Pengaruh Kombinasi Variasi Temperatur dan Waktu Tahan terhadap Sifat Mekanik Baja Karbon dengan Metode Quenching

Authors

  • Amrin Amrin Politeknik Maritim AMI Makassar
  • Musa B. Palungan Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Atus Buku Universitas Kristen Indonesia Paulus
  • Muhammad Aris Kastian Politeknik Maritim AMI Makassar

DOI:

https://doi.org/10.33019/3a6jcx82

Keywords:

baja karbon, heat treatment, waktu tahan, quenching

Abstract

Baja karbon merupakan material teknik yang banyak digunakan dalam industri manufaktur dan permesinan karena kekuatan mekaniknya dapat ditingkatkan melalui perlakuan panas (heat treatment). Proses austenisasi dan quenching menjadi metode yang paling umum digunakan untuk menghasilkan struktur martensit yang keras dan kuat, di mana parameter temperatur dan waktu tahan berperan besar dalam menentukan kualitas akhir material. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi temperatur austenisasi (650°C, 750°C, dan 850°C) serta waktu tahan (30, 60, dan 90 menit) terhadap kekuatan tarik dan kekerasan Vickers baja karbon menggunakan media pendingin air. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua sifat mekanik seiring meningkatnya temperatur dan durasi pemanasan. Nilai kekuatan tarik tertinggi 1.269 MPa dan kekerasan maksimum 380 HV diperoleh pada temperatur 850 °C dan waktu tahan 90 menit. Hal ini diduga karena terbentuknya martensit yang lebih padat dan homogen setelah quenching. Analisis ANOVA dua arah mengonfirmasi bahwa temperatur dan waktu tahan memberikan pengaruh signifikan (p < 0.05) terhadap sifat mekanik, sementara interaksi keduanya tidak signifikan, sehingga kedua faktor bekerja secara independen. Kondisi optimum perlakuan panas ditetapkan pada 850 °C selama 90 menit untuk meningkatkan performa mekanik baja karbon secara maksimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Erizal, “Kajian Eksperimen Pengujian Tarik Baja Karbon Medium yang Disambung dengan Las Smaw dan Quenching dengan Air Laut”.

[2] G. Gundara, “Karakteristik Kelelahan Baja Karbon S 45 C Dianil dengan Suhu 850 0 selama Satu Jam,” Al Jazari Journal of Mechanical Engineering, vol. 1, no. 1, pp. 25–28, 2016.

[3] N. Lestari, H. Purwanto, and M. Dzulfikar, “Analisis Sifat Mekanis Baja Karbon Menengah Akibat Proses Austenisasi Tempering,” Momentum, vol. 17, no. 2, pp. 127–132, Oct. 2021.

[4] Margono, B. H. Priyambodo, and K. C. Nugroho, “Pengaruh Laju Pendingin Pada Proses Heat Treatment Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Baja Karbon S45C,” Jurnal Creative Research in Engineering, vol. 1, no. 2, pp. 60–66, Jul. 2021.

[5] M. Rahman and F. Kurniawan, “Analisa Kekuatan Material Bahan Carbon Steel AISI 1018 dan Baja Tulangan Polos SNI P40 Sebagai Angkur Pada Tower dengan Metode Uji Tarik,” Buletin Utama Teknik, vol. 17, no. 3, p. 291, May 2022.

[6] M. Rizal Afandi and A. Akbar, “Pengaruh Variasi Kadar Karbon Baja Terhadap Kekuatan Tarik,” Prosiding SEMNAS INOTEK, vol. 9, pp. 2549–7952, 2025.

[7] G. A. Mukhrim, Jasman, H. Nurdin, Z. Abadi, and E. Indrawan, “Pengaruh Proses Quenching Terhadap Kekuatan Tarik Baja Karbon Sedang AISI 1045,” VOMEK, vol. 4, no. 4, pp. 56–62, Nov. 2022, [Online]. Available: http://vomek.ppj.unp.ac.id

[8] T. J. Saktisahdan, U. Asahan, J. J. A. Yani, T. / Fax, and P. T. Mesin, “Pengaruh Proses Heat Treatment Terhadap Perubahan Struktur Mikro Baja Karbon Rendah,” Jurnal Laminar, vol. 1, no. 1, pp. 28–33, Dec. 2019.

[9] W. Pebrianto, Mashudi, and J. Wayan Dika, “Analisa Pengaruh Variasi Media Pendingin Air Es Dan Air Garam Terhadap Uji Tarik Pada Sambungan Las Baja ST 37,” JSNu : Journal of Science Nusantara, vol. 1, no. 2, pp. 36–46, Dec. 2021.

[10] A. Andreas, “Analisa Pengaruh Media Pendingin pada Perlakuan Panas Terhadap Kekuatan Tarik Baja Aisi 1040,” PISTON, vol. 6, no. 2, pp. 72–0, May 2022.

[11] E. Nugroho, S. Dri Handono, Asroni, and Wahidin, “Pengaruh Temperatur dan Media Pendingin pada Proses Heat Treatment Baja AISI 1045 terhadap Kekerasan dan Laju Korosi,” TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin UM Metro, vol. 8, no. 1, pp. 99–110, 2019.

[12] D. Joko Purnomo, S. Jokosisworo, and U. Budiarto, “Analisa Pengaruh Holding Time Tempering Terhadap Kekerasan, Keuletan, Ketangguhan dan Struktur Mikro Pada Baja ST 70,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 07, no. 1, pp. 49–8, Jan. 2019, [Online]. Available: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval

[13] M. Andreansyah, R. Dewi Anjani, and V. Naubnome, “Pengaruh Proses Heat Treatment (Quenching dan Tempering) Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Baja Karbon Menengah,” Jurnal Serambi Engineering, vol. IX, no. 1, pp. 7864–7872, Jan. 2024.

Published

2026-10-26

How to Cite

Pengaruh Kombinasi Variasi Temperatur dan Waktu Tahan terhadap Sifat Mekanik Baja Karbon dengan Metode Quenching. (2026). Machine : Jurnal Teknik Mesin, 12(2), 248-252. https://doi.org/10.33019/3a6jcx82

Similar Articles

21-30 of 71

You may also start an advanced similarity search for this article.