TRADE ANALYSIS OF RED CHILLIES (CAPSICUM ANNUM L) IN RANAH PESISIR DISTRICT, PESISIR SELATAN REGENCY

ANALISIS TATANIAGA CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L) DI KECAMATAN RANAH PESISIR, KABUPATEN PESISIR SELATAN

  • Rini Hakimi Universitas Andalas
  • Fania Handayani universitas andalas
  • Rika Hariance Universitas Andalas

Abstract

An efficient agricultural commodity trade system can increase the income of farmers. This study aims to describe the channels and functions of the trading system by each institution as well as to analyze the trading system margin, the share received by farmers, and the efficiency of the red chili marketing channel in Ranah Pesisir District, Pesisir Selatan Regency. The method used is a qualitative and quantitative descriptive method where the data collection uses a survey method. The results showed that the red chili marketing channel pattern uses intermediary traders. That are collectors and retailers. The marketing function performed by farmers and red chili collectors/retailers consists of exchange, physical, and facility functions. The trading system margin on channel one is smaller compared to channel two. The percentage share of the price farmers receive in channel one is higher than in channel two. Channel one is more efficient than channel two. Trading administration institutions must pay attention to the physical function (transportation, storage, and packaging) of distributing red chilies to maintain their quality of red chilies.

Keywords: tataniaga, saluran, fungis, marjin, efisiensi, cabai merah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnyasari, P. S., Dewi, R. K., & Susrusa, K. B. (2017). Analisis Sistem Tataniaga Cabai Merah di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, Vol. 6, No. 4, Oktober 2017.

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Firdaus, M. (2008). Manajemen Agribisnis. Jakarta: Bumi Aksara.

George, V., Sihombing, L., & Salmiah, S. (2019). Analisi Pendapatan Dan Pemasaran Hasil Usahatani Cabai Merah (Kasus: Desa Telaga Jernih, Kec. Secanggang, Kab. Langkat). Journal On Social Economic Of Agriculture And Agribusiness, Vol. 10 No. 3 Maret 2019.

Harmoko, E., Napitupulu, D., & Yanita, M. (2020). Analisis Rantai Pasok Cabai Besar Di Kabupaten Merangin. Jurnal AGRIPITA Vol. 4, No.1 Mei 2020, hlm. 15-26.

Ibrahim, A., Alang, A. H., Madi, Baharuddin, Ahmad, M. A., & Darmawati. (2018). Metodologi Penelitian. Makassar: Gunadarma Ilmu.

Juliani, R. (2016). Analisis Tataniaga Cabai Merah (Capsicum Annum) Dari Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. (Skripsi), Universitas Andalas, Padang.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2020-2024. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Kusmawati, L., Herdiansah, D., & Hardiyanto, T. (2017). Analisis Saluran Pemasaran Cabai Merah Varietas Tanjung 2. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, Volume 4 Nomor 1, September 2017.

Masyuliana, M., Tarigan, K., & Salmiah, S. (2018). Hubungan Saluran Tataniaga Dengan Efisiensi Tataniaga Cabai Merah (Capsicum Annuum Sp.) (Kasus : Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo). Journal On Social Economic Of Agriculture And Agribusiness, Volume 9 No. 4 April 2018.

Nadziroh, M. R. N. (2020). Peran Sektor Pertanian Dalam Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Magetan. Jurnal AGRISTAN, Volume 2, Nomor 1, Mei 2020.

Nalendra, A. R. A., Rosalinah, Y., Priadi, A., Subroto, I., Rahayuningsih, R., Lestari, R., . . . Zede, V. A. (2021). Statistika Seri Dasar dengan SPSS. Bandung, Jawa Barat.: CV. Media Sains Indonesia.

Nasir. (2021). Sistem Tataniaga Cabai Merah Keriting Di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Societa, X – 2 : Des 2021, 39 – 51.

Nurhidayana, Kuswardani, R. A., & Siregar, M. A. (2012). Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Merah di Kabupaten Batubara. Agrica (Jurnal Agribisnis Sumatera Utara), Vol.5 No.1/April 2012

Piay, S. S., Tyasdjaja, A., Ermawati, Y., & Hantoro, F. R. P. (2010). Budidaya dan Pasca Panen Cabai Merah (Capsicum annum L). . Jawa Tengah: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian

Pusat Pendidikan Pertanian. (2017). Pemasaran Produk Agribisnis. Jakarta: Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sdm Pertanian, Kementerian Pertanian.

Rasidin, Yusriadi, & Raman. (2018). Analisis Pendapatan Dan Efisiensi Pemasaran Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) Di Kecamatan Watangpulu Kabupaten Sidrap. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, Volume 4 September Suplemen (2018) : S84- S91.

Riyadh, M. I. (2018). Analisis Saluran Pemasaran Lima Pangan Pokok Dan Penting Di Lima Kabupaten Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, Vol. 9, No. 2, Desember 2018 161 - 171.

Saleh, L. (2020). Analisis Efisiensi Saluran Tataniaga Cabai di Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe. SURYA AGRITAMA, Volume 9 Nomor 1 Maret 2020

Saptana, Muslim, C., & Susilowati, S. H. (2018). Manajemen Rantai Pasok Komoditas Cabai Pada Agroekosistem Lahan Kering Di Jawa Timur Analisis Kebijakan Pertanian, Vol. 16 No. 1, Juni 2018, 19-41.

Sitinjak, W., dkk. (2023). Pemasaran dan Tataniaga Pertanian. Bandung: Widina.

Supriadi, H., & Sejati, W. K. (2018). Perdagangan Antarpulau Komoditas Cabai Di Indonesia: Dinamika Produksi Dan Stabilitas Harga. Analisis Kebijakan Pertanian, Vol. 16 No. 2, Desember 2018: 109-127.

Wardana. (2017). Analisis Saluran Pemasaran Pertanian Dan Cabai Merah Di Desa Pakuli Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton. Media Agribisnis, Vol 1 No 2 (2017): November.

Yusuf, R. A., Ferrianta, Y., & Muzdalifah. (2021). Analisis Saluran Pemasaran Cabai Merah Keriting Di Desa Ambutun Kecamatan Telaga Langsat Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Frontier Agribisnis 5 (1), Maret 2021.

Published
2023-11-01
How to Cite
Hakimi, R., Handayani, F. and Hariance, R. (2023) “TRADE ANALYSIS OF RED CHILLIES (CAPSICUM ANNUM L) IN RANAH PESISIR DISTRICT, PESISIR SELATAN REGENCY”, Journal of Integrated Agribusiness, 5(2), pp. 1-11. doi: 10.33019/jia.v5i2.3922.
Abstract viewed = 180 times
PDF downloaded = 117 times