DEVELOPING ENTREPRENEURIAL BEHAVIOR IN THE AGRIBUSINESS SYSTEM OF NATIVE CHICKEN

PENUMBUHKEMBANGAN PERILAKU KEWIRAUSAHAAN DALAM SISTEM AGRIBISNIS AYAM LOKAL

  • Priyono Priyono IPB University
  • Burhanuddin Burhanuddin IPB University

Abstract

The development of native chicken has a prospective along with the diversification of products that are increasingly in demand by the community with its market segment. However, native chickens businesses which are mostly in the form of back yard farming cause uncompetitive bargaining power of native chicken farmers. This is because entrepreneurial skills have not been well implemented. In the agribusiness system, the effectiveness and efficiency of native chicken performance have not determined by physical capital only, but also social capital (entrepreneurial skills), especially entrepreneurial behavior. The objective of this research was to analyze the developing entrepreneurial behavior in the native chicken agribusiness system. This study uses the literature review method by using secondary data and research journals, theses/dissertations, textbooks, and government reports. The data obtained were analyzed descriptively. The results showed that the native chicken breeds in the upstream agribusiness subsystem were crucial points that need to be considered to maintain the continuity of day-old chick (DOC) supply for the on-farm subsystem. Institutional support, government support, native chicken associations, and marketing networks need to be strengthened. In the on-farm subsystem, the behavior of farmers who are not yet oriented to native chickens as a business was an important essence for making changes in entrepreneurial behavior. Entrepreneurial behavior consisting of knowledge (cognitive), mental attitude (affective), and skills (psychomotor) were the determinants of business performance. Entrepreneurial behavior influenced by internal factors (entrepreneurial character) and external factors (business environment). The main character of entrepreneurs needs to be considered to develop entrepreneurial behavior, namely motivation, innovation, and risk-taking, while external factors are training support, production facilities, and government policies.

Keywords: Entrepreneurial Behavior, Agribusiness System, Native Chicken

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ashilina H. 2018. Pengaruh Perilaku Kewirausahaan Peternak terhadap Kinerja Usaha Ternak Sapi Perah di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat [Tesis]. Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Bird MJ. 1996. Entrepreneurial Behavior. Singapore: Irwin Mc Graw Hill.

Burhanuddin. 2014. Pengaruh Aktivitas Kewirausahaan Peternakan Ayam Broiler terhadap Pertumbuhan Bisnis Peternakan di Indonesia [Disertasi]. Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2018. Statistik Indonesia 2017. Jakarta (Indonesia): Badan Pusat Statistik.

Delmar F. 1996. Entrepreneurial Behavior and Business Performance [Dissertation]. Stockholm: Ekonomiska Forknings Institute.

Dirlanudin. 2010. Perilaku Wirausaha dan Keberdayaan Pengusaha Kecil Industri Agro: Kasus di Kabupaten Serang Provinsi Banten [Disertasi]. Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor

Ditjen PKH. 2018. Statistik Peternakan 2018. Jakarta (Indonesia): Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Ditjen PKH. 2019. Statistik Peternakan 2019. Jakarta (Indonesia): Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Diwyanto K, A Priyanti. 2009. Pengembangan Industri Peternakan Berbasis Sumber Daya Lokal. Pengembangan Inovasi Pertanian. 2: 208-228.

Hidayat C. 2012. Pengembangan Produksi Ayam Lokal Berbasis Bahan Pakan Lokal. Wartazoa. 22: 85-98.

Kast FE dan Rosenzweig JE. 1995. Organisasi dan Manajemen. Dialihbahasakan oleh Hasyim Ali. Jakarta: Bumi Aksara.

Meredith GG, Nelson RE, dan Nick PA. 1996. Kewirausahaan Teori dan Praktek. Diterjemahkan oleh Andre Asparsayogi. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo.

Nursiah T, Kusnadi N, dan Burhanuddin. 2015. Perilaku Kewirausahaan pada Usaha Mikro Kecil (UMK) Tempe di Bogor Jawa Barat. Jurnal Agribisnis Indonesia. 3 (2): 145-158.

Nuskhi M dan Setiana L. 2004. Faktor yang Mempengaruhi Sikap Kewira-usahaan Kelompok Peterna Sapi Perah di Kabupaten Banyumas. Jurnal Pembangunan Pedesaan. 4 (3): 187-200.

Pambudy R. 1999. Perilaku Komunikasi, Perilaku Wirausaha Peternak dan Penyuluhan dalam Sistem Agribisnis Peternakan Ayam [Disertasi]. Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Pambudy R. 2010. Sistem dan Usaha Agribisnis: Suatu Perjalanan Pemikiran Menjadi Paradigma Baru Pembangunan Pertanian Indonesia Dalam Buku Bunga Rampai Editor Krisnamurthi et al. (2010) “Refleksi Agribisnis: 65 Tahun Profesor Bungaran Saragih”. IPB Press.

Prasetyo, LH. 2006. Strategi dan Peluang Pengembangan Pembibitan Ternak Itik. Wartazoa. 16: 109-115.

Prawirokusumo S. 2010. Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil. Yogyakarta: BPFE.

Priyanti A, T Sartika, Priyono, TB Juliyanto, TS Soedjana, S Bahri, B Tiesnamurti. 2016. Kajian Ekonomik dan Pengembangan Inovasi Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Bogor (Indonesia): Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan.

[Pusdatin] Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. 2017. Outlook Komoditas Pertanian Sub Sektor Peternakan: Daging Ayam Buras. Jakarta (Indonesia): Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian.

[Pusdatin] Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. 2018. Outlook Komoditas Pertanian Sub Sektor Peternakan: Daging Ayam Buras. Jakarta (Indonesia): Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian.

Puspitasari, Nurmalina R, Fariyanti A, Kiloes AM. 2018. Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Perilaku Kewirausahaan dan Dampaknya terhadap Kinerja Usaha Petani Anggrek. Jurnal Hortikultura. 28 (2): 299-310.

Putri RA, Cepriadi, dan Yulida R. 2017. Pengaruh Perilaku Wirausaha terhadap Kinerja Peternak Ayam Broiler Pola Kemitraan (Contract Farming) di Kota Pekanbaru. Jurnal Sungkai. 5 (2): 1-15.

Ramadhan RP. 2017. Pengaruh Perilaku Kewirausahaan dan Kompetensi Kewirausahaan Peternak terhadap Kinerja Usaha Peternakan Ayam Ras Pedaging di Kabupaten Bogor [Tesis]. Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Saragih, B. 2002. Pembangunan Sistem Agribisnis Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional. Departemen Pertanian. Jakarta.

Saragih, B. 2004. Pembangunan Pertanian dengan paradigma sistem dan usaha agribisnis. Analisis Kebijakan Tahun 2004: Kajian Isu Kebijakan dan Kinerja Pembangunan Pertanian. PSEKP Kementerian Pertanian.

Sartika S. 2012. Ketersediaan Sumberdaya Genetik Ayam Lokal dan Strategi Pengembangannya untuk Pembentukan Parent dan Grand Parent Stock. Dalam: Prosiding Workshop Nasional Unggas Lokal. Jakarta, 5 Juli 2012. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan.

Siswanto. 2010. Systematic Review sebagai Metode Penelitian untuk Mensintesis Hasil-Hasil Penelitian (Sebuah Pengantar). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. 13 (4): 326-333.

Suparta N. 2001. Perilaku Agribisnis dan Kebutuhan Penyuluhan Peternak Ayam Ras Pedaging [Disertasi]. Bogor: Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Suprijatna E. 2010. Strategi Pengembangan Ayam Lokal Berbasis Sumber Daya Lokal dan Berwawasan Lingkungan. Dalam: Prosiding Seminar Nasional Unggas Lokal ke IV. Semarang, 7 Oktober 2010. Universitas Diponegoro Semarang.

Suryana. 2017. Pengembangan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di Kalimantan Selatan. Wartazoa. 27: 45-52.

Wibowo B. 2016. Dinamika Kinerja Agribisnis Ayam Lokal di Indonesia. Wartazoa. 26: 191-202.

Zainura U, Kusnadi N, dan Burhanuddin. 2016. Perilaku Kewirausahaan Petani Kopi Arabika Gayo di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Jurnal Penyuluhan. 12 (2): 126-143.

Zampetakis LA dan Moustakis V. 2007. Entrepreneurial Behaviour in the Greek Public Sector. International Journal of Entrepreneurial Behaviour & Research. 13 (1): 19-38.

Published
2020-08-14
How to Cite
Priyono, P. and Burhanuddin, B. (2020) “DEVELOPING ENTREPRENEURIAL BEHAVIOR IN THE AGRIBUSINESS SYSTEM OF NATIVE CHICKEN”, Journal of Integrated Agribusiness, 2(1), pp. 62-76. doi: 10.33019/jia.v2i1.1765.
Abstract viewed = 525 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 590 times