PENGOLAHAN AIR SUMUR DI DESA PENYAK MENGGUNAKAN ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA DAN SERBUK CANGKANG KERANG

  • Fitri Afriani
  • Herman Aldila
  • Yuant Tiandho

Abstract

Masyarakat di Desa Penyak mayoritas menggunakan air sumur untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya. Tetapi air yang diperoleh di dalam sumur-sumur masyarakat bersifat keruh/kemerahan. Berdasarkan karakteristik air tersebut maka dapat dikatakan bahwa air sumur masyarakat Desa Penyak belum memenuhi standar minimum air layak pakai yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sehingga penggunaan dalam jangka panjang dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat Desa Penyak. Upaya yang telah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan air yang dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk transfer teknologi pembuatan alat pengolahan air berbasis limbah cangkang kerang dan arang aktif dari tempurung kelapa. Cangkang kerang mengandung kalsium yang tinggi yang dapat digunakan mengkoagulasi polutan di dalam air. Sedangkan arang aktif merupakan material yang dapat digunakan untuk mengaborp partikel-partikel polutan di dalam air. Pemilihan cangkang kerang dan tempurung kelapa disebabkan jumlahnya yang melimpah di Desa Penyak. Diharapkan melalui program pengabdian masyarakat ini maka masyarakat di Desa Penyak dapat membuat alat pengolah air tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-10-11
Abstract viewed = 104 times
pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 635 times

Most read articles by the same author(s)