EVALUASI POTENSI KARBON BIRU DAN PENYUSUNAN STRATEGI RESTORASI EKOSISTEM MANGROVE UNTUK MENDUKUNG MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI PESISIR INDONESIA

Evaluation of Blue Carbon Potential and Development of Mangrove Ecosystem Restoration Strategies to Support Climate Change Mitigation in Indonesia’s Coastal Areas

Penulis

  • Iman Darmatama Universitas Bengkulu
  • Kartika Anggraini Universitas Bengkulu
  • Selly Ratna Sari Universitas Bengkulu
  • Fahrul Rozi Maulana Institut Pertanian Bogor

DOI:

https://doi.org/10.33019/a3hfe740

Kata Kunci:

mangrove, restorasi ekosistem, mitigasi perubahan iklim, analisis SWOT, pesisir Indonesia

Abstrak

Ekosistem mangrove merupakan salah satu penyerap dan penyimpan karbon biru (blue carbon) paling efektif yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim melalui penyimpanan karbon pada biomassa dan sedimen dalam jangka panjang. Indonesia sebagai negara dengan luasan mangrove terbesar di dunia memiliki potensi strategis dalam mendukung penurunan emisi gas rumah kaca melalui konservasi dan restorasi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi karbon biru ekosistem mangrove serta merumuskan strategi restorasi untuk mendukung mitigasi perubahan iklim di pesisir Indonesia. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap data sekunder yang diperoleh dari artikel ilmiah, laporan pemerintah, dan publikasi lembaga internasional. Data dianalisis melalui sintesis literatur dan analisis SWOT untuk menyusun strategi restorasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sekitar 3,39 juta hektare mangrove dengan kapasitas penyimpanan karbon yang sangat tinggi, namun menghadapi ancaman berupa konversi lahan, pembangunan kawasan pesisir, eksploitasi sumber daya, abrasi, dan perubahan iklim yang menyebabkan degradasi ekosistem. Keberhasilan restorasi dipengaruhi oleh faktor biofisik, hidrologi, sosial, kelembagaan, dan penerapan teknik restorasi yang sesuai. Strategi restorasi yang direkomendasikan meliputi pendekatan berbasis ekosistem, integrasi blue carbon dalam kebijakan mitigasi perubahan iklim, penguatan tata kelola dan kolaborasi multipihak, pengembangan pembiayaan berbasis karbon, serta pemanfaatan teknologi untuk pemantauan berkelanjutan guna mendukung pembangunan pesisir yang berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alongi, D. M. (2008). Mangrove forests: Resilience, Protection from Tsunamis, and Responses to Global Climate Change. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 76(1), 1–13.

Alongi, D. M. (2014). Carbon Cycling and Storage in Mangrove Forests. Annual Review of Marine Science, 6, 195–219

Donato, D. C., Kauffman, J. B., Murdiyarso, D., Kurnianto, S., Stidham, M., & Kanninen, M. (2011). Mangroves Among the Most Carbon-Rich Forests in the Tropics. Nature Geoscience, 4, 293–297.

Food and Agriculture Organization. (2020). Global Forest Resources Assessment 2020. FAO.

Giri, C., Ochieng, E., Tieszen, L. L., Zhu, Z., Singh, A., Loveland, T., Masek, J., & Duke, N. (2011). Status and Distribution of Mangrove Forests of the World Using Earth Observation Satellite Data. Global Ecology and Biogeography, 20(1), 154–159.

Ilman, M., Dargusch, P., Dart, P., & Onrizal. (2016). A historical Analysis of the Drivers of Loss and Degradation of Indonesia's Mangroves. Land Use Policy, 54, 448-459.

Intergovernmental Panel on Climate Change. (2021). Climate Change 2021: The Physical Science Basis. Cambridge University Press.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Laporan Rehabilitasi Mangrove Nasional 2021. KLHK.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Status Hutan dan Kehutanan Indonesia 2022. KLHK.

Lewis, R. R. (2005). Ecological Engineering for Successful Management and Restoration of Mangrove Forests. Ecological Engineering, 24(4), 403–418.

Macreadie, P. I., Costa, M. D. P., Atwood, T. B., Friess, D. A., Kelleway, J. J., Kennedy, H., Lovelock, C. E., Serrano, O., & Duarte, C. M. (2021). Blue carbon as a Natural Climate Solution. Nature Reviews Earth & Environment, 2, 826-839.

Murdiyarso, D., Purbopuspito, J., Kauffman, J. B., Warren, M. W., Sasmito, S. D., Donato, D. C., Manuri, S., Krisnawati, H., Taberima, S., & Kurnianto, S. (2015). The Potential of Indonesian Mangrove Forests for Global Climate Change Mitigation. Nature Climate Change, 5, 1089–1092.

Nellemann, C., Corcoran, E., Duarte, C. M., Valdés, L., De Young, C., Fonseca, L., & Grimsditch, G. (Eds.). (2009). Blue Carbon: The Role of Healthy Oceans in Binding Carbon. United Nations Environment Programme.

Pendleton, L., Donato, D. C., Murray, B. C., Crooks, S., Jenkins, W. A., Sifleet, S., Craft, C., Fourqurean, J. W., Kauffman, J. B., Marbà, N., Megonigal, P., Pidgeon, E., Herr, D., Gordon, D., & Baldera, A. (2012). Estimating Global "Blue Carbon" Emissions from Conversion and Degradation of Vegetated Coastal Ecosystems. PLoS ONE, 7(9), e43542.

Republika. (2023). Sebaran Mangrove Indonesia. Republika Online. Republika.co.id.

Walters, B. B. (2004). Local Management of Mangrove Forests in the Philippines: Successful Conservation or Efficient Resource Exploitation?. Human Ecology, 32(2), 177–195.

Diterbitkan

2026-08-19

Terbitan

Bagian

Articles research