PERANCANGAN CETAKAN INJECTION MOLDING HANDPRESS MATERIAL KOMPOSIT PPHI DAN SERAT ALAM
DOI:
https://doi.org/10.33019/jm.v8i2.2554Kata Kunci:
rami, daun nanas, PPHI, injection moldingAbstrak
Injection molding adalah metoda pembentukan termoplastik yang dipanaskan hingga meleleh kemudian di injeksikan dengan tekan tinggi kedalam cetakan, sehingga material termoplastik aInjection molding adalah metoda pembentukan termoplastik yang dipanaskan hingga meleleh kemudian di injeksikan dengan tekan tinggi kedalam cetakan, sehingga material termoplastik akan mengeras dalam cetakan. Jenis injection molding yang digunakan adalah jenis handpress dengan kapasitas tekanan pada mesin adalah 34,83 MPa dan kapsitas barel 273 cm3. Sedangkan untuk cetakan yang akan di rancang adalah cetakan untuk membuat spesimen uji tarik ASTM 3039 , spesimen uji Impak ASTM D 6110-04 dan spesimen uji bending ASTM D 695. Penentuan sepesimen mengacung pada jenis material yang akan digunakan adalah komposit dengan matriks polipropilena high Impak (PPHI) dan penguatnya serat alam jenis rami dan daun nanas. Perancangan cetakan awalnya akan membuat 2 desain cetakan berdasarkan aliran masuknya material kedalam cetakan, dengan material yang diuji adalah 100 % PPHI dan setelah di dapatkan yang optimal kemudian cetakan yang optimal akan di uji dengan jenis material komposit PPHI dan fraksi volume serat alam 10 % yang berbeda yakni serat nanas dan rami dengan parameter yang dijadikan acuan adalah fill of time, pressure at end fill dan temperature at end fill. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari ketiga spesimen diatas serat daun nanas memiliki pressure dan temperatur at end fill yang tinggi dibandingkan dengan serat rami.kan mengeras dalam cetakan. Jenis injection molding yang digunakan adalah jenis handpress dengan kapasitas tekanan pada mesin adalah 34,83 MPa dan kapsitas barel 273 cm3. Sedangkan untuk cetakan yang akan di rancang adalah cetakan untuk membuat spesimen uji tarik ASTM 3039 , spesimen uji Impak ASTM D 6110-04 dan spesimen uji bending ASTM D 695. Penentuan sepesimen mengacung pada jenis material yang akan digunakan adalah komposit dengan matriks polipropilena high Impak (PPHI) dan penguatnya serat alam jenis rami dan daun nanas. Perancangan cetakan awalnya akan membuat 2 desain cetakan berdasarkan aliran masuknya material kedalam cetakan, dengan material yang diuji adalah 100 % PPHI dan setelah di dapatkan yang optimal kemudian cetakan yang optimal akan di uji dengan jenis material komposit PPHI dan fraksi volume serat alam 10 % yang berbeda yakni serat nanas dan rami dengan parameter yang dijadikan acuan adalah fill of time, pressure at end fill dan temperature at end fill. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari ketiga spesimen diatas serat daun nanas memiliki pressure dan temperatur at end fill yang tinggi dibandingkan dengan serat rami.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Makalah yang disampaikan diasumsikan tidak mengandung bahan proprietary yang tidak dilindungi oleh hak paten atau aplikasi paten. Tanggung jawab untuk konten teknis dan untuk perlindungan dari bahan proprietary merupakan tanggung jawab penulis dan organisasi mereka dan bukan tanggung jawab dari machine atau staff redaksinya. Penulis utama (pertama/yang sesuai) bertanggung jawab untuk memastikan bahwa artikel telah dilihat dan disetujui oleh semua penulis lain. Ini adalah tanggung jawab penulis untuk mendapatkan semua izin pelepasan hak cipta yang diperlukan untuk penggunaan setiap materi berhak cipta dalam naskah sebelum pengajuan.




