PENINGKATAN SENSITIVITAS SENSOR PLASMONIK BK7/MgO/Ag/UiO-66 UNTUK MENDETEKSI GLUKOSA DALAM URIN
DOI:
https://doi.org/10.33019/wwthz286Keywords:
plasmonik, sensor SPR, glukosa, biosensorAbstract
Pemantauan kadar glukosa dalam urine merupakan langkah penting untuk diagnosis dini dan pengendalian penyakit diabetes mellitus. Metode konvensional seperti spektrofotometri dan kromatografi umumnya membutuhkan proses kimia yang kompleks serta waktu analisis yang relatif lama. Sebagai alternatif, penelitian ini mengusulkan desain sensor plasmonik berbasis struktur BK7/MgO/Ag/UiO-66 untuk deteksi glukosa secara label-free menggunakan pendekatan resonansi plasmon permukaan (SPR). Simulasi numerik dilakukan dengan metode transfer matriks (TMM) untuk menganalisis pengaruh ketebalan lapisan terhadap karakteristik reflektansi dan sudut resonansi. Hasil optimasi menunjukkan bahwa konfigurasi terbaik dicapai pada ketebalan MgO = 25 nm, Ag = 50 nm, dan UiO-66 = 25 nm, di mana nilai reflektansi minimum menunjukkan kurva paling tajam, sementara peningkatan ketebalan di atas nilai tersebut tidak memberikan kenaikan sensitivitas yang signifikan. Selanjutnya, pada konfigurasi optimal dilakukan simulasi terhadap variasi konsentrasi glukosa dalam urine, dan hasilnya menunjukkan bahwa pergeseran sudut resonansi berbanding linier dengan perubahan indeks bias eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa struktur BK7/MgO/Ag/UiO-66 berpotensi diaplikasikan sebagai sensor plasmonik sensitif untuk deteksi optik kadar glukosa secara non-invasif.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Proceedings of SNPPM FT UBB is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.