PENGARUH DIAMETER SERAT POLYMER ETILENE BRAID TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH PADA BETON MUTU TINGGI

  • FENNIL BUANA
  • INDRA GUNAWAN
  • FADILLAH SABRI

Abstract

Beton mutu tinggi mempunyai kelemahan yaitu mempunyai kuat tarik belah rendah dan bersifat getas. Salah satu cara mengatasi tegangan tarik adalah dengan penambahan serat-serat pada adukan beton . Pada penelitian ini campuran beton diberi bahan tambah serat polymer etilene braid. Serat yang digunakan berdiameter 0,8 mm panjang 72 mm, diameter 1,0 mm panjang 90 mm, diameter 1,2 mm panjang 108 mm, sehingga diperoleh aspek rasio l/d=90. Pengujian beton meliputi kuat tekan dan kuat tarik belah yang dilakukan terhadap benda uji berbentuk silinder. Benda uji terdiri dari 126 silinder, konsentrasi serat untuk masing-masing beton adalah 0,3% dan 0,4 %. Dari pengujian slump test dapat disimpulkan bahwa penambahan dan semakin besarnya diameter serat menurunkan workability campuran beton. Pada pengujian kuat tekan, penambahan dan semakin besarnya diameter serat tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kuat tekan, kuat tekan tertinggi di peroleh pada campuran serat diameter 0,8 mm proporsi 0,4% dengan nilai kuat tekan sebesar 62,49 MPa. Pada pengujian kuat tarik belah beton, penambahan dan semakin besarnya diameter serat menghasilkan kuat tarik belah yang lebih tinggi dari beton tanpa serat, kuat tarik belah tertinggi pada campuran serat 1,20 mm persentase serat 0,4% dengan nilai kuat tarik belah sebesar 7,06 MPa.

Keywords: serat dari polymer etilene braid, kuat tekan dan kuat tarik belah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

ACI Committe 544, reapproved 2002, State of The Art Report on fiber Reinforced Concrete. ACI 544.1R-96, ACI, Detroit, Michigan.

Ariatama, A., 2007, Pengaruh Pemakaian Serat Kawat Berkait Pada Kekuatan Beton Mutu Tinggi Berdasarkan Optimasi Diameter Serat, Tesis Program Magister Teknik Sipil, Universitas Diponegoro, Semarang.

BSN, 1979, Peraturan Beton Bertulang Indonesia, Cetakan ke 7, April 1979, Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum dan Kelistrikan, Jakarta

BSN, 1989, SNI S-04-1989-F, Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A, Jakarta.

BSN, 1990, SNI. 03-1971-1990, Metode Pengujian Kadar Air Agregat, Jakarta.

BSN, 1990, SNI. 03-1968-1990, Metode Pengujian Tentang Analisa Saringan Agregat Halus dan Kasar, Jakarta.

BSN, 1990, SNI. 03-1974-1990, Metode Pengujian Kuat Tekan Beton, Jakarta.

BSN, 1991, SNI. 03-2495-1991, Spesifikasi Bahan Tambahan Untuk Beton, Jakarta.

BSN, 2000, SNI. 03-2834-2000, Tata Cara Pembuatan Rencana Beton Normal, Jakarta.

BSN, 2002, SNI. 03-2491-2002, Metode Pengujian Kuat Tarik Belah Beton, Jakarta.

BSN, 2002, SNI. 03-2847-2002, Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, Jakarta.

BSN, 2002, SNI. 03-6468-2000, Perencanaan Campuran Tinggi Dengan Semen Portland Dengan Abu Terbang, Jakarta.

BSN, 2008, SNI. 1969-2008, Metode Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar, Jakarta.

BSN, 2008, SNI. 2458-2008, Tata Cara Pengambilan Contoh Uji Beton Segar, Jakarta.

BSN, 2008, SNI. 1970-2008, Metode Pengujian Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Halus, Jakarta.

BSN, 2008, SNI. 1972-2008, Metode Pengujian Slump Beton, Jakarta.

BSN, 2008, SNI. 1973-2008, Metode Pengujian Berat Isi Beton, Jakarta.

BSN, 2008, SNI. 2417-2008, Metode Pengujian Keausan Agregat Dengan Mesin Abrasi Los Angeles, Jakarta.

Bayasi, Z., Zheng, J., 1993, Properties Of Polypropylene Fiber Reinforced Concrete, ACI Material Jurnal.

Belaguru, P., Ramakrishnan, V., 1988, Properties Of Fiber Reinforced Concrete, ACI Material Journal, 1988.

Briggs, A., Bowen, D., H and Kollek, J., 1974, Mechanical Properties and Durability of Carbon Fibre Reinforced Cement Composites, Proceeding Of International Conference Carbon Fibres, The Plastic Institute, London.

Dahlan, A, T., 2011, Kinerja Pekerasan Jalan Beton Semen Dengan Serat Polimer Sintetis, Pusat Litbang Jalan Jembatan Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.

Departemen Pekerjaan Umum, 2010, Spesifikasi Umum Pekerjaan Beton, Jakarta.

Hartanto, 1994, Penambahan Serat Lokal Kedalam Adukan Beton, Laporan Penelitian, Lembaga Penelitian Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

http://www.ferryndalle.com/2011/11/sifat-serat-polypropylene.html, Serat Polypropylene, dipetik September 2015.

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/48905/3/Chapter%20II.pdf, Beton Serat Polypropylene, Dipetik Desember 2015.

https://id.wikipedia.org/wiki/Polimer, Polymer, dipetik Desember 2015

http://kampustekniksipil.blogspot.co.id, Diagram Tegangan Regangan, dipetik Januari 2016.

http://www.milanondalle.com/kuat-tarik-pada-beton, Kuat Tarik Pada Beton, dipetik Juni 2016.

Kartini, W., 2007, Penggunaan Serat Polypropilene Untuk Meningkatkan Kuat Tarik Belah Beton. Jurnal Rekayasa Perencanaan, Vol 4, No.1, Oktober 2007.
Leksono, B.T., 1995, Pengaruh Pemakaian Fiber Bendrat Berkait Secara Parsial Pada Perilaku dan Kapasitas Balok Beton Bertulang Dengan Model Skala Penuh, Tesis Program Magister Teknik Sipil, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Mulyono, T., 2003, Teknologi Beton, andi Offset,Yogyakarta.

Madjid, A., Sudirman, S., dan Junardi, M., 2013, Studi Pengaruh Serat Polypropylene Terhadap Kuat Tekan Beton SCC, Laporan Hasil Penelitian Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Makasar.

Misbar, A., Syahroni dan Rismalinda, 2013, Kajian Pengaruh Polypropylene Fibers (tali tambang) Untuk Peningkatan Kuat Tarik Belah Beton, Laporan Hasil Penelitian Fakultas Teknik Universitas Pangaraian, Riau.

Naaman, A.E., Najm, H., 1991, Bond Slip Mechanisms Of Steel Fiber In Concrete, ACI Material Journal.

Nugraha, Paul, Antoni, 2009, Teknologi Beton, andi offset, Yogyakarta,

Tjokrodimuljo, K., 2007, Teknologi Beton, Andi Offset, Yogyakarta.

Sudarmoko, 1991, Kuat Tarik Beton Serat, Seminar Mekanika Bahan dalam Berbagai Aspek, Pusat Antar Universitas Ilmu Teknik Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Suhendro, B., 1991, Pengaruh Fiber Kawat Lokal Pada Sifat-sifat Beton, Laporan Penelitian, Lembaga Penelitian Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Supartono, FX., 1998, Beton Berkinerja Tinggi Dan Keterikatannya Dengan Pembangunan Nasional Memasuki Abad 21, Universitas Indonesia, Jakarta.

Supartono, FX., 2006, Beton Ramah Lingkungan, Universitas Indonesia, Jakarta.
Published
2016-12-12
How to Cite
BUANA, F., GUNAWAN, I., & SABRI, F. (2016). PENGARUH DIAMETER SERAT POLYMER ETILENE BRAID TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH PADA BETON MUTU TINGGI. FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil), 4(2), 101-114. Retrieved from https://journal.ubb.ac.id/index.php/fropil/article/view/1239
Abstract viewed = 16 times
pdf downloaded = 38 times

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>