AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN MINYAK ATSIRI DARI DAUN SAPU-SAPU (Baeckea frutescens L.) DAN LIMBAH KULIT JERUK KUNCI (Citrus x microcarpa Bunge.)
DOI:
https://doi.org/10.33019/3djbbb20Keywords:
Minyak atsiri, daun sapu-sapu, limbah kulit jeruk kunci, DPPH, antioksidanAbstract
Minyak atsiri merupakan senyawa volatil dari tanaman aromatik yang memiliki aktivitas biologis, termasuk sebagai antioksidan. Daun sapu-sapu (Baeckea frutescens L.) dan limbah kulit jeruk kunci (Citrus x microcarpa Bunge) merupakan sumber lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan kombinasi minyak atsiri daun sapu-sapu dan kulit jeruk kunci dalam rasio 40:60 menggunakan metode DPPH. Minyak atsiri diperoleh melalui proses destilasi uap air dan diuji pada lima variasi konsentrasi (10, 15, 20, 25, dan 30 ppm). Penentuan aktivitas antioksidan dilakukan dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm, dilanjutkan dengan perhitungan nilai IC₅₀ menggunakan regresi linier. Hasil uji menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi larutan sebanding dengan peningkatan persen inhibisi terhadap radikal DPPH. Nilai IC₅₀ kombinasi 40:60 sebesar 4,02 μg/mL, yang tergolong dalam kategori sangat kuat. Aktivitas ini dikaitkan dengan keberadaan senyawa aktif seperti limonene, flavonoid, 1,8-cineole, dan eugenol dari kedua bahan, yang berkontribusi secara sinergis dalam menetralisir radikal bebas. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi minyak atsiri daun sapu-sapu dan limbah kulit jeruk kunci berpotensi sebagai sumber antioksidan alami dan mendukung pemanfaatan limbah tumbuhan dalam pengembangan produk herbal.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Proceedings of SNPPM FT UBB is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.