Kelimpahan cacing wak-wak (Xenosiphon Sp) di pantai Penganak Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat

Authors

  • Rivandi fahrur Ilmu Kelautan
  • Irma Akhrianti Ilmu Kelautan
  • La Ode Wahidin Ilmu Kelautan

Keywords:

Sipuncula, Xenosiphon sp., kelimpahan, pola sebaran, parameter lingkungan, Pantai Penganak.

Abstract

Cacing wak-wak (Xenosiphon sp.) merupakan salah satu biota bentik laut dari filum Sipuncula yang memiliki potensi ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan pola sebaran cacing wak-wak serta mengkaji faktor-faktor lingkungan yang memengaruhinya di perairan Pantai Penganak, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan pendekatan purposive sampling dan metode transek garis dengan 3 stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan Xenosiphon sp. berkisar antara 0,22–0,56 individu/m², dengan pola sebaran mengelompok di seluruh stasiun. Parameter lingkungan yang dianalisis meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), bahan organik total (BOT), dan tekstur sedimen. Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa parameter utama yang memengaruhi kelimpahan adalah tekstur sedimen pasir dan kandungan bahan organik yang tinggi. Studi ini memberikan informasi dasar penting dalam upaya konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan Xenosiphon sp. di perairan pesisir.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2024-10-09

How to Cite

Kelimpahan cacing wak-wak (Xenosiphon Sp) di pantai Penganak Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat. (2024). Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 18(2), 127-131. https://journal.ubb.ac.id/index.php/akuatik/article/view/6775