PENGARUH KECEPATAN TOOL PADA DISSIMILAR METAL ALUMINIUM 1100 DAN 5052 TERHADAP KUALITAS HASIL PENGELASAN DENGAN METODE LAS GESEK PUNTIR (FRICTION STIR WELDING)

Penulis

  • Irza Sukamana Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.33019/jm.v6i2.1184

Kata Kunci:

Aluminium, pengelasan, friction stir welding

Abstrak

Pengelasan merupakan proses penggabungan dua atau lebih logam dasar yang disatukan di permukaan kontaknya dengan atau tanpa zat penambah maupun pengisi.Pengelasan terbagi menjadi dua kategori utama yaitu Liquid-State Weldingdan Solid-State Welding. Friction Stir Weldingmerupakan salah satu contoh pengelasan Solid-State Welding (Non-Fusion Welding).

 

Aluminium adalah logam yang paling banyak terdapat di kerak bumi, dan unsur ketiga terbanyak setelah oksigen dan silikon. Aluminium adalah suatu unsur kimia yang terletak pada golongan 13 periode 3 dengan lambang Al dengan nomor atom 13. Aluminium terbuat dari 66% bauksit dan 33% tanah liat. Aluminium merupakan salah satu material yang sering digunakan sebagai bahan baku sambungan untuk pengelasan Friction Stir Welding.

 

Friction Stir Welding (FSW) atau Las Gesek Puntir adalah proses pengelasan gesek yang memuntir tool dengan memanfaatkan energi panas dan penekanan tanpa zat penambah maupun pengisi hingga terjadi perubahan fasa pada logam dasar. Parameter proses pengelasan yang dilakukan pada penelitian ini adalah laju translasi tool yaitu, 16 mm/menit dan 22 mm/menit dengan putaran tool 2000 rpm menggunakan jenis indentor changing spiral form. Adapun pengujian yang dilakukan yaitu, pengujian tarik, pengujian kekerasan dan pengujian komposisi kimia.

 

Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan bahwa laju translasi tool, perlakuan panas dan kecepatan pengelasan sangat mempengaruhi sifat – sifat mekanik aluminium seri 1xxx dan seri 5xxx yang telas dilas. Laju translasi 22 mm/menit akan meningkatkan nilai kekerasan dan kekuatan tarik yang lebih baik dibandingkan dengan laju translasi 16 mm/menit, namun tidak terlalu berdampak signifikan terhadap unsur-unsur kimiai di dalamnya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] Aalco, M., 2015. “Aluminium Alloy 5083 -‘0’- H111 Sheet and Plate”. Jurnal. Aalco, Ltd.
[2] ASM Metals Handbook. 1990. “ Nonferrous Alloys and Special-Purpose Materials”. Second Edition. ASM International.
[3] Deden, R., 2012. “Analisis Proses Friction Stir Welding (FSW) pada Plat Tipis Aluminium”. Tugas akhir. Universitas Indonesia.
[4] Harsono, dkk, 1991. “Teknik Pengelasan Logam”. Pradnya Paramita. Jakarta.
[5] Ibrahim, F., 2019. “Pengaruh Bentukk Pin Indentor La s Gesek Puntir (Friction Stir Welding) Terhadap Kualitas Hasil Pengelasan Magnesium AZ31”. Skripsi. Universitas Lampung.
[6] Rahman, M. B. N., Nugroho, A. W., Wardhana, B. S., 2018. “Pengaruh Feed Rate dan Kecepatan Putar Pin Tool Friction Stir Welding (FSW) terhadap Kekuatan Tarik dan Kekerasan Aluminium 5052”. Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
[7] Sukmana, I., Sustiono, A. 2016. “Pengaruh Kecepatan Putar Indentor Las Gesek Puntir (Friction Stir Welding ) Terhadap Kualitas Hasil Pengelasan Alumunium 1100-H18”. Skripsi. Jurnal Mechanical. Vol. 7, No. 1, Hal 15-19.
[8] Syahputra, M. A. D., 2019. “Pembuatan dan Uji Kekerasan Serta Uji Komposisi Kimia Terhadap Cindera Mata Berlogo Solidarity M Forever Dengan Metode Pengecoran Logam Menggunakan Bahan Aluminium 5052”. Skripsi. Univertas Lampung.
[9] Wijayanto, J., Anelis, A. 2010. “Pengaruh Feed Rate terhadap Sifat Mekanik pada Pengelasan Friction Stir Welding Alumunium 6110”. Jurnal Kompetensi Teknik. Vol. 2, No.1, Hal. 19-28.

Unduhan

Diterbitkan

2020-11-03

Cara Mengutip

PENGARUH KECEPATAN TOOL PADA DISSIMILAR METAL ALUMINIUM 1100 DAN 5052 TERHADAP KUALITAS HASIL PENGELASAN DENGAN METODE LAS GESEK PUNTIR (FRICTION STIR WELDING). (2020). Machine : Jurnal Teknik Mesin, 6(2), 29-35. https://doi.org/10.33019/jm.v6i2.1184

Share

Artikel Serupa

1-10 dari 24

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.