CATTLE FARM INTEGRATION MODEL IN WARU BARAT VILLAGE IN THE CONCEPT OF INTEGRATED FARMING SYSTEM

MODEL INTEGRASI PETERNAKAN SAPI DI DESA WARU BARAT DALAM KONSEP SISTEM PERTANIAN TERPADU

  • Rahwi Salma Gusti Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura
  • Amanatuz Zuhriyah Universitas Trunojoyo Madura
  • Aminah Happy Moninthofa Ariyani Universitas Trunojoyo Madura
  • Elys Fauziyah Universitas Trunojoyo Madura

Abstract

Madura cattle are a type of local Madura cattle based on the Decree of the Minister of Agriculture which is used as a form of germplasm conservation. Besides playing a role in contributing to the beef cattle population in Indonesia, Madura cattle can also play a role as a source of economic, social, and cultural resources for the people of West Waru Village. Madura cattle management is done traditionally by utilizing the resources in the village but has not been implemented optimally. The purpose of this study was to determine the profile, input, and output of Madura cattle farms in Waru Barat Village, as well as to create an integration model that occurs between the components of Madura cattle and other potential components. This study uses a descriptive qualitative method with the Miles and Huberman model to describe the profile, input, and output of Madura cattle farms. The results showed: (1) the profile of Madura Cattle farms dominated by cattlemen with an age range of 30 to 64 years, with elementary school education, experience in raising livestock for 10 to 30 years, main occupation as a farmer, livestock business orientation as savings, has 1 to 2 cattle, and intensive maintenance; (2) inputs from Madura cattle include feed, drink, medicines, and labor; (3) the output of Madura cattle is manure; and (4) the integration model includes 3 main components, namely the human component, the plant component, and the cattle component.

Keywords: Profile, Input, Output, Madura Cattle, Integrated Farming System

Downloads

Download data is not yet available.

References

Daftar Pustaka

Abolla, N., Neonufa, N. E. M., Wardhana, L. W., & Basri, M. (2018). Kajian Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu pada Model Usahatani Konservasi Berbasis Teknologi Hedgerow dalam Pengelolaan Agroekosistem Lahan Kering di Dataran Tinggi Netpala, TTS. PARTNER, 23(1), 611–619.

Agustinova, D. E. (2015). Memahami Metode Penelitian Kualitatif: Teori & Praktik. Yogyakarta: CALPULIS.

Ahmad, S. N., Siswansyah, D. D., & Swastika, D. K. S. (2004). Kajian Sistem Usaha Ternak Sapi Potong Di Kalimantan Tengah. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 7(2), 155–170.

Ahmadi, Y. N. (2017). Karakteristik Peternak Sapi potong di kecamtan Badas Kabupaten Kediri. Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Amam, & Harsita, P. (2019). Tiga Pilar Usaha Ternak: Breeding, Feeding, andManagement. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(4), 431–439.

Amam & Harsita, P. A. (2021). Profil Usaha Peternakan Sapi Potong Rakyat di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ahli Muda Indonesia, 2(1), 1–12.

Amir, A. (2016). Potensi Model Zero Waste dengan Integrasi Sapi Perah dan Ubi Kayu di Jawa Barat. JITP, 5(1), 17–26.

Andiko, J. (2021). Profil Usaha dan Karakteristik Peternakan Sapi Potong di Kota Padang. Fakultas Peternakan Universitas Andalas.

Arimbawa, I. W. P. (2016). Beberapa Model Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu yang Berkelanjutan. Denpasar: Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri. (2021). Siii PAPABARU (Seleksi Sapi Bibit Terintegrasi Ala Pakong, Pasean, Batumarmar dan Waru). Retrieved September 23, 2021, from https://tuxedovation.inovasi.litbang.kemendagri.go.id/detail_inovasi/49267

Damayanti, M. L. (2020). Teori Produksi. Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, 1–15.

Darmawi, D. (2012). Peranan Tenaga Kerja Keluarga dalam Usaha Pemeliharaan Sapi Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Universitas Jambi, XV(2), 48–58.

Elly, F. H. (2010). Perilaku Produksi Rumah Tangga dalam Sistem INtegrasi Ternak Sapi-Jagung di Kabupaten Minahasa. Jurnal Zootek, 30(9), 68–83.

Elly, F. H., Lomboan, A., Kaunang, C. L., Rundengan, M., Poli, Z., & Syarifuddin. (2019). Development Potential of Integrated Farming System (Local Cattle - Food Crops). Animal Production, 21(3), 143–147.

Febriana, A. (2015). Sejarah Pembentukan Bangsa Sapi Madura Berdasarkan Branched-Chain α-Ketoacid Dehydrogenase E1α (BCKDHA). Institut Pertanian Bogor (IPB).

Franjaya, E. E., Gunawan, A., & Mugnisjah, W. Q. (2013). Desain Lanskap Pertanian Terpadu sebagai Wahana Pendidikan dan Wisata Pertanian. Jurnal Lanskap Indonesia, 5(1), 7–15.

Harmoko. (2017). Tingkat Motivasi Petani dalam Beternak Sapi Di Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 10(1), 1–10.

Hartatik, T., Widi, T. S. M., Ismaya, Widayati, D. T., & Baliarti, and E. (2010). The Exploration of Genetic Characteristics of Madura Cattle. In The 5th International Seminar on Tropical Animal Production Community Empowerment and Tropical Animal Industry (pp. 578–584).

Hartatik, Tety, Mahardika, D. A., Widi, T. S. M., & Baliarti, E. (2009). Karakteristik dan Kinerja Induk Sapi Silangan Limosin - Madura dan Madura di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan. Buletin Peternakan, 33(3), 143–147.

Hartono, B. (2012). Peran Daya Dukung Wilayah Terhadap Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Madura. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(2), 316–326.

Haryanta, D., Thohiron, M., & Gunawan, B. (2018). Sistem Pertanian Terpadu. Surabaya: UWKS PRESS.

Hasnudi, Ginting, N., Hasanah, U., & Patriani, P. (2019). Pengelolaan Ternak Sapi Potong. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Hermansyah, F. I. (2012). Analisis Potensi Sumber Daya Pakan Ternak Ruminansia pada Musim Kemarau di daerah Pertanian Lahan Kering Kecamatan Semin Kabupaten Gunungkidul.

Herrianto, E., & Eureka, N. (2016). Peran Ternak pada Usahatani dan Kontribusinya terhadap Pendapatan Petani. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 2(1), 9–20.

Hida, D. A. N. (2020). Strategi Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Kopi Arabika dan Ternak Kambing (Kasus: Kecamatan Payung, Kabupaten Karo). Universitas Sumatera Utara.

Ilham, N., Saptana, Winarso, B., Supriadi, H., Supadi, & Saputra, Y. H. (2014). Kajian Pengembangan Sistem Pertanian Terintegrasi Tanaman Ternak.

Indratni, D., Zalizar, L., Khotimah, K., Septiana, A., & Puspitasari, N. D. (2018). Profil Peternak Sapi Perah di Wilayah Desa Kemiri Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. JAST: Jurnal Aplikasi Sains Dan Teknologi, 2(1), 29–34.

Kasimin, S. (2013). Pengantar Pertanian Terpadu. Banda Aceh: Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala.

Kementerian Pertanian RI. (2020). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan 2020. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI. Retrieved from https://ditjenpkh.pertanian.go.id

Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).

Kutsiyah, F., Zali, M., Riszqina, & Nurlaila, S. (2017). Skenario Pembibitan Sapi Madura di Pulau Madura. Jurnal Ilmu Ternak, 17(1), 27–34.

Mastika, I. M., Budiasa, I. K. M., & Nuriyasa, M. (2012). Peran Pepohonan Dalam Peningkatan Produksi Ternak Ruminansia: Pendekatan Ilmiah. Pastura: Journal of Tropical Forage Science, 2(2), 88–92.

Mastuti, S., Wakhidati, Y. N., & Djatmiko, O. E. (2016). Efisiensi Penggunaan Pakan Hijauan pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banjarnegara. Pastura, 6(1), 33–36.

Maudi, F., & Kusnadi, N. (2011). Model Usahatani Terpadu Sayuran Organik-Hewan Ternak (Studi Kasus: Gapoktan Pandan Wangi, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat). Forum Agribisnis, 1(1), 76–94.

Mayang, F. S., Rusdianto, S. W., & Syafrial. (2019). Estimasi Parameter Input Produksi pada Usaha Penggemukan Sapi Bali dengan Fungsi Produksi Linear dan Cobb-Douglas. Jurnal Teknologi Pertanian, 4(3), 1107–1113.

Menteri Pertanian. Penetapan Rumpun Sapi Madura, Pub. L. No. 3735/Kpts/HK.040/11/2010, 3 (2010). Retrieved from http://bibit.ditjenpkh.pertanian.go.id/sites/default/files/Sapi Madura.pdf

Mukhlis, Noer, M., & Mahdi, N. (2018). The Integrated Farming System of Crop and Livestock : A Review of Rice and Integration Farming. IJSBAR, 42(3), 68–82.

Nurdiani, N. (2014). Teknik Sampling Snowball dalam Penelitian Lapangan. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 5(2), 1110–1118.

Nurdiyansah, I., Suherman, D., & Putranto, H. D. (2020). Hubungan Karakteristik Peternak dengan Skala Kepemilikan Sapi Perah di Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Buletin Peternakan Tropis, 1(2), 64–72.

Nurlaila, S., & Zali, M. (2020). Faktor Mempengaruhi Peningkatan Populasi Sapi Madura di Sentra Sapi Sonok Kabupaten Pamekasan. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis, 7(1), 21–28.

Osak, R. E. M. F., Hartono, B., Fanani, Z., & Utami, H. D. (2009). Profil Sistem Usaha Sapi Perah dengan Tanaman Hortikultura di Nongkojajar Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 25(2), 49–61.

Ouma, E. A., Obare, G. A., & Staal, S. J. (2003). Cattle As Assets: Assessment of Non-Market Benefits from Cattle in Smallholder Kenyan Crop-Livestock Systems. In Proceedings of the 25th International Conference of Agricultural Economists (IAAE). 16 – 22 August 2003, Durban, South Africa (pp. 328–334). Retrieved from

Pemerintah Indonesia. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan Dan Kesehatan Hewan, Berita Negara Republik Indonesia. § (2014).

Priyanti, A., Hanifah, V. W., Mahendri, I. G. A. P., Cahyadi, F., & Cramb, R. A. (2012). Small-Scale Beef Cattle Production in East Java , Indonesia. In The 56th AARES Annual Conference (pp. 1–22).

Putri, P. S. (2019). Usaha Peternakan. Retrieved January 3, 2022, from http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/79191/USAHA-PETERNAKAN/

Ramadhani, I. S. (2020). Persentase Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Potong dengan Adanya Program Upsus Siwab di Kabupaten Pamekasan, Madura–Jawa Timur. IR-Perpustakaan Universitas AIRLANGGA.

Rizal, M. (2010). Etnobotani Tumbuhan yang Dimanfaatkan Sebagai Bahan Jamu Sapi Madura di Kabupaten Pamekasan Madura. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Robinson, T., Thornton, P., Franceschini, G., Notenbaert, A., Cecchi, G., Herrero, M., … See, L. (2011). Global Livestock Production Systems. Rome, Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) and International Livestock Research Institute (ILRI).

Rokhayati, U. A., Laya, N. K., & Amin, M. N. (2017). Pola Pemeliharaan Sapi Potong di Kelompok Tani Ternak Lembu Karomah Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato. Penelitian Kolaboratif Dosen dan Mahasiswa (PKDM) Faperta Dana PNBP BLU Universitas Negeri Gorontalo.

Sampurna, I. P. (2018). Ilmu Peternakan Ternak Besar. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.

Saputro, D. D., Wijaya, B. R., & Wijayanti, Y. (2014). Pengelolaan Limbah Peternakan Sapi Untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Pada Kelompok Ternak Patra Sutera. Rekayasa, 12(2), 91–98.

Setiawan, A. (2005). Sistem Perkandangan Pemeliharaan Sapi Potong Pada Tahap Penggemukan di Peternakan H. Ikhrom Trenggalek. Universitas Airlangga.

Sirappa, I. P., Sunarso, & Sumekar, W. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Curahan Tenaga Kerja Keluarga dalam Pengembangan Ekonomi Usaha Sapi Perah di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 1(1), 72–84.

Stroebel, A., Swanepoel, F. J. C., Nthakheni, N. D., Nesamvuni, A. E., & Taylor, G. (2008). Benefits Obtained from Cattle by Smallholder Farmers: A case Study of Limpopo Province, South Africa. Australian Journal of Experimental Agriculture, 48(7), 825–828.

Sudarmono, A. ., & Bambang Sugeng, Y. (2008). Sapi Potong (XVII). Depok: Penebar Surya.

Sudaryanto, T., Inounu, I., Las, I., Karmawati, E., Bahri, S., Husin, B. A., & Rusastra, I. W. (2018). Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan: Agenda Inovasi Teknologi dan Kebijakan. Jakarta: IAARD Press.

Sudibya. (2013). Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak dengan Teknologi Silase dan Amoniasi Tebon Jagung untuk Mengatasi Kelangkaan Pakan Ternak di kelompok Ternak Ngudi Hasil Desa Jendi Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Journal of Rural and Development, 4(1), 33–41.

Sunyigono, A. K. (2019). Beef Cattle Large Commodity Chain: Market Structure And Performance Analysis. Agriekonomika, 8(2), 156–167.

Susilawati, P. N., Hadiatry, M. C., Malik, R. J., Muttakin, S., & Yusron, M. (2018a). Assessment of Rice-based Integrated Farming Model in Banten Province. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 187, pp. 1–6).

Susilawati, P. N., Hadiatry, M. C., Malik, R. J., Muttakin, S., & Yusron, M. (2018b). Assessment of Rice-based Integrated Farming Model in Banten Province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 187(1).

Timur, D. P. P. J. (2020). Peta Potensi Hewan Ternak Provinsi Jawa Timur. Retrieved from http://disnak.jatimprov.go.id/web/data/petapotensi

Ulya, H. N. (2021). Pemulihan Perekonomian Jawa Timur di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Sistem Pertanian Terpadu (SPT) Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember). JoIE: Journal of Islamic Economics, 1(1), 41–66.

Wanudya, A., Isnaeni, R., Erlangga, W. C., Zulfa, N. K., Lestari, D. W., Pratiwi, E., … Mawardi, I. (2019). Artikel Ilmiah Penciptaan Pertanian Terpadu dalam Rangka Memperkenalkan Dusun Dukuhsari, Desa Pengarengan, Kecamatan Kaliangkrik Sebagai Desa Edukasi Wisata. Community Empowerment, 4(1), 1–3.

Winarso, B., Sajuti, R., & Muslim, C. (2016). Tinjauan Ekonomi Ternak Sapi Potong di Jawa Timur. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 23(1), 61.

Wurlina, Hariadi, M., Mustofa, I., & Meles, D. K. (2018). Penggemukan Sapi Menggunakan Pakan Tanpa Hijauan (Complete Feed) dan Tape Jerami Serta Growth Promotor Strategi Pencapaian Swasembada Daging. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 2(2), 63–68.

Youkhana, A. H., & Idol, T. W. (2017). Cut-and-Carry for Sustaining Productivity and Carbon Sequestration in Agroforestry Systems: Coffee-Leucaena Example. Agroforestry: Anecdotal to Modern Science, 1–30.

Yusriani, Y. (2016). Pemanfaatan Silase Hijauan Sebagai Pakan Nutrisi untuk Ternak.

Yusuf, A. M. (2015). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: KENCANA.

Published
2022-05-30
How to Cite
Gusti, R., Zuhriyah, A., Ariyani, A. and Fauziyah, E. (2022) “CATTLE FARM INTEGRATION MODEL IN WARU BARAT VILLAGE IN THE CONCEPT OF INTEGRATED FARMING SYSTEM”, Journal of Integrated Agribusiness, 4(1), pp. 61-76. doi: 10.33019/jia.v4i1.2842.
Abstract viewed = 161 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 156 times

Most read articles by the same author(s)