Analisis Mikroplastik pada Air, Sedimen, dan Kerang Darah (Anadara granosa) di Perairan Dusun Sukal Kabupaten Bangka Barat
Keywords:
Mikroplastik, Kerang, SukalAbstract
Kerang darah (Anadara granosa) merupakan salah satu jenis kerang yang bernilai ekonomis tinggi untuk dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Keberadaan mikroplastik sangat berbahaya bagi biota laut konsumsi seperti kerang darah (Anadara granosa). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan kelimpahan mikroplastik pada air, sedimen dan kerang darah (Anadara granosa) di Perairan Dusun Sukal Kabupaten Bangka Barat. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan dilakukan 3 kali pengulangan.Sampel air diambil sebanyak 1 L, sampel sedimen 1 kg, dan sampel kerang darah sebanyak 20 individu.Sampel diolah dengan menambahkan NaCl yang bertujuan untuk menambah densitas larutan danmenambahkan H2O2 untuk menghancurkan bahan organik. Hasil penelitian ditemukan mikroplastik jenis fiber, foam, fragmen dan film. Kelimpahan mikroplastik pada air didapatkan jenis fiber yaitu sebesar 24 partikel/1 L, untuk jenis foam 29,33 partikel/1 L, dan fragmen yaitu 7 partikel/1 L. Kelimpahan mikroplastik pada sedimen didapatkan jenis fiber yaitu sebesar 0,14 partikel/100 gram, untuk jenis foam yaitu 0,12 partikel/100 gram, fragmen 0,04 partikel/100 gram dan jenis film yaitu 0,003 partikel/100 gram. Kelimpahan mikroplastik pada kerang darah (Anadara granosa) didapatkan jenis fiber yaitu sebesar 1,10 partikel/20 individu, untuk foam sebesar 0,67 partikel/20 individu dan untuk fragmen yaitu sebesar 0,12 partikel/20 individu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Puji Liana Sari, Fika Dewi Pratiwi, Siti Aisyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under this license, others are permitted to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, including commercial use. Appropriate credit must be given to the original authors, a link to the license must be provided, and any modifications or derivative works must be distributed under the same license. This condition ensures that the original work and all derived content remain openly accessible under identical terms.

