PENGARUH VARIASI JUMLAH BILAH PENGADUK PADA MESIN PENGADUK BAHAN BAKU PEMBUAT SABUN CUCI PAKAIAN TERHADAP KARAKTERISTIK HASIL ADUKAN

Authors

  • Dwinta Anggraini Program Studi Teknik Mesin, Jurusan Teknologi Industri Dan Rekayasa Pertambangan, Fakultas Sains Dan Teknik, Universitas Bangka Belitung
  • Saparin Program Studi Teknik Mesin, Jurusan Teknologi Industri Dan Rekayasa Pertambangan, Fakultas Sains Dan Teknik, Universitas Bangka Belitung
  • Eka Sari Wijianti Program Studi Teknik Mesin, Jurusan Teknologi Industri Dan Rekayasa Pertambangan, Fakultas Sains Dan Teknik, Universitas Bangka Belitung
  • Rodiawan Program Studi Teknik Mesin, Jurusan Teknologi Industri Dan Rekayasa Pertambangan, Fakultas Sains Dan Teknik, Universitas Bangka Belitung
  • Yudi Setiawan Program Studi Teknik Mesin, Jurusan Teknologi Industri Dan Rekayasa Pertambangan, Fakultas Sains Dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.33019/a8ck9f70

Keywords:

mesin pengaduk, variasi jumlah bilah pengaduk, sabun cuci pakaian, karakteristik sabun

Abstract

Proses pembuatan sabun cair di kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) umumnya masih
mengandalkan metode manual, terutama dalam tahap pencampuran bahan. Cara ini membutuhkan waktu
yang lama dan tenaga kerja yang cukup besar, serta menghasilkan campuran yang kurang merata, sehingga
mempengaruhi kualitas produk akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh variasi jumlah bilah
pengaduk pada mesin pengaduk bahan baku pembuat sabun cuci pakaian terhadap karakteristik hasil
adukan, meliputi viskositas, tinggi busa, pH, waktu pengadukan, dan keseragaman campuran. Mesin
pengaduk dirancang dengan tiga konfigurasi bilah, yaitu 2, 3, dan 4 bilah, dan setiap variasi diuji tiga kali
dengan volume 15liter. Hasil menunjukkan bahwa semakin banyak bilah pengaduk, waktu pengadukan
menjadi lebih singkat dari 21 menit (2 bilah) menjadi 16 menit (4 bilah) dan pencampuran lebih homogen.
Viskositas meningkat dari 2772 cPs menjadi 2805 cPs, tinggi busa dari 91 mm menjadi 96,3 mm, serta pH
tetap stabil di angka 6, sesuai standar mutu. Kapasitas produksi juga meningkat dari 47,552 liter/jam
menjadi 62,043 liter/jam. Temuan ini menunjukkan bahwa penambahan bilah pengaduk mampu
meningkatkan kapasitas produksi serta kualitas sabun cuci pakaian yang dihasilkan.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

PENGARUH VARIASI JUMLAH BILAH PENGADUK PADA MESIN PENGADUK BAHAN BAKU PEMBUAT SABUN CUCI PAKAIAN TERHADAP KARAKTERISTIK HASIL ADUKAN. (2025). PROCEEDINGS OF NATIONAL COLLOQUIUM RESEARCH AND COMMUNITY SERVICE, 9, 78-82. https://doi.org/10.33019/a8ck9f70