IDENTIFIKASI PERSEPSI DAN SIKAP TERHADAP KESELAMATAN KERJA DI PERTAMBANGAN TIMAH INDONESIA
Kata Kunci:
ergonomi, pendekatan partisipatori, UKM, pertambangan timahAbstrak
Abstrak
Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi dan sikap terhadap keselamatan kerja ditempat kerja untuk meningkatkan ergonomis dan keselamatan kerja di pertambangan timah khususnya di usaha kecil dan menengah (UKM). Studi dilakukan dengan mengunjungi lima perusahaan tambang timah yang seluruhnya merupakan perusahaan kecil dan menengah serta menyebarkan kuesioner persepsi dan sikap terhadap keselamatan kerja yang bersumber dari Williamson, dkk (1997). Terdapat lima perusahaan dengan limabelas responden yang terdiri dari para pemilik, manajer dan pekerja di perusahaan tersebut. Studi ini mengidentifikasi beberapa persepsi dan sikap positif yang akan menjadi masukan bagi pemberi kebijakan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk mempertahankan persepsi dan sikap positif tersebut dengan memberikan kepada pekerja pengetahuan tentang ergonomi dan praktik-praktik keselamatan kerja yang baik
Unduhan
Referensi
[2] Hermawati, S. et al., 2014. Mapping ergonomics application to improve SMEs working condition in industrially developing countries: a critical review. Available at: http://www.tandfonline.com/loi/terg20.
[3] McPhee, B., 2004. Ergonomics in mining. Occupational medicine (Oxford, England), 54(5), pp.297–303. Available at: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15289585 [Accessed August 10, 2014].
[4] Wignjosoebroto, S., 2007. Indonesia ergonomics roadmap: where we are going? Journal of human ergology, 36(2), pp.91–8. Available at: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/1857280.
[5] Williamson, A.M., Feyer, A.M., Caims, D., Biancotti, D., 1997. The development of a measure of safety climate: The role of safety perceptions and attitudes. Safety Science, 25(1-3), pp.15–27.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




