Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Rhizosfer Pelarut Fosfat Tumbuhan Kedebik (Melastoma malabactricum L.) di Lahan Pasca Tambang Timah

Authors

  • Moneta Moneta Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Jovita Sasikirana Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Kartika Dwi Rahayu Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Danella Aisah Maheswari Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia
  • Suhendi Suhendi Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33019/ekotonia.v11i1.7489

Keywords:

Lahan pasca tambang, Rhizosfer, Actinomycetes, Pelarut Fosfat

Abstract

Aktivitas penambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menyebabkan degradasi lahan pascatambang yang ditandai oleh rendahnya kesuburan tanah dan ketersediaan fosfor. Pemanfaatan bakteri pelarut fosfat yang berasosiasi dengan rhizosfer tumbuhan kedebik (Melastoma malabathricum L.), salah satu tumbuhan pionir di lahan bekas tambang timah, berpotensi meningkatkan ketersediaan fosfor dan mendukung revegetasi lahan pascatambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menguji potensi bakteri pelarut fosfat dari rhizosfer tanaman kedebik di lahan pasca tambang timah di Bangka. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel tanah secara purposive, inokulasi bakteri melalui media Pikovskaya, serta pengamatan makroskopis dan mikroskopis terhadap isolat bakteri. Terdapat empat isolat bakteri yang memiliki area zona bening terbesar dengan karakter yang berbeda-beda. Keempat isolat bakteri tersebut diberi kode yakni ISB 1, ISB 2, ISB 3 dan ISB 4. Hasil karakteristik dan uji biokimia kemungkinan bakteri pelarut fosfat dari rhizosfer tumbuhan Kedebik termasuk genus Actinomycetes. Pengujian kualitatif menunjukkan bahwa isolat bakteri mampu membentuk zona bening sebagai indikator kemampuan melarutkan fosfat, dengan variasi kemampuan pelarutan yang berbeda-beda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bakteri pelarut fosfat dari rhizosfer tanaman kedebik memiliki potensi sebagai agen biofertilizer alami dalam rehabilitasi lahan pasca tambang timah yang mengalami kerusakan dan kekurangan unsur hara fosfor, sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan tanaman.

References

Adamu, A., Yacob, M. R., Radam, A., Hashim, R., & Adam, S. U. (2015). Economic valuation of ecotourism resources in Yankari Game Reserve, Bauchi, Nigeria. Procedia Environmental Sciences, 30, 139–144.

Alfiah, L. N., Zul, D., & Nelvia. (2016). Pengaruh inokulasi campuran isolat bakteri pelarut fosfat indigenus Riau terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L. Merr.). Jurnal Agroteknologi, 7(1), 7–14.

Anggreiny, Y., Nazip, K., dan Santri, D. J. (2017). Identifikasi fungi mikoriza arbuskula (FMA) pada rhizosfir tanaman di kawasan revegetasi lahan penambangan timah di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka dan sumbangannya pada pembelajaran biologi SMA. In Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 (Vol. 1, No. 1, pp. 391-403).

Apriyanthi, D. P. R. V., Laksmita W., A. S., & Widayanti, N. P. (2022). Identifikasi bakteri kontaminan pada gelang Tri Datu. Bioma: Jurnal Biologi Makassar, 7(2), 24–33.

Asmarhansyah, Badayos, R. B., Sanchez, P. B., Sta. Cruz, P. C., & Florece, L. M. (2017). Land suitability evaluation of abandoned tin-mining areas for agricultural development in Bangka Island, Indonesia. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 4(4), 907–918.

Asril, M., Oktaviani, I., & Leksikowati, S. S. (2019). Isolasi bakteri indigenous dari limbah cair tahu dalam mendegradasi protein dan melarutkan fosfat. Jurnal Teknologi Lingkungan, 20(1), 67–72.

Azzahra, S. C., Effendy, Y., & Slamet, S. (2021). Isolasi dan karakterisasi bakteri pemacu pertumbuhan tanaman (plant growth-promoting rhizobacteria) asal tanah Desa Akar-Akar, Lombok Utara. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi, 6(2), 70–75.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (2018). Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam angka 2018. Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baloc, I. S., Ishaq, L. F., Adu Tae, A. S. J., & Serangmo, D. Y. L. (2023). Eksplorasi bakteri pelarut fosfat indigen pada ekosistem kebun dan pantai di Kabupaten Kupang. Jurnal Agrisa, 12(2), 106–124.

Damayanti, S. S., Komala, O., & Effendi, E. M. (2018). Identifikasi bakteri dari pupuk organik cair isi rumen sapi. Ekologia: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup, 18(2), 63–71.

Fanni, A., Satjapradja, O., dan Setyaningsih, L. (2022). Potensi Kesesuaian Jenis Tanaman Pada Areal Lahan Pascatambang Timah (Studi Kasus Di Kecamatan Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung). Jurnal Nusa Sylva, 22(1), 6-16.

Firdausi, N. (2016). Pengaruh kombinasi media pembawa pupuk hayati bakteri pelarut fosfat Bacillus sp. terhadap pertumbuhan kacang tanah (Arachis hypogaea L.) Skripsi. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Irzon, R. (2021). Penambangan timah di Indonesia: Sejarah, masa kini, dan prospeksi. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 17(3), 179–189.

Kavamura, V. N., Santos, S. N., da Silva, J. L., Parma, M. M., Ávila, L. A., Visconti, A., Zucchi, T. D., Taketani, R. G., Andreote, F. D., & de Melo, I. S. (2013). Screening of Brazilian cacti rhizobacteria for plant growth promotion under drought. Microbiological Research, 168(4), 183–191.

Larasati, E. D., Rukmi, M. I., Kusdiyantini, E., & Ginting, R. C. B. (2018). Isolasi dan identifikasi bakteri pelarut fosfat dari tanah gambut. Bioma: Berkala Ilmiah Biologi, 20(1), 1–8.

Mandalika, V. S. (2014). Perubahan fraksi fosfor lambat tersedia pada tanah tergenang yang diameliorasi bahan organik. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Matos, A. D. M., Gomes, I. C. P., Nietsche, S., Xavier, A. A., Gomes, W. S., dos Santos Neto, J. A., & Pereira, M. C. T. (2017). Phosphate solubilization by endophytic bacteria isolated from banana trees. Anais da Academia Brasileira de Ciências, 89(4), 2945–2954.

Mersing. (2019). Pemberian bakteri pelarut fosfat (BPF) terhadap efisiensi pemupukan fosfor pada budi daya tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.). Skripsi. Pekanbaru: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Nisa, N. A. (2018). Isolasi dan identifikasi bakteri pelarut fosfat dengan sekuensing 16S rRNA asal tanah pertanian organik Desa Sumberejo, Batu. Skripsi. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Oksana, Irfan, M., Fianiray, A. R., & Zam, S. I. (2020). Isolasi dan identifikasi bakteri pelarut fosfat pada tanah Ultisol di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Agrotechnology Research Journal, 4(1), 22–25.

Panjaitan, F. J., Bachtiar, T., Arsyad, I., & Lele, O. K. (2020). Isolasi dan karakteristik bakteri pelarut fosfat (BPF) dari rizosfer tanaman jagung fase vegetatif dan fase generatif. Agroplasma, 7(2), 53–60.

Putri, A. L. O., & Kusdiyantini, E. (2018). Isolasi dan identifikasi bakteri asam laktat dari pangan fermentasi berbasis ikan (inasua) yang diperjualbelikan di Maluku, Indonesia. Jurnal Biologi Tropika, 1(2), 6–12.

Rini, I. A., Oktaviani, I., Asril, M., Agustin, R., & Frima, F. K. (2020). Isolasi dan karakterisasi bakteri penghasil IAA (indole acetic acid) dari rizosfer tanaman akasia (Acacia mangium). Agro Bali: Agricultural Journal, 3(2), 210–219.

Saini, P., & Khanna, V. (2015). Isolation and screening of lentil rhizobacterial Bacillus sp. for direct plant growth-promoting traits. Journal of Biological and Chemical Sciences, 2(1), 128–136.

Sari, D. P., & Buchori, I. (2015). Efektivitas program reklamasi pascatambang timah di Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 11(3), 299–312.

Sari, D. R. (2015). Isolasi dan identifikasi bakteri tanah yang terdapat di sekitar perakaran tanaman. Biosite, 1(1), 21–27.

Setiawati, M. R., & Pranoto, E. (2015). Perbandingan beberapa bakteri pelarut fosfat eksogen pada tanah Andisol sebagai areal pertanaman teh dominan di Indonesia. Jurnal Penelitian Teh dan Kina, 18(2), 159–164.

Sharon, J. A., Hathwaik, L. T., Glenn, G. M., Imam, S. H., & Lee, C. C. (2016). Isolation of efficient phosphate-solubilizing bacteria capable of enhancing tomato plant growth. Journal of Soil Science and Plant Nutrition, 16(2), 525–536.

Sianipar, G. W. S. (2019). Isolasi dan karakteristik bakteri endofit pada akar pepaya (Carica papaya L.). Skripsi. Medan: Universitas Medan Area.

Sundari, S., & Fadhliani. (2019). Uji angka lempeng total (ALT) pada sediaan kosmetik lotion X di BBPOM Medan. Biologica Samudra, 1(1), 25–33.

Suparnorampius, Pata’dungan, Y. S., & Rois. (2020). Eksplorasi bakteri pelarut fosfat pada berbagai tanaman industri dan hortikultura di Dataran Tinggi Napu. E-Jurnal Agrotekbis, 8(1), 25–31.

Wibowo, R. H., Sembiring, S. R., Sipriyadi, Darwis, W., Supriyati, R., Hidayah, T., & Yudha, S. P. (2022). Kemampuan bakteri endofit pelarut fosfat dari tumbuhan akar kuning (Arcangelisia flava (L.) Merr.) asal Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 15(2), 171–181.

Widianto, B. A. (2018). Pengaruh konsentrasi garam berbeda terhadap sifat fisik daging ikan lele (Clarias sp.) yang terinfeksi Edwardsiella tarda secara artifisial. Skripsi. Malang: Universitas Brawijaya.

Wulandari, D., & Purwaningsih, D. (2019). Identifikasi dan karakterisasi bakteri amilolitik pada umbi Colocasia esculenta L. secara morfologi, biokimia, dan molekuler. Jurnal Bioteknologi dan Biosains Indonesia, 6(2), 247–258.

Zheng BX, Zhang DP, Wang Y, Hao XL, Wadaan MAM, Hozzein WN, Peñuelas J, Zhu YG, and Yang XR. (2019). Responses to Soil pH Gradients of Inorganic Phosphate Solubilizing Bacteria Community. Scientific Reports, 9 (1): 1-8

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Rhizosfer Pelarut Fosfat Tumbuhan Kedebik (Melastoma malabactricum L.) di Lahan Pasca Tambang Timah. (2026). EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi Dan Mikrobiologi, 11(1), 50-59. https://doi.org/10.33019/ekotonia.v11i1.7489