (Indonesia)
With the implementation of this community service aims to be a facilitator between village officials and the community in the identification of problems faced by the village related to the community, provide suggestions for alternative solutions to existing legal problems in the village and provide ideas for understanding the law to the community in accordance with the scientific field that has been owned. The method used with the socialization of legislation, discussion, training and visits to residents &#039; homes. With all its advantages and disadvantages, with the hope that this work program can be useful for students and the people of Bukit Layang Village and can be a stimulant for the development of legal awareness for the village community. (English)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1936</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v8i2.1936</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 69-74</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 69-74</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1936/1637</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Puput Saddiyah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1963</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T08:45:42Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Parenting Education And The Dangers Of Gadget Use: Edukasi Pola Asuh Dan Bahaya Penggunaan Gadget</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">EDUKASI POLA ASUH DAN BAHAYA PENGGUNAAN GADGET: Edukasi Pola Asuh Dan Bahaya Penggunaan Gadget</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Handayani, Lina</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wijaya, Chayanita Sekar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dewi, Maya Kusuma</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Parenting</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Using Gadgets</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Children</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Families have the most important role in childcare. Parenting patterns are influenced by parents&#039; education and income. Mistakes in childcare will have a negative impact when the child grows up. Habituation of children to do good things, children will get used to doing good things too. Parents can be disciplined and firm with their children. The parenting pattern of parents to their children determines the morals of children when they are teenagers. Moral is the main foundation in the success of life later. Parents can supervise children when using gadgets to avoid unwanted things. Parents, family and environment have an important role in shaping the character of personality and intelligence of children.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Keluarga memiliki peran paling penting dalam pengasuhan anak. Pola pengasuhan orang tua terhadap anak dipengaruhi pendidikan dan pendapatan orang tua. Kesalahan dalam pengasuhan anak akan berdampak buruk ketika anak dewasa nanti. Pembiasaan pada anak untuk melakukan hal yang baik maka anak akan terbiasa melakukan hal baik juga. Orang tua dapat bersikap disiplin dan tegas kepada anak. Pola pengasuhan orang tua kepada anaknya anak menentukan moral anak ketika remaja. Moral merupakan landasan utama dalam keberhasilan kehidupan nantinya. Orang tua dapat melakukan pengawasan kepada anak saat menggunakan gadget untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Orang tua, keluarga dan lingkungan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter kepribadian dan kecerdasan anak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1963</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i1.1963</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-9</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-9</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1963/1264</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Lina Handayani, Chayanita Sekar Wijaya, Maya Kusuma Dewi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1964</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T08:31:59Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Utilization Of Soil Moisture Sensor For The Study Of Making Automatic Cayenne Pepper Plant Sprinklers In Priyoso Village, Karangbinangun District, Lamongan Regency: Pemanfaatan Sensor Kelembaban Tanah Untuk Studi Pembuatan Alat Penyiram Tanaman Otomatis Cabe Rawit Di Desa Priyoso Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMANFAATAN SENSOR KELEMBABAN TANAH  UNTUK STUDI  PEMBUATAN ALAT PENYIRAM TANAMAN OTOMATIS CABE RAWIT DI DESA PRIYOSO KECAMATAN KARANGBINANGUN KABUPATEN LAMONGAN: Pemanfaatan Sensor Kelembaban Tanah Untuk Studi Pembuatan Alat Penyiram Tanaman Otomatis Cabe Rawit Di Desa Priyoso Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ilmi, Ulul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rupawanti, Nahdia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">ATmega328 Microcontroller</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Relay Driver</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Water Pump</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">LCD</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Soil Moisture Sensor</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The development of technology is currently increasing rapidly, people expect tools that can help human work, for that technology is a necessity for humans. One of the things that needs to be realized is to make a tool that can do the job of watering chili plants automatically. This tool aims to replace manual work to be automatic. The benefit of this tool is to facilitate human work in watering chili plants. This tool uses a soil moisture soil sensor that functions as a detector and sends commands to the ATmega328 microcontroller to turn on the relay driver so that the pump can water as needed automatically. The making of this tool is done by designing, making and implementing system components which include ATmega328 microcontroller as a controller, relay driver to turn on and off the water pump, LCD (Cristal Display liquid) to display the score of soil moisture. The results prove that the tool made can work well and can be developed as expected. The tool can function when the soil moisture is above 1003 PH, but does not function if the soil moisture is less than 345 PH.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat, masyarakat mengharapkan adanya alat yang dapat membantu pekerjaan manusia, untuk itu teknologi menjadi suatu kebutuhan bagi manusia. Salah satu hal yang perlu diwujudkan adalah membuat alat yang bisa melakukan pekerjaan menyiram tanaman cabai secara otomatis. Alat ini bertujuan untuk menggantikan pekerjaan manual menjadi otomatis. Manfaat yang didapat dari alat ini adalah untuk memudahkan pekerjaan manusia dalam menyiram tanaman cabai. Alat ini menggunakan sensor tanah kelembaban tanah yang berfungsi sebagai pendeteksi dan mengirimkan perintah ke mikrokontroler ATmega328 untuk menyalakan relay driver agar pompa dapat menyiram air sesuai kebutuhan secara otomatis. Pembuatan alat ini dilakukan dengan merancang, membuat dan mengimplementasikan komponen sistem yang meliputi Mikrokontroler ATmega328 sebagai pengontrol, relay driver untuk menghidupkan dan mematikan pompa air, LCD (Cristal Display liquid) untuk menampilkan skor Kelembaban tanah. Hasil penelitian membuktikan alat yang dibuat dapat bekerja dengan baik dan dapat dikembangkan sesuai dengan yang diharapkan. Alat dapat berfungsi&amp;nbsp; bila kelembaban tanah di atas 1003 PH, namun tidak berfungsi jika kelembaban tanah kurang dari 345 PH</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1964</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i1.1964</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 10-14</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 10-14</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1964/1265</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Ulul Ilmi, Nahdia Rupawanti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1965</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T08:09:17Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">The Role Of Higher Education In The Development Of Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) In The Context Of Strengthening The Village Economy (Assistance And Capacity Building For BUM Desa In Labuh Air Pandan Village): Peran Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Dalam Rangka Penguatan Ekonomi Desa (Pendampingan Dan Peningkatan Kapasitas Kelembaban BUM Desa Di Desa Labuh Air Pandan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUM DESA) DALAM RANGKA PENGUATAN EKONOMI DESA (PENDAMPINGAN DAN PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN BUM DESA DI DESA LABUH AIR PANDAN): Peran Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Dalam Rangka Penguatan Ekonomi Desa (Pendampingan Dan Peningkatan Kapasitas Kelembaban BUM Desa Di Desa Labuh Air Pandan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Wirazilmustaan, Wirazilmustaan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Agustian, Rio Armanda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Robuwan, Rahmat</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Service, Village Government, BUMDesa</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Village-Owned Enterprises or abbreviated as BUMDesa is one of the pillars of the people&#039;s economy that is very important to build the village economy to be more progressive. Through BUMDesa, the potentials in the village are expected to be managed more professionally but still have a perspective of family values in it with the auspices of the village government as a driver of government autonomy in the village, especially in the field of sustainable economy. The same thing is also applied in Labuh Air Pandan Village, West Mendo District, Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province.&amp;nbsp;As a village that has access far enough from urban areas, Labuh Air Pandan Village has enormous potential. This must be prioritized by building strong synergy between the Village Government, BUMDesa, and the community as a whole so that these potentials can be managed properly which then becomes an economic improvement in Labuh Air Pandan Village. However, real efforts and the involvement of academics in building this synergy are needed. For this reason, through this service program, various activities have been carried out as the main foundation in building a better village economy through BUMDesa in Labuh Air Pandan Village. Some of the service activities that have been realized include: preparation of draft village regulations on business entities, socialization of village economic development through BUMDesa, assistance with block printing operational equipment, establishment of an &quot;independent business village&quot; community, as well as additional outputs, namely the inclusion of the service implementation team as experts in village economic development assistance and the selection team for the fit and proper test for the election of new period BUMDesa Director officials in accordance with the request of the village.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Badan Usaha Milik Desa atau yang disingkat BUMDesa merupakan salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang sangat penting guna membangun perekonomian Desa agar lebih progresif. Melalui BUMDesa, potensi-potensi yang ada di desa diharapkan mampu untuk dikelola secara lebih profesional namun tetap memiliki perspektif nilai kekeluargaan di dalamnya dengan naungan pemerintahan desa sebagai penggerak otonomi pemerintahan di desa khususnya bidang perekonomian yang berkesinambungan. Hal yang sama juga diterapkan di Desa Labuh Air Pandan Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebagai sebuah Desa yang memiliki akses cukup jauh dari perkotaan, Desa Labuh Air Pandan memiliki potensi yang begitu besar. Hal inilah yang harus dikedepankan dengan membangun sinergisitas yang kuat antar Pemerintahan Desa, BUMDesa, serta masyarakat secara utuh sehingga potensi-potensi tersebut mampu dikelola dengan baik yang kemudian menjadi peningkatan perekonomi di Desa Labuh Air Pandan. Hanya saja, diperlukan upaya-upaya yang nyata serta keterlibatan akademisi dalam membangun senergi tersebut. Untuk itu melalui program pengabdian ini, berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebagai landasan utama dalam membangun ekonomi desa yang lebih baik lagi melalui BUMDesa di Desa Labuh Air Pandan. Beberapa kegiatan pengabdian yang sudah terealisasi antara lain yakni : penyusunan draft peraturan desa tentang badan usaha, sosialisasi pembangunan ekonomi desa melalui bumdesa, bantuan alat operasional percetakan konblok, pendirian komunitas “desa usaha mandiri”, serta luaran tambahan yaitu masuknya tim pelaksana pengabdian sebagai tenaga ahli pendampingan pembangunan ekonomi desa dan tim seleksi fit and proper test pemilihan pejabat Direktur BUMDesa periode baru sesuai dengan permintaan pihak desa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1965</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i1.1965</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 15-22</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 15-22</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1965/1266</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Wirazilmustaan Wirazilmustaan, Rio Armanda Agustian, Rahmat Robuwan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1966</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T07:58:26Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Implementation Of Digital Literacy Towards Millennial Universitas Bangka Belitung Students Against Hoaxes: Penerapan Literasi Digital Menuju Mahasiswa Universitas Bangka Belitung Milenial Anti Hoax</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENERAPAN LITERASI DIGITAL MENUJU MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MILENIAL ANTI HOAX: Penerapan Literasi Digital Menuju Mahasiswa Universitas Bangka Belitung Milenial Anti Hoax</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Irwanto, Riko</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Afriyansyah, Budi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Robika, Robika</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggraeni, Anggraeni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Literacy, Hoax</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The number of Internet users in Indonesia has reached 132.7 million people out of 256.2 million Indonesian population. The reality shows that the large number of Internet users in Indonesia, as well as the high frequency of accessing information content and social media, does not necessarily guarantee the &#039;maturity&#039; of Indonesian netizens in using the Internet. In addition to the gap that occurs, various cases of Internet abuse are also rampant, ranging from internet fraud, addiction or addiction, violation of privacy, reality bias, to the most recent one is the spread of hoaxes. The method used in this service activity is to facilitate the improvement of students&#039; understanding of digital literacy and hoax information by conducting training through (a) lecture method (b) practice method (c) mentoring method. This service activity involving students was held at the Babel IV Building, Universitas Bangka Belitung.&amp;nbsp;This activity aims to provide students with an understanding of the meaning of hoaxes, the background of someone producing and spreading hoaxes, the cycle of information dissemination and hoaxes, the media for spreading hoaxes, the circle of spreading hoaxes, and how to anticipate hoaxes. The ways are (a) Be careful with provocative titles, (b) Look at the site address (URL), (c) Check facts and verify the truth, (d) Get involved in various anti hoax groups and (e) Check the authenticity of photos. The service activities carried out provide outputs in the form of forming an understanding in digital literacy, especially in avoiding hoax news as a form of news that is not true so that it becomes a smart society in literacy. The socialization of digital literacy towards anti-hoax millennial Universitas Bangka Belitung (UBB) students was attended by students with speakers from the Universitas Bangka Belitung Library and the results of collaboration with the UPT Perpustakaan Universitas Bangka Belitung</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Jumlah pengguna Internet di Indonesia telah mencapai 132.7 juta orang dari 256.2 juta orang populasi Indonesia. Kenyataan menunjukkan, banyaknya jumlah pengguna Internet di Indonesia, serta tingginya frekuensi mengakses konten informasi dan media sosial, tidak serta-merta menjamin ‘kedewasaan’ netizen Indonesia dalam menggunakan Internet. Selain kesenjangan yang terjadi, berbagai kasus penyalahgunaan Internet juga marak, mulai dari internet fraud, adiksi atau kecanduan, pelanggaran privasi, bias realitas, hingga yang paling mutakhir adalah meluasnya hoax. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu dengan memfasilitasi peningkatan pemahaman mahasiwa terhadap literasi digital dan informasi Hoax adalah dengan mengadakan pelatihan melalui (a) Metode ceramah (b) Metode praktek (c) Metode pendampingan. Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa dilangsungkan di Gedung Babel IV Universitas Bangka Belitung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang pengertian hoax, latar belakang seseorang memproduksi dan menyebarkan hoax, siklus penyebaran informasi dan hoax, media penyebaran hoax, lingkaran penyebaran hoax, dan cara mengantisipasi hoax.. Adapun cara caranya yaitu berupa (a) Hati-hati dengan Judul Provokatif, (b) Mencermati Alamat situs (URL), (c) Memeriksa Fakta dan Memverifikasi kebenaran, (d) Terlibat dalam berbagai group anti hoax dan (e) Memeriksa keaslian foto. Kegiatan pengabdian yang dilakukan memberikan luaran berupa terbentuk pemahaman dalam literasi digital khususnya dalam menghindari dari berita hoax sebagai bentuk berita yang tidak benar sehingga menjadi masyarakat yang cerdas dalam berliterasi. Kegiatan sosialisasi Literasi digital menuju mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) milenial anti hoax diikuti oleh mahasiswa dengan narasumber dari Perpustakaan Universitas Bangka Belitung dan hasil kerjasama dengan UPT Perpustakaan Universitas Bangka Belitung</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1966</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i1.1966</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 23-28</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 23-28</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1966/1267</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Riko Irwanto, Budi Afriyansyah, Robika Robika, Anggraeni Anggraeni</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1967</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T07:53:03Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Cultivating The Spirit Of Entrepreneurship Through Increasing Creativity And Self-Innovation In Children Of Siti Khadijah Semarang Orphanage: Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Melalui Peningkatan Kreativitas Dan Inovasi Diri Pada Anak-Anak Panti Asuhan Putri Siti Khadijah Semarang</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENINGKATAN KREATIVITAS DAN INOVASI DIRI PADA ANAKANAK PANTI ASUHAN PUTRI SITI KHADIJAH SEMARANG: Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Melalui Peningkatan Kreativitas Dan Inovasi Diri Pada Anak-Anak Panti Asuhan Putri Siti Khadijah Semarang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aqmala, Diana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sukono Putra, Febrianur Ibnu Fitroh</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Entrepreneurial Insights, Siti Khadijah Women&#039;s Orphanage, Entrepreneurship Training, Entrepreneurial Interest</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The ideal entrepreneur demands values towards the highest possible human qualities. To develop humans into useful beings, it is not enough to provide intelligence, skills or technical expertise. The fundamental priority is to build a good mental attitude first. Because, as the saying goes, knowledge without mental attitude results in injustice, while mental attitude without knowledge is weakness. These two aspects must be present together, because if one of them is absent, it will have a bad impact. Training activities or seminars, whether from students, practitioners, or lecturers, are opportunities for orphanage children to increase their knowledge. The hope is that the abilities and knowledge of the orphanage children will grow.&amp;nbsp;With these various sources of knowledge, children are more eager to carry out other activities outside of formal education activities that must be carried out. The motivation given in these activities makes children feel that being an orphanage child is not an obstacle to continue to develop. The purpose of this training is so that Siti Khadijah&#039;s daughter orphanage children are able to understand the importance of entrepreneurial knowledge for life, Siti Khadijah&#039;s daughter orphanage children are able to foster their creativity and innovation, and Siti Khadijah&#039;s daughter orphanage children realize that they need to equip themselves to face the development of the business world. So that if these goals can be achieved, it will be things and experiences that can be used as provisions for the orphanage children to be more confident in running or starting a business.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Sosok wirausahawan yang ideal, menuntut nilai-nilai ke arah kualitas manusia yang semapan mungkin. Untuk membina manusia menjadi makluk yang berguna, tidak cukup hanya memberikan kecerdasan, ketrampilan atau kepiawaian teknis saja. Prioritas mendasar adalah dengan membangun sikap mental yang baik terlebih dahulu. Sebab, seperti pepatah mengatakan, ilmu tanpa sikap mental menghasilkan kezaliman, sedangkan sikap mental tanpa ilmu adalah kelemahan. Dua aspek ini harus hadir salling isi mengisi, karena jika terjadi absen pada salah satunya, maka akan berdampak buruk. Kegiatan pelatihan atau seminar, baik dari mahasiswa, praktisi, ataupun pengabdian dosen merupakan kesempatan bagi anakanak panti untuk menambah pengetahuannya. Harapannya agar kemampuan dan pengetahuan anak panti tersebut semakin berkembang. Dengan berbagai sumber ilmu tersebut anak-anak lebih bersemangat untuk melakukan kegiatan lain diluar kegiatan pendidikan formal yang wajib dilaksanakan. Adanya motivasi yang diberikan paa kegiatan tersebut membuat anak-anak merasa bahwa menjadi anak panti bukanlah halangan untuk terus berkembang. Tujuan dari diadakannya pelatihan ini adalah agar snak-anak panti asuhan putri Siti Khadijah mampu memahami pentingnya pengetahuan kewirausahaan bagi kehidupan, anakanak panti asuhan putri Siti Khadijah mampu menumbuhkan kreatifitas dan inovasi yang dimiliki, serta anak-anak panti asuhan putri Siti Khadijah menyadari bahwa perlu adanya bekal diri untuk menghadapi perkembangan dunia usaha. Sehingga apabila tujuan tersebut mampu tercapai maka akan menjadi hal dan pengalaman yang dapat dijadikan bekal untuk anakanak panti tersebut untuk lebih percaya diri dalam menjalankan atau memulai sebuah usaha</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1967</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i1.1967</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 29-33</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 29-33</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1967/1268</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Diana Aqmala, Febrianur Ibnu Fitroh Sukono Putra</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1968</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T07:46:16Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Assistance To BUMDESma Mitra Lada Bersatu In Managing Pepper Business Management In Air Gegas Village, South Bangka Regency: Pendampingan BUMDESma Mitra Lada Bersatu Dalam Pengelolaan Manajemen Usaha Lada Di Desa Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENDAMPINGAN BUMDESma MITRA LADA BERSATU DALAM       PENGELOLAAN MANAJEMEN USAHA LADA DI DESA AIR GEGAS     KABUPATEN BANGKA SELATAN: Pendampingan BUMDESma Mitra Lada Bersatu Dalam Pengelolaan Manajemen Usaha Lada Di Desa Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Agustina, Fournita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Pranoto, Yudi Sapta</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">J Atmaja, Eddy Jajang</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">BUMDESma</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Training</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Management</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The establishment of BUMDes is based on the needs and potential of the village, as an effort to improve community welfare. BUMDes is built on community initiatives based on cooperative, participatory, transparency, emancipative, inclusive, accountable, and sustainable principles with member-based and self-help mechanisms. One of the objectives of this BUMDes Training is that participants are able to understand and the regulations and governance of BUMDes in accordance with the BUMDes law are expected to stimulate and move the wheels of the village economy. Community service activities were carried out at BUMDESma Mitra Lada Bersatu from May to October 2019. Training and counseling activities on financial management and marketing management at BUMDESma Mitra Lada Bersatu were carried out well, even the participants looked enthusiastic and hoped that the counseling activities could continue with the provision of other materials, especially related to the management of newly started businesses including product design and the manufacture of pepper derivative products themselves. The BUMDESma management also hopes that there will be sustainable activities so that they can further increase the knowledge/capacity of the BUMDESma management.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Pendirian BUMDes didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. BUMDes dibangun atas inisiatif masyarakat berdasar prinsipprinsip kooperatif, partisipatif, transparansi, emansipatif, inklusif, akuntabel, dan menjaga keberlanjutan dengan mekanisme member-based dan self-help. Salah satu tujuan dari Pelatihan BUMDes ini adalah peserta mampu memahamami dan regulasi dan tata kelola BUMDes sesuai dengan undang-undang BUMDes diharapkan mampu menstimulasi dan menggerakakan roda perekonomian desa. Kegiatan pengabdian pada masyarakat di laksanakan di BUMDESma Mitra Lada Bersatu sejak bulan Mei sampai Oktober 2019. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan tentang manajemen keuangan maupun manajemen pemasaran di BUMDESma Mitra Lada Bersatu terlaksana dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias dan mengharapkan kegiatan penyuluhan dapat berlanjut dengan pemberian materi yang lainnya terutama terkait pengelolaan usaha yang baru dimulai diantaranya desain produk maupun pembuatan produk-produk turunan lada itu sendiri. Pengurus BUMDESma juga mengharapkan akan adanya kegiatan yang berkelanjutan sehingga semakin dapat meningkatkan pengetahuan /kapasitas pengurus</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-10-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1968</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i1.1968</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 34-39</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 34-39</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1968/1269</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Fournita Agustina, Yudi Sapta Pranoto, Eddy Jajang J Atmaja</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/1991</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T13:17:43Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Stay Productive During Covid 19 Tanah Bawah Village, Puding Besar Subdistrict, Bangka Regency (Optimizing Local Potential): Tetap Produktif Di Masa Covid 19 Desa Tanah Bawah Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka (Optimalisasi Potensi Lokal)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">TETAP PODUKTIF  DI MASA COVID 19 DESA TANAH BAWAH KECAMATAN PUDING BESAR KABUPATEN BANGKA (OPTIMALISASI POTENSI LOKAL): Tetap Produktif Di Masa Covid 19 Desa Tanah Bawah Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka (Optimalisasi Potensi Lokal)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Gustomi, Andi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">KKN, Tanah Bawah Village, Productive, Covid-19</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The Covid 19 pandemic has limited people&#039;s activities, especially activities outside the home with a large number of people. UBB student community service in Tanah Bawah Village is carried out to provide education so that people can continue to be productive even in the conditions of the Covid 19 pandemic. This community service program is carried out persuasively with online and offline methods. The work programs produced include education about covid-19 in the form of public service videos, distribution of hand sanitizers and masks to residents of Tanah Bawah Village. Education on the application of household-scale catfish cultivation technology, healthy environment education including mutual cooperation and distribution of fruit seeds and organic fertilizers to the community. Education on the clarity of information related to Upang River tourism through the application of signposts to Upang River tourism and socialization of the preservation of Upang River resources and the dangers of using poison / tubing to catch fish. The results of the service through the real work lecture activities showed a very good response from the community and village officials. Village officials also recommended that the KKN time be extended so that student interaction with residents could be longer.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Masa pandem covid 19 membuat aktifitas masyarakat menjadi terbatas, khususnya beraktivitas diluar rumah dengan jumlah masyarakat yang padat. KKN mahasiswa UBB di Desa Tanah Bawah dilakukan untuk memberikan edukasi agar masyarakat dapat terus produktif meskipun pada kondisi pandemi Covid 19. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara persuasif denga metode online dan offline. Program kerja yang dihasilkan antara lain edukasi tentang covid-19 dalam bentuk video layanan masyarakat, pembagian handsanitizer dan masker kepada warga Desa Tanah Bawah. Edukasi penerapan teknologi budidaya Ikan Lele skala rumah tangga, Edukasi lingkungan sehat antara lain gotong royong dan pembagian bibit buah serta pupuk organik kepada mayarakat. Edukasi kejelasan informasi terkait wisata Sungai Upang melalui penerapan papan penunjuk arah ke wisata Sungai Upang serta sosialisasi pelestarian sumberdaya Sungai Upang dan bahaya pengunaan racun/tuba untuk menangkap ikan. Hasil pengabdian melalui kegiatan kuliah kerja nyata menunjukkkan respon yang sangat baik dari masyarakat maupun perangkat desa. Perangkat Desa juga merekomendasi agar waktu KKN dapat diperpanjang sehingga interaksi mahasiswa dengan warga dapat lebih lama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1991</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v8i1.1991</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 35-41</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 35-41</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/1991/1634</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Andi Gustomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/2061</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T13:00:54Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Actualization Of Millennials Through Learning And Community Empowerment In Karya Makmur Village, Bangka Regency During The New Normal Period: Aktualisasi Kaum Milenial Melalui Pembelajaran Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Karya Makmur Kabupaten Bangka Pada Masa Kenormalan Baru</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">AKTUALISASI KAUM MILENIAL MELALUI PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA KARYA MAKMUR KABUPATEN BANGKA PADA MASA KENORMALAN BARU: Aktualisasi Kaum Milenial Melalui Pembelajaran Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Karya Makmur Kabupaten Bangka Pada Masa Kenormalan Baru</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggraeni, Diana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sigalingging, Bob Morison</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wulansari, Dini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Actualization, Karya Makmur Village, Millennials, KKN-PPM</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">The 2020 Ministry of Research and Technology / BRIN Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Program located in Karya Makmur Village, Bangka Regency and involving 30 Universitas Bangka Belitung students across study programs aims to provide opportunities for millennials (read: students) UBB to get learning in the field that was not previously obtained in college. This field learning involves the active role of students in knowing problems in society and providing solutions to these problems, which are all summarized in an actualization process. The UBB KKN-PPM program is a Community Service (PkM) activity in the new normal period which runs from July 15 to August 19, 2020.&amp;nbsp;This program divided the group members into seven divisions, namely the UMKM Division, Short Story Division, Dance Division, Taman Bacaan Division, Design Division, Compost Division and Information Technology (IT) Division. The actual output of all divisions that have worked sincerely wholeheartedly while still prioritizing strict health protocols, so that the benefits can be felt by the community, among others: hydroponics, hand sanitization, compost, liquid organic fertilizer, a collection of short stories in three languages, a CD tutorial on traditional Bangka Belitung dance, and the rejuvenation of the village library space accompanied by the Teaching Movement. The actualization of the KKN program was completed and all products were handed over to village officials for follow-up.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN–PPM) Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN Tahun 2020 yang berlokasi di Desa Karya Makmur Kabupaten Bangka dan melibatkan 30 mahasiswa Universitas Bangka Belitung lintas program studi bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi kaum milenial (baca: mahasiswa) UBB untuk mendapatkan pembelajaran di lapangan yang sebelumnya tidak diperoleh di bangku kuliah. Pembelajaran lapangan tersebut menyangkut peran aktif mahasiswa dalam mengetahui permasalahan di masyarakat dan memberikan solusi atas persoalan tersebut, yang secara keseluruhan terangkum dalam suatu proses aktualisasi. Program KKN–PPM UBB merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di masa kenormalan baru yang berlangsung sejak 15 Juli hingga 19 Agustus 2020. Program ini memecah anggota kelompok ke dalam tujuh divisi, yakni Divisi UMKM, Divisi Cerpen, Divisi Tari, Divisi Taman Bacaan, Divisi Desain, Divisi Kompos dan Divisi Teknologi Informasi (TI). Luaran aktualisasi semua divisi yang telah bekerja dengan tulus sepenuh hati sambil tetap mengedepankan protokol kesehatan ketat, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat antara lain: hidroponik, penyanitasi tangan, kompos, pupuk organik cair, buku kumpulan cerpen dalam tiga bahasa, CD tutorial tari tradisional Bangka Belitung dan peremajaan ruang perpustakaan desa yang disertai Gerakan Mengajar. Aktualisasi program KKN dipastikan tuntas dan semua produk diserahterimakan kepada perangkat desa untuk ditindaklanjuti.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/2061</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v8i1.2061</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 16-26</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 16-26</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/2061/1628</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Diana Anggraeni, Bob Morison Sigalingging, Dini Wulansari</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/2082</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:34:19Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Thematic KKN XV Covid 19 Universitas Bangka Belitung And The Movement To Wear Masks, Minus Plastic And Love The Environment Through 3 M (Mensosialisasi, Membersihkan, Menjaga) Tanggap Untuk Negeri In Air Ruay Village, Pemali District: KKN Tematik XV Covid 19 Universitas Bangka Belitung Dan Gerakan Pakai Masker, Minus Plastic Serta Cinta Lingkungan Melalui 3 M (Mensosialisasi, Membersihkan, Menjaga) Tanggap Untuk Negeri Di Desa Air Ruay Kecamatan Pemali</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">KKN TEMATIK XV COVID 19  UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG DAN GERAKAN PAKAI MASKER, MINUS PLASTIC SERTA CINTA LINGKUNGAN MELALUI 3 M (MENSOSIALISASI, MEMBERSIHKAN, MENJAGA) TANGGAP UNTUK NEGERI  DI DESA AIR RUAY KECAMATAN PEMALI: KKN Tematik XV Covid 19 Universitas Bangka Belitung Dan Gerakan Pakai Masker, Minus Plastic Serta Cinta Lingkungan Melalui 3 M (Mensosialisasi, Membersihkan, Menjaga) Tanggap Untuk Negeri Di Desa Air Ruay Kecamatan Pemali</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Karmawan, Karmawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Musa, Sobrian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyudi, Wahyudi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lestari, Putri Indah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kegiatan KKN XV COVID 19 ini dilaksanakan di Desa Air Ruay Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka selama 40 hari, Hasil dari kegiatan ini terbagi menjadi dua kegiatan, yakni tahap persiapan dan pelaksanaan. Tahap persiapan bertujuan untuk melihat lokasi atau lingkungan yang tercemar oleh pembuangan sampah liar. Mengumpulkan data untuk dijadikan informasi sekaligus meminta pendapat dari perangkat desa mengenai masalah sampah serta pandangannya terhadap kesadaran masyarakat mengenai masalah sampah di Desa Air Ruai. Selanjutnya dipilih dan dilakukan solusi yang tepat untuk menangani permasalahan ini dan bagaimana cara agar masyarakat Desa Air Ruai bisa menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah secara liar. Setelah itu disiapkan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan pengabdian. Luaran kegiatan ini pada intinya memberikan Edukasi pada Masyarakat setempat tentang Pengelolaan sampah dan Budaya Patuh serta Tertib agar dapat memutus mata rantai COVID 19 dan menciptakan lingkungan Desa yang bersih dan Asri.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kegiatan KKN XV COVID 19 ini dilaksanakan di Desa Air Ruay Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka selama 40 hari, Hasil dari kegiatan ini terbagi menjadi dua kegiatan, yakni tahap persiapan dan pelaksanaan. Tahap persiapan bertujuan untuk melihat lokasi atau lingkungan yang tercemar oleh pembuangan sampah liar. Mengumpulkan data untuk dijadikan informasi sekaligus meminta pendapat dari perangkat desa mengenai masalah sampah serta pandangannya terhadap kesadaran masyarakat mengenai masalah sampah di Desa Air Ruai. Selanjutnya dipilih dan dilakukan solusi yang tepat untuk menangani permasalahan ini dan bagaimana cara agar masyarakat Desa Air Ruai bisa menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah secara liar. Setelah itu disiapkan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan pengabdian. Luaran kegiatan ini pada intinya memberikan Edukasi pada Masyarakat setempat tentang Pengelolaan sampah dan Budaya Patuh serta Tertib agar dapat memutus mata rantai COVID 19 dan menciptakan lingkungan Desa yang bersih dan Asri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/2082</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i2.2082</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-6</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 1-6</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/2082/1324</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Karmawan Karmawan, Sobrian Musa, Wahyudi Wahyudi, Putri Indah Lestari</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/2083</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:32:18Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Improving Understanding Of Financial Literacy In The Corona Pandemic Era As An Effort To Strengthen Family Economic Resilience: Peningkatan Pemahaman Literasi Keuangan Di Era Pandemi Corona Sebagai UPaya Penguatan Ketahanan Ekonomi Keluarga</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN DI ERA PANDEMI CORONA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA: Peningkatan Pemahaman Literasi Keuangan Di Era Pandemi Corona Sebagai UPaya Penguatan Ketahanan Ekonomi Keluarga</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anggita, Wenni</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Julia, Julia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suhaidar, Suhaidar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rudianto, Nur Ahmad Ricky</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tahun 2020 menjadi tahun musibah bagi seluruh negara termasuk Indonesia dengan munculnya Wabah corona (Covid-19). Perekonomian dunia menjadi porak-poranda akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia termasuk juga Indonesia. Hal ini menjadikan banyak kepala rumah tangga mengalami kesulitan ekonomi akibat dari pendapatan yang menurun akibat dari kebijakan PSBB yang diberlakukan pemerintah Indonesia untuk mengatasi laju penyebarab dari virus corona. Kurangnya pendapatan kepala rumah tangga ini menjadikan ibu rumah tangga sebagai seorang Financial Planner harus bijak dalam mengelola keuangan rumah tangga di masa sulit. Sebagai Financial Planner, perempuan haruslah menjadi seorang perencaa yang baik dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Hal ini dikarenakan podasi rumah tangga terdapat pada bagaimana penguatan ketahanan ekonomi keluarga yang berasal dari peran perempuan sebagai Financial Planner. Oleh karenanya, perempuan dan ibu rumah tangga harus mendapatkan edukasi mengenai bagaimana manajemen keuangan rumah tangga dengan baik</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Tahun 2020 menjadi tahun musibah bagi seluruh negara termasuk Indonesia dengan munculnya Wabah corona (Covid-19). Perekonomian dunia menjadi porak-poranda akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia termasuk juga Indonesia. Hal ini menjadikan banyak kepala rumah tangga mengalami kesulitan ekonomi akibat dari pendapatan yang menurun akibat dari kebijakan PSBB yang diberlakukan pemerintah Indonesia untuk mengatasi laju penyebarab dari virus corona. Kurangnya pendapatan kepala rumah tangga ini menjadikan ibu rumah tangga sebagai seorang Financial Planner harus bijak dalam mengelola keuangan rumah tangga di masa sulit. Sebagai Financial Planner, perempuan haruslah menjadi seorang perencaa yang baik dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Hal ini dikarenakan podasi rumah tangga terdapat pada bagaimana penguatan ketahanan ekonomi keluarga yang berasal dari peran perempuan sebagai Financial Planner. Oleh karenanya, perempuan dan ibu rumah tangga harus mendapatkan edukasi mengenai bagaimana manajemen keuangan rumah tangga dengan baik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/2083</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i2.2083</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 7-11</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 7-11</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/2083/1325</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Wenni Anggita, Julia Julia, Suhaidar Suhaidar, Nur Ahmad Ricky Rudianto</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.journal.ubb.ac.id:article/2084</identifier>
				<datestamp>2023-10-11T06:30:18Z</datestamp>
				<setSpec>lppm:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Construction Of A Pedestrian Bridge For Farmers In Jada Bahrin Village: Pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang Untuk Petani Di Desa Jada Bahrin</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PEMBANGUNAN JEMBATAN PENYEBRANGAN ORANG UNTUK PETANI DI DESA JADA BAHRIN: Pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang Untuk Petani Di Desa Jada Bahrin</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fahriani, Ferra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hisyam, Endang S</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Gunawan, Indra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Manalu, Donny F</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yofianti, Desy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Adriyansyah, Adriyansyah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Jembatan merupakan sarana yang digunakan dalam penyebrangan. Pada salah satu kawasan perkebunan di Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Propinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat aliran sungai kecil dengan jembatan kayu yang kondisinya sudah kurang layak digunakan. Jembatan ini digunakan sebagai akses penyebrangan petani Desa Jada Bahrin. Selain itu jembatan digunakan juga sebagai akses penghubung Desa Jada Bahrin dan Desa Balun Ijuk melalui kawasan perkebunan. Sebagai pengganti jembatan kayu, dibangun sebuah jembatan rangka baja dengan bentang 4 meter dan lebar 1,5 m. Jembatan ini dirancang dengan beban maksimum 400 kg dan hanya bisa dilalui kendaraan roda 2. Pembangunan jembatan dimulai dari pembuataan pondasi serta abutment jembatan, pembuatan rangka jembatan, perletakan rangka jembatan dan pembuatan oprit jembatan. Dengan dibuatkan jembatan ini masyarakat desa Jada Bahrin khususnya para petani di kawasan ini, telah memiliki akses penyebrangan di perkebunan yang lebih memadai.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Jembatan merupakan sarana yang digunakan dalam penyebrangan. Pada salah satu kawasan perkebunan di Desa Jada Bahrin, Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Propinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat aliran sungai kecil dengan jembatan kayu yang kondisinya sudah kurang layak digunakan. Jembatan ini digunakan sebagai akses penyebrangan petani Desa Jada Bahrin. Selain itu jembatan digunakan juga sebagai akses penghubung Desa Jada Bahrin dan Desa Balun Ijuk melalui kawasan perkebunan. Sebagai pengganti jembatan kayu, dibangun sebuah jembatan rangka baja dengan bentang 4 meter dan lebar 1,5 m. Jembatan ini dirancang dengan beban maksimum 400 kg dan hanya bisa dilalui kendaraan roda 2. Pembangunan jembatan dimulai dari pembuataan pondasi serta abutment jembatan, pembuatan rangka jembatan, perletakan rangka jembatan dan pembuatan oprit jembatan. Dengan dibuatkan jembatan ini masyarakat desa Jada Bahrin khususnya para petani di kawasan ini, telah memiliki akses penyebrangan di perkebunan yang lebih memadai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/2084</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33019/jpu.v7i2.2084</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 12-16</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung; 12-16</dc:source>
	<dc:source>2622-6448</dc:source>
	<dc:source>2407-5027</dc:source>
	<dc:source>10.33019/jpu.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.ubb.ac.id/index.php/lppm/article/view/2084/1326</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2020 Ferra Fahriani, Endang S Hisyam, Indra Gunawan, Donny F Manalu, Desy Yofianti, Adriyansyah Adriyansyah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-06-20T01:04:31Z"
			completeListSize="163"
			cursor="0">68f59fc0244658ab0fdd21832bab6b70</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
