EVALUASI TEKNIS DAN EKONOMIS KEBUTUHAN ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT DI PT DJAVA BERKAH MINERAL KABUPATEN MOROWALI UTARA PROVINSI SULAWESI TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.33019/cvzytf68Keywords:
produktivitas, biaya kepemilikan, biaya operasional, efisiensi, heterogenitas alatAbstract
Penelitian ini dilakukan di PT Djava Berkah Mineral, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk mengatasi tingginya biaya operasional akibat jumlah dan variasi alat berat yang digunakan. Tujuh merek excavator digunakan sebagai alat gali muat dan dua merek dump truck sebagai alat angkut. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi produktivitas alat gali muat melalui peningkatan efisiensi waktu kerja, menghitung biaya kepemilikan dan operasional alat yang telah melewati umur ekonomis, serta memberikan rekomendasi penggunaan alat yang efisien dan ekonomis. Metode penelitian meliputi analisis waktu hambatan, perhitungan biaya berdasarkan umur dan kinerja alat, serta evaluasi kebutuhan alat terhadap target produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan waktu hambatan dapat meningkatkan efisiensi kerja sebesar 6% pada alat gali muat jenis excavator untuk kegiatan selective ore dan loading ore, serta peningkatan 6% pada alat angkut jenis dump truck. Untuk mencapai target produksi, biaya yang diperlukan adalah Rp 5.802.085.759,18 per bulan untuk alat milik sendiri dan Rp 1.140.182.897,90 per bulan untuk alat sewa, dengan total keseluruhan Rp 6.942.268.657,08 per bulan. Rekomendasi penelitian menyarankan pengurangan 14 unit excavator kelas 200, 5 unit excavator kelas 300, 18 unit dump truck UD Quester CWE 370, dan 7 unit dump truck Mercedes-Benz Axor 25258C tanpa mengganggu target produksi. Selain itu, alat yang berlebih dapat dialokasikan untuk kegiatan lain agar tidak terjadi pembengkakan biaya operasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Proceedings of SNPPM FT UBB is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.