PENGARUH DIGGING TIME ALAT GALI MUAT TERHADAP FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN BATUBARA

Authors

  • Alex Lisendrik Nadapdap
  • Guskarnali Guskarnali
  • Haslen Oktarianty

DOI:

https://doi.org/10.33019/snppm.v4i0.2161

Keywords:

Fragmentasi, powder factor, digging time.

Abstract

Fragmentasi hasil peledakan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dikarenakan dampak ukuran yang heterogen dan memiliki ukuran yang besar akan mempengaruhi digging time dari alat gali muat yang digunakan. Powder factor yang digunakan pada proses peledakan selama penelitian dengan rata-rata tujuh kali peledakan sebesar 0,24 kg/BCM. Hasil peledakan dengan powder factor tersebut dihitung distrbusi aktual fragmentasinya dengan menggunakan software split dekstop 2.0 serta dihitung waktu penggalian alat gali muat Liebher R9400 . Persentase ukuran yang lebih dari 100 cm sebesar 21,4% . Fragmentasi ini mempengaruhi digging time alat gali muat dibuktikan dengan hasil regeresi linear,korelasi y = 0.1859x + 5.0826 dengan korelasi r² = 0,85. Semakin besar persentase fragmentasi >100 cm maka semakin tinggi juga digging time yang dihasilkan. Hal ini menunjukan bahwa fragmentasi berpengaruh besar terhadap digging time Excavator Liebher R9400. Geometri usulan untuk mencapai fragmentasi ukuran >100 cm kurang dari 15% yaitu burden 6,3 m, spasi 7,56 m, powder factor 0,37 kg/BCM, dengan kedalaman lubang 9,45 m, dengan geometri usulan ini diperoleh boulder hanya sebesar 13%.

Author Biographies

  • Alex Lisendrik Nadapdap
    Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

    Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, Kabupaten Bangka,Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 3317

  • Guskarnali Guskarnali
    Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

    Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, Kabupaten Bangka,Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 3317

  • Haslen Oktarianty
    Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

    Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, Kabupaten Bangka,Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 3317

References

Ash, R.L., 1963. The Mechanics Of Rock Breakage. Nevada: Pit and Quarry Magazine
Aziz, G., 2017. Kajian Teknis Peledakan Dalam Kontrol Fragmentasi dan Vibrasi. Universitas Islam Bandung.
Bhandari, S., 1997. Engineering Rock Blasting Operations. Rotterdam: AA Balkema.
Farmer, A., 1976, Mekanika Tanah dan Batuan. American Geological Institute.
Gokhale, B.V., 2009. Rotary drilling and blasting in large surface mines. CRC Press/Balkema: Leiden (Netherland)
Irwan, 1987. Pengetahuan Dasar Bahan Peledak. Direktorat Jendral Pertambangan Umum, Pusat Pengembangan Teknologi Mineral.
Kartodharmo, M., 1989. Teknik Peledakan. Laboratorium Geoteknik Pusat Antar Universitas-Ilmu Rekayasa.ITB:Bandung.
Riyadi, O., 2016. Kajian Teknis Fragmentasi Hasil Peledakan Lapisan Tanah Penutup Terhadap Produktivitas Excavator. Universitas Sriwijaya.
Singgih, S., 2006. Teknik Peledakan. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”. Yogyakarta.
Hustrulid, W., 1999. “Blasting Principles For Open Pit Mining”, General Design Concepts, Rotterdam.

Downloads

Published

2021-01-25

How to Cite

PENGARUH DIGGING TIME ALAT GALI MUAT TERHADAP FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN BATUBARA. (2021). PROCEEDINGS OF NATIONAL COLLOQUIUM RESEARCH AND COMMUNITY SERVICE, 4. https://doi.org/10.33019/snppm.v4i0.2161