PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM BERWIRAUSAHA MELALUI PENGELOLAAN PRODUK TURUNAN BERBASIS HIDROSOL MINYAK ATSIRI TUMBUHAN SAPU-SAPU
DOI:
https://doi.org/10.33019/exc3dj72Keywords:
Biopestisida, minyak sapu-sapu, hidrosol sapu-sapu, pemasaran, produk unggulanAbstract
Permasalahan hama pertanian masih menjadi isu utama yang mengancam ketahanan pangan nasional. Desa Mapur di Kabupaten Bangka memiliki potensi pengembangan produk turunan tumbuhan sapu-sapu (Baeckea frutescens L.) sebagai biopestisida alami. Namun, rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola minyak atsiri dan hidrosol menyebabkan potensi ini belum tergarap optimal. Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dari DRTPM Kemendiktisaintek, dilakukan pendampingan terpadu kepada Kelompok Usaha Minyak Atsiri Mapur Assalam. Kegiatan meliputi pelatihan formulasi biopestisida, pengemasan, pengurusan legalitas produk, dan strategi pemasaran digital. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas produksi dan kemampuan kewirausahaan mitra. Produk biopestisida berbasis minyak atsiri dan hidrosol berhasil diproduksi dan dipasarkan melalui e-commerce, serta memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Program ini mendukung pencapaian SDGs, Asta Cita, dan IKU perguruan tinggi.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Proceedings of SNPPM FT UBB is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.