PELATIHAN UNTUK GURU SDN 48 PANGKALPINANG DALAM MENGEMBANGKAN MATERI IPAS DAN SENI: MENGINTEGRASIKAN ECOPRINT DALAM PEMBELAJARAN
DOI:
https://doi.org/10.33019/sz5h0r44Keywords:
ecoprint, materi pembelajaran, IPAS, SeniAbstract
Pendidikan berbasis keterampilan sangat penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan relevan. Pendekatan inovatif dalam pembelajaran, seperti ecoprint, dapat mengintegrasikan ekologi, seni, keterampilan, dan pengetahuan lokal ke dalam proses pembelajaran yang holistik. Ecoprint merupakan teknik yang menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan buah untuk menghasilkan suatu karya seni yang natural. Kegiatan pelatihan ecoprint bagi guru ini diharapkan tidak hanya membantu guru dalam memperkaya bahan pembelajaran seni, tapi juga dapat memperkenalkan keanekaragaman dan potensi hayati lokal (materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Seni / IPAS ) di Provinsi kepulauan Bangka Belitung. Pelatihan ini diberikan kepada guru-guru di SDN 48 Pangkalpinang pada bulan Juli 2025. Kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pengenalan materi ecoprint, praktek ecoprint, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ecoprint ini efektif dalam mengintegrasikan materi pembelajaran IPAS dan seni bagi guru, dan dapat diadopsi dalam kegiatan pembelajaran di kelas untuk menumbuhkan antusiasme siswa dalam mencintai lingkungan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Proceedings of SNPPM FT UBB is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.