ANALISIS KELAYAKAN KUALITAS SUMBER MATA AIR PANAS DESA NYELANDING SEBAGAI AIR MINUM

  • Boy Dian Anugra Sandy
  • Muhammad Fikri Radiyan
  • Herland Franley Manalu

Abstract

Masyarakat di Desa Nyelanding telah lama mengkonsumsi air dari sumber mata air panas sebagai air siap minum. Hal tersebut dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat di Desa Nyelanding. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah sumber mata air panas yang ada di Desa Nyelanding memiliki kelayakan sebagai air minum. Telah dilakukan kajian awal sebelumnya dengan beberapa parameter, pada penelitian ini dilakukan penambahan beberapa pengujian yang dilakukan pada parameter kimia anorganik sehingga dapat diperoleh data yang lebih lengkap. Dilakukan 2 jenis Pengujian yaitu: Parameter fisika dan Kimia Anorganik dengan 23 macam pengujian dengan beberapa metode antara lain: C/029/MTD/2016, C/050/MTD/2016,  C/047/MTD/2016, C/035/MTD/2016, C/053/MTD/2016, SNI 06-6989-25-2004, SNI 06-6989-24-2005, SNI 06-6989-23-2005 dan lain sebagainya. Diperoleh hasil pengukuran parameter fisika bahwa air tersebut tidak berbau, tidak berasa, 0.25 mg/l jumlah zat pada terlarutnya, dan tingkat kekeruhan sebesar 0.02 skala NTU. Untuk pengukuran kimia anorganik secara keseluruhan didapat bahwa nilai yang didapat tidak melebihi kadar batas maksimum yang diperbolehkan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 492 Tahun 2010.

Keywords: Air Minum, Kualitas Air, Sumber Air Panas

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Boy Dian Anugra Sandy
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Muhammad Fikri Radiyan
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Herland Franley Manalu
Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bangka Belitung

Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

References

Badan Pusat Statistik, 2018. Kecamatan Air Gegas Dalam Angka 2018. 19050.1810. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Selatan.
Mandasari, R., 2010. Analisis Kadar Besi (Fe) dalam Air Minum Kemasan dengan Menggunakan Metode Spektofotometri Serapan Atom, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatra Utara, Medan.
Narsi, Wahyuni, R. R., & Susanti, Y., 2017. Uji Kelayakan Air Minum Isi Ulang Di Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu Riau. Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian, 1(1), pp. 11-21.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 2010. No.492/Menkes/PER/IV/2010. Persyaratan Kualitas Air Minum. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Putri, N. L. N. D. D., Sudarma, N., & Prihatingsih, D., 2018. Studi Kelayakan Mata Air Sebagai Sumber Air Minum Tanpa Pengolahan Di Desa Kukuh Tabanan. Prosiding SINTESA 2018, pp. 405-412.
Sulistyorini, I. S., Edwin, M. & Arung, A. S., 2016. Analisis kualitas air pada sumber mata air di kacamatan karangan dan kaliorang kabupaten kutai timur. Jurnal hutan tropis, 4(1), pp. 64-76.
Yuliani, N., Nurlela & Lestari, N. A., 2017. Kualitas Air Sumur Bor di Perumahan Bekas Persawahan Gunung Putri Jawa Barat. SENASPRO, pp. 116-122.
Ginting, P., 2013. Ekologi Mark: Materialisme dan Alam. Jakarta: Wahana Lingkungan Hidup.
Sutristo, T., & Suciastuti, E., 2010. Teknologi Penyediaan Air Bersih. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Soemirat, J., 2009. Kesehatan Lingkungan (Revisi). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Published
2021-01-25
Abstract viewed = 85 times
pdf downloaded = 107 times

Most read articles by the same author(s)