PERANCANGAN ALAT PENGERUK GARAM MENGGUNAKAN SISTEM BLADE DOZER DAN CONVEYOR
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v7i1.1634Kata Kunci:
garam, blade, conveyor, pengerukAbstrak
Pulau Madura merupakan salah satu penyokong kebutuhan garam nasional, dan proses panen garam masih dilakukan secara tradisional sehingga produksi garam masih kurang untuk memenuhi kebutuhan garam nasional. Perancangan dan pembuatan alat pengeruk garam untuk membantu proses panen garam merupakan salah satu cara mengatasi hal ini. Alat pengeruk garam ini dirancang dengan memanfaatkan fungsi blade saat mengeruk dan conveyor yang digerakkan oleh mesin Honda Astrea Grand 100cc untuk membantu garam masuk ke penampung. Sistem kerja alat ini mengeruk, menampung dan langsung . Alat ini mampu mempercepat proses panen garam sebesar 100% lebih daripada dengan pengeruk manual sekaligus menghemat tenaga.
Unduhan
Referensi
[2] Irawan, A. P. (2007). Mekanika Teknik (Statika Struktur). Jakarta: Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik.
[3] Ma'arif, F. (2012). e-learning MEKANIKA TEKNIK. Yogyakarta: UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA.
[4] Warren C. Young, R. G. (2002). Roark's Formulas for Stress and Strain . New york : the McGraw-Hill.
[5] Priambodo, A. B. (1982). ELEMEN MESIN. JAKARTA: ERLANGGA.
[6] Pongsapan, L. (2016). Pengaruh Pembebanan Overload Bucket Terhadap Kekuatan Material Komponen Arm Pada Excavator Volvo EC700B Tipe Crawler. Transmisi.
[7] Sofyan, B. t. (2010). PENGANTAR MATERIAL TEKNIK. JAKARTA: Salemba Teknika.
[8] Sunaryo, H. (2008). Teknik Pengelasan Kapal. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
[9] Daryanto, D. (2012). DASAR-DASAR TEKNIK MESIN. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
[10] GUPTA, R. K. (2005). A TEXTBOOK OF Machine Design. RAM NAGAR, NEW DELHI: EURASIA PUBLISHING HOUSE (PVD.) LTD.
[11] Sularso, K. S. (2004). Dasar Perancanaan dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta: PT.Pradnya Paramita.
[12] Jumantoro, S. (2013). MESIN-MESIN KHUSUS ALAT BERAT BULDOZER. Yogyakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




