NANOEMULSI MINYAK ATSIRI LIMBAH JERUK KUNCI (Citrus x mircocarpa Bunge) SEBAGAI ANTIBAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus
DOI:
https://doi.org/10.33019/6ydvsz25Keywords:
Nanoemulsi, minyak atsiri jeruk kunci, Escherichia coli, Staphyloccus aureus, antibakteriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah jeruk kunci ( Citrus x microcarpa Bunge) sebagai sumber minyak atsiri yang diformulasikan dalam bentuk nanoemulsi dan diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Minyak atsiri diekstraksi menggunakan metode destilasi uap-air, kemudian dikarakterisasi melalui uji organoleptik, analisis GC-MS, dan pengukuran bobot jenis. Hasil analisis menunjukkan bahwa minyak atsiri limbah jeruk kunci memiliki rendemen sebesar 0,36%, bobot jenis 0,840 g/mL, dan kandungan utama limonen (88,09%), β-mirsena (3,75%), serta germakren (1,23%). Nanoemulsi diformulasikan dengan variasi konsentrasi minyak atsiri dan diuji karakteristik fisiknya, meliputi ukuran partikel, pH, viskositas, tipe emulsi, serta stabilitas fisik. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanoemulsi minyak atsiri limbah jeruk kunci, terutama pada formulasi dengan konsentrasi 60%, efektif menghambat pertumbuhan E.coli dan S. aureus dengan zona hambat masing-masing 9 mm dan 7,5 mm (kategori sedang). Penelitian ini menunjukkan potensi pengembangan nanoemulsi minyak atsiri limbah jeruk kunci sebagai agen antibakteri alami yang ramah lingkungan dan bernilai tambah.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Proceedings of SNPPM FT UBB is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.