ANALISIS PENGARUH DILUSI SILIKA TERHADAP KUALITAS ALUMINA PADA PROSES PENAMBANGAN BAUKSIT

Authors

  • Flaminggo Gingga Program Studi D-III Teknologi Pertambangan, Jurusan Teknik Sipil dan Pertambangan, Politeknik Negeri Ketapang
  • Desyana Ghafarunnisa Program Studi D-III Teknologi Pertambangan, Jurusan Teknik Sipil dan Pertambangan, Politeknik Negeri Ketapang
  • Angga Kurniawan Program Studi D-III Teknologi Pertambangan, Jurusan Teknik Sipil dan Pertambangan, Politeknik Negeri Ketapang

DOI:

https://doi.org/10.33019/pwc0rq38

Keywords:

Actual, alumina, bauksit, dilusi, kadar, plan, silika

Abstract

Bahan galian bauksit memiliki kandungan Alumina (Al2O3) dan Silika (SiO2) yang dominan. Data hasil perencanaan tambang (plan) dengan data realisasi tambang (actual) harus bandingkan kualitas dan kuantitasnya, untuk mengetahui seberapa besar nilai dan persentase dilusi akibat SiO2. Maka diperlukan identifikasi penyebab utama terjadinya perbedaan kadar dan dilusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase dilusi terhadap bijih bauksit, menganalisis perbedaan kadar Al2O3 dan SiO2 antara plan dan actual, dan menganalisis pengaruh dilusi SiO2 terhadap kadar Al2O3. Penelitian ini meliputi pengelompokkan basis data, analisis statistik univariat, analisis hasil validasi silang dan menganalisis potensi dilusi akibat SiO2. Persentase dilusi akibat SiO2 dilusi masih di bawah 5%, dengan persentase rata-rata pada blok I, blok II, dan blok III secara berturut-turut yaitu 2,98%, 2,95%, dan 3,11%. Kadar Al2O3 mengalami perubahan penurunan kadar dari plan ke actual. Hal ini disebabkan oleh perubahan bertambahnya kadar SiO2 dari plan ke actual dengan persentase perbedaan kadar rata-rata sebesar 15,2%. Penurunan kadar Al2O3 rata-rata dari plan ke actual sebesar -0,84% dengan persentase perbedaan kadar rata-rata sebesar -1,71%. Nilai penurunan kadar tersebut masih tergolong rendah dan masih dalam standar nilai perusahaan. Analisis pengaruh dilusi SiO2 terhadap kadar Al2O3 menggunakan metode validasi silang yang menghasilkan nilai koefisien korelasi (r) Al2O3 senilai 0,95. Nilai derajat slope adalah 43,3%. Dilusi SiO2 ternyata terbukti berpengaruh terhadap penurunan kualitas kadar Al2O3 hanya saja masih tergolong kecil nilainya karena waste yang terambil sebagai penyebab dilusi masih < 5%.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

ANALISIS PENGARUH DILUSI SILIKA TERHADAP KUALITAS ALUMINA PADA PROSES PENAMBANGAN BAUKSIT. (2025). PROCEEDINGS OF NATIONAL COLLOQUIUM RESEARCH AND COMMUNITY SERVICE, 9, 181-186. https://doi.org/10.33019/pwc0rq38