PENGARUH JARAK, JUMLAH MATA PISAU DAN WAKTU PROSES TERHADAP KAPASITAS DAN PRODUKTIVITAS MESIN PADA MESIN PENGHALUS LADA

  • Septo Caturtiyo
  • Firlya Rosa
  • Eka Sari Wijianti

Abstract

Lada halus sering digunakan dalam masakan-masakan. Berbagai upaya untuk memudahkan penghalusan lada telah dikembangkan dengan menciptakan berbagai mekanisme alat penghalus lada. Tingkat kehalusan lada tergantung kepada jarak antar mata pisau dan jumlah mata pisau sehingga perlu dilakukan penelitian lebih jauh. Menggunakan mesin penghalus lada hasil penelitian sebelumnya dengan menggunakan metode reverse engineering maka dilakukan penelitian pengaruh jarak mata pisau dan jumlah mata pisau terhadap tingkat kehalusan lada dengan metode uji coba dengan 3 variasi waktu, yaitu 5 menit, 7 menit dan 10 menit dengan masing-masing berjumlah 3 sampel dengan imput sampel seberat 500 gram. Penambahan jarak yang semula 40 mm menjadi 30 mm dan jumlah mata pisau yang semula berjumlah 12 mata pisau menjadi 16 mata pisau untuk mendapatkan hasil tingkat kehalusan sesuai standardisasi 50-60 mesh pengayakan. Untuk menyesuaikan perubahan geometri, dimensi dan jumlah mata pisau maka dilakukan beberapa modifikasi, diantaranya menaikkan daya motor menjadi 1 HP, memodifikasi tempat keluar lada (output) dan pemodifikasian rangka menjadi lebih sederhana sehingga mesin hasil modifikasi menjadi lebih portable. Hasil uji coba variasi waktu menghasilkan lada halus sesuai standar dalam waktu 5 menit dengan hasil pengujian lada output rata-rata sebanyak 215 gram dan kapasitas produksi mencapai 2,580 kg/jam lada halus dengan tingkat produktivitas mesin mencapai 43%. Jika dibandingkan dengan mesin penghalus lada yang sudah ada sebelumnya maka mesin ini belum mampu bekerja optimal untuk meningkatkan produktivitas mesin.

Keywords: Lada, penghalus, reverse engineering

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Septo Caturtiyo
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka

Firlya Rosa
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka

Eka Sari Wijianti
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka

References

Adriansyah, Junaidi, & Mulyadi, 2015. Pengembangan Mesin Penggiling Jagung Jenis Buhr Mill Sistem Hantaran Screw Dengan Penggiling Plat Bergerigi Dan Evaluasi Teknis Teknik Mesin 1 723–8.
Leksono, Y., Setiyo, Y., & Tika, I., 2014. Modifikasi Mesin Pencetak Pakan Budidaya Lele Berbentuk Pellet Dengan Kebutuhan Daya Rendah. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) 2
Maryadi, M., Sutandi, A., & Agusta, I., 2016. Analisis Usaha Tani LAda dan Arahan Pengembangannya di Kabupaten Bangka Tengah TATALOKA 18 76
Oktariani, Y., 2016. Studi Pengaruh Torsi Beban Terhadap Kinerja Motor. Jurnal Teknik Elektro ITP 5, pp. 9–15.
Riani, L. P., 2015. Tepung Tapioka Di Wilayah Kabupaten Kediri Dengan Model Apc Dan Craig-Harris Tepung Tapioka Di Wilayah Kabupaten Kediri Dengan Model Apc Dan Craig-Harris Seminar Nasional dan Call For Papers Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bisnis dan Manajemen pp. 1–19.
Rosa, F., Rodiawan, & Saparin, 2018. Rancang Bangun Pengupas Biji Lada Menggunakan Sistem Crusher Jurnal Ipteks Terapan 12 177–83.
Santosa, T. K., 2008. Rancang Bangun Mesin Penghalus Lada dengan Daya ½ HP Universitas Bangka Belitung.
Singh, N., 2012. Reverse Engineering-A General Review International Journal of Advanced Engineering Research and Studies E-ISSN2249-8974 IJAERS 24–8
Sugiharto, A., Mulyaningsih, N., & Salahudin, X., 2018. Rancang Bangun Mesin Penggiling Kacang Hijau Tipe Burr Mill Dengan Variasi Jumlah Mata Pisau Jurnal MER-C 1
Sarjono, H., 2001. Metode Perhitungan Angka Indeks Produktivitas Menggunakan Model Marvin E Mundel The Winners 2 18
Published
2021-01-25
Abstract viewed = 91 times
pdf downloaded = 75 times

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>