Evaluasi Pemanfaatan Kitosan Dalam Pengolahan Air Sungai Rangkui Di Kota Pangkalpinang
Keywords:
Pengolahan air, Sungai Rangkui, Kitosan UdangAbstract
Air merupakan bahan yang sangat vital dan tidakdapat dipisahkan dari seluruh aktivitas kehidupanmakhluk hidup di bumi ini. Salah satu sumber air yang terbentuk secara alami dan berfungsi sebagai tempatpenampung air serta mengalirkan air dari hulu menujuke hilir adalah sungai. Peran sungai sangat pentingdalam menunjang aktivitas manusia, karena sumberdaya air sungai dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di wilayah perkotaan sungai kerap kali beralih fungsi menjaditempat akumulasi pembuangan limbah dari semuaaktivitas manusia sehingga menyebabkan bahanpencemar masuk ke aliran sungai seperti pada Sungai Rangkui di Kota Pangkalpinang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitasair Sungai Rangkui berdasarkan pH, Disolved Oxygen(DO), dan suhu, kualitas kitosan yang digunakanuntuk pengolahan air Sungai Rangkui dan pengaruhpemberian kitosan terhadap pH air Sungai. Metode penelitian yang digunakan adalah uji laboratoriumdengan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas air Sungai RangkuiKota Pangkalpinang memiliki kualitas kurang baikjika dilihat dari pH air yang berada pada nilai 5,94, sedangkan untuk suhu dan dissolved oxygen sudahmemenuhi nilai baku mutu dari Peraturan PemerintahRepublik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021. Kitosanyang digunakan dalam pengolahan air Sungai RangkuiKota Pangkalpinang memiliki kualitas yang baik, sebagaimana berdasarkan derajat deasetilasi (DD) dengan nilai sebesar 84,57 % dan kadar air sebesar6,47 % yang memenuhi nilai baku mutu yang telahditetapkan oleh SNI No. 7949 Tahun 2013. Sementaraitu, pemberian kitosan terhadap air sungai dapatmempengaruhi pH terutama pada konsentrasi kitosanyang tinggi, dimana kitosan mampu meningkatkan pH air secara signifikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pitriyani Deka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under this license, others are permitted to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) for any purpose, including commercial use. Appropriate credit must be given to the original authors, a link to the license must be provided, and any modifications or derivative works must be distributed under the same license. This condition ensures that the original work and all derived content remain openly accessible under identical terms.

