PERANCANGAN MESIN EXTRUDER FILAMEN 3D PRINTING BERBAHAN SAMPAH PLASTIK KAPASITAS 40 KG/JAM
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v10i2.5413Kata Kunci:
extruder, sampah, von misses, deflectionAbstrak
Plastik telah mengalami peningkatan produksi yang pesat selama 70 tahun terakhir. Awalnya pada tahun 1950 dunia hanya memprodukksi 2 juta ton dan sekarang produksinya lebih dari 450 juta ton. Kurang lebih sekitar seperempat sampah plastik dibuang begitu saja dan tidak dikelola dengan baik yaitu Sekitar 82 juta ton. Dengan kata lain sampah tersebut tidak dibuang ditempat pembuangan yang baik, tidak di daur ulang ataupun dibakar. Penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu studi literatur, pengumpulan data, desain extruder, perhitungan elemen mesin, analisis dan pembahasan. Terdapat enam jenis material yang akan dijadikan objek pemilihan bahan extruder diantaranya SS 410, SS 422, AISI 4140, AISI 4340, AISI 1144, dan AISI 1045. Dilakukan perencanaan pada elemen mesin sehingga didapatkan nilai von misses stress dan deflection untuk menentukan nilai yang sesuai dengan perencanaan desain extruder. Diperoleh kesimpulan bahwa Nilai Von Misses Stress tertinggi diperoleh pada material seluruh material dengan variasi panjang dan lebar material yaitu 700 dan 45 mm. Semakin tinggi dimensi panjang dan diameter, memberikan nilai von misses stress yang tinggi pula. Serta nilai deflection tertinggi diperoleh pada material Stainless Steel 410 dengan variasi panjang dan lebar material yaitu 700 dan 45 mm. Semakin tinggi Dimensi panjang suatu material, dapat memberikan nilai defleksi yang tinggi pula.
Unduhan
Referensi
[2] H. Ritchie, "Our world In Data," 5 October 202. [Online]. Available: https://ourworldindata.org/how-much-plastic-waste-ends-up-in-the-ocean. [Accessed 16 Desember 2023].
[3] Scells, H., Zhuang, S. and Zuccon, G., 2022, July. Reduce, reuse, recycle: Green information retrieval research. In Proceedings of the 45th International ACM SIGIR Conference on Research and Development in Information Retrieval (pp. 2825-2837).
[4] Safitri, H.F.D. and Sari, Y.P., 2021, May. Studi Komparasi Metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Pada Pengolahan Sampah Di Indonesia. In Prosiding University Research Colloquium (pp. 552-558).
[5] Ediana, D. and Fatma, F., 2018. Analisis Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Dan Recycle (3R) Pada Masyarakat Di Kota Payakumbuh. Jurnal Endurance, 3(2), pp.238-246.
[6] P. Purwaningrum, "Upaya Mengurangi Timbulan Sampah Plastik Di Lingkungan," Indonesian Journal Of Urban And Environmental Technology, vol. 8 No. 2, pp. 141-147, 2016.
[7] Saputra, T.H., Hutama, A.S., Ningsih, A. and Pamasaria, H.A., 2023, May. Parameter optimization of FDM type 3D printing against dimensional accuracy with recycled filament plastic LDPE (low density polyethylene). In AIP Conference Proceedings (Vol. 2674, No. 1). AIP Publishing.
[8] H. S. I. Atsani and H. Mastrisiswadi, "Recycled Polypropylene Filament for 3D Printer: Extrusion Process Parameter Optimization," IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, vol. 722, 2020.
[9] H. S. Budiono, F. Hilmy and I. Taufik, "The Effect of Printing Speed Variations on Dimensional Stability of 3D Printing," Jurnal E-Komtek, Vols. 7, No.2, pp. 187-194, 2023.
[10] Atsani, S.I., 2019. Desain Dan Pengujian Extruder Untuk Pembuatan Filamen 3d Printer Berbahan Recycled Polypropilene (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).
[11] Nugroho, F.E., 2021. Analisa Pengaruh Kemiringan Sudut Screw Extruder Terhadap Keakuratan Diameter Filament 3D Printer Berbahan Recycled Abs, Recycle Hdpe, Dan Polypropylene (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Sriwijaya).
[12] E. Febriyanti, A. Febrianto and Sutarjo, "Analisis Kegagalan Screw Penyebab Kerusakan Decanter Shaft Pada Unit Pengolahan Minyak," Majalah Ilmiah Pengkajian Industri, vol. 11 No. 3, pp. 185-192, 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




