Keanekaragaman Tumbuhan Di Hutan Suaka Margasatwa Kateri Kabupaten Malaka Plant Diversity In Kateri Wildlife Forest Malaka Regency
DOI:
https://doi.org/10.33019/ekotonia.v10i2.2521Keywords:
Dominasi, frekuensi, keanekaragaman, kerapatan, spesies tumbuhanAbstract
The cattery wildlife sanctuary is one of the conservation areas which is administratively located between two regencies, namely Malaka Regency and North Central Timor Regency (TTU).The purpose of this research is to find out Plant Diversity in the Kateri Wildlife Sanctuary Forest, Malaka Regency.The method used is the quadratic plot. Data analysis using descriptive quantitative and compositionthe type of Plant declared based on observations as well as measuring and calculating the diversity index of density, frequency, and dominance. The results showed that 13 families were found including Fabaceae, Moraceae, Rhamnaceae, Arecaceae, Lamiaceae, Apocynaceae, Anacardiaceae, Euphorbiace, Sapindaceae, Mimosaceae, Palmae/Arecales, Leguminosae, Meliaceae, and 14 species. plants includingT.Indica L., F. Benjamin L., Z. Mauritiana Lam., C. utan, T. grandis L., G. arborea Roxb., A. scholaris L., S. pinnata, A. moluccana L., S. oleosa Merr., L. leucocephalaLam. de W., A. catechu., S.grandifloraL., S. macrophyllaKing. The highest seedling density (K) was found inC. utan 0.17 ind/m2 and relative density (KR) 30.00 %. The highest K stake is found in plant T. grandis Linn. F(0.12eng/m2 and KR 61.11%. The highest tree K is found in plantA. moluccana 0.01 ind/m2 and KR 18.39%. The highest seedling frequency (F) wasplantT. grandis Linn. F 1.00 ind/m2 and relative frequency (FR) 26.32%. The highest stake F is at plantT. grandis Linn. F 1.00 ind/m2 and FR 27.78%. F the tallest tree is on plants T. Indica L. and T. grandis Linn. F 1.00 ind/m2 and FR 26.32%. The dominance (D) of the highest seedling wason plantsT. grandis Linn. F 0.08 ind/m2 and Relative dominance (DO) 21.62%. D stake there is on plants Areca catechu L. 0.17 ind/m2 and DO (24.57%). D the tallest tree is on plantsC.utan 15.05 ind/m2 and DO 25.80%.The value of the diversity index (H') of Plant typesThe results obtained are in the low to moderate category with each category being station 1 medium, station 2 medium, station 3 moderate, station 4 moderate, station 5 (ow-medium and station 6 medium.
References
Agustina, Kameluh, D. (2008). Studi Vegetasi
Pohon di Hutan Lindung RPH
Donomulyo BKPH Sengguruh KPH
Malang. (Skripsi). Malang: Fakultas Sains
dan Teknologi. Universitas Negeri
Malang.
Adinugroho, W,C. & Sidiyasa, K. (2006). M
odel pendugaan biomassa pohon mahon
i (Swietenia Macrophylla King) di atas
78
©2025-Program Studi Biologi, Universitas Bangka Belitung
Ekotonia: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi. 10(2):67-80.
permukaan tanah. Hutan Koserv
asi Alam, 3(1), 103–117.
Bakri. (2009). Analisis Vegetasi dan Pendugaan
Cadangan Karbon Tersimpan pada Pohon
di Hutan Taman Wisata Alam Taman
Eden Desa Sionggang Utara Kecamatan
Lumban Julu Kabupaten Toba Samosir.
[Tesis]. Universitas Sumatera Utara.
Medan
BBKSDA. (2018). Suaka Margasatwa Kateri.
https://Bbksdantt.menlhk.go.id/kawasan-
koservasi/sm-kateri. Diakses pada 7
Februari 2020.
Budhi, S. (2006). Penuntun Praktikum Ekologi
Hutan. Fakultas Kehutanan Universitas
Tanjungpura.
Djajapertundja, S. (2002). Hutan dan
Kehutanan Indonesia dari masa ke masa.
Bogor : IPB Press.
Djatmiko, Wibowo. (2008). Perawakan Pohon
Kemiri. Akses : 2 Agustus 20015
Frdinand. (2016). Potensi Suaka Margasatwa H
utan Kateri. Bbksdannt.menlhk.go.id/kaw
asan/konservasi. Diakses pada 7
November 2019.
Harbie, Tandi. (2015). Kitab Tanaman
Berkhasiat Obat-226 Tumbuhan ObaT
Untuk Penyembuhan Penyakit dan
Kebugaran Tubuh. Yogyakarta: Octopus
Publishing House.
Heyne, K. (1987) Tumbuhan Berguna
Indonesia, Volume II, Yayasan Sarana
Wana Jaya : Diedarkan oleh Koperasi
Karyawan, Badan Litbang Kehutanan,
Jakarta.
Indrawan M, Primack R. B, & Supriatma J.
(2007). Biologi. Jakarta: konservasi
yayasan obor Indonesia.
Indriyanto. (2006). Identifikasi Jenis Pohon di
Hutan lindung. Jakarta : PT Gramedia.
Indriyanto. (2006a). Ekologi Hutan. Jakarta:
Bumi Aksara.
Indriyanto. (2008b). Ekologi Hutan. Jakarta :
Pustaka Utama.
Indriyanto. (2017c). Ekologi Hutan. Jakarta:
Bumi Aksara.
Kusman C. (1997). Metode Survey Vegetasi.
IPB. Bogor.
Maarel E. V. D. (2005). Vegetation Ecology.
Viktoria: BlackwellPublishing.
Manihuruk, E.V. (2016). Keanekaragaman dan
Cadangan Karbon Hutan Lindung di Desa
Humbang I Kecamatan Naga Juang.
[Skripsi]. Universitas Sumatera Utara.
Medan.
Nahdi, M. S. & Darsikin. (2014). Distribusi dan
Kelimpahan Spesies Tumbuhan Bawah
pada Naungan Punus mercusii, Acacia
auticuliformis dan Eucalyptus alba di
Hutan Gama Giri Mandiri. Jurnal Natur
Indonesia, 16(1).
Pratiwi, & Yani, Y., et al. (2013). Komposisi
dan Struktur Tegakan Zona Pemanfaatan
Terbatas SPTN 1 Way kanan, Taman
Nasional Way Kambas. Lampung:
Lembaga Penelitian Universitas
Lampung.
Rahadjanto, & Abdulkadir. (2004). Tingkat
Kerusakan Komunitas Tumbuhan di
Gunung Penderman, Desa Songgokerto
Malang. Lembaga Penelitian Universitas
Muhammadiyah Malang.
Rahmawaty. (2004). Hutan: Fungsi dan
Peranan Bagi Masyarakat. Program Ilmu
Kehutanan. Fakultas Pertanian.
Universitas Sumatra. USU digital library.
Riefqi, F. (2014). Tumbuhan Leguminoseae.
Yogyakarta: Kanisius
Samsi, A.S. (2000). Analisis keragaman genetik
pada tanaman mahoni daun besar (Swiete
nia macrophylla King) di kebun benih
parung panjang. [Skripsi]. Bogor:
Institut Pertanian Bogor.
Saifulloh, I.N. (2017). Pengaruh Intensitas
Cahaya dan Jenis Tanah terhadap
79
©2025-Program Studi Biologi, Universitas Bangka Belitung
Ekotonia: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi. 10(2):67-80.
Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau.
[Skripsi].Universitas PGRI Yogyakarta.
Yogyakarta.
Setiawan H. (2016). Analisis Vegetasi Kawasan
Hutan Adat Lindu untuk Penilaian
Kesehatan Hutan Daerah Penyangga.
Peneliti Muda Pada Balai Penelitian
Kehutanan Makassar.
Sihotang O. (2018). Keanekaragaman Jenis
Vegetasi dan Pendugaan Cadangan
Karbon pada Kawasan Hutan di Desa
Siparmahan Kecamatan Harian
Kabupaten Samosir. Departemen
Budidaya Hutan Fakultas Kehutanan
Universitas Sumatera Utara.
Susyandiana, Yustika. (2003). Kajian Floristik
Pohon Penyusus Vegetasi Hutan
Cagar Alam Arjuna Lalijiwo Kawasan
Taman Hutan Raya R. Soerjo Cagar Kota
Batu Jawa Timur. [Skripsi]. Jurusan
Biologi. Malang: Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas
Negeri Malang.
Suhono, B. (2010). Ensiklopedia biologi dunia
tumbuhan. PT Lentera AbadiJakarta.
Umar, U.Z. (2017). Analisis Vegetasi
Angiospermae di Taman Wisata Wira
Garden Lampung. Lampung: Jurusan
Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah
dan Keguruan Universitas Islam Negeri
Raden Intan.
Yuniarti. (2008). Tanaman Obat Tradisional.
Jakarta: PT Buku Kita
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marlenci Erni Seran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
