Eksplorasi Endapan Bauksit Menggunakan Metode Polarisasi Terimbas dan Resistivitas di Desa Sebemban, Kalimantan Barat

Penulis

  • Handika Program Studi Geofisika Universitas Tanjungpura
  • Yudha Arman Program Studi Fisika Universitas Tanjungpura
  • Muhardi Muhardi Program Studi Geofisika Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.33019/jrfi.v6i01.5600

Kata Kunci:

bauksit, chargeability, geolistrik, resistivitas

Abstrak

Tayan hilir merupakan salah satu kecamatan di Provinsi Kalimantan Barat memiliki potensi mineral bernilai ekonomis yang terdapat pada endapan bauksit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi endapan bauksit di Desa Sebemban, Kecamatan Tayan Hilir. Metode yang digunakan adalah metode polarisasi terimbas dan metode resistivitas dengan konfigurasi dipol–dipol. Pengukuran resistivitas dan chargeability dilakukan menggunakan tiga lintasan dengan panjang masing-masing 156 m, dan jarak elektroda 4 m. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai resistivitas dan chargeability di lokasi penelitian masing-masing adalah 45,36 Ωm – 367.177 Ωm dan 16,9 ms – 878,80 ms. Lapisan bawah permukaan di lokasi penelitian yaitu latosol, bauksit, saprolit, dan batuan dasar (granodiorit dan diorit kuarsa). Endapan bauksit di Desa Sebemban, Kecamatan Tayan Hilir mulai teridentifikasi pada kedalaman 0,6 m.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] W. Karno, E. Syahrial, A. Falahti, A. T. Napitupulu, A. Darmawan, and T. N. Kurniasih, Kajian Kebijakan Pengembangan Industri Mineral Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2012.

[2] D. Wulansari, L. D. Setijadji, and I. W. Warmada, ‘Karakterisasi Kandungan Mineral Dalam Bauksit Dengan Metode Xrd Semi-Kuantitatif Di Kawasan Tambang Tayan, Kalimantan Barat’, in Proceeding, Seminar Nasional Kebumian Ke-9, 2016, pp. 612–623.

[3] Y. A. M. Putra, Muhardi, and R. Perdhana, ‘Pemetaan Sebaran Mineral Hematit (Fe2O3) pada Endapan Bauksit di Kecamatan Sandai, Kalimantan Barat’, J. Teknol. Miner. dan Batubara, vol. 20, no. 1, pp. 1–11, 2024, doi: 10.30556/jtmb.Vol20.No1.2024.1551.

[4] E. Y. Toreno and Moe’tamar, ‘Karakteristik Cebakan Bauksit Laterit di Daerah Sepiluk - Senaning, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat’, Bul. Sumber Daya Geol., vol. 7, no. 2, pp. 45–56, 2012.

[5] T. B. Murti, A. Eldoni, Muhardi, and R. Perdhana, ‘Estimasi Volume Bauksit Laterit Menggunakan Metode Ordinary Kriging di Desa Piasak, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat’, Bul. Sumber Daya Geol., vol. 20, no. 2, pp. 121–133, 2025, doi: 10.47599/bsdg.v20i2.

[6] R. Andriansyah, ‘Model Genesa Endapan Besi di Kecamatan Kendawangan, Ketapang, Kalimantan Barat’, J. Appl. Sci., vol. 1, no. 2, pp. 41–49, 2019, doi: 10.36870/japps.v1i2.51.

[7] L. Subiantoro, B. Soetopo, and D. Haryanto, ‘Kajian Awal Prospek Bahan Galian Monasit di Kendawangan Kalimantan Barat’, Eksplorium, vol. 33, no. 2, pp. 97–110, 2012.

[8] P. Sanyoto and P. E. Pieter, ‘Peta Geologi Lembar Pontianak/Nangataman, Kalimantan’. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung, 1993.

[9] S. Supriatna, U. Margono, Sutrisno, P. E. Pieters, and R. P. Langford, ‘Peta Geologi Lembar Sanggau, Kalimantan’. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung, 1993.

[10] D. Ferial, A. I. Natalisanto, and P. A. Lazar, ‘Identifikasi Sebaran Mineral Bijih Besi dengan Menggunakan Metode Resistivitas dan Induced (IP) di Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan’, J. Geosains Kutai Basin, vol. 2, no. 2, pp. 1–9, 2019.

[11] E. Cornelius, Muhardi, R. Perdhana, Muliadi, and Zulfian, ‘Identifikasi Zona Mineralisasi Emas di Desa Bhakti Mulya Kabupaten Bengkayang Menggunakan Metode Polarisasi Terimbas (Induced Polarization)’, Wahana Fis., vol. 7, no. 2, pp. 127–137, 2022, doi: 10.17509/wafi.v7i2.51259.

[12] A. H. P. Yuniarto, ‘Aplikasi Time Domain Induced Polarization dalam Eksplorasi Emas di Blok “CPY” Gunung Pongkor Kabupaten Bogor’, J. Geosaintek, vol. 6, no. 3, pp. 117–126, 2020, doi: 10.12962/j25023659.v6i3.6867.

[13] K. K. Dewi, W. Utama, and J. P. G. N. Rochman, ‘Pemetaan Zona Korosivitas Tanah Berdasarkan Nilai Chargeability Menggunakan Metode Time Domain Induced Polarization Konfigurasi Dipole-Dipole Studi Kasus PT. IPMOMI’, J. Geosaintek, vol. 3, no. 2, pp. 137–142, 2017, doi: 10.12962/j25023659.v3i2.2971.

[14] M. E. Everett, Near-Surface Applied Geophysics. New York: Cambridge University Press, 2013.

[15] Muhardi, M. Anwar, and Kaharudin, ‘Application of Induced Polarization and Resistivity Methods to Identify Subsurface Layers in Bauxite Deposits Area of Kendawangan, West Kalimantan’, J. Pendidik. Fis. Indones., vol. 18, no. 1, pp. 75–82, 2022, doi: 10.15294/jpfi.v18i1.29230.

[16] M. Anwar, Y. Arman, and Muhardi, ‘Pendugaan Keberadaan Bauksit Laterit di Sebagian Wilayah Gunung Tanjunggangse Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Dipol-dipol’, J. Geomine, vol. 10, no. 1, pp. 21–27, 2022, doi: 10.33536/jg.v10i4.1002.

[17] R. Fajania, Y. Arman, and Muhardi, ‘Pendugaan Ketebalan Lapisan Gambut di Sekitar Jalan Reformasi Kota Pontianak Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis’, J. Geocelebes, vol. 5, no. 1, pp. 16–22, 2021, doi: 10.20956/geocelebes.v5i1.12908.

[18] Masudi, Nurhasanah, and Muhardi, ‘Identifikasi Kedalaman Lapisan Tanah Keras Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis (Studi Kasus: Jalan Perdana Kota Pontianak)’, J. Ilmu dan Inov. Fis., vol. 5, no. 1, pp. 59–64, 2021, doi: 10.24198/jiif.v5i1.31227.

[19] A. Jufriadi and H. D. Ayu, ‘Underground Water-Level Monitoring by Integrated Study of Geoelectric, Logging, Cutting and Pumping Data in Industrial Area of Candi Sub-District, Sidoarjo’, J. Pendidik. Fis. Indones., vol. 15, no. 2, pp. 122–128, 2019, doi: 10.15294/jpfi.v15i2.14365.

[20] K. Suwiryo, Zulfian, and Muhardi, ‘Penerapan Metode Induced Polarization untuk Identifikasi Indikasi Air Asin di Daerah Sekitar Sumur Garam Desa Manis Raya’, J. Ilmu dan Inov. Fis., vol. 9, no. 1, pp. 24–33, 2025, doi: 10.24198/jiif.v9i1.58023.

[21] D. M. Loke, Electrical Imaging Surveys for Environmental and Engineering Studies. Geoelectrical.com, 2000.

[22] J. E. E. Kingman, T. J. Ritchie, and P. Rowston, ‘Induced Polarization Chargeability Calibration Standards’, ASEG Ext. Abstr., pp. 1–6, 2019, doi: 10.1080/22020586.2019.12073143.

[23] W. M. Telford, L. P. Geldart, and R. E. Sheriff, Applied Geophysics, Second Edi. New York: Cambridge University Press, 1990.

[24] M. Dentith and S. Mudge, Geophysics for the Mineral Exploration Geoscientist. New York: Cambridge University Press, 2014.

[25] J. Milsom, Field Geophysics, Third Edit. England: John Wiley & Sons, 2003.

[26] F. R. Ramadhan, Y. Aribowo, D. A. Widiarso, D. Sunjaya, and B. A, ‘Geologi, Karakteristik dan Genesa Endapan Laterit Bauksit PT. ANTAM (Persero) Tbk, Unit Geomin, Daerah Kenco, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat’, Geol. Eng. E-Journal, vol. 6, no. 1, pp. 80–95, 2014.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-27

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
“Eksplorasi Endapan Bauksit Menggunakan Metode Polarisasi Terimbas dan Resistivitas di Desa Sebemban, Kalimantan Barat”, JRFI, vol. 6, no. 01, pp. 1–10, Dec. 2025, doi: 10.33019/jrfi.v6i01.5600.