Performa Benih Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Diberi Pakan Kombinasi Maggot (Hermetia illucens) dan Pakan Komersil

  • Marisya Apriyanti Manajemen Wilayah Pesisir dan Laut, Program Multidisiplin, Universitas Lampung
  • Supono Supono Manajemen Wilayah Pesisir dan Laut, Program Multidisiplin, Universitas Lampung
  • Munti Sarida Manajemen Wilayah Pesisir dan Laut, Program Multidisiplin, Universitas Lampung

Abstrak

Pakan merupakan hal utama yang dibutuhkan dalam budidaya benih kakap putih. Komposisi bahan pakan ikan yang tepat mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan tingkat kelangsungan hidup benih kakap putih ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi maggot dan pakan buatan (pelet) terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, konversi pakan, dan efisiensi pemanfaatan pakan benih ikan kakap putih (Lates calcarifer). Penelitian ini dilakukan selama 30 hari, menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu: perlakuan A (pemberian pelet 100%), B (pemberian pelet 75% dan maggot 25%), C (pemberian pelet 50% dan maggot 50%), D (25% pakan pelet dan 75% maggot) dengan feeding rate (FR) 7% dari bobot tubuh ikan. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat kepercayaan 95% dengan software SPSS. Jika perlakuan memberikan pengaruh yang nyata, maka dilakukan pengujian lebih lanjut dengan menggunakan Uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi maggot dan pelet berpengaruh terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidup, konversi pakan, dan efisiensi pemanfaatan pakan benih kakap putih. Kombinasi terbaik adalah 75% untuk maggot dan 25% untuk pelet.

Kata Kunci: kakap putih, maggot, pelet

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2023-04-08
Abstrak viewed = 719 times
pdf (English) downloaded = 635 times