Pengaruh Temperatur Deproteinasi Pada Deasetilasi Kitin Cangkang Udang Krosok (Penaeus semisulcatus) Terhadap Adsorpsi Logam Besi (Fe)

  • Herman Aldila Jurusan Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung
  • Asmar Asmar Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung
  • Verry Andre Fabiani Department of Chemistry, Faculty of Engineering, Universitas Bangka Belitung
  • Desy Yuliana Dalimunthe Jurusan Matematika, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung
  • Megiyo Megiyo Jurusan Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung
  • Riko Irwanto Jurusan Biologi, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi, Universitas Bangka Belitung

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi temperatur deproteinasi pada daya adsorbsi kitosan udang krosok (Penaeus semisulcatus) terhadap logam besi (Fe) pada air kolong bekas penambangan timah timah di Pulau Bangka. Bahan baku kitosan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan limbah cangkang udang krosok dari industri rumah tangga pembuatan ebi. Kitosan limbah cangkang udang ebi telah disintesis dalam tiga tahapan meliputi: deproteinasi, demineralisasi, dekolorisasi dan deasetilasi. Pada penelitian ini proses sintesis menggunakan variasi temperatur deproteinasi masing-masing: 30oC, 60oC, dan 90oC. Berdasarkan analisis data FTIR, dapat ditentukan nilai derajat deasetilasi sampel berturut-turut sebesar: 32,01% ; 30,94% danĀ  28,74%. Peningkatan temperatur deproteinasi menyebabkan nilai derajat deasetilasi kitosan menjadi menurun. Penurunan ini diakibatkan oleh rusaknya struktur kitin pada sampel akibat temperatur yang meningkat. Kandungan logam Fe pada air kulong yang digunakan dalam penelitian ini mencapai 6,1 ppm. Adsorbsi kitosan pada logam Fe dapat menurunkan kadar terlarut mencapai rata-rata 99,67% dari kadar awal. Kandungan gugus hidroksil pada kitosan menyebabkan terjadinya reaksi pembentukan senyawa hidroksida turunan dari logam besi terlarut. Senyawa besi hidroksida tersebut akan terpisah dari air dan membentuk endapan. Semakin besar nilai derajat deasetilasi maka akan semakin besar kandungan gugus hidroksil sehingga menyebabkan daya adsorbsi kitosan semakin meningkat.

Keywords: kitosan, kolong, logam besi, Adsorbsi

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-04-30
Section
Articles
Abstract viewed = 25 times
PDF (BAHASA INDONESIA) downloaded = 24 times